1 of 8

Sejarah Walhi dan Gerakan Lingkungan Hidup di Indonesia

2 of 8

2014

1980

1989

1982

1997

2009

1998

2007

1972

2010

2012

UU No 4

UU No 23

UU No 32

Menggugat Penguasa dan

Pengusaha

Konfrensi Stockholm

Sosialisasi LH

pemberdayaan Hard Advocacy Soft Advocacy

30% Advokasi LH 70% Adv. Politik LH

Deklarasi SHI

Platform bersama FORI

Agenda Pulihkan Indonesia

SHI

mendeklarasikan PHI

1978

Kel 10

BP3OPK

2003

Memperluas Gerakan LH/ Gerakan Sosial global

Fase Fase Perkembangan

Gerakan Lingkungan Hidup di Indonesia

3 of 8

4 of 8

Berita ttg WALHI 1983

WALHI 1983

  1. Pendidikan Konservasi Alam
  2. Pendidikan Komunikator dan Motifator LH
  3. Pendidikan Ekonomi dan Peningkatan taraf hidup rakyat
  4. Memperkuat jaringan kerja dan kampanye “bahaya Pestisida”
  5. Memperkuat Jaringan kerja dan

Kampanye “Pelestarian Hutan”

5 of 8

6 of 8

7 of 8

A: Pertama: Sosialisasi LH, Pemberdayaan Masyarakat & membantu Peran Negara dalam LH

B: Kedua: A + Menggugat Penguasa dan Pengusaha

A’: A+B+C dengan peningkatan kualitas terutama pada pemberdayaan masyarakat yang disebut Wilayah Kelola Rakyat

B

C

A’

A

B’

C’

Daur Gerakan Lingkungan Hidup di Indonesia

C: Ketiga: A + B + Memperluas Gerakan LH

→ Gerakan Sosial Global

8 of 8

Organisasi Gerakan Kerakyatan Yang berakar pada WALHI ataupun buah dari advokasinya

WALHI

1999: AMAN

2010: KNTI

NGO Sektoral 1995: Jatam

1996: JKPP

1998: Sawit Watch

2003: Kiara

Ormas Politik 2007: SHI

Ormas Sektoral 1997: KPSHK

Dibentuk sebagai kelanjutan dari program, di mana WALHI atau pun komponen WALHI mendukung atau terlibat dalam pembentukan dan pengembangannya, belum termasuk yang lahir di tingkat propinsi

Dibentuk sebagai

bagian mandat Organisasi