Keep Moving
Dont stay in your pain and comfort zone
“Sebelum engkau memuridkan generasimu, ijinkan Tuhan memuridkan dan membentukmu”
Kenapa Kita Perlu Dibentuk Ulang Oleh Tuhan?�📖 Yesaya 43:1�"Beginilah firman TUHAN yang menciptakan (bara) engkau, hai Yakub, dan yang membentuk (yatsar) engkau, hai Israel..."�
Kondisimu hari ini
Campur tangan iblis / dunia
Tangan Tuhan membentuk
Campur tangan manusia
Tuhan menciptakan manusia
Campur tangan manusia
Dr. Loren Moshem �dari National Institude Of Mental Helth
Menemukan bahwa ketidak-hadiran ayah merupakan faktor utama yang lebih kuat dari kemiskinan yang menyebabkan anak-anak dibawah umur melanggar hukum (memberontak).
Suatu kelompok peneliti tingkah laku dari Yale university mempelajari pelanggaran hukum di 48 kebudayaan di seluruh dunia menemukan bahwa tingkat kejahatan yang tinggi terjadi di antara orang dewasa yang pada masa kecil mereka telah dibesarkan oleh wanita saja.
Dr. Marthin deutseh
Menemukan bahwa kehadiran dan percakapan dengan ayah secara khusus pada saat makan malam, telah merangsang seorang anak untuk berprestasi lebih baik di sekolah.
Kondisi Generasi Tanpa Bapak
Kondisi Generasi Tanpa Bapak
LUKA KARENA IBU
LUKA
WOUNDED
BY A MOTHER
KARENA IBU
TIDAK ADANYA KEINTIMAN
NEGLECT OF IMPARTATION OF INTIMACY
Sulit terbuka secara emosional
I struggle with opening up emotionally
Saat orang lain mendekat, saya menarik diri
When people come too close to me emotionally, I pull back
Sering merasa kesepian
I often feel lonely, as if I am on an island
Ke tempat sepi untuk menjaga jarak
I withdraw to a lonely place to get space between me and others.
Jarang memasuki ruang emosi orang
I stand at the door of people’s lives, but seldom enter
into the inner chambers emotionally.
Menunjukkan tanda “roh yatim piatu”
I withdraw to a lonely place to get space between me and others.
TIDAK ADA PENGASUHAN DAN PERHATIAN
NEGLECT OF NURTURE AND CARE
Mengalami ketakutan secara serius
I have serious bouts of fear
Tidak butuh orang lain untuk berbagi rasa sakit
I do not need anyone to share my pain with
Merasa kesepian di tengah rasa sakit
I feel lonely in my pain
Bereaksi sangat emosional saat merasa
pasangannya tidak peka terhadap perasaannya
I react with strong emotions when I feel my spouse is
not sensitive to my feelings.
TIDAK ADA BIMBINGAN SOSIAL
NEGLECT OF SOCIAL GUIDANCE
Tidak tahu kehidupan sekitar
I am ignorant of the lives/intricacies of others around me.
Sulit berpikir dan berfungsi lebih luas dibandingkan dunianya sendiri
I struggle to think and function more broadly than my own world
Memiliki kecerdasan emosi yang rendah
untuk memahami emosi orang lain
When it comes to being connected to the
emotions of others, I score low on emotional intelligence.
Memiliki kecerdasan emosi yang rendah
untuk mengelola emosi orang lain
When it comes to managing the emotions of others,
I score low on emotional intelligence.
TIDAK ADA PERNYATAAN PERSETUJUAN
NEGLECT OF DEMONSTRATION OF VALIDATION
Bergumul dengan dukungan orang lain
I struggle with supporting others
Bergumul untuk menjadi bawahan
I struggle to play “second fiddle” (following the leader)
Bergumul untuk taat
I struggle with submission.
Ke tempat sepi untuk menjaga jarak
Go somewhere quiet to keep your distance
Bergumul untuk membuat orang lain mendukung
sebuah gerakan yang bukan inisiatif saya
I struggle to move others to support a cause
that is not my own initiative.
LUKA DARI IBU
WOUNDED BY A MOTHER
Dipukul
Beaten
Dianiaya
Abused
Otoriter/memaksa
Authoritative/impose
Suka mengutuk
Cursing
Membenci ayah
Hating father
Ditolak dalam kandungan
Rejected in the womb
Dititip/ditinggalkan
Entrusted/abandoned
Suka dibandingkan
Compared to others
Penolakan
Rejection
Menceraikan ayah
Divorcing father
2 KORINTUS 3:16-18
2 CORINTHIANS 3:16-18
16 Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya. 17 Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. 18 Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.
16 But whenever anyone turns to the Lord, the veil is taken away.
17 Now the Lord is the Spirit, and where the Spirit of the Lord is, there is freedom. 18 And we all, who with unveiled faces contemplate the Lord’s glory, are being transformed into his image with ever-increasing glory,
which comes from the Lord, who is the Spirit. (NIV)
2 KORINTUS 3:18
2 CORINTHIANS 3:18
18 Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.
18 And we all, who with unveiled faces contemplate the Lord’s glory, are being transformed into his image with ever-increasing glory,
which comes from the Lord, who is the Spirit. (NIV)
OUR PROBLEM/SICKNESS/STRUGGLES
Asap = Gejala Luar : marah, takut, tidak aman, minder, kontrol, kodependen, addiksi, dll
Api = Memori-memori dari pengalaman trauma & luka masa lalu, yang disebabkan oleh orang-orang yang berotoritas/berpengaruh
Bahan Bakar:
Tipuan/Kepercayaan yang salah yang dipicu oleh kepercayaan-kepercayaan yang salah tentang diri sendiri, orang lain, atau Tuhan.
Pemantik/Trigger = Situasi/orang/barang yang dipakai oleh Setan untuk memantik bahan bakar yang ada agar terjadi kelakuan yang jahat/berdosa
Hal ini relevan untuk generasi milenial. (1981-1996)
Apakah itu juga relevan buatmu? Generasi Z
( 1997-2012)
Generasi Millennial:�Sering kali berjuang melawan bayang-bayang ayah yang tidak hadir.��Gen Z: �Melawan kebisingan dunia yang penuh distraksi
Iblis disetiap generasi punya strategi, dia pakai strategi Soft-spoken
2. Ketersediaan Emosional vs. Kerapuhan Emosional
4. Krisis Kepercayaan Diri dalam identitas
5. Kedewasaan yang tertunda dan Remaja yang Berkepanjangan
6. Apatis terhadap kerohanian
Beberapa Penelitian dari Barna kepada gen-z
1. “Five Things You Need to Know About Gen Z” (Barna, 2024)
2. “Over Half of Gen Z Teens Feel Motivated to Learn More About Jesus”
3. “Gen Z’s Emotional Challenges” (Barna, 2025)
4. Barna Research (2022):
Iblis disetiap generasi punya strategi, dia pakai strategi Soft-spoken
“Sebelum engkau menyelamatkan generasimu, ijinkan Tuhan menyelamatkan dirimu dari kebiasaan generasimu.”
“Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan…”�Kejadian 50:20
Keep moving
Kalau iblis rusak masa lalumu, Keep Moving, ada tangan Tuhan yang akan membentukmu ulang menjadi karya yang indah.
Keep Moving: Jangan Tinggal di Luka dan Zona Nyaman
Kintsugi (金継ぎ) = "penyambungan emas".�Yang rusak justru jadi lebih berharga daripada bentuk aslinya.
“Tuhan tidak membuang yang retak—�Dia menyatukannya dengan kemuliaan-Nya.”
🎯 KEEP MOVING: