SIFAT KOLIGATIF LARUTAN
ELEKTROLIT
Oleh :
IWAN KURNIAWAN, S.Pd.
LARUTAN ELEKTROLIT adalah
larutan yang dapat menghantarkan arus listrik.
terionisasi menjadi ion-ion
Zat elektrolit jika dilarutkan akan
yang
merupakan partikel-partikel di dalam larutan tersebut. Hal ini menyebabkan jumlah partikel pada satu mol larutan elektrolit lebih banyak daripada larutan nonelektrolit.
Laruran Non Elektrolit | Laruran Elektrolit |
Larutan C6H12O6 , jika dimasukkan ke dalam air menghasilkan 1 mol partikel C6H12O6 C6H12O6( s) π‘ͺ C6H12O6 (aq) 1 mol 1 mol Jumlah partikelnya 1 x 6,02 x 1023 molekul. | Larutan NaCl mengandung 2 mol partikel, yaitu 1 mol Na+ dan 1 mol Cl- NaCl(s) π‘ͺ Na+(aq) + Cl- (aq) 1 mol 1 mol 1 mol Jumlah partikelnya 2 x 6,02 x 1023 (ion Na+ dan Cl-) |
| Larutan CaCl2 mempunyai 3 mol ion, yaitu 1 mol Ca2+ dan 2 mol Cl- CaCl2(s) π‘ͺ Ca2+(aq) + 2 Cl-(aq) 1 mol 1 mol 2 mol Jumlah partikelnya 3 x 6,02 x 1023 partikel (ion Ca2+ dan ion Cl-) |
Banyaknya ion
yang dihasilkan dari zat elektrolit
tergantung pada derajat ionisasinya (Ξ±).
Larutan elektrolit kuat mempunyai Ξ± lebih besar daripada larutan elektrolit lemah, yaitu mendekati satu untuk larutan elektrolit kuat dan mendekati nol untuk larutan elektrolit lemah.
Derajat ionisasi dirumuskan sebagai berikut.
Untuk larutan elektolit, ternyata memiliki harga sifat koligatif larutan yang lebih tinggi daripada larutan yang nonelektrolit untuk konsentrasi yang sama.
Untuk konsentrasi yang sama, larutan elektrolit akan mengandung jumlah partikel yang lebih banyak daripada larutan nonelektrolit. Harga sifat koligatif larutan elektrolit dipengaruhi oleh faktor Vanβt Hoff (i).
Vanβt Hoff menggunakan faktor i untuk menyatakan hubungan sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit :
i = {1 + (n - 1)Ξ±}
Dalam aplikasi perhitungannya, faktor Vanβt Hoff dirumuskan dengan persamaan :
n = jumlah koefisien kation dan anion Ξ± = derajat ionisasi elektrolit
Untuk elektrolit kuat, maka harga i = n (karena Ξ± = 1)
i = {1 + (n - 1)Ξ±} π‘Ί misal n = 2
= {1 + (2 - 1) 1}
= ( 1 + 1)
= 2
Perbandingan Sifat koligatif larutan adalah
sebagai berikut:
Larutan non elektrolit | Larutan elektrolit |
1. Penurunan tekanan uap βP = Po . XB | 1. Penurunan tekanan uap βP = Po . XB . i |
2. Kenaikan titik didih βTb = Kb . m | 2. Kenaikan titik didih βTb = Kb . m . i |
3. Penurunan titik beku βTf = Kf . m | 3. Penurunan titik beku βTf = Kf . m . i |
4. Tekanan osmosis π = π. π . π | 4. Tekanan osmosis π = π. π . π. i |
Dengan, i = {1 + (n - 1)Ξ±}
Contoh 1 :
Hitunglah tekanan uap larutan NaOH 10% (Mr NaOH
= 40) jika tekanan uap pelarut murni (air) pada suhu tertentu adalah 105 mmHg!
Diket : % NaOH = 10%
misalkan massa larutan = 100 gram massa NaOH = 10% x 100 gram = 10 gram
massa air
Mr NaOH
Mr H2O
= 100 β 10 gram = 90 gram
= 40
= 18
NaOH π‘ͺ Na+ + OH- n = 2
Karena NaOH elektrolit kuat, maka i = n = 2
Ditanya : P = β¦..?
Jawab :
βP = Po . XB . I
ππ ππππ»
ππ ππππ» : ππ π»2π
= 105 . ππ ππππ» . 2
ππ ππππ» ππ π»2π 1
: 90
= 105 . 1 40 . 2
40 18
0,25
= 105 .
0,25:5
. 2
= 105 . 0,25 . 2
5,25
= 10 mmHg
Contoh 2 :
Larutan 0,05 mol suatu elektrolit biner (2 ion) dalam 100 gram air (Kf = 1,86 oC/m) membeku pada suhu -1,55 oC. Hitunglah derajat ionisasi elektrolit tersebut!
Diket :
Mol = 0,05 mol Kf = 1,86 oC/m
p air = 100 gram
Tf larutan = - 1,55 oC n = 2
Ditanya :
Ξ± = β¦..?
Jawab :
βTf = Tf pelarut β Tf larutan
= 0 β (-1,55)
= 1,55 oC
π
= 1,86 . mol. 1000 . i
= 1,86 . 0,05. 1000 . i
100
= 1,86 . 0,05. 10 . i
βTf = Kf . m. i 1,55
1,55
1,55
i
=
1,55
1,86 π₯ 0,05 π₯
= 1,55
0,93
= 1,67
i = 1 + (n - 1)Ξ± 1,67 = 1 + (2-1) Ξ±
1,67 = 1 + Ξ±
Ξ± = 1,67 β 1
= 0,67
= 67 %
SOAL LATIHAN
PENERAPAN SIFAT KOLIGATIF LARUTAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI
1. Laut mati
Laut mati ini merupakan salah satu contoh dari penurunan tekanan uap pelarut oleh zat terlarut yang tidak mudah menguap.nah biasanya kadar garam pada laut mati ini sangat tinggi dibandingkan dengan laut pada umumnya , nah dengan adanya kadar yang sangat tinggi menyebabkan air itu tidak mudah menguap . biasanya laut mati ini berada pada daerah gurun yang cuacanya sangat panas .
Pada saat berenang di laut mati, kita tidak akan tenggelam karena konsentrasi zat terlarutnya yang sangat tinggi. Hal ini tentu saja, dapat dimanfaatkan sebagai sarana hiburan atau rekreasi bagi manusia. Penerapan prinsip yang sama dengan laut mati dapat kita temui di beberapa tempat wisata di Indonesia yang berupa kolam apung.
.pastinya kmu pernah melihat penjual es serut , atau es putar , nah pembuatan es ini dibuat dengan cara mencampurkan garam dapur dengan kepingan es batu dalam sebuah bejana berlapis kayu , Pada pencampuran itu, es batu akan mencair sementara suhu campuran turun. Selanjutnya, campuran bahan pembuat es putar dimasukkan dalam bejana lain yang terbuat dari bahan stainless steel. Bejana ini kemudian dimasukkan ke dalam cairan pendingin, sambil terus menerus diaduk sehingga campuran membeku. Pembuatan campuran pendingin ini merupakan salah satu contoh dari penurunan titik beku . Cairan pendingin adalah larutan berair yang memiliki titik beku jauh di bawah 0 Β°C.
, kita dapat menaburi garam seperti NaCl dan CaCl2. Penaburan garam tersebut dapat mencairkan salju. Semakin banyak garam yang ditaburkan, akan semakin banyak pula salju yang mencair.
, manisan manga dan lainnya