1 of 21

SIFAT KOLIGATIF LARUTAN

ELEKTROLIT

Oleh :

IWAN KURNIAWAN, S.Pd.

2 of 21

LARUTAN ELEKTROLIT adalah

larutan yang dapat menghantarkan arus listrik.

terionisasi menjadi ion-ion

Zat elektrolit jika dilarutkan akan

yang

merupakan partikel-partikel di dalam larutan tersebut. Hal ini menyebabkan jumlah partikel pada satu mol larutan elektrolit lebih banyak daripada larutan nonelektrolit.

3 of 21

Laruran Non Elektrolit

Laruran Elektrolit

Larutan C6H12O6 , jika dimasukkan ke dalam air menghasilkan 1 mol partikel

C6H12O6

C6H12O6( s) πŸ‘ͺ C6H12O6 (aq)

1 mol 1 mol

Jumlah partikelnya 1 x 6,02 x

1023

molekul.

Larutan NaCl mengandung 2 mol partikel, yaitu 1 mol Na+ dan 1 mol Cl-

NaCl(s) πŸ‘ͺ Na+(aq) + Cl- (aq) 1 mol 1 mol 1 mol

Jumlah partikelnya 2 x 6,02 x 1023

(ion Na+ dan Cl-)

Larutan CaCl2 mempunyai 3 mol ion, yaitu 1 mol Ca2+ dan 2 mol Cl-

CaCl2(s) πŸ‘ͺ Ca2+(aq) + 2 Cl-(aq) 1 mol 1 mol 2 mol

Jumlah partikelnya 3 x 6,02 x 1023

partikel (ion Ca2+ dan ion Cl-)

4 of 21

Banyaknya ion

yang dihasilkan dari zat elektrolit

tergantung pada derajat ionisasinya (Ξ±).

Larutan elektrolit kuat mempunyai Ξ± lebih besar daripada larutan elektrolit lemah, yaitu mendekati satu untuk larutan elektrolit kuat dan mendekati nol untuk larutan elektrolit lemah.

  • Elektrolit kuat : Ξ± = 1
  • Elektrolit lemah : 0 < Ξ± <1 (antara 0 dan 1)
  • Non elektolit : Ξ± = 0

Derajat ionisasi dirumuskan sebagai berikut.

5 of 21

Untuk larutan elektolit, ternyata memiliki harga sifat koligatif larutan yang lebih tinggi daripada larutan yang nonelektrolit untuk konsentrasi yang sama.

Untuk konsentrasi yang sama, larutan elektrolit akan mengandung jumlah partikel yang lebih banyak daripada larutan nonelektrolit. Harga sifat koligatif larutan elektrolit dipengaruhi oleh faktor Van’t Hoff (i).

Van’t Hoff menggunakan faktor i untuk menyatakan hubungan sifat koligatif larutan elektrolit dan nonelektrolit :

6 of 21

7 of 21

i = {1 + (n - 1)Ξ±}

Dalam aplikasi perhitungannya, faktor Van’t Hoff dirumuskan dengan persamaan :

n = jumlah koefisien kation dan anion Ξ± = derajat ionisasi elektrolit

Untuk elektrolit kuat, maka harga i = n (karena Ξ± = 1)

i = {1 + (n - 1)α} 👺 misal n = 2

= {1 + (2 - 1) 1}

= ( 1 + 1)

= 2

8 of 21

Perbandingan Sifat koligatif larutan adalah

sebagai berikut:

Larutan non elektrolit

Larutan elektrolit

1. Penurunan tekanan uap

βˆ†P = Po . XB

1. Penurunan tekanan uap

βˆ†P = Po . XB . i

2. Kenaikan titik didih

βˆ†Tb = Kb . m

2. Kenaikan titik didih

βˆ†Tb = Kb . m . i

3. Penurunan titik beku

βˆ†Tf = Kf . m

3. Penurunan titik beku

βˆ†Tf = Kf . m . i

4. Tekanan osmosis

πœ‹ = 𝑀. 𝑅. 𝑇

4. Tekanan osmosis

πœ‹ = 𝑀. 𝑅. 𝑇. i

Dengan, i = {1 + (n - 1)Ξ±}

9 of 21

Contoh 1 :

Hitunglah tekanan uap larutan NaOH 10% (Mr NaOH

= 40) jika tekanan uap pelarut murni (air) pada suhu tertentu adalah 105 mmHg!

Diket : % NaOH = 10%

misalkan massa larutan = 100 gram massa NaOH = 10% x 100 gram = 10 gram

massa air

Mr NaOH

Mr H2O

= 100 – 10 gram = 90 gram

= 40

= 18

NaOH πŸ‘ͺ Na+ + OH- n = 2

Karena NaOH elektrolit kuat, maka i = n = 2

Ditanya : P = …..?

10 of 21

Jawab :

βˆ†P = Po . XB . I

π‘”π‘Ÿ π‘π‘Žπ‘‚π»

π‘”π‘Ÿ π‘π‘Žπ‘‚π» : π‘”π‘Ÿ 𝐻2𝑂

= 105 . π‘€π‘Ÿ π‘π‘Žπ‘‚π» . 2

π‘€π‘Ÿ π‘π‘Žπ‘‚π» π‘€π‘Ÿ 𝐻2𝑂 1

: 90

= 105 . 1 40 . 2

40 18

0,25

= 105 .

0,25:5

. 2

= 105 . 0,25 . 2

5,25

= 10 mmHg

11 of 21

Contoh 2 :

Larutan 0,05 mol suatu elektrolit biner (2 ion) dalam 100 gram air (Kf = 1,86 oC/m) membeku pada suhu -1,55 oC. Hitunglah derajat ionisasi elektrolit tersebut!

Diket :

Mol = 0,05 mol Kf = 1,86 oC/m

p air = 100 gram

Tf larutan = - 1,55 oC n = 2

Ditanya :

Ξ± = …..?

12 of 21

Jawab :

βˆ†Tf = Tf pelarut – Tf larutan

= 0 – (-1,55)

= 1,55 oC

𝑝

= 1,86 . mol. 1000 . i

= 1,86 . 0,05. 1000 . i

100

= 1,86 . 0,05. 10 . i

βˆ†Tf = Kf . m. i 1,55

1,55

1,55

i

=

1,55

1,86 π‘₯ 0,05 π‘₯

= 1,55

0,93

= 1,67

13 of 21

i = 1 + (n - 1)Ξ± 1,67 = 1 + (2-1) Ξ±

1,67 = 1 + Ξ±

Ξ± = 1,67 – 1

= 0,67

= 67 %

14 of 21

SOAL LATIHAN

  1. Kelarutan CaCl2 dalam air pada 0Β°C sekitar 0,54 m. Jika Kf = 1,86 Β°C/m, hitunglah penurunan titik beku larutan CaCl2 !
  2. Kenaikan titik didih molal air (Kb) = 0,5 Β°C/m. Jika 1 gram H2SO4 (Ar H = 1, S = 32, O = 16) dilarutkan dalam 1.000 gram air dan dipanaskan, maka hitunglah titik didihnya!

15 of 21

PENERAPAN SIFAT KOLIGATIF LARUTAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI

  • Penurunan Tekanan Uap

1. Laut mati

Laut mati ini merupakan salah satu contoh dari penurunan tekanan uap pelarut oleh zat terlarut yang tidak mudah menguap.nah biasanya kadar garam pada laut mati ini sangat tinggi dibandingkan dengan laut pada umumnya , nah dengan adanya kadar yang sangat tinggi menyebabkan air itu tidak mudah menguap . biasanya laut mati ini berada pada daerah gurun yang cuacanya sangat panas .

Pada saat berenang di laut mati, kita tidak akan tenggelam karena konsentrasi zat terlarutnya yang sangat tinggi. Hal ini tentu saja, dapat dimanfaatkan sebagai sarana hiburan atau rekreasi bagi manusia. Penerapan prinsip yang sama dengan laut mati dapat kita temui di beberapa tempat wisata di Indonesia yang berupa kolam apung.

16 of 21

  • Penurunan titik beku
  • Membuat campuran pendingin
  • Nah bagi kamu yang lahir pada tahun 97 an ,

.pastinya kmu pernah melihat penjual es serut , atau es putar , nah pembuatan es ini dibuat dengan cara mencampurkan garam dapur dengan kepingan es batu dalam sebuah bejana berlapis kayu , Pada pencampuran itu, es batu akan mencair sementara suhu campuran turun. Selanjutnya, campuran bahan pembuat es putar dimasukkan dalam bejana lain yang terbuat dari bahan stainless steel. Bejana ini kemudian dimasukkan ke dalam cairan pendingin, sambil terus menerus diaduk sehingga campuran membeku. Pembuatan campuran pendingin ini merupakan salah satu contoh dari penurunan titik beku . Cairan pendingin adalah larutan berair yang memiliki titik beku jauh di bawah 0 Β°C.

17 of 21

  • Anti beku pada Radiator mobil
  • Di daerah beriklim dingin seperti jepang , korea , inggris , francis , jerman ,dll . biasanya air radiator pada mobil etilen glikol. Mengapa harus deitambahkan etilen glikol pada radiator mobil ? adik adik mesti tau bahwa air radiator sangat mudah membeku , nah jika keadaan ini dibiarkan, maka radiator kendaraan akan cepat rusak. Dengan penambahan etilen glikol ke dalam air radiator diharapkan titik beku air dalam radiator menurun, dengan kata lain air tidak mudah membeku.

18 of 21

  • Anti beku untuk mencairkan salju
  • untuk daerah beriklim dingin , seperti negara yang telah disebutkan tadi , jika seandainya hujan saljub turun maka seluruh jalan raya banyak ditutupi oleh hamparan salju yang sangat banyak , dan tentu saja membuat para pengguna jalan sangat sulit untuk menggerakkan kendarannya yang diselimuti saja

, kita dapat menaburi garam seperti NaCl dan CaCl2. Penaburan garam tersebut dapat mencairkan salju. Semakin banyak garam yang ditaburkan, akan semakin banyak pula salju yang mencair.

19 of 21

  • Penerapan Kenaikan Titik Didih
  • Air mendidih
  • Pastinya adik adik pernah masak air didapur kan , kadang untuk masak , untuk buat teh hangat , kopi , atau pun susu hangat. Titik didih zat cair adalah suhu tetap pada saat zat cair mendidih. Pada suhu ini, tekanan uap zat cair sama dengan tekanan udara di sekitarnya. Hal ini menyebabkan terjadinya penguapan di seluruh bagian zat cair. Titik didih zat cair diukur pada tekanan 1 atmosfer. Dari hasil penelitian, ternyata titik didih larutan selalu lebih tinggi dari titik didih pelarut murninya. Hal ini disebabkan adanya partikel – partikel zat terlarut dalam suatu larutan menghalangi peristiwa penguapan partikel – partikel pelarut. Oleh karena itu, penguapan partikel – partikel pelarut membutuhkan energi yang lebih besar. Perbedaan titik didih larutan dengan titik didih pelarut murni di sebut kenaikan titik didih. Contohnya air mendidih pada 100 oC.

20 of 21

  • Penerapan Tekanan Osmotik
  • Tekanan osmotik adalah gaya yang diperlukan untuk mengimbangi desakan zat pelarut yang melalui selaput semipermiabel ke dalam larutan. Membran semipermeabel adalah suatu selaput yang dapat dilalui molekul – molekul pelarut dan tidak dapat dilalui oleh zat terlarut.
  • Mesin Cuci Darah
  • Nah biasanya para penderita gagal ginjal harus menjalani terapi cuci darah. Terapi menggunakan metode dialisis, yaitu proses perpindahan molekul kecil-kecil seperti urea melalui membran semipermeabel dan masuk ke cairan lain, kemudian dibuang. Membran tak dapat ditembus oleh molekul besar seperti protein sehingga akan tetap berada di dalam darah

21 of 21

  • Pengawetan Makanan
  • Nah pengawetan pada makanan ini biasanya digunakan garam dan gula dapur untuk menghindari adnya bakteri atau mikroba dan jamur yang tumbuh pada makanan tersebut , contohnya adalah ikan asin

, manisan manga dan lainnya

  • Baca Juga : 25 Latihan Soal Sifat Koligatif Larutan Dan Pembahasan
  • Membasmi Lintah
  • Garam dapur dapat membasmi hewan lunak, seperti lintah. Hal ini karena garam yang ditaburkan pada permukaan tubuh lintah mampu menyerap air yang ada dalam tubuh sehingga lintah akan kekurangan air dalam tubuhnya.
  • Penyerapan Air oleh Akar Tanaman
  • Tanaman membutuhkan air dari dalam tanah. Air tersebut diserap oleh tanaman melalui akar. Tanaman mengandung zat-zat terlarut sehingga konsentrasinya lebih tinggi daripada air di sekitar tanaman sehingga air dalam tanah dapat diserap oleh tanaman.