1 of 29

INFOGRAFIS

By

Siti Nur Laila S.Kom., MTI

Media Pembelajaran

2 of 29

Merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan trafik sebuah konten Pembelajaran.

3 of 29

Apa Itu Infografis?

Infografis berasal dari kata Information dan Graphics, yaitu informasi yang disajikan dalam bentuk teks yang dilengkapi dengan elemen visual seperti grafik, gambar, ilustrasi, atau tipografi.

Menambahkan infografis pada konten memungkinkan pembaca menjadi lebih tertarik dan lebih mudah memahami informasi yang kamu sampaikan. 90% bagian otak manusia lebih cepat menyerap informasi dalam bentuk visual dibandingkan teks.

4 of 29

Manfaat Infografis?

1. Meningkatkan Brand Awareness

2. Menjadi Media Promosi yang Efektif

3. Lebih Atraktif

4. Mudah Dibagikan

5. Meningkatkan Performa SEO

5 of 29

Jenis-Jenis Infografis

A. Infografis Statis

6 of 29

Jenis-Jenis Infografis

B. Infografis Animasi

7 of 29

Jenis-Jenis Infografis

C. Infografis Interaktif

8 of 29

Jenis-Jenis Infografis

C. Infografis Interaktif

9 of 29

Contoh

Infografis bisa digunakan untuk kebutuhan konten bisnis, sekolah, hospitality, atau kebutuhan lainnya.

10 of 29

11 of 29

12 of 29

13 of 29

Cara Mudah Membuat Infografis

  1. Tentukan Topik Infografis

Langkah pertama ketika membuat infografis yaitu menentukan topik atau tujuan yang ingin kamu sampaikan.

Untuk menentukan topik yang tepat, kamu bisa menjawab 3 pertanyan berikut.

  1. Apa yang dibutuhkan oleh pembaca kamu?
  2. Masalah apa yang sedang mereka hadapi?
  3. Solusi apa yang bisa kamu bagikan kepada mereka?

14 of 29

Question Pyramid untuk dijadikan sebagai kerangka dalam membuat infografis.

Gambar Question Pyramid

15 of 29

Question Pyramid

Ada tiga step yang harus kamu lakukan.

  1. Burning problem yaitu pertanyaan utama yang nantinya akan kamu jelaskan melalui infografis.
  2. Supporting questions yaitu pertanyaan-pertanyaan pendukung untuk menyampaikan informasi yang lebih mendalam.
  3. Probing questions yaitu memberikan insight tambahan dari keseluruhan topik yang kamu bahas.

16 of 29

Contog Gambar

17 of 29

2. Tentukan Audiens

Gunakan beberapa elemen untuk menentukan audiens secara spesifik. Misalnya berdasarkan usia, gender, profesi, latar belakang pendidikan, dan lain-lain.

3. Mengumpulkan Data dan Referensi

Gunakan data dari berbagai referensi seperti internet, buku, atau data asli yang kamu dapatkan sendiri.

18 of 29

4. Visualisasikan Data ke Infografis

Gunakan metode ICCORE (Inform, Compare, Change, Organize, Relationships dan Explore) yang memungkinkan kamu memilih jenis diagram yang tepat untuk memvisualisasikan data kamu.

A. Inform

Jika ingin menyampaikan pesan penting melalui data yang lebih to the point, kamu bisa menunjukkannya dengan teks yang bold, besar, dan warna yang mencolok.

19 of 29

4. Visualisasikan Data ke Infografis

Jika kamu ingin memberikan informasi yang berbeda atau membandingkan sebuah hal dengan hal lain, kamu bisa menggunakan jenis diagram batang, kolom, atau bubble seperti gambar dibawah ini.

B. Compare

20 of 29

4. Visualisasikan Data ke Infografis

Kategori ini biasanya digunakan jika konten kamu berisikan adanya perubahan data, kronologi, produk, atau konsep dari waktu ke waktu.

C. Change

21 of 29

4. Visualisasikan Data ke Infografis

Digunakan untuk menunjukkan sebuah informasi secara berurutan seperti ranking, pola, group, atau siklus yang berurutan. Kamu bisa menggunakan diagram berupa flowchart, mind map, atau tabel.

D. Organize

22 of 29

23 of 29

4. Visualisasikan Data ke Infografis

Untuk menunjukkan hubungan yang lebih kompleks pada sebuah konteks, kamu bisa menggunakan diagram berupa Scatter Plot atau Multi Series Plot.

E. Relationship

24 of 29

4. Visualisasikan Data ke Infografis

Kategori explore digunakan jika kamu ingin menemukan wawasan yang lebih mendalam. Gaya visualisasi ini tergantung pada spesifikasi data kamu.

Kamu bisa menambahkan berbagai fitur tambahan seperti filtering, sorting, atau visual lain yang membuat infografis menarik.

F. Explore

25 of 29

5. Merancang Grid Layout

Menentukan desain grafis yaitu merancang grid layout untuk menyeimbangkan tata letak dalam setiap elemen seperti teks, gambar, dan diagram.

Ada infografis yang menggunakan single layout, layout dua kolom, atau layout multi section, tinggal pilih salah satu layout dibawah ini.

26 of 29

27 of 29

6. Menggunakan Template

Membuat infografis online dengan memakai berbagai platform gratis seperti Canva, Venngage, Visme, Piktochart dan lain-lain.

7. Tambahkan Elemen pada Desain Infografis

Menambahkan elemen pada template infografis yang telah kamu tentukan sebelumnya. Berikut beberapa elemen yang bisa kamu persiapkan sebelumnya.

  1. Jenis font untuk teks.
  2. Shape, simbol, icon, style, dan ukuran secara konsisten.
  3. Negative space (ruang kosong yang sengaja disisakan pada sekitar elemen desain.).
  4. Warna infografis yang menarik.

28 of 29

8. Review Keseluruhan Desain

Melakukan review dan memperhatikan setiap elemen yang kamu uraikan dalam infografis. Optimalkan setiap elemen yang dianggap kurang menarik.

29 of 29