INFOGRAFIS
By
Siti Nur Laila S.Kom., MTI
Media Pembelajaran
Merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan trafik sebuah konten Pembelajaran.
Apa Itu Infografis?
Infografis berasal dari kata Information dan Graphics, yaitu informasi yang disajikan dalam bentuk teks yang dilengkapi dengan elemen visual seperti grafik, gambar, ilustrasi, atau tipografi.
Menambahkan infografis pada konten memungkinkan pembaca menjadi lebih tertarik dan lebih mudah memahami informasi yang kamu sampaikan. 90% bagian otak manusia lebih cepat menyerap informasi dalam bentuk visual dibandingkan teks.
Manfaat Infografis?
1. Meningkatkan Brand Awareness
2. Menjadi Media Promosi yang Efektif
3. Lebih Atraktif
4. Mudah Dibagikan
5. Meningkatkan Performa SEO
Jenis-Jenis Infografis
A. Infografis Statis
Jenis-Jenis Infografis
B. Infografis Animasi
Jenis-Jenis Infografis
C. Infografis Interaktif
Jenis-Jenis Infografis
C. Infografis Interaktif
Contoh
Infografis bisa digunakan untuk kebutuhan konten bisnis, sekolah, hospitality, atau kebutuhan lainnya.
Cara Mudah Membuat Infografis
Langkah pertama ketika membuat infografis yaitu menentukan topik atau tujuan yang ingin kamu sampaikan.
Untuk menentukan topik yang tepat, kamu bisa menjawab 3 pertanyan berikut.
Question Pyramid untuk dijadikan sebagai kerangka dalam membuat infografis.
Gambar Question Pyramid
Question Pyramid
Ada tiga step yang harus kamu lakukan.
Contog Gambar
2. Tentukan Audiens
Gunakan beberapa elemen untuk menentukan audiens secara spesifik. Misalnya berdasarkan usia, gender, profesi, latar belakang pendidikan, dan lain-lain.
3. Mengumpulkan Data dan Referensi
Gunakan data dari berbagai referensi seperti internet, buku, atau data asli yang kamu dapatkan sendiri.
4. Visualisasikan Data ke Infografis
Gunakan metode ICCORE (Inform, Compare, Change, Organize, Relationships dan Explore) yang memungkinkan kamu memilih jenis diagram yang tepat untuk memvisualisasikan data kamu.
A. Inform
Jika ingin menyampaikan pesan penting melalui data yang lebih to the point, kamu bisa menunjukkannya dengan teks yang bold, besar, dan warna yang mencolok.
4. Visualisasikan Data ke Infografis
Jika kamu ingin memberikan informasi yang berbeda atau membandingkan sebuah hal dengan hal lain, kamu bisa menggunakan jenis diagram batang, kolom, atau bubble seperti gambar dibawah ini.
B. Compare
4. Visualisasikan Data ke Infografis
Kategori ini biasanya digunakan jika konten kamu berisikan adanya perubahan data, kronologi, produk, atau konsep dari waktu ke waktu.
C. Change
4. Visualisasikan Data ke Infografis
Digunakan untuk menunjukkan sebuah informasi secara berurutan seperti ranking, pola, group, atau siklus yang berurutan. Kamu bisa menggunakan diagram berupa flowchart, mind map, atau tabel.
D. Organize
4. Visualisasikan Data ke Infografis
Untuk menunjukkan hubungan yang lebih kompleks pada sebuah konteks, kamu bisa menggunakan diagram berupa Scatter Plot atau Multi Series Plot.
E. Relationship
4. Visualisasikan Data ke Infografis
Kategori explore digunakan jika kamu ingin menemukan wawasan yang lebih mendalam. Gaya visualisasi ini tergantung pada spesifikasi data kamu.
Kamu bisa menambahkan berbagai fitur tambahan seperti filtering, sorting, atau visual lain yang membuat infografis menarik.
F. Explore
5. Merancang Grid Layout
Menentukan desain grafis yaitu merancang grid layout untuk menyeimbangkan tata letak dalam setiap elemen seperti teks, gambar, dan diagram.
Ada infografis yang menggunakan single layout, layout dua kolom, atau layout multi section, tinggal pilih salah satu layout dibawah ini.
6. Menggunakan Template
Membuat infografis online dengan memakai berbagai platform gratis seperti Canva, Venngage, Visme, Piktochart dan lain-lain.
7. Tambahkan Elemen pada Desain Infografis
Menambahkan elemen pada template infografis yang telah kamu tentukan sebelumnya. Berikut beberapa elemen yang bisa kamu persiapkan sebelumnya.
8. Review Keseluruhan Desain
Melakukan review dan memperhatikan setiap elemen yang kamu uraikan dalam infografis. Optimalkan setiap elemen yang dianggap kurang menarik.