TEACHING FACTORY SMK
PEMAPARAN
Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Tahun 2024
BANTUAN PEMERINTAH
TEACHING FACTORY
SOSIALISASI
(Banpem Tefa Reguler, Tefa Pengimbasan)
Target Pengembangan Kualitas Tamatan
Strategi Penguatan
Dalil Prosser
Latar Belakang
Tefa adalah model pembelajaran yang memadukan pencapaian kompetensi kurikulum sekolah dan proses produksi sesuai prosedur dan standar dunia kerja, untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan berkarakter melalui penyelesaian produk sebagai media belajar dalam bentuk barang dan/atau layanan jasa (Pedoman Tefa 2023)
Apa itu Tefa?
Menit 23.00 – 1.32.00
Video sosialisasi Panduan Tefa: https://www.youtube.com/watch?v=xHiOlnYJbEk
> Prinsip Tefa
1. Pembelajaran Berkualitas
Pelaksanaan pembelajaran Tefa yang bekerjasama dengan dunia kerja dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran (pemenuhan sarana praktik produksi, transfer teknologi, dan metode pembelajaran) sesuai dengan standar proses pada prinsip pembelajaran dan asesmen yang berlaku untuk mencapai standar pembelajaran.
2. Edukatif
Penyelenggaraan Tefa tidak dimaksudkan untuk mengeksploitasi peserta didik melainkan mengutamakan pemberian kesempatan belajar berbasis industri yang melibatkan seluruh peserta didik untuk menumbuhkan etos dan budaya kerja sesuai dengan karakter/sifat pekerjaan.
3. Akuntabel
Pelaksanaan pembelajaran Tefa merupakan proses membangun kompetensi profesional, pelaksanaan dan pengelolaannya dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan berlaku dengan sumber daya yang digunakan secara transparan dan berintegritas.
4. Efisien
Pelaksanaan pembelajaran Tefa menghasilkan produk/barang/jasa yang sesuai dan tepat serta dapat menghemat pengeluaran bahan praktik dengan memanfaatkan bahan produksi.
5. Profesional
Pelaksanaan pembelajaran Tefa dapat mengembangkan kompetensi dan menginternalisasi karakter dunia kerja (kepatuhan terhadap peraturan, standar mutu, etika, estetika, penataan tempat kerja, pengaturan kerja, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan) pada peserta didik melalui proses pembelajaran yang menyenangkan.
Proyeksi Jumlah PKL Peserta Didik
di Teaching Factory
Peta Pembelajaran di SMK
PROCES
OUTPUT
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN *)
KOMPETENSI TENAGA KERJA
HARD SKILL
SOFT SKILL
PEMBELAJARAN DAN ASESMEN
ASESMEN
TAMATAN ***)
EXTRA
INTRA **)
***)
B = bekerja
M = melanjutkan
W = Wirausaha
EVALUASI KURIKULUM
NORMA, STANDAR, PROSEDUR
KO
ENVIRONMENTAL INPUT
INSTRUMENTAL INPUT
INPUT
**) termasuk PKK,
PKL
*) Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan disusun berdasar Capaian Pembelajaran dari pusat/ Nasional pada Konsentrasi Keahlian sesuai Spektrum Keahlian
PESERTA DIDIK
LULUSAN SMK KOMPETEN
Pola Sertifikasi Pembelajaran Tefa -1
Pola Sertifikasi Pembelajaran Tefa -2
Pertanyaan Pengarah
Sebutkan dokumen terkait dengan implementasi pembelajaran Tefa?
Susunlah hubungan antar dokumen tersebut dalam mendukung implementasi pembelajaran Tefa?
1.
2.
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu (UU Sisdiknas).
Deskripsi Kurikulum
Dokumen Kurikulum
Sebutkan tahapan pengembangan Tefa di sekolah
1.
Pertanyaan Pengarah
SOSIALISASI TEFA
PENGORGANISASIAN TEFA
PENGUATAN MITRA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEFA
EVALUASI DAN TINDAK LANJUT
Tahapan Pengembangan Teaching Factory
Peserta
Tujuan
Hasil
SOSIALISASI TEFA
Tim Tefa
Pengelolaan
PENGORGANISASIAN TEFA
Mekanisme Tefa dan BLUD SMK
Catatan: Bagi SMK Swasta pengelolaan keuangan mengikuti ketentuan yang berlaku dan/atau aturan Yayasan Pendidikan sekolah masing-masing.
Pedoman Tefa hanya mengatur pelaksanaan pembelajaran Tefa. Ketentuan pengelolaan atas penerimaan keuangan dari penjualan produk dan/atau jasa menggunakan aturan yang berlaku. Pemanfaatan hasil kegiatan Tefa dipergunakan untuk menjaga keberlangsungan operasi Tefa dan peningkatan kualitas pembelajaran (pemenuhan sarana praktik produksi, transfer teknologi, dan metode pembelajaran), reinvestasi, dan kesejahteraan warga sekolah.
Pengelola Keuangan
SMK negeri yang belum ditetapkan sebagai BLUD menggunakan peraturan yang berlaku, misalnya: Penerimaan Negara Bukan Pajak (untuk satuan pendidikan yang dikelola langsung oleh Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian), keputusan gubernur, atau peraturan lain yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pengelolaan Keuangan
SMK negeri yang telah ditetapkan sebagai BLUD menggunakan aturan pengelolaan BLUD. Kelebihan menggunakan aturan BLUD, sekolah memiliki keleluasaan mengelola keuangan.
SMK swasta mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku (misalnya perpajakan dan ketentuan perusahaan) dan aturan yayasan Pendidikan sekolah masing-masing.
PENGUATAN KEMITRAAN
Lingkup Kemitraan
Kegiatan
Langkah Pembelajaran Tefa
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEFA
Langkah Pembelajaran Tefa
Langkah Pembelajaran Tefa
Tujuan
Tindak Lanjut
Parameter
EVALUASI DAN TINDAK LANJUT
Parameter Monitoring Dan Evaluasi
2. Proses dan Hasil Pembelajaran Tefa
Parameter Monitoring Dan Evaluasi
3. Sumber Daya Manusia
4. Sumber Daya Manusia
Parameter Monitoring Dan Evaluasi
5. Hubungan Mitra Kerja
Terkait Bapem Tefa, kegiatan yang harus dilakukan adalah?
1.
Pertanyaan Pengarah
Kegiatan Pengembangan TEFA SMK
A. PEMBENTUKAN TIM
Organisasi TEFA �
Kepala SMK
Waka Kurikulum:
Koordinator Produksi
Kaprog …….
Koordinator Unit
Kaprog ……….
Koordinator Unit
Waka Humas: Koordinator Marketing
Waka Sarana: Koordinator Fasilitas
Waka Kesiswaan
Tata Usaha
A. PEMBENTUKAN TIM
Organisasi TEFA �(BLUD)
Analisis Pembelajaran Tefa
Kompetensi Konsentrasi Keahlian
Okupasi/
Kluster/
Industri
Okupasi/
Kluster/ Industri
Okupasi/
Kluster/
Industri
Tujuan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran
Pembelajaran + Asesmen
Pembelajaran + Asesmen
Pembelajaran + Asesmen
Pembelajaran + Asesmen
Pembelajaran + Asesmen
Pembelajaran + Asesmen
Produk 1
Produk 2
Produk 3
Tujuan Pembelajaran
Pembelajaran + Asesmen
Tujuan Pembelajaran
Pembelajaran + Asesmen
Skema Sertifikasi Sinkronisasi
SKKNI/SKK/SKN/SI
STANDAR INDUSTRI
MODUL AJAR
Standar Kompetensi
CP 🡪 TP → ATP
Pembelajaran X + XI + XII + XIII
Skill Pasport
Skill Pasport
Skill Pasport
Sertifikat
B. PENGEMBANGAN /PERENCANAAN PRODUK
Pesanan
(Eksternal, Internal/Stok)
Perangkat Ajar
1. Identifikasi Produk
4. Analisis Sumber Daya
2. Analisis Cakupan Kompetensi
Asesmen Sumatif
Produk
Modul Ajar
SOP
Job Sheet
3. Perancangan Produk
5. Pengerjaan Produk
6. Penyerahan Produk
7. Layanan Purna Jual
Instrumen Asesmen
Asesmen Formatif
Porto folio
Skill Passport
Work Book
Work Book
Pembelajaran/ Produksi
BAGAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI MELALUI PEMBELAJARAN TEFA DI SMK
(SATU SIKLUS SKEMA SERTIFIKASI SINKRONISASI)
SOP
Form. TEFA-01
Form. TEFA-02
Form. TEFA-03
Form. TEFA-04
Form. TEFA-05
Form. TEFA-06
Form. TEFA-07
Analisis Pesanan
Tujuan Pembelajaran
Work Book
Modul Ajar
Job Sheet
CP: Skema Sertifikasi Sinkronisasi
LANGKAH TEFA
PEMBELAJARAN/PRODUKSI
Beberapa
Skill Passport
= Sertifikat
Porto folio
Live Assessment
Work Book
Pengembangan
Reset Pasar
*) Produk Berupa Barang dan Jasa
Workshop 01
Workshop 02
Workshop 03
Workshop 04
Identifikasi Produk
Analisis Cakupan Kompetensi
Perancangan Produk
Analisis Kecukupan Sumber Daya
Pengerjaan Produk Tefa
Penyerahan Hasil Produk
Layanan Purna Jual
PERANGKAT AJAR PELAKSANAAN TEFA
Pemenuhan Peralatan dan Bahan Baku TEFA
D. PEMENUHAN
PERALATAN
PRAKTIK DAN/ATAU
BAHAN BAKU
Produk 1
Produk 2
Produk 3
….. dst.
Analisis KKetersediaan Fasilitas
Pemenuhan/ Pengadaan/ Pemberdayaan Mitra
Commissioning dan Pemanfaatan
Analisis Ketersediaan Bahan
Analisis Ketersediaan/ Potensi Anggaran
Pemenuhan Ruang dan Alat TEFA
E. PEMENUHAN
SARPRAS
Produk 1
Produk 2
Produk 3
….. dst.
Analisis Kebutuhan Ruang/ Tempat Produksi
Pemenuhan/ Pengadaan/ Pemberdayaan Mitra
Commissioning dan Pemanfaatan
Analisis Kebutuhan Alat
Analisis Ketersediaan/Potensi Anggaran
Pemenuhan SDM Pembelajaran TEFA
F. PENINGKATAN
SUMBER DAYA
MANUSIA
Produk 1
Produk 2
Produk 3
….. dst.
Analisis Kebutuhan Kompetensi SDM
Pemenuhan/ Pengembangan (Pelatihan/ Magang/ Studi Banding) Pemberdayaan Mitra
Evaluasi dan Pemanfaatan
G. PUBLIKASI
PENYELENGGARAAN
H. KEBERLANJUTAN
PROGRAM
I. KOORDINASI DAN
PELAPORAN
Struktur Materi Workshop Pengembangan Tefa
(Bapem Tefa Reguler, Tefa Pengimbasan)
Workshop Evaluasi Penerapan Pembelajaran Tefa dengan Skill Passport 16 JP (3 hari pp) Materi |
|
Workshop Persiapan Pembelajaran Project Based Learning 16 JP (3 hari pp) Materi | |
|
|
Workshop Pengembangan Modul Ajar 16 JP (3 hari pp) Materi | |
|
|
Workshop Penyusunan Instrumen Asesmen 16 JP (3 hari pp) Materi | |
|
|
TERIMA KASIH