Filsafat ilmu dalam Metodologi Kuantitatif
Pengantar
Metodologi Kuantitatif: Bukan Sekadar Alat, Tapi Ideologi
Posisi Filosofis Kuantitatif -The Post-Positivist Stance�
Riset kuantitatif modern (S3) berpijak pada:
Ontologi: Realitas yang Terukur Asumsi Dasar tentang Objek Manajemen�
Dalam kuantitatif, fenomena manajemen dianggap:
Contoh: Memperlakukan "Budaya Organisasi" sebagai variabel skor (1-5) yang stabil.
Epistemologi & Inkuiri Mekanisme Perolehan Pengetahuan�
Mekanisme Perolehan Pengetahuan
Logika Deduktif & Teori🡪The Top-Down Approach�
Alur penalaran dalam disertasi kuantitatif:
Spektrum Metodologi Modern🡪Beyond Simple Regression�
Riset manajemen kontemporer menuntut alat yang selaras dengan kompleksitas realitas:
Kriteria Kualitas (The Big Four)-->Keabsahan Ilmu dalam Paradigma Kuantitatif�
Keabsahan Ilmu dalam Paradigma Kuantitatif
Filosofi Statistik�Statistik sebagai Bahasa Logika�
Kritik & Batasan (Reflektivitas)��
Mengapa Kuantitatif Sering Diserang?
Ontologi dalam Riset Kuantitatif�
Asumsi realitas:
Contoh:
Epistemologi Kuantitatif
Cara memperoleh pengetahuan:
Metodologi Kuantitatif�
Metode umum:
Logika Deduktif
Alur kuantitatif:
Teori → Hipotesis → Data → Uji Statistik → Kesimpulan
Karakteristik:
✅ Dominan di artikel Q1 manajemen
Kriteria Kualitas Riset�
Dalam kuantitatif:
Kapan Menggunakan Kuantitatif?�
Gunakan jika:
Implikasi untuk Disertasi S3�
Mahasiswa harus:
Kesalahan Umum Mahasiswa�
⚠️ Langsung SEM tanpa filosofi�⚠️ Hipotesis tidak berbasis teori�⚠️ Instrumen tidak valid�⚠️ Paradigma tidak disebut�⚠️ Overclaim hasil
Penutup�