1 of 11

STRATIFIKASI SOSIAL, BENTUK, JENIS, dan SIFATNYA� Sayyed Fillah Mahathir

2 of 11

Apa itu Stratifikasi Sosial?�

Stratifikasi sosial adalah penggolongan masyarakat ke dalam lapisan-lapisan yang disusun secara bertingkat (hierarki) yaitu kelas atas (uppear class), kelas menengah (middle class), kelas bawah (lower class). Stratifikasi sosial muncul dalam masyarakat dikarenakan adanya sesuatu yang dihargai dalam masyarakat.

3 of 11

Stratifikasi Sosial Menurut Ahli

  • Max Weber Stratifikasi sosial adalah penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hirarkis menurut dimensi kekuasaan, hak istimewa (privilege), dan kehormatan atau prestise.

  • Bruce J. Cohen Stratifikasi sosial adalah penempatan individu sesuai dengan kualitas yang diinginkan, yang mereka miliki, dan menempatkan mereka di kelas sosial yang sesuai. Kualitas yang diinginkan ini bisa ditentukan oleh kebudayaanasal orang itu tinggal

  • Henslin Stratifikasi sosial adalah sistem yang membagi kelompok manusia ke dalam lapisan-lapisan sesuai dengan kekuasaan, kepemilikan, dan prestise relatif mereka. 

  • Dr. Robert M.Z Menurut dr. Robert M.Z, mendefinisikan stratifikasi sosial sebagai penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam hierarki, menurut aspek kekuasaan, hak istimewa, dan prestise.

  • Intan Ratna Irawati Dilansir dari bukunya yang berjudul Stratifikasi dan Mobilitas Sosial (2016), stratifikasi sosial dapat diartikan sebagai perbedaan kedudukan sosial individu dalam masyarakat.

  • Pitirim Sorokin Pitirim Sorokin dalam bukunya yang berjudul Social Stratification (1959), menyatakan bahwa pengertian stratifikasi sosial adalah pembedaan suatu populasi atau masyarakat ke dalam kelas-kelas hierarkis atau bertingkat. Sistem kelas-kelas sosial merupakan ciri yang teratur dan umum dalam masyarakat yang teratur

4 of 11

Jenis Atau Dasar Pembentuk Stratifikasi Sosial

  • Kekayaan. Menjadi dasar pembentuk stratifikasi sosial karena adanya perbedaan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan hidup. Seseorang yang memiliki harta lebih banyak diletakkan di lapisan sosial teratas. Sebaliknya, seseorang yang tidak berkecukupan akan diletakkan di lapisan paling bawah.
  • Kekuasaan. Menjadi dasar pembentuk stratifikasi sosial karena tidak semua orang bisa menduduki jabatan yang sama. Hal ini membuat individu yang memiliki kekuasaan ditempatkan di lapisan sosial atas, seperti Presiden, Menteri, Gubernur, dan sebagainya. Mereka juga memiliki wewenang untuk menguasai dan mengatur jalannya pemerintahan.
  • Kehormatan, Stratifikasi sosial berdasarkan kehormatan ditempati oleh mereka yang dianggap memiliki kemampuan untuk memimpin, berjiwa kharismatik, atau seseorang yang tinggal di wilayah tertentu dalam waktu yang lama. Contohnya, pemuka adat. Mereka mempunyai pengaruh yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat
  • Keturunan. Stratifikasi ini diperoleh secara turun temurun, atau dengan kata lain hanya bisa didapatkan melalui kelahiran atau perkawinan. Stratifikasi ini berhubungan dengan status individu yang dibawa sejak lahir. Contohnya, Pangeran William yang merupakan cucu dari Ratu Elizabeth II atau keluarga konglomerat.
  • Pendidikan. Dengan menempuh pendidikan tinggi, kamu dapat memperoleh penghasilan yang lebih besar, sehingga taraf hidup kamu pun ikut naik.
  • Status Sosial, Stratifikasi berdasarkan status sosial dilihat dari hak dan kewajiban individu dalam masyarakat. Jenis stratifikasi ini juga bisa berubah tergantung di mana tempat individu itu berada. Misalnya, ibumu adalah seorang CEO perusahaan teknologi. Di kantornya, ia menempati posisi yang paling tinggi. Akan tetapi, saat dia pulang ke rumah, status ibumu sama seperti ibu-ibu di perumahan lainnya.

5 of 11

  • Gaya Hidup. Dengan adanya globalisasi, kehidupan masyarakat semakin maju. Ditambah kehadiran media sosial yang membuat orang berlomba-lomba tampil paling menarik dan ingin dihargai. Hal ini membuat gaya hidup menjadi dasar pembentuk stratifikasi sosial.

6 of 11

Fungsi Stratifikasi Sosial

  • Bidang Ekonomi

Fungsi stratifikasi sosial dalam bidang ekonomi yaitu sebagai berikut:

a. Alat pembagian kerja Artinya, stratifikasi sosial berfungsi sebagai alat pembagian peran individu di tempat kerja. Ada pemilik perusahaan, bagian HRD, bagian keuangan, bagian pemasaran, dan sebagainya. Mereka memiliki hak dan kewajiban yang berbeda-beda untuk menjalankan roda perusahaan. Hayo, kamu tahu nggak kenapa bisa berbeda? Yup, karena setiap orang memiliki keahlian, latar pendidikan, dan kompetensi yang tak sama.

b. Distribusi hak istimewa, Setelah memperoleh posisi pekerjaan, stratifikasi sosial kembali digunakan untuk menentukan gaji, wewenang, dan kewajiban individu. Sudah pasti mereka yang berada di posisi teratas memperoleh distribusi hak istimewa yang lebih besar.

c. Penentu status sosial, Stratifikasi sosial menunjukkan perbedaan gaya hidup dan keistimewaan yang dimiliki seseorang. Contohnya, waktu vaksin COVID-19 ada di Indonesia, yang memiliki akses untuk memperoleh suntikan pertama yaitu selebritis, pejabat, dan influencer. Mereka mempunyai pengaruh yang kuat untuk membujuk masyarakat agar melakukan vaksinasi.

d. Alat solidaritas, Berada di lapisan sosial yang sama membuat hubungan antar kelompok menjadi lebih solid. Pengusaha saling bekerjasama untuk mengembangkan bisnis mereka, sementara para buruh melakukan demonstrasi untuk memperjuangkan hak hidup yang lebih baik.

7 of 11

  • Pendorong mobilitas sosial, Siapa sih yang nggak mau berada di lapisan atas Adanya stratifikasi sosial mendorong seseorang untuk meningkatkan taraf hidupnya. Mengenyam pendidikan dan memperoleh gaji yang besar membuat mereka mendapatkan kebutuhan hidup yang lebih baik.

8 of 11

  1. Bidang Politik

a. Penentu peran dan wewenang, Kamu masih ingat kan, hak dan kewajiban seseorang dilihat dari seberapa besar kekuasaan yang ia punya. Fungsi stratifikasi dalam bidang politik bertujuan untuk membagi wewenang dalam kehidupan.

Contoh: Pemerintah berperan dalam memimpin negara dan berkewajiban untuk menjamin kehidupan rakyatnya. Oleh sebab itu, pemerintah memiliki hak untuk membuat kebijakan berupa undang-undang. Sedangkan kita memiliki peran untuk memberikan kritik terhadap kebijakan yang dibuat serta berpartisipasi dalam pemilihan umum.

b. Mobilitas politik, Fungsi yang kedua adalah mobilitas politik. Artinya, stratifikasi sosial memotivasi individu atau kelompok untuk menduduki jabatan pemerintahan. Tujuannya untuk mendapatkan kekuasaan yang lebih tinggi agar bisa membantu menyalurkan aspirasi masyarakat.

  1. Bidang Pendidikan

a. Pengelompokan peserta didik, Nggak cuma ekonomi dan politik, lapisan sosial juga berlaku pada sistem pendidikan. Siswa akan dikelompokkan berdasarkan usia dan kemampuannya. Mulai dari PAUD, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga perguruan tinggi.

b. Motivasi untuk meningkatkan kemampuan, Tingkatan dalam sistem pendidikan mendorong siswa untuk meningkatkan prestasi akademik untuk menggapai cita-cita mereka.

c. Mendorong mobilitas sosial dan kompetisi, Untuk bisa masuk ke sekolah dan perguruan tinggi ternama, siswa harus berusaha keras dalam belajar.

d. Menentukan kedudukan individu, Mereka yang berpendidikan tinggi lebih dipandang daripada mereka yang berpendidikan rendah, terlebih di beberapa daerah yang tidak semua penduduknya memiliki akses pendidikan ke perguruan tinggi.

9 of 11

Sifat Stratifikasi Sosial

Sifat Stratifikasi Sosial

Terdapat 3 sifat stratifikasi sosial menurut Soerjono Soekanto , yaitu:

  • Stratifikasi Terbuka (Opened Social Stratification) Stratifikasi sosial terbuka memungkinkan anggota di tiap lapisan untuk dapat berpindah posisi ke atas (social climbing) atau ke bawah (social sinking). Tentu saja, diperlukan usaha untuk mencapai puncak tertinggi, salah satunya lewat pendidikan. Stratifikasi ini bersifat dinamis sehingga siapapun bisa melakukan mobilitas sosial.
  • Stratifikasi Tertutup (Closed Social Stratification) Stratifikasi sosial tertutup biasanya terjadi pada lingkungan kerajaan atau keluarga konglomerat (kalau sekarang sih disebutnya old money). Sistem pelapisan sosial ini cenderung kaku dan membatasi anggotanya untuk menikah dengan orang di luar klan mereka. Ini sebabnya status sosial yang diperoleh hanya bergantung kepada kelahiran.
  • Stratifikasi Campuran Stratifikasi sosial campuran adalah kombinasi antara stratifikasi sosial terbuka dan stratifikasi sosial tertutup. Perlu diingat, individu yang mengalami stratifikasi campuran hanyalah mereka yang berasal dari stratifikasi tertutup, kemudian berpindah ke masyarakat yang menganut sistem stratifikasi terbuka. Contohnya, mereka yang memiliki kasta Brahmana sangat dihormati di Bali, tetapi ketika pindah ke kota lain, status sosialnya menjadi sama dengan masyarakat lainnya.

10 of 11

DAMPAK STRATIFIKASI SOSIAL

  • Penyalahgunaan kekuasaan dan wewenang oleh pejabat pemerintahan yang dapat merugikan rakyat, atau memperburuk citra pemerintah di mata rakyatnya.
  • Kecerdasan siswa di sekolah hanya diukur melalui peringkat akademik. Padahal, beberapa siswa memiliki kecerdasan di bidang seni, olahraga, sastra, dan lain-lain.
  • Masyarakat lapisan bawah sulit untuk mengakses kebutuhan hidup yang layak, sehingga tercipta kesenjangan sosial.
  • Diskriminasi oleh kelompok mayoritas terhadap minoritas.

11 of 11

���TERIMA KASIH