STRATIFIKASI SOSIAL, BENTUK, JENIS, dan SIFATNYA� Sayyed Fillah Mahathir
Apa itu Stratifikasi Sosial?��
Stratifikasi sosial adalah penggolongan masyarakat ke dalam lapisan-lapisan yang disusun secara bertingkat (hierarki) yaitu kelas atas (uppear class), kelas menengah (middle class), kelas bawah (lower class). Stratifikasi sosial muncul dalam masyarakat dikarenakan adanya sesuatu yang dihargai dalam masyarakat.
Stratifikasi Sosial Menurut Ahli
Jenis Atau Dasar Pembentuk Stratifikasi Sosial
Fungsi Stratifikasi Sosial
Fungsi stratifikasi sosial dalam bidang ekonomi yaitu sebagai berikut:
a. Alat pembagian kerja Artinya, stratifikasi sosial berfungsi sebagai alat pembagian peran individu di tempat kerja. Ada pemilik perusahaan, bagian HRD, bagian keuangan, bagian pemasaran, dan sebagainya. Mereka memiliki hak dan kewajiban yang berbeda-beda untuk menjalankan roda perusahaan. Hayo, kamu tahu nggak kenapa bisa berbeda? Yup, karena setiap orang memiliki keahlian, latar pendidikan, dan kompetensi yang tak sama.
b. Distribusi hak istimewa, Setelah memperoleh posisi pekerjaan, stratifikasi sosial kembali digunakan untuk menentukan gaji, wewenang, dan kewajiban individu. Sudah pasti mereka yang berada di posisi teratas memperoleh distribusi hak istimewa yang lebih besar.
c. Penentu status sosial, Stratifikasi sosial menunjukkan perbedaan gaya hidup dan keistimewaan yang dimiliki seseorang. Contohnya, waktu vaksin COVID-19 ada di Indonesia, yang memiliki akses untuk memperoleh suntikan pertama yaitu selebritis, pejabat, dan influencer. Mereka mempunyai pengaruh yang kuat untuk membujuk masyarakat agar melakukan vaksinasi.
d. Alat solidaritas, Berada di lapisan sosial yang sama membuat hubungan antar kelompok menjadi lebih solid. Pengusaha saling bekerjasama untuk mengembangkan bisnis mereka, sementara para buruh melakukan demonstrasi untuk memperjuangkan hak hidup yang lebih baik.
a. Penentu peran dan wewenang, Kamu masih ingat kan, hak dan kewajiban seseorang dilihat dari seberapa besar kekuasaan yang ia punya. Fungsi stratifikasi dalam bidang politik bertujuan untuk membagi wewenang dalam kehidupan.
Contoh: Pemerintah berperan dalam memimpin negara dan berkewajiban untuk menjamin kehidupan rakyatnya. Oleh sebab itu, pemerintah memiliki hak untuk membuat kebijakan berupa undang-undang. Sedangkan kita memiliki peran untuk memberikan kritik terhadap kebijakan yang dibuat serta berpartisipasi dalam pemilihan umum.
b. Mobilitas politik, Fungsi yang kedua adalah mobilitas politik. Artinya, stratifikasi sosial memotivasi individu atau kelompok untuk menduduki jabatan pemerintahan. Tujuannya untuk mendapatkan kekuasaan yang lebih tinggi agar bisa membantu menyalurkan aspirasi masyarakat.
a. Pengelompokan peserta didik, Nggak cuma ekonomi dan politik, lapisan sosial juga berlaku pada sistem pendidikan. Siswa akan dikelompokkan berdasarkan usia dan kemampuannya. Mulai dari PAUD, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga perguruan tinggi.
b. Motivasi untuk meningkatkan kemampuan, Tingkatan dalam sistem pendidikan mendorong siswa untuk meningkatkan prestasi akademik untuk menggapai cita-cita mereka.
c. Mendorong mobilitas sosial dan kompetisi, Untuk bisa masuk ke sekolah dan perguruan tinggi ternama, siswa harus berusaha keras dalam belajar.
d. Menentukan kedudukan individu, Mereka yang berpendidikan tinggi lebih dipandang daripada mereka yang berpendidikan rendah, terlebih di beberapa daerah yang tidak semua penduduknya memiliki akses pendidikan ke perguruan tinggi.
Sifat Stratifikasi Sosial
Sifat Stratifikasi Sosial
Terdapat 3 sifat stratifikasi sosial menurut Soerjono Soekanto , yaitu:
DAMPAK STRATIFIKASI SOSIAL
���TERIMA KASIH