Kutu Putih (Hemiptera: Pseudococcidae) Yang Berasosiasi Dengan Tanaman Hias: Identifikasi Dan Musuh Alaminya
VIORENTA
PROGRAM STUDI eNTOMOLOGI
Institut Pertanian bogor
BKHIT BANTEN
BADAN KARANTINA INDONESIA
Latar Belakang Pemilihan
Program Studi dan Tesis
ALASAN MEMILIH TESIS
Alasan Memilih Tesis
Metode Penelitian
Pembuatan Preparat Awetan dan Identifikasi (William 2004)
Lokasi :
Penyusunan Kunci Identifikasi Dikotomi
Penyusunan Kunci Identifikasi Multiakses
Kunci Identifikasi
Identifikasi Musuh Alami
Jenis Kutu | Tanaman Inang |
Dysmicoccus brevipes | Adenium |
D. neobrevipes | Aglonema, Alocasia, Yucca, Cyrtostachys renda |
Exallomochlus hispidus | Bahunia, Heliconia |
Ferrisia virgata | Aglaonema, Anthurium, Alocasia, Bahunia, Chrysanthemum |
Maconellicoccus hirsutus | Hibiscus rosasinensis |
Nipaecoccus nipae | Anthurium, Dypsis lutescens, Philodendron, Yucca |
Paracoccus marginatus | Helianthus annuus , H. rosasinensis |
Phenacoccus solenopsis | Chrysanthemum, H. rosasinensis |
Planococcus lilacinus | Ficus, Veitchia merrillii |
P. Minor | Anthurium, Euphorbia pulcherrima, H.annuus, Plumeria |
Pseudococcus jackbeardsleyi | Aglaonema, Anthurium, Alocasia, H.annuus, Syngonium |
P. longispinus | Aglaonema, Anthurium, Alocasia, H.annuus, Syngonium |
Hasil Penelitian
Jenis Kutu | Tanaman Inang |
Rastrococcus iceryoides | Codiaeum variegatum |
R. Spinous | Anthurium, Plumeria, Pseuderanthemum reticulatum |
Spilococcus mamillariae | Kaktus (Cisarua Gadok dan Kab. Cianjur (Pacet) |
15 Spesies (14 spesies sudah pernah dilaporkan, satu spesies belum pernah dilaporkan (Zakarni et al. 2021))
Kutu putih S. mamillariae, menyerang Cactaceae, pertama kali dilaporkan dari Prancis dan Italia pada tahun 1929. Antara tahun 1933 dan 2022, hama kaktus ini menyebar ke lebih dari 24 negara, termasuk Brasil, Ceko, Italia, Meksiko, Selandia Baru, dan Slovenia, dan ditemukan di rumah kaca di negara-negara beriklim sedang (CABI 2019; Morales et al. 2024). Spesies ini dianggap berisiko bagi wilayah Amerika Serikat, sehingga dicegat dalam sistem karantina AS.
Karakter Morfologi Tubuh dan Preparat Awetan
Spilococcus mamillariae
Hasil penyusunan kunci dikotomi
Hasil penyusunan kunci Lucid
Hasil unggahan karakter keseluruhan species kutu putih pada kolom Entities dan Kolom Features
Hasil tahapan spreadsheed scoring
Hasil penyusunan kunci Lucid
Tabel 2. Parasitoid Kutu putih pada Tanaman hias
Famili | Parasitoid | Inang | Tanaman Hias | Lokasi |
Encyrtidae | Anagyrus pseudococci | P. lilacinus | Ficus | Tanah Sareal |
Encyrtidae | A.mirzai | P. longispinus | Anthurium | Tenjolaya |
Encyrtidae | Blepyrus insuliaris | F. virgata | Syngonium | Taman Sari Kemang |
Encyrtidae | Gyranusoidea tebygi | R. spinosus | Kamboja | Tanah Sareal |
Eulopidae | Aprostocetus sp. | R. spinosus | Melati Jepang | Tanah Sareal |
Tabel 2. Parasitoid Kutu putih pada Tanaman hias
Kesimpulan
Relevansi Hasil Studi Dengan Tugas Karantina
Penguatan Kompetensi Diagnosis OPT/OPTK�
Kemampuan identifikasi secara morfometri, mendukung penetapan status organisme pengganggu pada media pembawa dalam kegiatan impor.
Penyusunan Kunci Identifikasi Terstandar
kunci identifikasi menjadi alat bantu mempercepat, seragam, dan meningkatkan akurasi proses diagnosis di laboratorium karantina
Kecepatan Layanan sertifikasi Fitosanitari
Identifikasi yang akurat dan terstandar mendukung sertifikasi fitosanitari tanaman hias di negara tujuan.
Relevansi Hasil Studi Dengan Tugas Karantina
Komitmen Kontribusi Pasca Tugas Belajar
Dampak Yang Diharapkan
Dampak Jangka Menengah
Dampak Jangka Pendek (Penguatan Operasional)
Dampak Jangka Panjang
BADAN KARANTINA INDONESIA
TERIMA KASIH