PERENCANAAN PRODUKSI �DALAM AGRIBISNIS
By Novira K
CAPAIAN PEMBELAJARAN
1. Mengembangkan Pemahaman mengenai manajemen produksi
2. Mendefinisikan produksi, proses produksi dan tipe produksi
5. Menjelaskan Manajemen risiko dalam agribisnis
3. Membahas masalah-masalah khusus di dalam produksi pertanian
4. Menjelaskan faktor-faktor yang dipertimbangkan di dalam perencanaan produksi agribisnis
Definisi PRODUKSI
Proses PRODUKSI
Proses Penguraian atau Analisis
Proses Peramuan atau Sintesis
Usaha Ekstraktif
Pengolahan (Fabrication)
tipe PRODUKSI
1. Berkesinambungan
2. Terputus-putus
Masalah Khusus Produk Pertanian
Produk musiman
Cepat rusak
Ukuranya per tumpukan
Perbedaan mutu & kuantitas
Perbedaan nilai
Perencanaan produksi
Lokasi pabrik
Ukuran pabrik
Tata letak
Faktor yang perlu dipertimbangkan di dalam merencanakan suatu produksi Adalah :
Lokasi pabrik, ukuran pabrik, tata letak, pembelian, persediaan dan pengendalian
Perencanaan produksi
1. LOKASI PABRIK
SUMBER BAHAN BAKU
KETERSEDIAAN TENAGA KERJA
LOKASI PASAR
INSENTIF KHUSUS
Perencanaan produksi
2. UKURAN PABRIK
SKALA USAHA YANG EKONOMIS
SIFAT MUSIMAN DAN POLA PRODUKSI
DAMPAK INFLASI
KUANTITAS OUTPUT YANG DIBUTUHKAN
JUMLAH GILIR KERJA
Perencanaan produksi
3. TATA LETAK
TATA LETAK PROSES
(tipe produksi terputus-putus)
TATA LETAK PRODUK
(tipe produksi berkesinambungan)
Contoh Tata Letak Proses
Perencanaan produksi
Contoh Tata Letak Produk
Perencanaan produksi
Manajemen risiko pada agribisnis
Manajemen risiko pada agribisnis
| Keadaan Perekonomian | ||
Tindakan | E1 | E2 | E3 |
A1 | 12 | 6 | 1 |
A2 | 8 | 10 | -1 |
A3 | 4 | 3 | 7 |
Matriks rangkaian variabel pengambilan keputusan
Contoh
kecil , A2 perluasan sedang dan A3 perluasan tinggi) yang berada di dalam
3 keadaan perekonomian ( E1 masa cerah, E2 pertumbuhan stabil dan E3 merosot).
untuk setiap tindakan pada 3 keadaan perekonomian yang berbeda
Angka-angka di dalam matriks tersebut merupakan laba dari setiap tindakan pada berbagai keadaan perekonomian
Jika perusahaan beroperasi Pada E1 masa cerah (keadaan pasti) dan melakukan tindakan A1 perluasan kecil maka akan diperkirakan memberikan laba tertinggi yaitu 12
Manajemen risiko pada agribisnis
Risiko dan ketidakpastian
pada hasil/nilai yang diharapkan dan probabilitas atau tingkat kemungkinan untuk setiap hasil harus diketahui
Tindakan Mana yang akan dipilih ?????
| Keadaan Perekonomian | Nilai yang diharapkan | ||
Tindakan | E1 | E2 | E3 | |
A1 | 12 | 6 | 1 | E (A1) = 0,40 (12) + 0,25 (6) + 0,35 (1) = 6,65 |
A2 | 8 | 10 | -1 | E (A2) = 0,40 (8) + 0,25 (10) + 0,35 (-1) = 5,35 |
A3 | 4 | 3 | 7 | E (A3) = 0,40 (4) + 0,25 (6) + 0,35 (1) = 6,65 |
Probabilitas | 0,40 | 0,25 | 0,35 | |
Manajemen risiko pada agribisnis
Wald
Hurwicz
Savage
Laplace atau Bayesian
Pengambilan keputusan dalam keadaan tidak pasti akan sangat subjektif
Namun sejumlah rencana pengambilan keputusan dapat membantu manajer dalam
Memiliki tindakan terbaik
Wald-strategi maksimin
Manajemen risiko pada agribisnis
| Keadaan Perekonomian | Kemungkinan terburuk | ||
Tindakan | E1 | E2 | E3 | |
A1 | 12 | 6 | 1 | 1 |
A2 | 8 | 10 | -1 | -1 |
A3 | 4 | 3 | 7 | 3 |
Pengambil keputusan melakukan tahapan :
A. menentukan laba terburuk dari setiap tindakan
B. memilih laba tertinggi dari yang terburuk pada kolom kemungkinan terburuk
Tindakan Mana yang akan dipilih ?????
Hurwicz-strategi alfa
A. Memilih koefisien optimisme berkenaan dengan laba maksimum untuk setiap tindakan
B. Memilih Koefisien pesimisme berkenaan dengan laba minimum untuk setiap tindakan
C. Dijumlahkan akan menghasilkan rata-rata tertimbang
D. Memilih tindakan yang memiliki Rata tertimbang paling besar
Manajemen risiko pada agribisnis
| Keadaan Perekonomian | Rata-rata tertimbang (RT) | ||
Tindakan | E1 | E2 | E3 | Anggaplah koefisien optimisme : 0,6 dan koefisien pesimisme : 0,4 |
A1 | 12 | 6 | 1 | RT untuk A1= 0,6 (12) + 0,4 (1) = 7,6 |
A2 | 8 | 10 | -1 | RT untuk A2= 0,6 (10) + 0,4 (-1) = 5,4 |
A3 | 4 | 3 | 7 | RT untuk A3= 0,6 (7) + 0,4 (3) = 5,4 |
Tindakan Mana yang akan dipilih ?????
Savage-strategi ketidakberuntungan minimaks
Manajemen risiko pada agribisnis
| Keadaan Perekonomian | ketidakberuntungan atau Opportunity Cost | Ketidakberuntungan maksimum (KM) | ||||
Tindakan | E1 | E2 | E3 | E1 | E2 | E3 | |
A1 | 12 | 6 | 1 | 0 (12-12) | 4 | 6 | 6 |
A2 | 8 | 10 | -1 | 4 (12-8) | 0 | 8 | 8 |
A3 | 4 | 3 | 7 | 8 (12-4) | 7 | 0 | 8 |
Tindakan Mana yang akan dipilih ?????
Pengambil keputusan diminta melakukan tahapan
Misalnya :
Pada E1 manajer akan melakukan tindakan A1 maka OC = 0 artinya ???
Pada E1 manajer akan melakukan tindakan A2 maka OC= 4 artinya ??
Laplace/Bayesian-strategi probabilitas berimbang
Manajemen risiko pada agribisnis
Tindakan Mana yang akan dipilih ?????
| Keadaan Perekonomian | Probabilitas | Nilai yang diharapkan | ||
Tindakan | E1 | E2 | E3 | | |
A1 | 12 | 6 | 1 | 0,33 | E (A1) = 0,33 (12) + 0,33 (6) + 0,33 (1) = 6,33 |
A2 | 8 | 10 | -1 | 0.33 | E (A2) = 0,33 (8) + 0,33 (10) + 0,33 (-1) = 5,67 |
A3 | 4 | 3 | 7 | 0,33 | E (A3) = 0,33 (4) + 0,33 (3) + 0,33 (7) = 4,67 |
| | | | 100 | |
Manajemen risiko pada agribisnis