1 of 21

PERENCANAAN PRODUKSI �DALAM AGRIBISNIS

By Novira K

2 of 21

CAPAIAN PEMBELAJARAN

1. Mengembangkan Pemahaman mengenai manajemen produksi

2. Mendefinisikan produksi, proses produksi dan tipe produksi

5. Menjelaskan Manajemen risiko dalam agribisnis

3. Membahas masalah-masalah khusus di dalam produksi pertanian

4. Menjelaskan faktor-faktor yang dipertimbangkan di dalam perencanaan produksi agribisnis

3 of 21

Definisi PRODUKSI

  • Adalah seperangkat prosedur dan kegiatan yang terjadi dalam penciptaan produk atau jasa
  • Pada awalnya pabrik adalah pihak yang diuntungkan dalam kemajuan pengetahuan
  • Namun tidak hanya pabrik tetapi juga pasar swalayan, kantor dsb

4 of 21

Proses PRODUKSI

Proses Penguraian atau Analisis

Proses Peramuan atau Sintesis

Usaha Ekstraktif

Pengolahan (Fabrication)

5 of 21

tipe PRODUKSI

1. Berkesinambungan

2. Terputus-putus

6 of 21

Masalah Khusus Produk Pertanian

Produk musiman

    • Musiman berarti tidak setiap saat produk tersebut dihasilkan atau hasil produksinya akan diperoleh pada waktu-waktu tertentu.
    • Sifat ini menyebabkan ketidakstabilan harga produk tertentu di pasaran, kadang akan berharga tinggi dan kadang juga sangat rendah

Cepat rusak

    • Memerlukan penangananyang cepat dan cermat untuk menjaga mutu sesuai dengan yang diinginkan oleh konsumen
    • Penaganan yang dapat dilakukan adalah pengepakan (packing), pendinginan (cooling dan freezing), pengangkutan dengan cepat, dan pengolahan sesuai dengan jenis produk

Ukuranya per tumpukan

    • Sifat tersebut menyebabkan produk pertanian memerlukan tempat yang besar, terutama untuk kebutuhan penyimpanan dan pengangkutan.
    • Pengangkutan yang dilakukan dengan jarak yang relatif jauh dari sumber produk ke daerah pemasaran akan menelan biaya pengangkutan yang relatif tinggi.

Perbedaan mutu & kuantitas

    • Para pemroses ikan misalnya harus menimbang memisahkan yang berbeda mutunya
    • Kualitas produk sangat ditentukan oleh kesesuaian kondisi terhadap pertumbuhan tanaman, jenis varietas, dan penanganannya.
    • Timbangan produk harus distandarisasi agar memenuhi kriteria kemasan

Perbedaan nilai

    • Produk pertanian memiliki perbedaan nilai yang beragam
    • Contohnya Prooduk dalam bentuk susu dan keju. Kedua produk tersebut berbeda nilainya
    • Walaupun harga keju lebih mahal dibanding susu bila biaya produksi keju 3 kali lebih mahal maka produsen tentunya akan memilih memproduksi susu dibanding keju

7 of 21

Perencanaan produksi

Lokasi pabrik

Ukuran pabrik

Tata letak

Faktor yang perlu dipertimbangkan di dalam merencanakan suatu produksi Adalah :

Lokasi pabrik, ukuran pabrik, tata letak, pembelian, persediaan dan pengendalian

8 of 21

Perencanaan produksi

1. LOKASI PABRIK

SUMBER BAHAN BAKU

KETERSEDIAAN TENAGA KERJA

LOKASI PASAR

INSENTIF KHUSUS

9 of 21

Perencanaan produksi

2. UKURAN PABRIK

SKALA USAHA YANG EKONOMIS

SIFAT MUSIMAN DAN POLA PRODUKSI

DAMPAK INFLASI

KUANTITAS OUTPUT YANG DIBUTUHKAN

JUMLAH GILIR KERJA

10 of 21

Perencanaan produksi

3. TATA LETAK

TATA LETAK PROSES

(tipe produksi terputus-putus)

TATA LETAK PRODUK

(tipe produksi berkesinambungan)

11 of 21

Contoh Tata Letak Proses

Perencanaan produksi

12 of 21

Contoh Tata Letak Produk

Perencanaan produksi

13 of 21

Manajemen risiko pada agribisnis

  • Didalam melaksanakan fungsi perencanaan sering kita dihadapkan pada risiko atau ketidakpastian atas rencana yang kita lakukan
  • Risiko atau ketidakpastian menyangkut kegiatan di masa yang akan datang
  • Disini peran manager agribisnis di dalam pengambilan keputusan yaitu tindakan apa yang mungkin di lakukan dalam berbagai situasi
  • Setiap permasalahan pasti berbeda-beda, nanajer harus mampu menjabarkan secara terinci semua tindakan yang diambil.
  • Masalahnya adalah di dalam pengambilan keputusan agribisnis yang penting, manager dihadapkan pada resiko atau ketidakpastian.
  • Seorang manajer jarang sekali mengetahui pasti keadaan di masa mendatang

14 of 21

Manajemen risiko pada agribisnis

  • Berikut ini adalah contoh pengambilan keputusan dalam berbagai keadaan yaitu keadaan pasti, beresiko dan tidak pasti

Keadaan Perekonomian

Tindakan

E1

E2

E3

A1

12

6

1

A2

8

10

-1

A3

4

3

7

Matriks rangkaian variabel pengambilan keputusan

Contoh

  • Perusahaan dihadapkan pada 3 kemungkinan tindakan perluasan pabrik (A1 perluasan

kecil , A2 perluasan sedang dan A3 perluasan tinggi) yang berada di dalam

3 keadaan perekonomian ( E1 masa cerah, E2 pertumbuhan stabil dan E3 merosot).

  • Dalam proses perencanaan, Tim produksi, pemasaran telah menetapkan target laba

untuk setiap tindakan pada 3 keadaan perekonomian yang berbeda

Angka-angka di dalam matriks tersebut merupakan laba dari setiap tindakan pada berbagai keadaan perekonomian

Jika perusahaan beroperasi Pada E1 masa cerah (keadaan pasti) dan melakukan tindakan A1 perluasan kecil maka akan diperkirakan memberikan laba tertinggi yaitu 12

15 of 21

Manajemen risiko pada agribisnis

Risiko dan ketidakpastian

  • Dimisalkan manajer menentukan sejumlah kemungkinan pada setiap keadaan perekonominan
  • Disinilah manajer beroperasi dalam keadaan beresiko
  • Pengambilan keputusan dalam keadaan berisiko mengandaikan bahwa setiap tindakan mengarahkan

pada hasil/nilai yang diharapkan dan probabilitas atau tingkat kemungkinan untuk setiap hasil harus diketahui

  • Manajer harus menentukan probabilitas untuk setiap keadaan perekonomian
  • Probalilitas ini digunakan untuk menghitung hasil yang diharapkan dari setiap rangkaian tindakan

Tindakan Mana yang akan dipilih ?????

Keadaan Perekonomian

Nilai yang diharapkan

Tindakan

E1

E2

E3

A1

12

6

1

E (A1) = 0,40 (12) + 0,25 (6) + 0,35 (1) = 6,65

A2

8

10

-1

E (A2) = 0,40 (8) + 0,25 (10) + 0,35 (-1) = 5,35

A3

4

3

7

E (A3) = 0,40 (4) + 0,25 (6) + 0,35 (1) = 6,65

Probabilitas

0,40

0,25

0,35

16 of 21

Manajemen risiko pada agribisnis

  • Empat alternatif dasar untuk menuntun perencanaan manajer dalam keadaan tidak pasti

Wald

    • Strategi maksimin

Hurwicz

    • Strategi alfa

Savage

    • Strategi ketidakberuntungan minimal

Laplace atau Bayesian

    • Strategi probabilitas berimbang

Pengambilan keputusan dalam keadaan tidak pasti akan sangat subjektif

Namun sejumlah rencana pengambilan keputusan dapat membantu manajer dalam

Memiliki tindakan terbaik

17 of 21

Wald-strategi maksimin

  • Sering disebut dengan strategi ketidakpastian yang paling pesimistik
  • Mengandaikan kejadian terburuk yang mungkin akan terjadi
  • Pengambilan keputusan dalam menghitung nilai yang diharapkan sederhana
  • Disebut sebagai strategi maksimin karena memilih hasil yang maksimum di antara hasil minimum yang diakibatkan oleh suatu tindakan

Manajemen risiko pada agribisnis

Keadaan Perekonomian

Kemungkinan terburuk

Tindakan

E1

E2

E3

A1

12

6

1

1

A2

8

10

-1

-1

A3

4

3

7

3

Pengambil keputusan melakukan tahapan :

A. menentukan laba terburuk dari setiap tindakan

B. memilih laba tertinggi dari yang terburuk pada kolom kemungkinan terburuk

Tindakan Mana yang akan dipilih ?????

18 of 21

Hurwicz-strategi alfa

  • Pengambilan keputusan untuk strategi ini sangat subjektif
  • Pengambil keputusan diminta melakukan tahapan :

A. Memilih koefisien optimisme berkenaan dengan laba maksimum untuk setiap tindakan

B. Memilih Koefisien pesimisme berkenaan dengan laba minimum untuk setiap tindakan

C. Dijumlahkan akan menghasilkan rata-rata tertimbang

D. Memilih tindakan yang memiliki Rata tertimbang paling besar

Manajemen risiko pada agribisnis

Keadaan Perekonomian

Rata-rata tertimbang (RT)

Tindakan

E1

E2

E3

Anggaplah koefisien optimisme : 0,6 dan koefisien pesimisme : 0,4

A1

12

6

1

RT untuk A1= 0,6 (12) + 0,4 (1) = 7,6

A2

8

10

-1

RT untuk A2= 0,6 (10) + 0,4 (-1) = 5,4

A3

4

3

7

RT untuk A3= 0,6 (7) + 0,4 (3) = 5,4

Tindakan Mana yang akan dipilih ?????

19 of 21

Savage-strategi ketidakberuntungan minimaks

  • Menetapkan kriteria ketidakberuntungan yang merupakan biaya kesempatan (opportunity cost)
  • Ketidakberuntungan/Opportunity Cost adalah perbedaan absolut antara hasil/laba dari tindakan tertentu dengan hasil/laba tertinggi yang terdapat pada keadaan perekonomian tertentu

Manajemen risiko pada agribisnis

Keadaan Perekonomian

ketidakberuntungan atau

Opportunity Cost

Ketidakberuntungan maksimum (KM)

Tindakan

E1

E2

E3

E1

E2

E3

A1

12

6

1

0 (12-12)

4

6

6

A2

8

10

-1

4 (12-8)

0

8

8

A3

4

3

7

8 (12-4)

7

0

8

Tindakan Mana yang akan dipilih ?????

Pengambil keputusan diminta melakukan tahapan

  1. Menghitung Opportunity Cost/biaya kesempatan untuk setiap tindakan pada semua kondisi perekonomian
  2. Menentukan Ketidakberuntungan maksimal (KM) untuk setiap tindakan
  3. Pada kolom KM dipilih tindakan yang menghasilkan ketidakberuntungan paling kecil diantara yang maksimum

Misalnya :

Pada E1 manajer akan melakukan tindakan A1 maka OC = 0 artinya ???

Pada E1 manajer akan melakukan tindakan A2 maka OC= 4 artinya ??

20 of 21

Laplace/Bayesian-strategi probabilitas berimbang

  • Mengasumsikan bahwa probabilitas dari setiap keadaan perekonomian adalah berimbang
  • Krteria ini berguna untuk keputusan ekonomi jangka panjang dan tidak mungkin untuk jangka pendek
  • Misalnya ada 4 keadaan perekonomian : resesi, pertumbuhan stabil, pertumbuhan moderat dan inflasi yang melonjak. Dalam jangka pendek, jika keadaan perekonomian stabil, dalam waktu dekat kemungkinan kecil mengalami inflasi yang melonjak.
  • Oleh karena itu di dalam jangka pendek tidak logis mengandaikan probabilitas itu seimbang untuk semua keadaan perekonomian

Manajemen risiko pada agribisnis

Tindakan Mana yang akan dipilih ?????

Keadaan Perekonomian

Probabilitas

Nilai yang diharapkan

Tindakan

E1

E2

E3

A1

12

6

1

0,33

E (A1) = 0,33 (12) + 0,33 (6) + 0,33 (1) = 6,33

A2

8

10

-1

0.33

E (A2) = 0,33 (8) + 0,33 (10) + 0,33 (-1) = 5,67

A3

4

3

7

0,33

E (A3) = 0,33 (4) + 0,33 (3) + 0,33 (7) = 4,67

100

21 of 21

  • Dalam ketidakpastian, pengambilan keputusan oleh manajer akan sangat sulit
  • Kadang kala manager sulit untuk menentukan probabilitas karena data tidak tersedia, sehingga di asumsikan probabilitas untuk keadaan sama
  • Pertanyaannya mana dari 4 alternatif menghadapi resiko tadi mana yang paling baik ?
  • Jawaban : Tergantung kadar optimisme dan pesimisme dalam tim manajemen

Manajemen risiko pada agribisnis