1 of 10

Kajian Materi Aqidah Akhlak MI

Kajian ini akan membahas tentang Kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD), dan materi pembelajaran Aqidah Akhlak untuk tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), khususnya untuk kelas 3. Materi yang akan dibahas mencakup kalimat tayyibah, asmaul husna, akhlak terpuji, akhlak tercela, malaikat Allah, adab bergaul dengan orang yang lebih tua, adab kepada dhu'afa, adab dalam perjalanan, adab bertamu dan menerima tamu, sifat dermawan Nabi Sulaiman dan ulama', serta tokoh yang berakhlak tercela.

2 of 10

Kompetensi Inti (KI) Aqidah Akhlak Kelas 3 MI

KI-1: Aspek Spiritual

Menerima dan menjalankan ajaran agama Islam yang dianutnya.

KI-2: Aspek Sosial

Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya.

KI-3: Aspek Pengetahuan

Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.

KI-4: Aspek Keterampilan

Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

3 of 10

Kompetensi Dasar (KD) Aqidah Akhlak Kelas 3 MI

KD Aspek Spiritual & Sosial

  • Meyakini sifat-sifat Allah melalui kalimat tayyibah
  • Mengamalkan isi kandungan asmaul husna dalam kehidupan sehari-hari
  • Menghindari akhlak tercela dalam pergaulan sehari-hari
  • Meyakini keberadaan malaikat-malaikat Allah
  • Membiasakan akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari

KD Aspek Pengetahuan & Keterampilan

  • Memahami dan menyajikan kalimat tayyibah
  • Mengidentifikasi dan menceritakan asmaul husna
  • Memahami dan mencontohkan akhlak terpuji
  • Mengidentifikasi dan menghindari akhlak tercela
  • Memahami dan menceritakan tugas-tugas malaikat Allah
  • Memahami dan mempraktikkan adab-adab dalam Islam

4 of 10

Materi Kalimat Tayyibah dan Asmaul Husna

Kalimat Tayyibah

Kalimat tayyibah adalah ucapan-ucapan yang baik dalam Islam. Untuk kelas 3 MI, siswa mempelajari kalimat tayyibah seperti Subhanallah, Masya Allah, dan Alhamdulillah beserta makna dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Asmaul Husna

Asmaul husna adalah nama-nama Allah yang baik. Siswa kelas 3 MI mempelajari beberapa asmaul husna seperti Al-Quddus (Yang Maha Suci), As-Salam (Yang Maha Sejahtera), dan Al-Khaliq (Yang Maha Pencipta) beserta makna dan implementasinya.

Pembelajaran kalimat tayyibah dan asmaul husna bertujuan untuk menanamkan keyakinan dan pemahaman tentang kebesaran Allah SWT serta mengajarkan siswa untuk selalu mengingat Allah dalam setiap aktivitas mereka.

5 of 10

Materi Akhlak Terpuji dan Tercela

Akhlak Terpuji

  • Rendah hati (tawadhu')
  • Santun dan sopan
  • Ikhlas dalam beribadah
  • Dermawan
  • Jujur dan amanah

Akhlak Tercela

  • Sombong (takabur)
  • Durhaka kepada orang tua
  • Berbohong
  • Kikir
  • Malas beribadah

Pembelajaran akhlak terpuji dan tercela bertujuan untuk membentuk karakter siswa agar memiliki perilaku yang baik dan menghindari perilaku yang buruk dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan ajaran Islam.

6 of 10

Materi Malaikat Allah

Dalam pembelajaran Aqidah Akhlak kelas 3 MI, siswa diperkenalkan dengan malaikat-malaikat Allah, tugas-tugasnya, dan pentingnya beriman kepada malaikat.

Malaikat dan Tugasnya:

  • Malaikat Jibril: menyampaikan wahyu
  • Malaikat Mikail: membagi rezeki
  • Malaikat Israfil: meniup sangkakala
  • Malaikat Izrail: mencabut nyawa
  • Malaikat Munkar dan Nakir: menanyai di alam kubur
  • Malaikat Raqib dan Atid: mencatat amal baik dan buruk

Melalui pembelajaran ini, siswa diharapkan dapat memahami bahwa malaikat adalah makhluk Allah yang selalu taat dan melaksanakan tugas-tugas yang diberikan Allah SWT.

7 of 10

Adab Bergaul dengan Orang yang Lebih Tua dan Kepada Dhu'afa

Adab Bergaul dengan Orang yang Lebih Tua

  • Berbicara dengan sopan dan lemah lembut
  • Mendengarkan nasihat dengan baik
  • Tidak memotong pembicaraan
  • Meminta izin sebelum melakukan sesuatu
  • Membantu ketika dibutuhkan
  • Mendahulukan kepentingan mereka

Adab Kepada Dhu'afa (Orang Lemah)

  • Bersikap ramah dan tidak merendahkan
  • Membantu sesuai kemampuan
  • Mendoakan kebaikan untuk mereka
  • Tidak menyakiti perasaan mereka
  • Berbagi rezeki dengan mereka
  • Menghibur dan memberikan semangat

Pembelajaran adab ini bertujuan untuk mengajarkan siswa bagaimana bersikap dan berperilaku dengan baik terhadap orang yang lebih tua dan orang-orang yang membutuhkan bantuan (dhu'afa).

8 of 10

Adab dalam Perjalanan, Bertamu dan Menerima Tamu

Adab dalam Perjalanan

  • Berdoa sebelum berangkat
  • Berpamitan kepada keluarga
  • Menjaga keselamatan diri
  • Tidak mengganggu orang lain
  • Membantu sesama dalam perjalanan

Adab Bertamu

  • Mengucapkan salam
  • Meminta izin masuk
  • Tidak memaksakan diri jika tidak diizinkan
  • Duduk dengan sopan
  • Tidak berlama-lama jika tidak perlu

Adab Menerima Tamu

  • Menyambut dengan ramah
  • Menjawab salam
  • Mempersilakan masuk dan duduk
  • Menyuguhkan jamuan
  • Mengantar sampai ke pintu saat tamu pulang

9 of 10

Sifat Dermawan Nabi Sulaiman dan Ulama'

Sifat Dermawan Nabi Sulaiman AS

Nabi Sulaiman AS dikenal sebagai nabi yang memiliki kekayaan dan kerajaan yang besar. Meskipun demikian, beliau tetap dermawan dan tidak sombong dengan kekayaannya. Beliau menggunakan kekayaannya untuk:

  • Membangun tempat ibadah
  • Membantu fakir miskin
  • Memakmurkan rakyatnya
  • Menyebarkan ajaran tauhid

Sifat Dermawan Ulama'

Para ulama juga dikenal memiliki sifat dermawan, seperti:

  • Imam Syafi'i yang suka berbagi ilmu dan harta
  • Imam Ahmad bin Hanbal yang hidup sederhana dan suka bersedekah
  • Imam Abu Hanifah yang membantu murid-muridnya
  • Imam Malik yang mengajarkan ilmu tanpa pamrih

Pembelajaran tentang sifat dermawan Nabi Sulaiman dan para ulama bertujuan untuk menginspirasi siswa agar memiliki sifat dermawan dan tidak kikir dalam berbagi ilmu, harta, dan kebaikan kepada sesama.

10 of 10

Tokoh yang Berakhlak Tercela

1

Qarun

Qarun adalah tokoh yang dikenal karena kekikirannya dan kesombongannya akan harta yang dimilikinya. Ia tidak mau bersyukur dan berbagi dengan orang lain, sehingga Allah menenggelamkannya beserta hartanya ke dalam bumi.

2

Fir'aun

Fir'aun adalah raja Mesir yang mengaku dirinya sebagai tuhan. Ia sangat sombong, kejam, dan menentang ajaran Nabi Musa AS. Akibat kesombongannya, Allah menenggelamkannya di Laut Merah.

3

Abu Lahab

Abu Lahab adalah paman Nabi Muhammad SAW yang sangat menentang dakwah Islam. Ia sering mengganggu dan menyakiti Nabi. Karena perbuatannya, ia dikecam dalam Al-Qur'an surah Al-Lahab.

Pembelajaran tentang tokoh yang berakhlak tercela bertujuan untuk memberikan pelajaran dan peringatan kepada siswa tentang akibat buruk dari perilaku tercela seperti sombong, kikir, dan menentang kebenaran.