1 of 28

Dr. Wawan Gunawan S.Sn., MM

Direktur Pengembangan Destinasi II

Direktorat Pengembangan Destinasi II

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur

Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata & Ekonomi Kreatif

Kota Bau-Bau, 30 Maret 2022

PENGEMBANGAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF DALAM MUSRENBANG RKPD SULAWESI TENGGARA

2 of 28

ARAH KEBIJAKAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

1

3 of 28

ARAHAN PRESIDEN & WAKIL PRESIDEN RI �TERKAIT PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF�

Sumber: Sembilan Agenda Prioritas (NAWACITA) Presiden, butir 3 dan 7

Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik

Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan

4 of 28

ARAHAN MENPAREKRAF TERKAIT PENGEMBANGAN

PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

1. INOVASI

2. ADAPTASI

3. KOLABORASI

Membuat ciptaan-ciptaan baru (dalam bentuk wujud ataupun tanwujud) yang memiliki nilai tambah ekonomi yang berarti (signifikan) untuk menggerakan Sektor Parekraf

Penerapan standar CHSE untuk setiap destinasi wisata sebagai bentuk adaptasi di masa pandemi

Bekerja sama dengan semua pihak untuk memulihkan sektor pariwisata dan industri kreatif, membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

Sandiaga Salahuddin Uno

Menparekraf / Kabaparekraf

SPIRIT :

Pers

GEBER

GERCEP

GASPOL

5 of 28

TN Gunung Leuser dan KHDTK Aek Nauli

TWA Muka Kuning

TWA Kamojang Papandayan

TN Gunung Merapi, TN Gunung Merbabu, dan Hutan Pendidikan Wanagama

TN Bromo-Tengger-Semeru

TN Alas Purwo, TN Baluran, dan TWA Kawah Ijen

TN Bali Barat

TN Gunung Rinjani, TN Gunung Tambora, dan TWA Gunung Tunak

TN Komodo dan TN Kelimutu

TN Danau Sentarum dan TWA Tanjung Belimbing

TN Bantimurung Bulusaraung dan TN Takabonerate

TN Wakatobi

TN Bunaken

TWA Sorong

TN Teluk Cenderawasih

Ekowisata

9

1

2

3

5

6

7

8

11

12

10

4

13

14

15

TN : Taman Nasional

KSPN : Kawasan Strategis

Pariwisata Nasional

KPPN : Kawasan Pengembangan

Pariwisata Nasional

dskt. : dan sekitarnya

TWA : Taman Wisata Alam

TWP : Taman Wisata Perairan

SAP : Suaka Alam Peraian

KHDTK: Kawasan Hutan

Dengan Tujuan Khusus

Destinasi Pariwisata Pengembangan (8 lokasi)

Destinasi Pariwisata Prioritas (10 lokasi)

Keterangan :

Revitalisasi Destinasi Pariwisata Bali

13

KSPN Toba dskt.

KSPN Nongsa-Pulau Abang dskt., KSPN Lagoi-Bintan dskt.

KSPN Bukittinggi dskt, KSPN Maninjau dskt, KSPN Singkarak dskt, KPPN Padang dskt, KPPN Sawahlunto dskt.

KSPN Tanjung Kelayang dskt., KPPN Pangkal Pinang-Sungai Liat dskt.

KSPN Ciwidey dskt, KSPN Tangkuban Parahu dskt, KSPN Bandung Kota dskt, dan KSPN Halimun dskt.

KSPN Prambanan–Kalasan dskt, KSPN Yogyakarta Kota dskt, KSPN Sangiran dskt, KSPN Merapi–Merbabu dskt, KSPN Borobudur dskt, KSPN Pantai Selatan Yogyakarta dskt, KSPN Karst Gunung Kidul dskt, KSPN Karimunjawa dskt, dan KSPN Dieng dskt.

KSPN Bromo–Tengger–Semeru dskt.

KSPN Ijen-Baluran dskt., KPPN G Land-Alas Purwo dskt.

4

7

Derawan-Berau

1

4

5

6

8

9

2

3

Banyuwangi

Toraja-Makassar-Selayar

Manado-Likupang

Raja Ampat

Danau Toba dskt.

Bromo-Tengger-Semeru

Lombok-Mandalika

Labuan Bajo

Wakatobi

Morotai

Borobudur dskt.

1

9

13

14

16

12

Bali

1

2

3

4

5

6

8

KSPN/KPPN

1

6

8

9

10

11

15

16

18

17

Bangka Belitung

6

3

Bandung-Halimun-Ciletuh

7

Seluruh KSPN di Provinsi Bali.

KSPN Pantai Selatan Lombok dskt, KSPN Rinjani dskt, dan KSPN Gili Tramena dskt.

KSPN Komodo dskt., KSPN Ende-Kelimutu dskt.

KSPN Sambas dskt., KPPN Singkawang dskt.

KPPN Derawan–Sangalaki dskt., KPPN Tanjung Redeb dskt.

KSPN Toraja dskt, KPPN Selayar dskt, KSPN Takabonerate dskt, KPPN Makassar Kota dskt.

KSPN Wakatobi dskt, KPPN Kendari dskt, KPPN Baubau dskt.

KSPN Bunaken dskt, KSPN Bitung-Lembeh dskt, KPPN Likupang dskt, KPPN Manado Kota dskt.

KSPN Morotai dskt.

KSPN Raja Ampat dskt. KPPN Sorong dskt.

KSPN Biak dskt., KSPN Teluk Cenderawasih dskt.

1

2

3

4

5

6

7

5

Geopark

Geopark Kaldera Toba

Geopark Natuna

Geopark Ngarai Sianok-Maninjau

Geopark Ranah Minang Silokek

Geopark Sawahlunto

Geopark Belitong

Geopark Ciletuh-

Palabuhanratu

Geopark Pongkor

Geopark Gunung Sewu

Geopark Karangsambung-Karangbolong

Geopark Banyuwangi

Geopark Batur

Geopark Rinjani

Geopark Tambora

Geopark Maros-Pangkep

Geopark Raja Ampat

9

10

11

12

13

14

15

8

11

7

Biak-Teluk Cenderawasih

Batam-Bintan

Sambas-Singkawang

9

10

11

12

15

14

16

17

18

13

19

19

4

15

14

8

3

4

5

1

Bukittinggi-Padang

3

16

2

2

2

10

7

1 TWP Pulau Pieh dan Laut Sekitarnya

  1. TWP Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan
  2. TWP Laut Sawu dan Sekitarnya

4 TWP Kepulauan Kapoposang dan Laut Sekitarnya

5 SAP Kepulauan Raja Ampat dan Laut Sekitarnya

6 SAP Kepulauan Waigeo Sebelah Barat

Wisata Bahari

5

6

12

10

11

12

13

15

14

LOKASI PRIORITAS BERDASARKAN RPJMN 2020-2024

10 Destinasi Pariwisata Prioritas, 8 Destinasi Pariwisata Pengembangan, dan 1 Revitalisasi Bali

6 of 28

WISATA ALAM (PULAU LABENGKI)

TOP 3 ATRAKSI PROVINSI SULAWESI TENGGARA

6

Pulau Labengki terletak di Kabupaten Konawe Utara Propinsi Sulawesi Tenggara, destinasi ini bernuansa hampir sama dengan Raja Ampat yang terdiri dari karang-karang besar yang menjelang diatas samudera diberbagai titiknya. Gugusan pulau karang besar dan kecil ini dipetakan menjadi Pulau Labengki Besar dan Pulau Labengki Kecil.

TEMPO.CO, Kendari - Pemerintah Kabupaten Konawe Utara bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia membangun 50 homestay, atau rumah peristirahatan, di lokasi wisata Pulau Labengki, Kecamatan Lasolo Kepulauan. Kerja sama itu dilakukan melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).

WISATA BUDAYA

(FESTIVAL TIOLU MAULU)

Festival Tiolu Maulu merupakan rangkaian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1436 hijriyah atau 2015 masehi. Festival tersebut digelar dalam bentuk pawai yang mengambil rute Kantor Bupati Konawe melewati rute sepanjang sekitar tujuh kilometer hingga finish di masjid Babussalam Kota Unaaha. Saat tiba di finish, telur male yang ada di kendaraan hias menjadi rebutan warga atau rebutan peserta yang sebelumnya berjelan kaki sehingga menjadi tontonan menarik dalam kesempatan itu. Festival ini diselenggarakan di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

WISATA BUATAN (TELUK KENDARI)

Teluk Kendari atau lebih dikenal dengan Kendari Beach oleh masyarakat setempat berada di tengah-tengah Kota Kendari merupakan tempat yang memiliki ragam area publik. Teluk ini berbatasan dengan kecamatan Kendari Barat, Mandonga, Poasia dan Abeli. Mitra pengusaha bekerjasama pemerintah yang mencoba mengelola bagian teluk Kendari akan dibangun fasilitas hiburan bahari yang merupakan bagian dari hiburan Bagi para wisatawan yang berkunjung.

7 of 28

TOP 3 ATRAKSI KOTA BAU BAU

WISATA BUATAN

(KAWASAN WISATA SAMPARONA)

WISATA ALAM

(BATUSORI)

WISATA BUDAYA

(BENTENG KERATON BUTON)

Terletak di Kelurahan Melai berjarak 4,5 km dari pusat Kota Baubau. Benteng ini merupakan bukti sejarah pusat kesultanan Buton selama ratusan tahun. Di bangun di atas bukit dengan pemandangan yang indah, benteng ini memiliki 12 pintu masuk yang disebut Lawa dan tercatat dalam MURI sebagai benteng terluas di dunia.

Terletak di Kelurahan Palabusa, berjarak sekitar 15 km dari Pusat Kota Baubau. Keindahan alam Batusori yang berbentuk Pulau Kecil sangat menarik banyak kunjungan untuk menikmati keindahan laut, menikmati sunset sambil menikmati jajanan kuliner di sekiar Batusori ataupun bercamping menghabiskan malam .

Area Kawasan Hutan Pinus Samparona Terletak di Kelurahan Kaisabu Baru sekitar 17 km dari pusat Kota Baubau. Tempat masyarakat lokal dan pendatang menikmati atraksi wahana outbound serta jajanan kuliner tradisional maupun modern. Juga sebagai lokasi diadakannya konser musik, Wedding ataupun wisata edukasi .

8 of 28

TOP EVENT DI SULAWESI TENGGARA

FESTIVAL BUDAYA

SULAWESI TENGGARA

FESTIVAL BUDAYA TUA BUTON

FESTIVAL KERATON

KESULTANAN BUTON BAUBAU

WAKATOBI WAVE

FESTIVAL TANGKENO

  • Pagelaran tari etnik
  • Pameran 100 brand kuliner daerah
  • Pameran produk unggulan
  • Sultra tenun karnaval
  • Forum bisnis wisata
  • Famtrip destinasi
  • Menenun Massal
  • Pedole dole ( Imunisasi secara tradisional)
  • Pesona prosesi Tandaki (Tradisi Sunatan)
  • Posuo Massal
  • Pekande kandea
  • Art & culture festival
  • Festival Dayung Perahu Tradisional
  • Buton Ekspo
  • Art & culture festival
  • Pemilihan Putra Putri Waipode Anandalo
  • Festival Perahu Hias
  • Pameran Kriya
  • Festival Lagu daerah
  • Festival ceritra rakyat
  • Montollea
  • Festival Fotografi
  • Karnaval Budaya
  • Tari Kolosal
  • Maritim costum carnaval
  • Art & culture festival
  • Kabuenga
  • Festival Kabhanti
  • Festival panjat pinang dilaut
  • Festival Dayung
  • festival memasak tradisional
  • Festival foto
  • Festival anyaman
  • Festival Batupoaro
  • Tuturangiana Andala
  • Bubusiana Lipu
  • Pameran Baubau Expo
  • Karnaval Tenunan
  • Santiago Keraton Kesultanan Buton
  • Pekakande Kandea
  • Simposium Wisata Kawasan Benteng Keraton

9 of 28

WAKATOBI WAVE 2022

(November 2022)

FESTIVAL LABENGKI

(November 2022)

Top Event di Sulawesi Tenggara Tahun 2022

Sumber : Direktorat Event Daerah – D6

10 of 28

STRATEGI & TANTANGAN PENGEMBANGAN PARIWISATA DI SULAWESI TENGGARA

2

11 of 28

Strategi Pengembangan Destinasi Pariwisata di Sulawesi Tenggara

“Meningkatkan kualitas & reputasi destinasi pariwisata yang memiliki outstanding value proposition, lokalitas, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan untuk mewujudkan ekosistem pariwisata yang terintegrasi, mendorong pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat"

04

03

02

01

05

Analisis Tipologi dan Strategi Pengembangan Destinasi Perwilayahan dan Tematik (Rintisan, Pengembangan, Pemantapan, Revitalisasi)

Penataan dan Penguatan Management Destinasi dan Daya Tarik melalui penerapan visitor management, Carrying Capacity untuk meningkatkan destination appeal & market attractiveness

Pembangunan-pembangunan Infrastruktur, Fasilitas, Aksesibilitas Konektivitas serta Pengelolaan Fasilitas Pariwisata

Koordinasi Pengembangan Kawasan, Desa Wisata, Geopark, KEK, Cultural Heritage, Kota Kreatif dan Ruang Kreatif

Peningkatan dan Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM di Destinasi Pariwisata

Memperhatikan sumber daya alam, budaya dan manusia

Destinasi yang berkualitas, Terintegrasi, dan berkelanjutan

12 of 28

TANTANGAN & PROSPEK GEBER (GERAK BERSAMA)

MENJAWAB TANTANGAN 3A

Memberikan 5 Dampak Terhadap Pembangunan Pariwisata di Sulawesi Tenggara

INOVASI ADAPTASI DAN KOLABORASI

PERCEPATAN PEMBANGUNAN PARIWISATA SULAWESI TENGGARA

AKSESIBILITAS

AMENITAS

ATRAKSI

Pemerintah harus menjadi Agen Perubahan

Kunjungan yang berkualitas, spending dan lama tinggal wisatawan meningkat

Budaya Lokal menjadi Atraksi Wisata

Menarik investasi pariwisata & Peningkatan Ekonomi Daerah

Hilangnya Ego Sektoral

=

13 of 28

Revitalisasi destinasi dan peningkatan confidence pasar

“Rasa Aman Berwisata

01

Pemulihan permintaan pariwisata domestik

02

03

Pemulihan permintaan internasional secara bertahap

04

Melanjutkan pembangunan pariwisata sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN)

LANGKAH-LANGKAH PEMULIHAN PARIWISATA

14 of 28

TREN PARIWISATA DAN ISU

PENGEMBANGAN DESA WISATA

MENUJU PENGEMBANGAN PARIWISATA YANG

CERDAS DAN

BERORIENTASI MASA DEPAN

WISATA PERDESAAN

VILLAGE TOURISM

  • Sebagai daya tarik alternatif
  • Wisata alternatif tematik yang menyajikan aktivitas perdesaan dan kearifan lokal masyarakat sebagai atraksi

WISATA ALTERNATIF

ALTERNATIVE TOURISM

  • Kembali ke alam
  • Interaksi dengan masyarakat Daya Tarik: Belajar budaya dan keunikan lokal

WISATA M ASSAL

MASS TOURISM

  • Motivasi rekreasi biasa
  • Orientasi Destinasi popular Daya Tarik : Laut, Pasir dan Matahari

TREN

PERUBAHAN WISATA

Sumber : Buku Membangun Desa, 2021

7

15 of 28

KONSEP PENGEMBANGAN DESA WISATA

16 of 28

Indikator Keberhasilan Pengembangan Desa Wisata

ATRAKSI

Masyarakat sudah mampu memberikan inovasi terhadap potensi atraksi unggulan di desa wisata (Alam, Budaya, Buatan dan Ekraf) menjadi unit kewirausahaan yang mandiri

AKSESIBILITAS

Desa wisata sudah dikenal dan dijadikan pilihan destinasi wisata yang memiliki kemudahan aksesibiltas oleh wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara

AMENITAS

Sarana dan prasarana yang ada di desa wisata sudah mengikuti standar ASEAN serta tersedianya SDM yang kompeten

KOLABORASI

Pengelolaan, promosi dan pemasaran desa wisata sudah dilakukan secara kolaboratif antara pengelola desa wisata (Pokdarwis/Bumdes/Karang Taruna) dengan Pemerintah dan pihak Swasta

DANA DESA

Pemanfaatan dana desa sudah dilakukan dengan baik sesuai regulasi dan kebijakan yang berlaku

DIGITALISASI

Sudah diterapkan pemanfaatan teknologi berbasis digital dalam pengelolaan, promosi dan pemasaran desa wisata

Sumber: Buku Pedoman Desa Wisata Kemenparekraf, 2019 (Rangkuman dari Edisi II Buku Pedoman Desa Wisata Kemenkomarvest, 2020)

17 of 28

Pengembangan Sistem Jejaring Desa Wisata (JADESTA)

Sistem yang menyajikan informasi Sebaran Desa Wisata dengan indikator kategori desa sesuai hasil self assesment dari pengelola desa yang di verifikasi oleh Dispar dan Kemenparekraf sehingga dapat menjadi alat bantu kegiatan di lapangan khususnya mencakup wilayah yang luas serta membutuhkan waktu yang singkat

Sistem ini di bangun secara dinamis dengan pengelolaan basic data guna mendukung pembangunan BIG DATA serta data dukung pemasaran & promosi Desa Wisata di Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif

312

MAJU

Jumlah Desa Wisata: 3421

2755 RINTISAN

1239 BERKEMBANG

312

MAJU

9

MANDIRI

DATA DESA WISATA

3421

Platform

Jejaring Desa Wisata

jadesta.kemenparekraf.go.id

18 of 28

18

25

Desa Wisata

Di Sulawesi Tenggara

Terdaftar di Jadesta 2021

JADESTA

Jaringan Desa Wisata

Dari 1.831 Peserta

4 Desa Wisata Sultra Lolos Nominasi 300 Besar yaitu : Desa Liya Togo – Kab Wakatobi, Desa Sanisani – Kab Kolaka, Desa Wabula - Kab Buton, Desa Limbu Wantiro – Kota Baubau

Desa Liya Togo

Wakatobi

lolos 50 besar ADWI 2021

19 of 28

SINERGITAS DALAM PEMBANGUNAN PARIWISATA DI SULAWESI TENGGARA

3

20 of 28

(a) PARIWISATA

(b) INDUSTRI KECIL MENENGAH

(d) UMKM

(f) LINGKUNGAN HIDUP

(c) PERDAGANGAN

(e) JALAN PROVINSI / KAB-KOTA

Kawasan Terintegrasi

a

c

d

e

f

b

MODEL SINERGITAS BERBASIS INOVASI, ADAPTASI, KOLABORASI ANTARA PUSAT DAN DAERAHDALAM PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA

BERBASIS

INOVASI |ADAPTASI | KOLABORASI

SEMANGAT

GEBER | GERCEP |GASPOL

TEPAT SASARAN | TEPAT MANFAAT | TEPAT WAKTU

PARIWISATA SEBAGAI

LEADING SECTOR

“Sinergitas Inovasi Adaptasi Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah”

dengan spirit Geber, Gercep dan Gaspol.

21 of 28

SKEMA & LANGKAH DUKUNGAN KEMENPAREKRAF / BAPAREKRAF

Percepatan Pembangunan Pariwisata Sulawesi Tenggara

D1

D2

D3

D4

D5

D6

D7

SINERGITAS & INTEGRASI

Destinasi, Infrastruktur, Amenitas dan Konektivitas

Penataan Atraksi

dan Daya Tarik Pariwisata

Peningkatan Kapasitas Standar, SDM, Masyarakat & Daerah

Pengembangan Industri & Investasi

Pengembangan Ekonomi Kreatif, Desain & Strategi

Kebijakan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Promosi dan Pemasaran

Pengembangan Produk Wisata dan Penyelenggaraan Event

22 of 28

Kemenkomarves :

koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian

BAPPENAS : Perencanaan Pembangunan

KSP :

koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian

KemenPUPR : Infrastruktur

KemenHub : Konektivitas

KemenKopUKM : UMKM, Diversifikasi Usaha & Produk

KemenKomInfo : Digitalisasi

KemendesPDTT :

Desa Wisata

Kemen KLHK:

Pariwisata Alam,

Perhutanan Sosial

Kemendikbudristek : Pendidikan & Kebudayaan

Kemenkes :

Kesehatan / Vaksinasi

Kemen Investasi :

Investor Pariwisata

Industri

Asosiasi

PT

Media

CSR

Seluruh Dinas

Masterplan :

RIPPARDA

Asosiasi :

PHRI, ASITA, ASIDEWI

KOLABORASI DAN SINERGITAS ANTAR K/L

KOLABORASI LINTAS STAKHOLDER

KOLABORASI LINTAS DAERAH

GEBER (GERAK BERSAMA) LANGKAH DUKUNGAN KOLABORASI ANTAR K/L & STAKEHOLDER

Upaya Percepatan Pembangunan Pariwisata Sulawesi Tenggara

23 of 28

GEBER (GERAK BERSAMA) KONSOLIDASI BIROKRASI DAN ORKESTRASI KOLABORASI SKPD SE-SULTRA

Upaya Percepatan Pembangunan Pariwisata Sulawesi Tenggara

GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR

    • OPD PROV SULTRA

BUPATI DAN WAKIL BUPATI

    • OPD KAB SE-SULTRA

CAMAT DAN DESA

WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA

    • OPD KOTA SE-SULTRA

PENGEMBANGAN DESTINASI DAN PELAKSANAAN EVENT DIGELAR MELALUI EKOSISTEM SKPD MENGHILANGKAN EGO SEKTORAL

ANGGARAN SKPD SALING MENUNJANG PROGRAM SKPD LAINNYA

24 of 28

REKOMENDASI RENCANA KERJA PERANGKAT DAERAH (RKPD) UNTUK PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF DI SULAWESI TENGGARA

4

25 of 28

  1. Mengimplementasikan INOVASI, ADAPTASI, dan KOLABORASI dengan semangat GERCEP, GEBER dan GASPOL
  2. Mengimplementasikan SINAKODA untuk mewujudkan Destinasi Berkualitas, Terintegrasi, dan Berkelanjutan di Sulawesi Tenggara
  3. Memperkuat fokus & wilayah tematik Desa Wisata, Destinasi (Alam, Budaya, & Buatan), Kawasan Pariwisata (Konservasi & Non Konservasi), Destinasi Wilayah (Kab, Kota, & Provinsi)
  4. Memperkuat sinergitas dan integrasi di Lintas Kedeputian Kemenparekraf, Lintas KL, Lintas Stekholder, & Lintas Daerah untuk mewujudkan Destinasi Berkualitas, Terintegrasi dan Berkelanjutan.
  5. Mendorong penyelenggaraan event nasional dan internasional yang berkelanjutan dan konsisten didukung oleh digital marketing yang massif.
  6. Mengoptimalkan Pemasaran untuk Pariwisata Sulawesi Tenggara
  7. Meningkatan Kapasitas Standar, SDM, Masyarakat & Daerah

REKOMENDASI RENCANA KERJA PERANGKAT DAERAH (RKPD) UNTUK PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF DI SULAWESI TENGGARA

26 of 28

TERIMA KASIH

BERSAMA JAGA INDONESIA!

27 of 28

Nama : Dr. Wawan Gunawan, S,Sn. MM.

Jabatan : Direktur Pengembangan Destinasi II Kemenparekraf / Baparekraf

Tempat/Tgl. Lahir : Ciamis, 11 Desember  1969

Jenis Kelamin : Laki-Laki

Agama : Islam

Status Pekerjaan : ASN

Alamat Rumah : Jl. Kusuma Barat 6 Blok Cc 3 No.11 Rt 03 Rw 18

Duren Jaya Tim, RT.003/RW.018 Duren Jaya,

Kec. Bekasi Tim., Kota Bekasi, Jawa Barat 17111

PROFESI KHUSUS

  • Founder Wayang Ajen
  • Dalang Profesional Wayang Ajen
  • Penulis Naskah dan Sutradara Wayang Ajen
  • Pengemasan Event Daerah

PROFILE

KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF/BADAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

• The Best Performance “Asian Puppet Show 2018” Jeonju, Korea Selatan

• The Best Performance Puppet “The International Alexandria For Puppet” di Kota Alexandria-Meir,

2014

• The Best Performance “International Bangalore Festival “ di India, 2014

• Puppet and Marionette Festival” di Vietnam tahun 2012.

• Meraih (2) dua Medali Emas untuk katagori Dalang terbaik, dan penyaji terbaik, “International

• The Best Perform Yakutia Russia 2011

• The Best Performance di festival internasional di Perancis 2009, India 2010, Korea 2010, Ceko 2010,

Rusia 2011, dan Singapura 2012.

• Penyaji terbaik dalam International Gannat Festival Perancis, 2009

• Meraih (3) tigaMedaliMas untuk katagori dalang terbaik, dan penyaji terbaik, dan penata musik

terbaik sebagai perwakilan wayang Indonesia dalam pertunjukan wayang ajen pada

event International Puppet and Marionette Festival di Vietnam tahun 2008,

• Grand Master Puppeter dalam Festival International Literatur Four Day di Pulau Krete Yunani 2006.

• The Noble And The Beautiful proclaimed UNESCO Wayang The Masterpieeces of the Cultural

Heritage of Humanity Paris, France 2004

• The Best Performance dalam International Marrionet, di Perancis 2004

• Sebagai The Best Performance Bangkok Thailand 2002.

• The Favorite Perform Palma Malorca Spanyol 2001

PRESTASI

Kostum Motif Khas Sulawesi Tenggara

RIWAYAT JABATAN

RIWAYAT PENDIDIKAN

28 of 28

28

NO

KABUPATEN/

KOTA

2018

2019

2020

2021

2022

FISIK

FISIK

NON FISIK

FISIK

NON FISIK

FISIK

NON FISIK

FISIK

1

PROVINSI SULTRA

5.409.000.000

5.906.649.000

5.174.666.000

5,299,457,000

862,578,000

-

2

Kab. Buton

5.070.000.000

8.980.850.000

913.038.000

5,595,179,000

1,193,204,000

4,451,040,000

862,578,000

-

3

Kab. Konawe

1.443.000.000

2.858.792.000

-

-

100,000,000

-

4

Kab. Kolaka

-

 -

-

-

-

 -

 -

-

5

Kab. Muna

1.898.000.000

3.408.263.000

750.720.000

-

100,000,000

 -

-

6

Kota Kendari

1.267.000.000

2.742.546.000

621.736.000

3,352,667,000

696,804,000

4,279,400,000

862,578,000

-

7

Kota Bau-bau

2.915.000.000

5.352.417.000

1.013.038.000

3,196,350,000

1,193,204,000

6,538,220,000

862,578,000

-

8

Kab. Konawe Selatan

1.425.000.000

4.959.283.000

913.038.000

2,624,832,000

1,193,204,000

 -

100,000,000

-

9

Kab. Bombana

3.020.000.000

 -

-

-

696,804,000

 -

-

10

Kab. Wakatobi

13.714.000.000

16.979.788.000

1.013.038.000

14,781,276,000

1,193,204,000

36,650,819,000

962,578,000

1,007,240,000

11

Kab. Kolaka Utara

1.481.000.000

 -

-

-

-

 -

-

12

Kab. Konawe Utara

2.145.000.000

3.012.389.000

750.720.000

3,418,001,000

100,000,000

100,000,000

-

13

Kab. Buton Utara

0

 -

-

-

-

 -

-

14

Kab. Konawe Kep

0

 -

-

-

-

 -

-

-

15

Kab. Kolaka Timur

0

3.037.166.000

621.736.000

3,755,923,000

796,804,000

 -

-

-

16

Kab. Muna Barat

2.000.000.000

2.907.267.000

621.736.000

3,681,061,000

-

 -

-

-

17

Kab. Buton Tengah

1.530.000.000

3.618.341.000

521.736.000

3,647,196,000

-

 -

-

18

Kab. Buton Selatan

1.614.000.000

2.897.581.000

521.736.000

-

796,804,000

 -

 -

-

TOTAL

44.931.000.000

66.661.332.000

6.910.976.000

49,227,151,000

8,060,032,000

57,218,936,000

4,612,890,000

1,007,240,000

DUKUNGAN DANA ALOKASI KHUSUS BIDANG PARIWISATA

PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN ANGGARAN 2018 - 2022