1 of 39

Studi Kasus Pemahaman Butir Instrumen Akreditasi PAUD

Oleh: Irma Yuliantina

Kapokja PAUD BAN-PDM

Disampaikan dalam Penyegaran untuk Calon Pelatih Asesor PAUD 2025

BADAN AKREDITASI NASIONAL

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH

2 of 39

Instrumen Penilaian Visitasi (IPV PAUD)

  • Merupakan penilaian berbasis performance untuk mengukur tingkat pencapaian tujuan satuan PAUD yang tercermin dalam pengetahuan, sikap, dan keterampilan melalui proses pembelajaran kreatif dalam konteks lingkungan dan budaya lokal yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik dan masyarakat dalam periode tertentu.
  • Jumlah butir: 26

 

3 of 39

Apakah kita sudah menilai satuan sesuai dengan konsep PAUD untuk mewujudkan PAUD yang bermutu?

4 of 39

Beberapa kasus yang ditemukan dalam Sispena berdasarkan isian asesor tahun 2024

5 of 39

Temuan Butir 1

Temuan Video guru menjelaskan “bahwa mata ciptaan allah sedangkan jaket buatan penjahit”,

Dalam dokumen perencanaan pun ada bukti tujuan pembelajaran mengenalkan ciptaan tuhan.

Dalam Sispena:

Asesor 2 tidak mencentang pada indikator mengenalkan makhluk ciptaan tuhan dan mengenalkan benda hasil karya manusia

6 of 39

  • Pembelajaran apa yang kita dapatkan dari kasus tersebut?
  • Sebagai asesor apa yang perlu kita perhatikan agar tidak merugikan asesi?
  • Perlukah bukti pendukung kita unggah?

7 of 39

Mari kita mengingat kembali apa yang perlu kita lakukan

  • Asesor perlu teliti saat melakukan penilaian agar tidak merugikan asesi
  • Asesor melakukan penilaian terhadap performance yang dilakukan satuan pada setiap indikator yang ada pada instrument berdasarkan beberapa bukti pendukung yang saling menguatkan
  • Bukti pendukung ini dapat berupa:
  • Perencanaan pembelajaran atau laporan hasil proses pembelajaran yang bisa dalam bentuk dokumen, foto, atau video
  • Dokumen atau bukti lain sesuai dengan bukti yang diperlukan setiap indikator seperti notulen, berita acara,dll
  • Asesor WAJIB mengunggah bukti sesuai temuan yang didapatkan baik berupa dokumen, foto ataupun video.

 

8 of 39

MARI MENGINGAT KEMBALI�YANG PERLU DILAKUKAN ASESOR

  1. Asesor melihat secara utuh proses pembelajaran di Satuan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan evaluasi.
  2. Pada saat visitasi asesor harus melihat pembiasaan, interaksi pendidik dengan peserta didik, dan interaksi antar peserta didik di satuan PAUD.
  3. Asesor mengamati stimulasi yang dilakukan oleh pendidik, sesuai indikator dalam manual dari mulai anak datang sampai dengan anak pulang.
  4. Pada butir-butir tertentu yang tidak bisa diamati pada hari visitasi, maka dapat digali dari dokumen yang ada.
  5. Asesor perlu memiliki kepekaan dalam menggali informasi sehingga diperoleh keyakinan bahwa suatu indikator tersebut dicentang atau tidak.

9 of 39

Asesor perlu memanfaatkan alokasi waktu yang telah disediakan

10 of 39

Satuan pendidikan mengupayakan keamanan anak dan lingkungan

Satuan pendidikan memfasilitasi layanan belajar yang inovatif.

Dukungan orangtua terhadap proses pembelajaran

Satuan pendidikan memfasilitasi pengembangan profesionalitas pendidik dan tenaga kependidikan

25

24

23

7

Butir-butir lain juga bisa tidak teramati disebabkan sudah terlaksana sehingga perlu digali dengan multimetoda

TIDAK SEMUA BUTIR DAPAT DITEMUKAN SAAT VISITASI

Butir yang kemungkinan besar tidak MUNCUL/DITEMUKAN secara langsung saat visitasi: No. 7, 23, 24, 25, 26

11 of 39

TEMUAN BUTIR 8

Butir 8. Pendidik menstimulasi kemampuan anak dalam proses pemecahan masalah

Indikator pembelajaran dalam menstimulasi kemampuan anak dalam proses pemecahan masalah:

  • Menstimulasi anak agar bisa mengidentifikasi masalah yang dihadapi sesuai dengan tingkat usia
  • Menstimulasi anak untuk mencari solusi masalah yang dihadapi
  • Memberikan dukungan (scaffolding) kepada anak untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi
  • Memberikan penghargaan kepada anak apabila masalah sudah terpecahkan

Bukti Sispena: Video yang diunggah asesor: “anak hanya bermain atas arahan guru dan menjawab hanya bila ditanya guru”

Apa pendapat bapak/ibu apakah ada indikator yang di centang?

12 of 39

Apa pendapat bapak/ibu terkait temuan dalam Sispena di bawah ini?

Bukti yang dilampirkan video kegiatan bersama orang tua

Asesor mencentang beberapa indikator butir 8

13 of 39

Mari mengingat kembali

Landasan teori/konsep terkait:

  • Masalah adalah kesulitan yang ditemui anak dalam kegiatan main-pembelajaran (Polya, 1973).
  • Pemecahan masalah merupakan salah satu usaha mencari jalan keluar dari suatu kesulitan yang dihadapi oleh masing-masing individu (Polya,1973) .
  • Stimulasi Pendidik terhadap Pemecahan masalah adalah komunikasi verbal dan non verbal pendidik dalam upaya memunculkan ide solusi anak terhadap permasalahan yang ditemukan sesuai tujuan pembelajaran
  • Pemecahan masalah pada anak usia dini, ditunjukkan dengan anak menemukan jawaban dan solusi atas masalah yang dihadapi melalui aktivitas bermain-belajar anak menggunakan berbagai alat dan bahan.
  • Contoh 1: Seorang anak membuat bangunan kandang. Anak menempatkan beberapa binatang mainan di luar kandang. Guru sudah mengamati bahwa kandang tersebut tidak mencukupi menampung ternak. Guru berkata: apakah kandang ini mencukupi untuk semua ternak. Bagaimana, kita memastikannya? Apa yang kita lakukan jika tidak kandang mencukupi?
  • Contoh 2: seorang anak mencampurkan air dua warna kuning dan biru. Anak menemukan warna baru. Guru berkata: Kamu sudah mendapatkan warna baru. Tahu apa namanya? ya itu warna hijau. Berapa gelas air warna hijau dan kuning kalau kita menginginkan warna hijaunya lebih muda?

14 of 39

Temuan butir 10

Butir 10. Pendidik menstimulasi kemampuan anak untuk berpikir simbolis

Indikator pembelajaran dalam menstimulasi kemampuan anak untuk berpikir simbolis sesuai dengan tingkat usia antara lain:

  • Mengenal konsep bilangan dan/atau huruf.
  • Menyebutkan dan menggunakan konsep bilangan dan/atau huruf.
  • Mempresentasikan berbagai benda dalam bentuk karya.
  • Mempresentasikan berbagai imajinasinya dalam bentuk karya

Bukti yang diupload dalam Sispena adalah: “Video Pendidik menstimulasi anak dengan mengajarkan huruf dan angka dengan gambar huruf dan angka di dinding, guru menyebutkan kemudian anak menirukan”.

Apa pendapat bapak/ibu apakah ada indikator yang di centang?

15 of 39

Apa pendapat bapak/ibu terkait temuan dalam Sispena di bawah ini?

Video yang dilampirkan oleh kedua asesor adalah kegiatan anak menempel/mewarnai dua gambar yang telah disediakan guru, hasilnya sama

Asesor mencentang beberapa indikator butir 10

16 of 39

Mari mengingat kembali

Landasan teori/konsep terkait:

  • Kemampuan berpikir simbolis adalah kemampuan untuk berpikir tentang objek dan peristiwa, walaupun objek dan peristiwa tersebut tidak hadir secara nyata/fisik di hadapan anak (Piaget).
  • Simbolis adalah sesuatu yang mewakili sesuatu, suatu makna yang mewakili lambang-lambang.

17 of 39

18 of 39

19 of 39

20 of 39

21 of 39

22 of 39

23 of 39

Temuan butir 18

Apa pendapat bapak/ibu dari video yang ditemukan dengan isian asesor dalam sispena?

24 of 39

Mari mengingat kembali

Landasan teori/konsep terkait:

  • Penataan lingkungan belajar (learning environment) adalah penataan beragam kegiatan main yang berisi alat dan bahan yang dapat memfasilitasi anak-anak belajar dari lingkungannya agar mendapatkan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.
  • Lingkungan yang disebut sebagai sumber belajar adalah tempat atau ruangan yang dapat mempengaruhi siswa.
  • Tempat dan ruangan tersebut ada yang dirancang (by design) khusus untuk tujuan pengajaran misalnya gedung sekolah, ruang perpustakaan dan laboratorium, studio dan sebagainya (Novrianti)
  • Kegiatan pembelajaran perlu didukung oleh penggunaan sumber-sumber belajar yang nyata dan ada di lingkungan sekitar anak. Sumber belajar yang tidak tersedia secara nyata dapat dihadirkan dengan dukungan teknologi dan buku bacaan anak. (Kemendikbudristek no 262/M/2022)

25 of 39

Butir 19.

Pendidik menyediakan berbagai pilihan kegiatan bermain sesuai dengan tahap perkembangan dan minat anak

Indikator pembelajaran terkait penyediaan berbagai pilihan kegiatan bermain sesuai dengan tahap perkembangan dan minat anak antara lain:

  • Tersedianya berbagai pilihan kegiatan bermain yang memfasilitasi kemerdekaan anak untuk belajar
  • Tersedianya berbagai pilihan kegiatan bermain yang terkait dengan konteks lingkungan
  • Tersedianya berbagai pilihan kegiatan bermain yang mengandung tiga jenis main

26 of 39

Temuan butir 19

Video menunjukkan kegiatan yang sama dilakukan anak dengan alat dan bahan yang terbatas

Isian asesor dalam sispena

Apa pendapat bapak/ibu dari video yang ditemukan dengan isian asesor dalam sispena?

27 of 39

Temuan Butir 19

Video pilihan kegiatan main yang diunggah asesor dalam sispena

Penilaian asesor dalam sispena

Apa pendapat bapak/ibu dari video yang ditemukan dengan isian asesor dalam sispena?

28 of 39

Mari mengingat kembali

Landasan teori/konsep terkait:

  • Penataan lingkungan main merupakan guru ketiga bagi anak, dengan penataan lingkungan main yang direncanakan sesuai dengan tujuan pembelajaran mendorong anak untuk memiliki pengetahuan (Loris Malaguzzi).
  • Dalam satu hari, guru menyediakan berbagai pilihan main untuk mengakomodir minat anak yang beragam, bukan untuk dikerjakan oleh semua anak.
  • Kegiatan main anak usia dini didukung oleh tiga jenis main yaitu: main sensorimotor ,main peran,main pembangunan.
  • Bermain sensorimotor adalah salah satu strategi pengajaran yang menyediakan kesempatan kepada anak untuk melakukan kegiatan belajar secara aktif. Bentuk bermain sensorimotor memberi para siswa seperangkat/serangkaian situasi-situasi belajar dalam bentuk keterlibatan anak dalam penggunaan panca indranya.
  • Bermain peran merupakan suatu metode pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara langsung untuk memerankan suatu cerita pada kehidupan nyata. Bermain peran berpengaruh terhadap kemampuan berbicara dan motivasi belajar anak. Bermain peran memiliki tujuan tertentu ketika dilakukan oleh anak.
  • Bermain pembangunan merupakan salah satu jenis bermain yang dapat digunakan untuk mengembangkan aspek perkembangan anak. Latif, dkk (2011 : 219–223) mengemukakan bahwa main pembangunan merupakan kegiatan main yang digunakan untuk mempresentasikan ide anak melalui media. Main pembangunan juga ada sifat cair dan ada terstruktur. Selama ini sering hanya dimaknai yang struktur saja.
  • Melalui bermain aspek perkembangan motorik,sosial,emosional, bahasa anak akan berkembang jika dalam kegiatan main anak usia dini didukung oleh tiga jenis main di atas.
  • Dalam satu kegiatan main, dapat mengandung tiga jenis main, contoh: saat anak membentuk kue dari tanah liat/playdough, menggerakkan otot-otot tangan untuk membentuk (sensorimotor), dan dia juga membentuk kue-kue tersebut sesuai yang dia inginkan (main pembangunan), serta saat anak membentuk tanah liat/playdough menjadi kue (main peran).

29 of 39

Temuan Butir 20, Saintifik

Indikator yang dicentang dalam Sispena

Bukti yang dilampirkan dalam sispena.

Anak diajak nonton video, kemudian menghitung jumlah benda sesuai warna pada masing-masing lembar kerja yang telah disiapkan guru

Apa pendapat bapak/ibu dari video yang ditemukan dengan isian asesor dalam sispena?

30 of 39

Butir 20. Pendidik memfasilitasi kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik

Indikator pembelajaran terkait kegiatan yang dilakukan dengan pendekatan saintifik ditandai dengan Pendidik mengajak anak-anak untuk:

  • Mengamati benda/gambar/foto/video terkait pengetahuan yang akan disampaikan
  • Bertanya terkait pengetahuan yang akan dikenalkan
  • Mengumpulkan informasi menggunakan berbagai media terkait dengan pengetahuan yang akan dikenalkan
  • Mengasosiasikan pengetahuan melalui berbagai kegiatan main anak
  • Mengomunikasikan pengetahuan melalui berbagai kegiatan main anak

Landasan teori/konsep terkait:

  • Pendekatan saintifik adalah proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengkonstruk kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan melalui tahapan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan.
  • pendekatan saintifik (scientific approach) adalah model pembelajaran yang menggunakan kaidah keilmuan yang memuat serangkaian aktivitas pengumpulan data melalui observasi, menanya, eksperimen, mengolah informasi atau data, kemudian mengkomunikasikan. (Kemendikbud, 2014),
  • Pendekatan saintifik menstimulasi anak untuk berpikir ilmiah sesuai dengan tahapan perkembangan anak, sehingga kegiatan main yang disiapkan oleh guru berpusat pada anak, mendorong anak untuk memecahkan masalah, berpikir kritis sesuai dengan ide dan minat anak.
  • pendekatan saintifik merupakan pendekatan pembelajaran yang memberikan kesempatan pada siswa secara luas untuk melakukan eksplorasi dan elaborasi materi yang dipelajari, di samping itu memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengaktualisasikan kemampuan melalui kegiatan pembelajaran yang dirancang oleh guru (Rusman, 2015),
  • pendekatan saintifik adalah suatu proses pembelajaran yang dirancang supaya peserta didik secara aktif mengkonstruk konsep, hukum, atau prinsip melalui kegiatan mengamati, merumuskan masalah, mengajukan/merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan, dan mengkomunikasikan (Hosnan, 2014),

Mari mengingat kembali

Jika kegiatan yang disajikan guru belum memfasilitasi anak untuk aktif, bereksplorasi, berpikir ilmiah, kegiatan berpusat pada anak, maka tidak ada indikator yang di centang. Pastikan jika “ruh” saintifik ada pada kegiatan yang disajikan guru.

31 of 39

Temuan butir 21

Butir 18

Butir 21

Apa pendapat bapak/ibu dari isian Sispena dalam butir 18 dan 21 oleh satu asesor pada satuan PAUD yang sama? Perhatikan kesinambungan antar butir.

32 of 39

Temuan butir 21

Indikator yang dicentang dalam Sispena

Bukti yang dilampirkan dalam sispena

Semua karya anak sama, kegiatan mewarnai dan menempel

Apa pendapat bapak/ibu dari video yang ditemukan dengan isian asesor dalam Sispena?

33 of 39

Butir 21. Pendidik menstimulasi anak agar dapat berkarya sesuai ide dan minatnya dengan menggunakan berbagai alat dan bahan

Indikator pembelajaran terkait kegiatan menstimulasi anak agar dapat berkarya sesuai ide dan minatnya dengan menggunakan berbagai alat dan bahan antara lain melalui:

  • Membuat karya yang dibuat sendiri oleh anak sesuai ide/minatnya menggunakan alat dan bahan
  • Membuat karya yang dibuat bersama dengan temannya
  • Kebebasan memanfaatkan alat dan bahan yang ada disekitarnya untuk membuat karya

Landasan teori/konsep terkait:

  • Pembelajaran Berdiferensiasi adalah usaha untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid (Tomlinson, 2001: 45).
  • Manfaat yang akan disadari oleh anak ketika ada pengalaman belajar yang berbeda di kelas mereka:
  • Anak akan menikmati berbagai pengalaman dalam kelas mereka dan belajar lebih banyak tentang minat mereka sendiri.
  • Anak akan memiliki kesempatan untuk membuat pilihan, memberi mereka kepercayaan diri untuk mencoba hal-hal baru.
  • Anak akan didukung oleh guru mereka secara individual dan akan diberikan alat yang mereka butuhkan untuk mencapai pencapaian berikutnya.

Mari mengingat kembali

34 of 39

Temuan Butir 22

Indikator yang dicentang dalam Sispena

Video yang diunggah asesor dalam sispena terkait butir 22

Apa pendapat bapak/ibu dari video yang ditemukan dengan isian asesor dalam sispena?

35 of 39

Butir 22. Pendidik memberikan dukungan (scaffolding) pada anak saat melakukan kegiatan

Indikator pembelajaran terkait dukungan kegiatan (scaffolding) pada anak saat melakukan kegiatan antara lain melalui:

  • Menata alat/bahan untuk menstimulasi pemikiran, keingintahuan, eksplorasi, dan percakapan anak
  • Memberikan inspirasi awal sebelum anak bermain melalui buku, benda asli, miniatur, video, gambar, dan lain-lain sesuai tema dan kegiatan
  • Memberikan dukungan, penguatan, dan perluasan ide pada saat anak melakukan kegiatan
  • Memberikan kebebasan dan otonomi kepada anak untuk mengeksplorasi ide-ide mereka dan menentukan sendiri kegiatan yang akan dilakukan oleh anak

Landasan teori/konsep terkait:

  • Scaffolding adalah teknik instruksional di mana seorang guru memberikan dukungan individual dengan secara bertahap meningkatkan kemampuan pelajar untuk membangun pengetahuan sebelumnya.
  • Scaffolding menggambarkan peran dukungan orang dewasa dalam pembelajaran anak-anak.
  • Scaffolding dapat diterapkan kepada anak usia dini dimana anak - anak dapat belajar lebih banyak dengan dukungan seorang guru untuk meningkatkan pembelajaran dan memungkinkan seorang anak untuk memecahkan masalah, melaksanakan tugas atau mencapai tujuan yang berada di luar kemampuannya.
  • Pendidik mengembangkan pengalaman kreatif anak-anak dengan menyediakan sumber daya, bahan, dan peralatan untuk memungkinkan mereka mengekspresikan kreativitas, imajinasi, dan individualitas.

Mari mengingat kembali

36 of 39

Contoh Menata alat/bahan untuk menstimulasi pemikiran, keingintahuan, eksplorasi, dan percakapan anak

Jumlah kegiatan main dan tempat main menyesuaikan dengan jumlah anak pada masing-masing kelas

37 of 39

Bandingkan temuan asesor berikut ini.�Apa pendapat bapak/Ibu? Butir mana yang bisa kita nilai dengan adanya temuan ini?

38 of 39

Mari kita jadikan proses akreditasi menjadi hal yang bermanfaat bagi satuan agar satuan dapat meningkatkan kualitasnya menjadi PAUD bermutu yang kita cita-citakan

39 of 39

terima kasih