1 of 7

Refleksi dalam Pembelajaran

  • Ringkasan pemikiran tokoh:
  • Kolb, Dewey, Boud, Brookfield, dan Mezirow

2 of 7

John Dewey

  • • Refleksi adalah proses berpikir aktif dan mendalam.
  • • Digunakan untuk memahami pengalaman. (experince-based)
  • • Membantu menemukan solusi dari masalah. (bersifat problem solving)
  • • Pengalaman menjadi sumber utama pembelajaran.
  • Melibatkan penyelidikan (inquiry)
  • Tidak spontan, tetapi sistenatis (proses berpikir yang terstruktur dan logis)
  • menghubungkan pengalaman lama dan baru
  • mengarahkan tindakan
  • mendorong pembelajaran bermakna
  • melibatka sikap terbuka (open minded)
  • Refleksi adalah inti dari porses belajar yang efektif

3 of 7

David Kolb

  • • Pembelajaran berbasis pengalaman (Experiential Learning).
  • • Siklus belajar: pengalaman → refleksi → konsep → penerapan.
  • • Refleksi membantu mengubah pengalaman menjadi pengetahuan.
  • melibatkan pengamatan dan perenungan
  • melihat dari berbagai perspekstif
  • mengidentifikasi pola dan makna
  • jembatan menuju konsep
  • mendukung perbaikan tindakan bersifat siklus

4 of 7

David Boud

  • • Refleksi melibatkan pengalaman dan perasaan.
  • • Individu meninjau kembali pengalaman masa lalu.
  • • Tujuannya untuk membangun pembelajaran yang bermakna.
  • Melibatkan tiga komponen utama:
  • kembali ke pengalaman,
  • memperhatikan perasaan,
  • mengevaluasi pengalaman.

5 of 7

Stephen Brookfield

  • • Refleksi sebagai proses berpikir kritis.
  • • Menilai asumsi dan keyakinan diri.
  • • Membantu melihat praktik dari berbagai perspektif.
  • Empat lensa refleksi: pengalaman diri sendiri,

6 of 7

Jack Mezirow

  • • Refleksi bersifat transformasional.
  • • Evaluasi kritis terhadap pengalaman.
  • • Dapat mengubah cara pandang atau kerangka berpikir.

7 of 7

Kesimpulan

  • Refleksi membantu individu memahami pengalaman, berpikir kritis, dan meningkatkan praktik pembelajaran. Melalui refleksi, pengalaman dapat menjadi sumber pengetahuan dan perubahan yang lebih baik.