1 of 16

EDUKASI PROGRAM PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP ANAK ( P2Ka )

PENA

QCCNT

PT. PASANGKAYU (ASTRA AGRO LESTARI, Tbk)

Desa Gunungsari, Kec. Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu

1

2 of 16

PROFIL

Group Perusahaan : PT. Astra Agro Lestari.Tbk

Nama Perusahaan : PT. Pasangkayu

Bidang Usaha : Perkebunan Kelapa Sawit

Departemen : Umum

Bagian : Education

QCC Dibentuk : September 2022

Periode Kegiatan : September 2022 – Juni 2023

Risalah / Thema ke : I (Satu)

Usia Rata-rata : 35 tahun

Jumlah Pertemuan : ± 20 kali

Lama Pertemuan : 30 Menit

Kehadiran Rata-rata : 97 %

Tema : Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak

Judul : Edukasi Program Pencegahan Kekerasan

Terhadap Anak ( P2Ka )

2

ADVISOR

FASILITATOR

LEADER

SEKRETARIS

ANGGOTA

ANGGOTA

ANGGOTA

KARTINA

AHMAD

ANI RAHMAYANI

IDA RAHMAN

AZIBATUL. R

NATALIA TAMBA

I PUTU S

3 of 16

3

PDCA

STEP

ITEM PERTEMUAN

September

2022

Oktober

2022

November

2022

Desember

2022

Januari 2023

Feb – Juni

2023

M

M

M

M

M

M

M

M

M

M

M

M

M

M

M

M

M

M

M

M

M

M

M

M

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

PLAN

1

MENENTUKAN TEMA & JUDUL

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2

MENCARI FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB MASALAH

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3

MENENTUKAN PENYEBAB UTAMA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4

MERENCANAKAN PERBAIKAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DO

5

MELAKSANAKAN PERBAIKAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

CHECK

6

MEMERIKSA TINDAKAN PERBAIKAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ACTION

7

MEMBUAT STANDARISASI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jadwal Kegiatan

4 of 16

MENENTUKAN TEMA DAN ANALISA SITUASI

PT Astra Agro Lestari, Tbk. (AAL) merupakan perusahaan kelapa sawit yang senantiasa mengutamakan safety bagi seluruh karyawan dan masyarakat sekitar. Selain keselamatan bagi orangtua, PT Astra Agro Lestari juga sangat menaruh perhatian penuh terhadap keselematan anak – anak, diantaranya pencegahan kekerasan terhadap anak, baik secara fisik, mental, maupun kekerasan seksual.

Untuk mewujudkan hal tersebut, dari hasil pengamatan masih terdapat beberapa kendala diantaranya 1) pengetahuan masyarakat khususnya orangtua terhadap pentingnya pencegahan kekerasan anak masih kurang, 2) pengetahuan anak – anak tentang cara melindungi diri dari kekerasan seksual masih minim, 3) masih kurangnya penyampaian materi dari guru tentang pencegahan kekerasan terhadap anak.

PT Pasangkayu sebagai anak perusahaan PT AAL memiliki komitmen penuh dalam mendukung terciptanya keamanan lingkungan kerja. Untuk mewujudkan terciptanya keamanan bagi seluruh karyawan dan masyarakat khususnya anak - anak di lingkungan PT Pasangkayu, maka kami dari SD PT Pasangkayu mengupayakan untuk memberikan Edukasi untuk siswa, orangtua, masyarakat, dan guru tentang Program Pencegahan Kekerasan terhadap anak ( P2Ka ).

Untuk mewujudkan hal tersebut, maka Group QCC PENA memutuskan mengangkat judul “Edukasi Program Pencegahan kekerasan Terhadap Anak (P2Ka)”.

3

kelas

Jumlah siswa

Siswa /orangtua yang memahami P2Ka

presentase

1

74

15

20 %

2

89

20

22 %

3

94

27

29 %

4

68

12

18 %

5

76

18

24 %

6

76

10

13 %

5 of 16

MENETAPKAN TARGET

Items

Current Condition

Target

Produktifitas

  1. …….. % siswa mengetahui cara melindungi diri dari kekerasan seksual.
  2. ….. % orangtua / masyarakat belum teredukasi atau masih melakukan kekerasan fisik maupun mental terhadap anak.
  3. Materi P2Ka hanya dijelaskan 1 kali seminggu pada saat literasi penanaman budi pekerti
  1. 100 % siswa mengetahui cara melindungi diri dari kekerasan seksua.
  2. Orangtua / masyarakat tidak lagi melakukan kekerasan fisik maupun mental terhadap anak.
  3. Materi P2Ka dapat disampaikan setiap hari, pada saat mengakhiri proses pembelajaran

Quality

Pemahaman siswa dan orangtua mengenai P2KA masih sangat kurang

Siswa dan orangtua mendapatkan pemahaman tentang P2KA.

Cost

Rp. 100.000 untuk penggandaan angket current condition (awal)

Rp. 100.000 untuk penggandaan angket target (akhir)

Delivery

Edukasi terkait dengan P2KA di sekolah masih kurang dan belum menyeluruh ke seluruh siswa.

Adanya edukasi terkait P2KA kepada seluruh siswa.

Moral

Kesadaran akan pentingnya pencegahan kekerarasan terhadap anak masih minim.

Masyarakat khususnya para orangtua memahami, menyadari dan menghindari segala bentuk kekerasan terhadap anak.

Dari masalah di atas, maka kami menetapkan tema “masih kurangnya pengetahuan terkait pencegahan kekerasan terhadap anak”

Sehingga, kami sepakat mengangkat QCC dengan judul “Edukasi Program Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak ( P2Ka )

4

6 of 16

Materi

Method

Man

Sosialisasi terkait P2Ka masih minim

Pemahaman terhadap P2Ka rendah sebesar 29 %

Siswa belum mengetahui cara melindungi diri dari segala bentuk kekerasan, khususnya kekerasan seksual

Siswa dan orangtua memerlukan sosialisasi terkait P2Ka

Belum ada edukasi secara khusus kepada anak – anak terkait P2Ka

Orangtua masih minim informasi terkait P2Ka

Belum adanya program edukasi terkait P2Ka

Orangtua terkadang lalai terhadap anak

Kurangnya pemahaman terkait materi P2Ka

Alat

Sarana belajar terkait P2Ka belum terakses

Sebagian besar siswa maupun orang tua belum memiliki akses sarana terkait edukasi P2Ka

Langkah 3. Analisa Sumber Penyebab Masalah

5

7 of 16

NB: Pengambilan data berdasarkan Brainstorming 5 anggota improvement

NO

Nama

Alat

Manusia

Materi

Tidak memiliki akses sarana terkait P2Ka

Siswa dan orangtua memerlukan edukasi terkait P2Ka

materi P2Ka

1

Ani Rahmayani

 

2

Ida Rahman

3

Azibatul Roviah

 

4

Natalia Tamba

 

5

I Putu Suwandi

Langkah 3. Analisa Sumber Penyebab Masalah

6

8 of 16

Langkah 4. Mencari Ide dan Rencana Perbaikan

Ditinjau dari kondisi dan penyelesaian masalah, maka tim PENA membuat QCC denga judul:

“EDUKASI PROGRAM PENCEGAHAN KEKERASAN PADA ANAK ( P2Ka )”

7

9 of 16

1. Pembentukan tim agen P2Ka

  • Memilih 5 orang siswa berbakat sebagai tim agen P2Ka
  • Memberikan pelatihan khusus kepada tim agen P2Ka
  • Tim agen mengunjungi setiap kelas untuk memberikan edukasi terkait P2Ka
  • Tim agen memberi edukasi kepada anak – anak suku bunggu di saluraya

Langkah 5 : Melaksanakan Perbaikan

8

Tim agen P2Ka

Tim agen berlatih sosialisasi

Memberi pelatihan ke tim agen

Tim agen memberi sosialisasi P2Ka kepada anak suku bunggu saluraya

Edukasi secara dekat kepada siswa

Tim agen memberikan sosialisasi ke kelas - kelas

10 of 16

2. Pemberian edukasi kepada orangtua dan masyarakat

  • Memberi edukasi kepada orangtua siswa.
  • Memberi edukasi kepada masyarakat sekitar, yang diwakili oleh kader posyandu saluraya.

Langkah 5 : Melaksanakan Perbaikan

9

Kegiatan ibadah Bersama orangtua dan anak sebagai bentuk bounding dalam hal spiritual

Salah satu program P2Ka yaitu mengedukasi orangtua untuk meluangkan waktu Bersama anak Ketika dirumah, salah satunya melalui kegiatan berkebun bersama

Edukasi kepada masyarakat, dalam hal ini masyarakat saluraya yang diwakili oleh para kader.

Kegiatan sosialisasi P2Ka kepada orangtua siswa

11 of 16

3. Penyuluhan dari dokter polibun

  • Dokter polibun memberikan penyuluhan terkait P2Ka khususnya tentang cara menjaga reproduksi
  • Penyematan pin P2Ka kepada agen P2Ka

Langkah 5 : Melaksanakan Perbaikan

10

Penyuluhan oleh Dokter polibun kepada perwakilan siswa mengenai Kesehatan diri dan reproduksi.

Penyematan Pin P2Ka kepada agen P2Ka

12 of 16

  • Sosialisai Bersama para guru TK, SD, dan SMP PT. Pasangkayu

Sosialisasi tentang P2Ka kepada seluruh guru TK, SD, dan SMP PT. Pasangkayu. Diharapkan guru – guru dapat menjadi fasilitator terhadap para siswa dalam penyaluran materi terkait P2Ka sehingga para siswa dapat semakin memahami pentingnya pencegahan kekerasan, khususnya kekerasan seksual

Langkah 5 : Melaksanakan Perbaikan

11

13 of 16

Langkah 6 : Evaluasi Hasil

PARTISIPASI BELAJAR SISWA

Sekolah

 

Sebelum

Sesudah

 

 

Kehadiran

Persentase

Kehadiran

Persentase

TK

251

96

38%

244

97%

SD

681

202

29%

670

98%

SMP

309

72

23%

302

98%

13

14 of 16

Langkah 6 : Evaluasi Hasil

Items

Sebelum

Sesudah

Produktifitas

  1. Siswa yang mengikuti proses pembelajaran daring hanya 29%
  2. Siswa yang aktif mengumpulkan tugas hanya 25 %

  1. Siswa mengikuti pembelajaran 96%
  2. Seluruh siswa melaksanakan tugasnya

Quality

Kurikulum pembelajaran tidak tuntas

Kurikulum pembelajaran tuntas 100%

Cost

Biaya pembelajaran daring besar

Belajar minim biaya

Delivery

penyampaian pembelajaran melalui jaringan

Penyampaian pembelajaran langsung kepada siswa

14

15 of 16

Langkah 7: Standarisasi

Mengetahui

Diperiksa

GROUP QCC “PENA”

Gunawan

Ahmad

Ani Rahmayani. A. Nape

Natalia Tamba

Administratur

KTU

Fasilitator

Ketua Kelompok

Sekretaris

STANDAR PROSES

STANDAR HASIL

  1. Edukasi P2Ka kepada

siswa mengetahui cara melindungi diri dari kekerasan seksual

  1. Edukasi P2Ka terhadap orangtua

Orangtua memahami P2Ka dan dapat menghindari segala bentuk kekerasan terhadap anak, serta lebih aware akan pentingnya bounding antara orangtua dan anak.

  1. Edukasi P2Ka terhadap masyarakat

Masyarakat memahami P2Ka dan dapat mencegah segala bentuk kekerasan terhadap anak.

15

16 of 16

QCC PENA

Seiring dengan perkembangan zaman dengan berbagai tuntutannya, yang secara tidak langsung berdampak pada Kesehatan mental, kami sepakat mengambil tema :

“EDUKASI MENTAL HEALTHY

16

RENCANA BERIKUTNYA

TERIMAKASIH