Dipresentasikan pada kegiatan Sosialisasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P-3) dan Silaturahmi Kepengurusan Mgmp PPKn Tingkat Kabupaten Sukabumi�di RM Rengganis, Sabtu, 17 September 2022�Jl. Kadudampit Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi�
Oleh:
Drs. Ade Ahmad Hidayat, M.Pd
Pengawas Pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi
2022
13 LANGKAH IMPLEMENTASI P-3 DISEKOLAH
LANGKAH-LANGKAH APA YANG DILAKUKAN DALAM MELAKSANAKAN PROJEK PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SATUAN PENDIDIKAN ��?
13 LANGKAH IMPLEMENTASI P-3 �DI SEKOLAH
1
Merancang alokasi waktu projek dan dimensi P-3
2
Membentuk Tim Fasilitasi Projek
3
Identifikasi tingkat kesiapan sekolah
4
Pemilihan Tema Umum
5
Penentuan topik spesifik
Lanjutan
6
Melaksanakan Asesmen diagnostik
7
Pemilihan elemen dan sub elemen Profil Pelajar Pancasila serta penentuan kriteria Pencapaian
8
Merencanakan Asesmen Formatif dan Sumatif
9
Eksplorasi dan pengembangan
10
Melaksanakan Kegiatan Projek
11
Melaksanakan Asesmen dan pengayaan Projek
12
Menentukan pengolahan Asesmen dan pelaporan Projek
13
Evaluasi dan Tindak Lanjut Projek
Langkah No : 1,2,3,4,5 Merancang Projek
Langkah No : 5,6,7,8,9 Merancang Modul Projek
Langkah No : 5,6,7,8,9, 10,11,12,13 Mengelola Projek
Keterangan :
1. MERANCANG PROJEK
Pimpinan Sekolah menentukan alokasi waktu pelaksanaan projek dan dimensi untuk setiap tema, agar dapat memetakan sebaran pelaksanaan projek pada satuan pendidikan tersebut. 3 Alternatif Pilihan Alokasi Waktu
MERANCANG ALOKASI WAKTU PROJEK DAN DIMENSI P-3
1. Menentukan 1 hari dalam 1 seminggu untuk pelaksanaan Projek (Misalnya hari Jum’at). Seluruh jam belajar pada hari itu digunakan untuk Projek.
2. Mengalokasikan 1-2 Jam diakhir hari khsus untuk mengerjakan Projek. Bisa digunakan untuk ekplorasi disekitar satuan pendidikan sebelum peserta didik pulang
3. Mengumpulkan dan memadatkan pelaksanaan tema dalam satu periode waktu (Misalnya 2 Minggu atau 1 Bulan), dimana semua pendidik berkolaborasi mengajar Projek setiap hari selama durasi waktu yang ditentukan.
2. MENENTUKAN TIM FASILITASI PROJEK
Inti Kegiatan : Pembagian Peran dan tanggung jawab dalam pengelolaan Projek
Kepala Sekolah menentukan Guru yang tergabung dalam tim fasilitasi projek yang berperan :
a). Merencanakan Projek
b). Membuat Modul Projek
c). Mengelola Projek dan
d). Mendampingi peserta didik dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
MEMBENTUK TIM FASILITASI PROJEK
KOORDINATOR PROJEK
TIM GURU/FASILITATOR
KETERLIBATAN GURU BK
DIBUATKAN SK
DAN RINCIAN
TUGAS YANG
JELAS
Dalam pengelolaan projek sekolah terbuka untuk bekerja sama dengan pihak luar seperti ; Narasumber, Lemabaga Pemerintah dan Swasta
KOORDINATOR PROJEK
TIM GURU/FASILITATOR
KETERLIBATAN GURU BK
4. PEMILIHAN TEMA UMUM
Tersedia 9 Tema yang dapat dipilih;
1. Gaya Hidup Berkelanjutan
2. Kearifan Lokal
3. Bhineka Tugal Ika
4. Bangunlah Jiwa dan Raganya
5. Suara Demokrasi
6. Berekayasa dan berteknologi untuk membangun NKRI
7. Kewirausahaan
8. Kebekerjaan
9. Budaya Kerja
UNTUK SD DAN SMP
UNTUK SMA DAN SMK
PERTIMBANGAN PEMILIHAN TEMA
Untuk SD 3 Fase
5. PENENTUAN TOPIK (langkah 5-9 Menyusun Modul)
Sekolah yang menentukan dan topik sesuai dengan kebutuhan dan Dimensi P-3 yang dikembangkan.
Contoh : “Gaya hidup Berkelanjutan”
SMP | FASE D | Menganalisis kronologis lahirnya Pancasila; mengkaji fungsi dan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa, serta mengenal Pancasila sebagai ideologi negara; memahami implementasi Pancasila dalam kehidupan bernegara dari masa ke masa; mengidentifikasi hubungan Pancasila dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia; serta melaksanakan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari; dan mengidentifikasi kontribusi Pancasila sebagai pandangan hidup dalam menyelesaikan persoalan lokal dan global dengan menggunakan sudut pandang Pancasila |
SMP | FASE D | Memahami periodisasi pemberlakuan dan perubahan UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; memahami Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai sumber hukum tertinggi; memahami bentuk pemerintahan yang berlaku dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia; memahami peraturan perundang-undangan dan tata urutannya; dan mematuhi pentingnya norma dan aturan, menyeimbangkan hak dan kewajiban warga negara. |
Mengidentifikasi keberagaman suku, agama, ras dan antargolongan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, dan mampu menerima keragaman dan perubahan budaya sebagai suatu kenyataan yang ada di dalam kehidupan bermasyarakat, dan menanggapi secara proporsional terhadap kondisi yang ada di lingkungan sesuai dengan peran dan kebutuhan yang ada di masyarakat; memahami urgensi pelestarian nilai tradisi, kearifan lokal dan budaya; menunjukkan contoh pelestarian nilai tradisi, kearifan lokal dan budaya; dan menumbuhkan sikap tanggung jawab dan berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan praktik nilai tradisi, kearifan lokal dan budaya dalam masyarakat global. |
SMP | FASE D | Mengidentifikasi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai satu kesatuan utuh dan wawasan nusantara dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia; menjaga keutuhan wilayah NKRI; menunjukkan perwujudan demokrasi yang didasari oleh nilainilai Pancasila serta menunjukkan contoh serta praktik kemerdekaan berpendapat warga negara dalam era keterbukaan informasi; mengidentifikasi sistem pemerintahan Indonesia, kedudukan, tugas, wewenang, dan hubungan antarlembaga-lembaga negara, hubungan negara dengan warga negara baik di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya maupun pertahanan dan keamanan; dan menyusun laporan singkat tentang sistem pemerintahan Indonesia, kedudukan, tugas, wewenang, dan hubungan antarlembaga-lembaga negara, hubungan negara dengan warga negara. Capaian Berdasarkan Elemen Elemen Capaian Pembelajar |
6. MELAKUKAN ASESMEN DIAGNOSTIK
Asesmen Diagnostik dilakukan :
7. PEMILIHAN ELEMEN SUB ELEMEN PROFIL PELAJAR PANCASILA SERTA PENENTUAN KRITERIA PENCAPAIAN
PROFIL PELAJAR PANCASILA
DIMENSI
ELEMEN
SUB ELEMEN
Capaian diakhir Fase
Disesuaikan dengan Tema dan Tofik yang dipilih
6 DIMENSI P-3
8. MERENCANAKAN ASESMEN FORMATIF �DAN SUMATIF
Asesmen Formatif dilakukan guru secara berkala, berkelanjutan selama Projek Rubrik, umpan balik (dari guru dan sesama peserta didik) baik secara lisan maupun tertulis, observasi, diskusi, presentasi, jurnal, refleksi, esai
Asesmen Sumatif dilakukan pada akhir Projek. Mengukur apakah peserta didik sudah mengembangkan kompetensi dari sub-elemen, dari elemen dan dimensi Profil Pelajar Pancasila sesuai Fase yang disasar. Bentuk Instrumen dapat berupa Rubrik, presentasi, Poster, Diorama, Produk Teknologi atau Seni, Esai, Kolase, Drama.
9. EKPLORASI DAN PENGEMBANGAN
1. Guru bekerjasama dengan Tim fasilitasi Projek mebuat alur projek yang berisi kegiatan projek menggunakan stuktur aktivasi yang disepakati bersama.
2. Hal-hal yang sudah ditentukan dalam tahap merancang projek disusun sesuai alur dengan menambahkan strategi-strategi pembelajaran, alat ajar dan narasumber yang dibutuhkan untuk pengembangan dan pendalaman dimensi.
FORMAT MODUL PROJEK
INFORMASI UMUM | KOMPETENSI INTI | LAMPIRAN |
|
|
|
Catatan :
Disusun oleh Tim Fasilitator yang dikomandoi oleh Koordinator Projek
10. MELAKSANAKAN KEGIATAN PROJEK �(Pengelolaan P-3)
Bagaimana caranya supaya projek berjalan lancar? Apa saja yang perlu dikuatkan atau ditingkatkan oleh guru untuk memastikan projek berjalan dengan baik?
STRATEGI | 1. Mulai dengan pertanyaan Pemantik |
2. Mulai dengan permasalahan Autentik |
Guru mengimplementasikan Modul yang telah disusun dengan melakukan
pendampingan Kolaboratif
11. MELAKUKAN ASESMEN DAN PERAYAAN PROJEK
Satuan Pendidikan/Guru melakukan Asesmen Formatif dan Sumatif dengan menggunakan Rubrik yang telah dirancang sebelumnya
12. MENENTUKAN PENGOLAHAN ASESMEN DAN PELAPORAN PROJEK
Catatan :
Di Raport Kokurikulernya di Tulis : bukan penilaian Kualitatif�Sampai saat ini Raport Intrakurikuler Terpisah dengan Raport Kokurikuler
Sekolah mengolah asesmen kemudian dituangkan ke Raport Projek yang
telah dirancang sebelumnya. Isi raport tersebut berupa gambaran pencapaian peserta didik terhadap Dimensi, Komponen dan Sub Komponen dari Profil Pelajar Pancasila secara Kualitatif misalnya :
BB = Belum Berkembang, MB = mulai Berkembang, BSH = Berkembang Sesuai Harapan, dan SB = Sangat Berkembang
13. EVALUASI DAN TINDAK LANJUT PROJEK
Sekolah melakukan Evaluasi terhadap Pelaksanaan Projek dengan Prinsip :
1. Evaluasi Implementasi projek bersifat menyeluruh
2. Evaluasi Implementasi projek fokus kepada proses
3. Tidak ada bentuk evaluasi yang mutlak dan seragam
4. Gunakan berbagai jenis bentuk asesmen yang dilakukan tersebar selama projek dijalankan untuk mendapatkan gambaran yang lebih menyeluruh. Hindari menggunakan hanya satu jenis asesmen yang hanya dilakukan diakhir projek.
ASESMEN
a. Asesmen sebelum pembelajaran (Diagnostik)
b. Asesmen selama proses pembelajaran (Formatif)
c. Asesmen pada akhir proses pembelajaran (Sumatif)
BENTUK ASESMEN YANG BISA DILAKUKAN :
PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Saat merancang kegiatan pengayaan, Anda perlu memperhatikan diferensiasi, contohnya lembar belajar/kegiatan yang berbeda dengan kelas.
SISTIMATIKA PENULISAN PANDUAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJARAN PANCASILA (P-5)