OPERASIONALISASI APLIKASI SKDR
Substansi Surveilans �Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR)
Bagi Petugas Surveilans di Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota
Yogyakarta, 11-13 Januari 2022
N a m a | Ubaidillah, Ssi |
NIP / NRP | - |
PANGKAT/GOL | - |
Tempat / tanggal Lahir | Jakarta, 14 November 1980 |
Instansi | WHO Indonesia |
Jenis Kelamin | Laki - Laki |
No Telepon / HP
| 08569936398 |
ubaidillah@who.int |
3
Tujuan Pembelajaran
B. Indikator Hasil Belajar
4
Pokok Bahasan
5
Tujuan Penggunaan Aplikasi
Sistem yang dapat memantau perkembangan trend suatu penyakit menular potensial KLB/wabah dari waktu ke waktu (periode mingguan) dan memberikan sinyal peringatan (alert) kepada pengelola program bila kasus tersebut melebihi nilai ambang batasnya sehingga mendorong program untuk melakukan respons.
Alert atau signal yang muncul pada system bukan berarti sudah terjadi KLB tetapi merupakan pra-KLB yang mengharuskan petugas untuk melakukan respons cepat agar tidak terjadi KLB.
6
Indikator dan Target Umum Aplikasi
Indikator akan dihitung secara otomatis oleh sistem berdasarkan data yang dikirimkan oleh unit pelapor setiap minggunya. Indikator dalam sistem SKDR antara lain :
Log in ke aplikasi SKDR
Pastikan anda sudah mempunyai nama pengguna dan kata sandi untuk dapat mengakses sistem SKDR.
Akun Latihan dinas kesehatan :
Username : latihan.dinas.kesehatan
Password : latihan1
Video Panduan Menggunakan Aplikasi SKDR
Panduan Menggunakan Aplikasi SKDR
Menu yang terdapat di laman SKDR:
Dashboard SKDR
Pengaturan Parameter Alert
Menu : Pengaturan Paramater >> Parameter Alert
Tujuan : - Pengaturan nilai ambang batas alert sesuai untuk setiap unit pelapor
Pengaturan Parameter Alert
Langkah :
2
3
5
6
Alert Peningkatan Kasus memerlukan 3 paramater alert :
�Manajemen Daerah�
Menu : Unit Pelapor
Tujuan : - Penambahan data baru dari unit pelapor
- Perubahan edit data unit pelapor
Kabupaten | Jumlah Puskesmas | Jumlah Rumah Sakit | Jumlah Laboratorium |
| | | |
| | | |
| | | |
Sumber : Web SKDR diakses tanggal
Langkah :
2
3
4
5
Langkah :
2
3
6
8
7
Petugas Unit Pelapor
Menu : Petugas Unit Pelapor
Tujuan : - Penambahan data baru dari petugas unit pelapor
- Perubahan edit data dari petugas unit pelapor
Langkah :
2
4
5
3
2
3
6
7
8
Quiz
Pendaftaran Petugas Pelapor Baru melalui Menu :
Laporan Mingguan SKDR
Menu : Data Agregate mingguan SKDR melalui web SKDR
Tujuan : - Penambahan data baru mingguan SKDR
- Perubahan/edit data mingguan SKDR
- Menghapus data mingguan SKDR dari sistem
Langkah tambah data/edit/hapus data mingguan :
2-3
5
4
6
4
2-3
7
8
7a
4
2-3
7b
7c
Laporan Mingguan SKDR
Menu : Data Agregate mingguan SKDR melalui SMS dan WhatsApp
Tujuan : - Penambahan data baru mingguan SKDR
- Perubahan/edit data mingguan SKDR
Langkah Pengiriman laporan dengan SMS :
0812-9610-0884; 0812-8459-9747; 0812-8459-9741; 0857-1486-8413;
0857-1486-8415; 0818-0681-8190; 0818-0681-8193;
MANUAL#MINGGU#data-pelaporan atau MINGGU#Minggu#data-pelaporan
MANUAL#13#a10,b3,d9,x200 atau MINGGU#13#a10,b3,d9,x200
Contoh : MINGGU#13#A4,B0,C0,D0,E0,F0,G0,H0,I0,J0,K0,L0,M0,N0,O0,P0,Q0,R0,S0,T0,U0,V0,W0,X0,Y0,Z0,X200
Langkah Pengiriman laporan dengan WhatsApp :
0818-0681-8190
SKDR(SPASI)MINGGU#thn#data-pelaporan
SKDR 13#2021#a10,b3,d9,x200
Contoh :
SKDR 13#2021#A4,B0,C0,D0,E0,F0,G0,H0,I0,J0,K0,L0,M0,N0,O0,P0,Q0,R0,S0,T0,U0,V0,W0,X0,Y0,Z0,X200
Quiz
Langkah untuk memeriksa kendala pelaporan mingguan yang dikirimkan dengan WA :
Laporan Surveilans Berbasis Kejadian (EBS)
Menu : Pelaporan surveilans berbasis kejadian (EBS)
Tujuan : - Pelaporan penyakit potensial wabah yang harus dilaporkan < 24 jam
- Penambahan data baru laporan EBS
- Perubahan edit data dari laporan EBS
Langkah :
5
2 - 3
4
2 - 3
6
4
8
Bagian Informasi Dasar
Data | Keterangan |
Provinsi | Pilihan provinsi lokasi kejadian |
Kab/Kota | Pilihan kabupaten/Kota lokasi kejadian |
Kecamatan | Pilihan kecamatan lokasi kejadian |
Subject | Judul laporan singkat dengan format “Nama Penyakit - Lokasi Kejadian (Prov/Kab/Kecamatan)” |
No EBS | Pemberian kode unik pelaporan otomatis oleh sistem |
Tgl Laporan | Tanggal melaporkan kejadian |
Status Rumor | Pilihan : |
1. Terverifikasi : rumor penyakit yang dilaporkan sudah mendapatkan informasi jenis penyakit, jumlah kasus dan informasi lain yang dapat dikonfirmasikan data-datanya | |
2. Terverifikasi dan sudah dilakukan koordinasi lintas sektor : rumor penyakit yang dilaporkan sudah mendapatkan informasi jenis penyakit, jumlah kasus dan informasi lain yang dapat dikonfirmasikan data-datanya. Tindakan respon sudah dilakukan dengan berkoordinasi dengan sektor lain yang terkait | |
3. Dalam investigasi : rumor penyakit masih dalam penyelidikan | |
4. Discarded : rumor penyakit tidak perlu direspon/diambil tindakan lebih lanjut | |
Sumber informasi | Pilihan sumber informasi yang melaporkan kejadian penyakit |
Nama pelapor | Nama jelas pelapor |
Telp pelapor | No telephone pelapor yang dapat dihubungi |
Latitude dan Longitude | Titik koordinat lokasi kejadian. Terisi secara otomatis setelah melengkapi variable Peta Lokasi Rumor |
Peta | Langkah untuk mendapatkan titik koordinat : |
1. Tuliskan nama lokasi | |
2. Klik pada peta untuk menampilkan titik koodinat lokasi pada latitude dan Longitude |
Bagian Informasi Penyakit
Data | Keterangan |
Penyakit Rumor | Pilihan penyakit rumor yang dilaporkan saat pertama kali laporan diterima |
Penyakit Terverifikasi | Pilihan penyakit. Informasi penyakit yang dipilih berdasarkan hasil verifikasi dari petugas kesehatan atau berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium |
Sumber verifikasi | Pilihan sumber informasi yang digunakan untuk melengkapi variabel penyakit terverifikasi |
Jumlah Kasus | Jumlah kasus yang dilaporkan |
Jumlah Kematian | Jumlah kematian yang dilaporkan |
Diperiksa Lab | Pilihan (Ya/Tidak) apakah dilakukan pemeriksaan laboratorium |
Hasil Laboratorium | Hasil pemeriksaan laboratorium |
Pria | Jumlah kasus jenis kelamin pria |
Wanita | Jumlah kasus jenis kelamin wanita |
Umur | Jumlah kasus menurut kelompok umur |
Bagian Deskripsi Kejadian
Data | Keterangan |
Informasi | Tuliskan informasi singkat kejadian rumor penyakit yang dilaporkan, jumlah kasus dan kematian, initial kasus, jenis kelamin dan umur kasus, alamat kasus, gejala. |
Kronologi | Tuliskan kronologi kasus antara lain informasi tanggal mulai sakit dan riwayat berobat, tanggal ambil spesimen, kondisi kasus dan tindakan yang sudah dilakukan terhadap kasus. |
Tindakan | Tuliskan tindakan yang sudah dilakukan oleh petugas kesehatan. |
Saran | Tuliskan saran yang dapat dilakukan yang dapat dilakukan oleh petugas kesehatan dilapangan untuk kejadian penyakit yang dilaporkan. |
Bagian Respon KLB
Data | Keterangan |
Respon < 24 Jam | Pilihan Ya/Tidak. Kriteria untuk respon < 24 jam adalah sudah mendapatkan informasi jenis penyakit, jumlah kasus dan informasi lain yang dapat dikonfirmasikan data-datanya. |
Formulir W1 | Pilihan Ya/Tidak. Jika ada formulir W1 maka formulir dilampirkan melalui Tab Lampiran file pendukung |
KLB | Pilihan Ya/Tidak. Jika dinyatakan KLB, formulir W1 maka formulir dilampirkan melalui Tab Lampiran file pendukung |
Tanggal KLB dimulai | Tanggal dimulai KLB |
Tanggal berakhir KLB | Tanggal berakhir KLB |
Tanggal KLB diketahui | Tanggal diketahui pertama kali rumor penyakit |
Tanggal ditanggulangi | Tanggal mulai ditanggulangi rumor penyakit yang dilaporkan |
Situasi KLB | Pilihan :
|
ID KLB | Nomor unik KLB |
Bagian Dokumen Pendukung
Data | Keterangan |
Add | Klik tombol Add untuk menampilkan pilihan dokumen yang akan dilampirkan |
Analisa Data SKDR
Menu : Analisa data laporan mingguan SKDR
Tujuan : - Menampilkan kelengkapan dan ketepatan laporan mingguan
- Tabel kelengkapan dan ketepatan laporan unit pelapor
- Verifikasi alert
- Jumlah kasus penyakit laporan mingguan SKDR menurut tempat
- Tabel kinerja SKDR
3
4
5
6
Langkah menampilkan kelengkapan laporan mingguan
3
4
5
6
Langkah menampilkan ketepatan laporan mingguan
3
4
5
6
Langkah menampilkan Tabel laporan mingguan
3
4
5
6
7
Langkah verifikasi peringatan dini/alert :
7. Klik Belum Verifikasi (kotak warna merah) untuk memulai verifikasi
9
10
8
4
3
5
Langkah menampilkan tabel Jumlah kasus menurut tempat:
6
Langkah menampilkan tabel kinerja:
4
3
5
6
Quiz
Jenis Laporan untuk menampilkan data Kelengkapan, ketepatan dan respon alert dalam bentuk tabel adalah :
Analisa Data EBS
Menu : Analisa data laporan Surveilans Berbasis Kejadian (EBS)
Tujuan : - Menampilkan data EBS dalam bentuk tabel Daftar Laporan Surveilans Berbasis Kejadian
- Menampilkan laporan EBS dalam bentuk tabel laporan STP KLB
- Export data rumor terpilih ke dalam bentuk MS. Excel
3
4
5
6
Langkah menampilkan tabel Jumlah kasus menurut tempat:
7
6
5
Langkah menampilkan data EBS dalam bentuk tabel laporan STP KLB :
7
5
6
Langkah menampilkan data EBS dalam bentuk tabel laporan STP KLB :
7b
7a
8
Quiz
Tuliskan alamat website SKDR :
63
Rangkuman
Aplikasi SKDR menggunakan data yang bersumber dari laporan mingguan yang dikirimkan unit pelapor. Setiap unit pelapor dan petugas yang akan mengirimkan laporan harus tercatat dalam sistem SKDR. Laporan dapat dikirimkan melalui pesan singkat SMS, WhatsApp atau dengan melakukan data entri melalui web SKDR.
Data mingguan akan tersimpan dalam sistem dan jika kasus yang dilaporkan melebihi nilai ambang batas yang sudah ditentukan, sistem akan memberikan sinyal “Alert” peringatan penyakit dan petugas akan melakukan verifikasi alert dengan melengkapi informasi berdasarkan respon yang sudah dilakukan kedalam sistem SKDR.
Data yang tersimpan dapat ditampilkan dalam bentuk tabel, grafik dan peta.
64
Referensi
https://youtube.com/playlist?list=PLdowFgzzj7M5-AETPmD89WOViL11qC0lc