1 of 64

OPERASIONALISASI APLIKASI SKDR

Substansi Surveilans �Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR)

Bagi Petugas Surveilans di Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota

Yogyakarta, 11-13 Januari 2022

2 of 64

N a m a

Ubaidillah, Ssi

NIP / NRP

-

PANGKAT/GOL

-

Tempat / tanggal Lahir

Jakarta, 14 November 1980

Instansi

WHO Indonesia

Jenis Kelamin

Laki - Laki

No Telepon / HP

 

08569936398

E-mail

ubaidillah@who.int

3 of 64

3

Tujuan Pembelajaran

  1. Hasil Belajar
  2. Setelah mengikuti mata pelatihan ini peserta mampu mengoperasionalisasi aplikasi SKDR.

B. Indikator Hasil Belajar

  • Setelah mengikuti mata pelatihan ini, peserta dapat peserta dapat menjelaskan definisi operasional dan kode dari 23 kasus penyakit dalam aplikasi SKDR, serta operasionalisasi aplikasi SKDR

4 of 64

4

Pokok Bahasan

  1. Definisi operasional dan kode 23 kasus penyakit dalam aplikasi SKDR
  2. Operasionalisai aplikasi SKDR :
  3. Tujuan penggunaan aplikasi
  4. Indikator dan target umum aplikasi SKDR
  5. Pengenalan menu dalam aplikasi SKDR
  6. Tata cara operasionalisasi aplikasi SKDR

5 of 64

5

Tujuan Penggunaan Aplikasi

Sistem yang dapat memantau perkembangan trend suatu penyakit menular potensial KLB/wabah dari waktu ke waktu (periode mingguan) dan memberikan sinyal peringatan (alert) kepada pengelola program bila kasus tersebut melebihi nilai ambang batasnya sehingga mendorong program untuk melakukan respons.

Alert atau signal yang muncul pada system bukan berarti sudah terjadi KLB tetapi merupakan pra-KLB yang mengharuskan petugas untuk melakukan respons cepat agar tidak terjadi KLB.

6 of 64

6

Indikator dan Target Umum Aplikasi

Indikator akan dihitung secara otomatis oleh sistem berdasarkan data yang dikirimkan oleh unit pelapor setiap minggunya. Indikator dalam sistem SKDR antara lain :

  1. Jumlah kasus baru setiap penyakit menurut minggu
  2. Total kunjungan
  3. Proporsi kesakitan
  4. Insidence Rate setiap penyakit menurut minggu
  5. Ketepatan waktu dari unit pelapor
  6. Kelengkapan unit pelapor
  7. Daftar alert peringatan dini penyakit mingguan untuk penyakit di sistem SKDR.

7 of 64

Log in ke aplikasi SKDR

Pastikan anda sudah mempunyai nama pengguna dan kata sandi untuk dapat mengakses sistem SKDR.

  1. Buka peramban internet
  2. Tuliskan alamat website SKDR : https://skdr.surveilans.org/
  3. Tuliskan nama pengguna dan kata sandi.
  4. Klik Sign In untuk masuk kedalam web SKDR

Akun Latihan dinas kesehatan :

Username : latihan.dinas.kesehatan

Password : latihan1

8 of 64

Video Panduan Menggunakan Aplikasi SKDR

9 of 64

Panduan Menggunakan Aplikasi SKDR

Menu yang terdapat di laman SKDR:

    • Dashboard
    • Pengaturan parameter
    • Manajemen daerah
    • EBS
    • SKDR
    • SMS
    • Whatsapp gateaway

10 of 64

Dashboard SKDR

11 of 64

Pengaturan Parameter Alert

Menu : Pengaturan Paramater >> Parameter Alert

Tujuan : - Pengaturan nilai ambang batas alert sesuai untuk setiap unit pelapor

12 of 64

Pengaturan Parameter Alert

  • Jenis alert peningkatan kasus berdasarkan adanya peningkatan jumlah kasus lebih dari 1.5 kali dibandingkan periode waktu sebelumnya dan jumlah kasus minimum yang sudah ditetapkan

  • Jenis alert fix cases (kasus) berdasarkan paramater jumlah kasus yang akan memberikan peringatan dini jika kasus dilaporkan memenuhi kriteria yang ditetapkan.

13 of 64

Langkah :

  1. Log in ke web SKDR.
  2. Pilih Menu Pengaturan Parameter.
  3. Pilih Menu Parameter Alert.
  4. Pilih Unit Pelapor
  5. Update nilai ambang batas
  6. Klik simpan untuk menyimpan ke dalam sistem

2

3

5

6

14 of 64

Alert Peningkatan Kasus memerlukan 3 paramater alert :

  • Min : Jumlah kasus minimal dari penyakit yang harus diwaspadai akan menjadi KLB
  • CompTu : Periode waktu yang digunakan untuk menghitung jumlah kasus untuk dibandingkan dengan kasus minggu perjalan
  • Factor : nilai ambang batas yang digunakan sebagai pembanding dengan hasil perhitungan jumlah kasus pada minggu berjalan dibagi rata-rata jumlah kasus periode waktu yang ditentukan.

15 of 64

�Manajemen Daerah�

Menu : Unit Pelapor

Tujuan : - Penambahan data baru dari unit pelapor

- Perubahan edit data unit pelapor

Kabupaten

Jumlah Puskesmas

Jumlah Rumah Sakit

Jumlah Laboratorium

Sumber : Web SKDR diakses tanggal

16 of 64

Langkah :

  1. Log in ke web SKDR.
  2. Pilih Menu Manajemen Daerah.
  3. Pilih Menu Unit Pelapor.
  4. Gunakan fungsi pencarian dengan menuliskan nama dari unit pelapor untuk mencari data unit pelapor disistem.
  5. Jika nama unti unit pelapor belum ada disistem, klik Tambah untuk menambahkan data baru.

2

3

4

5

17 of 64

Langkah :

  1. Atau Klik EDIT untuk melakukan perubahan data-data dari unit pelapor

2

3

6

18 of 64

  1. Lengkapi data unit pelapor
  2. Klik simpan untuk menyimpan data unit pelapor ke dalam sistem

8

7

19 of 64

Petugas Unit Pelapor

Menu : Petugas Unit Pelapor 

Tujuan : - Penambahan data baru dari petugas unit pelapor

- Perubahan edit data dari petugas unit pelapor

20 of 64

Langkah :

  1. Log in ke web SKDR.
  2. Pilih Menu Manajemen Daerah.
  3. Pilih Menu Unit Pelapor.
  4. Gunakan fungsi pencarian dengan menuliskan nama dari unit pelapor atau nama petugas untuk mencari data petugas disistem.
  5. Jika nama petugas pelapor belum ada disistem, klik Tambah untuk menambahkan data baru

2

4

5

3

21 of 64

  1. Atau Klik EDIT untuk melakukan perubahan data-data petugas dari unit pelapor

2

3

6

22 of 64

  1. Lengkapi data petugas unit pelapor
  2. Klik simpan untuk menyimpan data petugas unit pelapor ke dalam sistem

7

8

23 of 64

Quiz

Pendaftaran Petugas Pelapor Baru melalui Menu :

  1. Manajemen Daerah >> Unit Pelapor
  2. Manajemen Daerah >> Petugas Unit Pelapor
  3. Manajemen Daerah >> Pengguna

24 of 64

Laporan Mingguan SKDR

Menu : Data Agregate mingguan SKDR melalui web SKDR

Tujuan : - Penambahan data baru mingguan SKDR

- Perubahan/edit data mingguan SKDR

- Menghapus data mingguan SKDR dari sistem

25 of 64

Langkah tambah data/edit/hapus data mingguan :

  1. Log in ke web SKDR.
  2. Pilih Menu SKDR
  3. Pilih Menu Data Agregate
  4. Sebelum melakukan data entri atau perbaikan data mingguan, gunakan fungsi pencarian dengan menuliskan nama dari unit pelapor untuk mencari data unit pelapor disistem.
  5. Jika data mingguan dari unit pelapor belum ada disistem, klik Tambah untuk menambahkan data baru

2-3

5

4

26 of 64

  1. Atau Klik EDIT untuk melakukan perubahan mingguan dari unit pelapor

6

4

2-3

27 of 64

  1. Lengkapi data laporan mingguan
  2. Klik simpan untuk menyimpan data laporan mingguan

7

8

28 of 64

  1. Untuk menghapus laporan mingguan dari sistem klik tanda panah (disamping Edit) kemudian pilih delete

7a

4

2-3

7b

7c

29 of 64

30 of 64

Laporan Mingguan SKDR

Menu : Data Agregate mingguan SKDR melalui SMS dan WhatsApp

Tujuan : - Penambahan data baru mingguan SKDR

- Perubahan/edit data mingguan SKDR

31 of 64

Langkah Pengiriman laporan dengan SMS :

 

  1. Pastikan nomor yang akan digunakan sudah terdaftar di web SKDR. Hubungi dinas kesehatan untuk konfirmasi data nomor telephone yang sudah terdaftar di sistem.
  2. Simpan nomor telephone laporan mingguan SKDR untuk SMS :

0812-9610-0884; 0812-8459-9747; 0812-8459-9741; 0857-1486-8413;

0857-1486-8415; 0818-0681-8190; 0818-0681-8193;

  • Format :

MANUAL#MINGGU#data-pelaporan atau MINGGU#Minggu#data-pelaporan

  • Contoh :

MANUAL#13#a10,b3,d9,x200 atau MINGGU#13#a10,b3,d9,x200

  • Kirim SMS ke salah satu no telephone laporan mingguan SKDR (langkah no 2)
  • Untuk mengirimkan sms perbaikan data, tuliskan kode penyakit secara lengkap

Contoh : MINGGU#13#A4,B0,C0,D0,E0,F0,G0,H0,I0,J0,K0,L0,M0,N0,O0,P0,Q0,R0,S0,T0,U0,V0,W0,X0,Y0,Z0,X200

32 of 64

Langkah Pengiriman laporan dengan WhatsApp :

 

  1. Pastikan nomor yang akan digunakan sudah terdaftar di web SKDR. Hubungi dinas kesehatan untuk konfirmasi data nomor telephone yang sudah terdaftar di sistem.
  2. Simpan nomor telephone laporan mingguan SKDR untuk WhatsApp :

0818-0681-8190

  • Format :

SKDR(SPASI)MINGGU#thn#data-pelaporan

  • Contoh :

SKDR 13#2021#a10,b3,d9,x200

  • Kirim WhatsApp ke no telephone laporan mingguan SKDR (langkah no 2)
  • Untuk mengirimkan WhatsApp perbaikan data, tuliskan kode penyakit secara lengkap

Contoh :

SKDR 13#2021#A4,B0,C0,D0,E0,F0,G0,H0,I0,J0,K0,L0,M0,N0,O0,P0,Q0,R0,S0,T0,U0,V0,W0,X0,Y0,Z0,X200

33 of 64

34 of 64

Quiz

Langkah untuk memeriksa kendala pelaporan mingguan yang dikirimkan dengan WA :

  1. Periksa No Telp Petugas
  2. Periksa No WA Petugas dalam sistem
  3. Periksa Penulisan format WA
  4. Periksa status WA dalam sistem
  5. Mintakan screenshoot bukti mengirim laporan

35 of 64

36 of 64

Laporan Surveilans Berbasis Kejadian (EBS)

Menu : Pelaporan surveilans berbasis kejadian (EBS)

Tujuan : - Pelaporan penyakit potensial wabah yang harus dilaporkan < 24 jam

- Penambahan data baru laporan EBS

- Perubahan edit data dari laporan EBS

37 of 64

Langkah :

  1. Log in ke web SKDR.
  2. Pilih Menu EBS
  3. Pilih Menu Formulir EBS
  4. Gunakan fungsi pencarian untuk mencari data berdasarkan provinsi atau kabupaten
  5. Jika data belum ada dalam sistem, klik Tambah untuk menambahkan data baru

5

2 - 3

4

38 of 64

  1. Atau Klik EDIT untuk melakukan perubahan data EBS

2 - 3

6

4

39 of 64

  1. Lengkapi data EBS
  2. Informasi yang harus dilengkapi dikelompokan menjadi Informasi Dasar, Informasi penyakit, Deskripsi kejadian, Respon KLB, Lampiran file pendukung laporan
  3. Sebagai laporan awal dapat mengirimkan informasi berdasarkan data yang sudah ada
  4. Klik simpan atau Simpan dan keluar untuk menyimpan data ke dalam sistem

 

8

40 of 64

Bagian Informasi Dasar

Data

Keterangan

Provinsi

Pilihan provinsi lokasi kejadian

Kab/Kota

Pilihan kabupaten/Kota lokasi kejadian

Kecamatan

Pilihan kecamatan lokasi kejadian

Subject

Judul laporan singkat dengan format “Nama Penyakit - Lokasi Kejadian (Prov/Kab/Kecamatan)”

No EBS

Pemberian kode unik pelaporan otomatis oleh sistem

Tgl Laporan

Tanggal melaporkan kejadian

Status Rumor

Pilihan : 

1. Terverifikasi : rumor penyakit yang dilaporkan sudah mendapatkan informasi jenis penyakit, jumlah kasus dan informasi lain yang dapat dikonfirmasikan data-datanya

2. Terverifikasi dan sudah dilakukan koordinasi lintas sektor : rumor penyakit yang dilaporkan sudah mendapatkan informasi jenis penyakit, jumlah kasus dan informasi lain yang dapat dikonfirmasikan data-datanya. Tindakan respon sudah dilakukan dengan berkoordinasi dengan sektor lain yang terkait

3. Dalam investigasi : rumor penyakit masih dalam penyelidikan

4. Discarded : rumor penyakit tidak perlu direspon/diambil tindakan lebih lanjut

Sumber informasi

Pilihan sumber informasi yang melaporkan kejadian penyakit

Nama pelapor

Nama jelas pelapor

Telp pelapor

No telephone pelapor yang dapat dihubungi

Latitude dan Longitude

Titik koordinat lokasi kejadian. Terisi secara otomatis setelah melengkapi variable Peta Lokasi Rumor

Peta

Langkah untuk mendapatkan titik koordinat : 

1. Tuliskan nama lokasi

2. Klik pada peta untuk menampilkan titik koodinat lokasi pada latitude dan Longitude

41 of 64

Bagian Informasi Penyakit

Data

Keterangan

Penyakit Rumor

Pilihan penyakit rumor yang dilaporkan saat pertama kali laporan diterima

Penyakit Terverifikasi

Pilihan penyakit. Informasi penyakit yang dipilih berdasarkan hasil verifikasi dari petugas kesehatan atau berdasarkan  hasil pemeriksaan laboratorium

Sumber verifikasi

Pilihan sumber informasi yang digunakan untuk melengkapi variabel penyakit terverifikasi

Jumlah Kasus

Jumlah kasus yang dilaporkan

Jumlah Kematian

Jumlah kematian yang dilaporkan

Diperiksa Lab

Pilihan (Ya/Tidak) apakah dilakukan pemeriksaan laboratorium 

Hasil Laboratorium

Hasil pemeriksaan laboratorium

Pria

Jumlah kasus jenis kelamin pria

Wanita

Jumlah kasus jenis kelamin wanita

Umur

Jumlah kasus menurut kelompok umur

42 of 64

Bagian Deskripsi Kejadian

Data

Keterangan

Informasi

Tuliskan informasi singkat kejadian rumor penyakit yang dilaporkan, jumlah kasus dan kematian, initial kasus, jenis kelamin dan umur kasus, alamat kasus, gejala.

Kronologi 

Tuliskan kronologi kasus antara lain informasi tanggal mulai sakit dan riwayat berobat, tanggal ambil spesimen, kondisi kasus dan tindakan yang sudah dilakukan terhadap kasus.

Tindakan

Tuliskan tindakan yang sudah dilakukan oleh petugas kesehatan.

Saran

Tuliskan saran yang dapat dilakukan yang dapat dilakukan oleh petugas kesehatan dilapangan untuk kejadian penyakit yang dilaporkan.

43 of 64

Bagian Respon KLB

Data

Keterangan

Respon < 24 Jam

Pilihan Ya/Tidak. Kriteria untuk respon < 24 jam adalah sudah mendapatkan informasi jenis penyakit, jumlah kasus dan informasi lain yang dapat dikonfirmasikan data-datanya. 

Formulir W1

Pilihan Ya/Tidak. Jika ada formulir W1 maka formulir dilampirkan melalui Tab Lampiran file pendukung

KLB

Pilihan Ya/Tidak. Jika dinyatakan KLB, formulir W1 maka formulir dilampirkan melalui Tab Lampiran file pendukung

Tanggal KLB dimulai

Tanggal dimulai KLB

Tanggal berakhir KLB

Tanggal berakhir KLB

Tanggal KLB diketahui

Tanggal diketahui pertama kali rumor penyakit

Tanggal ditanggulangi

Tanggal mulai ditanggulangi rumor penyakit yang dilaporkan 

Situasi KLB

Pilihan :

  1. Berakhir : KLB penyakit berhasil ditanggulangi
  2. Masih berlangung : KLB penyakit masih ditanggulangi oleh petugas kesehatan

ID KLB

Nomor unik KLB

44 of 64

Bagian Dokumen Pendukung

Data

Keterangan

Add

Klik tombol Add untuk menampilkan pilihan dokumen yang akan dilampirkan

45 of 64

Analisa Data SKDR

Menu : Analisa data laporan mingguan SKDR

 Tujuan : - Menampilkan kelengkapan dan ketepatan laporan mingguan

- Tabel kelengkapan dan ketepatan laporan unit pelapor

- Verifikasi alert

- Jumlah kasus penyakit laporan mingguan SKDR menurut tempat

- Tabel kinerja SKDR

46 of 64

3

4

5

6

Langkah menampilkan kelengkapan laporan mingguan

  1. Log in ke web SKDR.
  2. Pilih Menu SKDR
  3. Pilih Menu Analisa Data
  4. Pilih Tab Kelengkapan
  5. Pilih Variabel data yang akan ditampilkan.
  6. Klik proses untuk menampilkan data

47 of 64

3

4

5

6

Langkah menampilkan ketepatan laporan mingguan

  1. Log in ke web SKDR.
  2. Pilih Menu SKDR
  3. Pilih Menu Analisa Data
  4. Pilih Tab Ketepatan
  5. Pilih Variabel data yang akan ditampilkan.
  6. Klik proses untuk menampilkan data

48 of 64

3

4

5

6

Langkah menampilkan Tabel laporan mingguan

  1. Log in ke web SKDR.
  2. Pilih Menu SKDR
  3. Pilih Menu Analisa Data
  4. Pilih Tab Laporan
  5. Pilih Jensi Laporan : Laporan Kelengkapan
  6. Pilih kabupaten unit pelapor
  7. Klik proses untuk menampilkan data

49 of 64

3

4

5

6

7

Langkah verifikasi peringatan dini/alert :

  1. Log in ke web SKDR.
  2. Pilih Menu SKDR
  3. Pilih Menu Analisa Data
  4. Pilih Tab Alert (Peringatan Dini)
  5. Pilih Variabel data yang akan ditampilkan.
  6. Klik proses untuk menampilkan data

7. Klik Belum Verifikasi (kotak warna merah) untuk memulai verifikasi

50 of 64

9

10

8

  1. Lengkapi data verifikasi berdasarkan informasi yang sudah tersedia.
  2. Klik Edit data agregate untuk melakukan perbaikan data mingguan yang dilaporkan jika data yang dilaporkan tidak sesuai
  3. Klik Proses verifikasi jika sudah selesai melakukan perbaikan data dan menyimpan ke dalam sistem

51 of 64

4

3

5

Langkah menampilkan tabel Jumlah kasus menurut tempat:

  1. Log in ke web SKDR
  2. Pilih Menu SKDR
  3. Pilih Menu Analisa Data
  4. Pilih Tab Laporan dan Pilih Jenis laporan : Laporan Jumlah Kasus Menurut Tempat
  5. Pilih Variabel data yang akan ditampilkan
  6. Klik Proses untuk menampilkan tabel

6

52 of 64

Langkah menampilkan tabel kinerja:

  1. Log in ke web SKDR
  2. Pilih Menu SKDR
  3. Pilih Menu Analisa Data
  4. Pilih Tab Laporan dan Pilih Jenis laporan : Laporan Jumlah Kasus Menurut Tempat
  5. Pilih Variabel data yang akan ditampilkan
  6. Klik Proses untuk menampilkan tabel

4

3

5

6

53 of 64

Quiz

Jenis Laporan untuk menampilkan data Kelengkapan, ketepatan dan respon alert dalam bentuk tabel adalah :

  1. Jenis Laporan Kelengkapan
  2. Jenis Laporan Ketepatan
  3. Jenis Laporan Kinerja
  4. Jenis Laporan Jumlah Kasus

54 of 64

Analisa Data EBS

Menu : Analisa data laporan Surveilans Berbasis Kejadian (EBS)

Tujuan : - Menampilkan data EBS dalam bentuk tabel Daftar Laporan Surveilans Berbasis Kejadian

- Menampilkan laporan EBS dalam bentuk tabel laporan STP KLB

- Export data rumor terpilih ke dalam bentuk MS. Excel

55 of 64

3

4

5

6

Langkah menampilkan tabel Jumlah kasus menurut tempat:

  1. Log in ke web SKDR
  2. Pilih Menu EBS
  3. Pilih Menu Analisa EBS
  4. Pilih Tab Laporan
  5. Pilih Tipe Laporan : Daftar Laporan Surveilans Berbasis Kejadian
  6. Pilih Variabel data yang akan ditampilkan.
  7. Klik Proses untuk menampilkan tabel

56 of 64

7

57 of 64

6

5

Langkah menampilkan data EBS dalam bentuk tabel laporan STP KLB :

  1. Log in ke web SKDR
  2. Pilih Menu EBS
  3. Pilih Menu Analisa EBS
  4. Pilih Tab Laporan
  5. Pilih Tipe Laporan : Daftar Laporan Surveilans Terpadu Berbasis KLB
  6. Pilih Variabel data yang akan ditampilkan.
  7. Klik Proses untuk menampilkan tabel

58 of 64

7

59 of 64

5

6

Langkah menampilkan data EBS dalam bentuk tabel laporan STP KLB :

  1. Log in ke web SKDR
  2. Pilih Menu EBS
  3. Pilih Menu Analisa EBS
  4. Pilih Tab Laporan
  5. Pilih Tipe Laporan : Export
  6. Pilih Variabel data yang akan ditampilkan
  7. Pilih Fields yang akan diexport
  8. Klik Proses untuk menampilkan tabel

60 of 64

7b

7a

61 of 64

8

62 of 64

Quiz

Tuliskan alamat website SKDR :

63 of 64

63

Rangkuman

Aplikasi SKDR menggunakan data yang bersumber dari laporan mingguan yang dikirimkan unit pelapor. Setiap unit pelapor dan petugas yang akan mengirimkan laporan harus tercatat dalam sistem SKDR. Laporan dapat dikirimkan melalui pesan singkat SMS, WhatsApp atau dengan melakukan data entri melalui web SKDR.

Data mingguan akan tersimpan dalam sistem dan jika kasus yang dilaporkan melebihi nilai ambang batas yang sudah ditentukan, sistem akan memberikan sinyal “Alert” peringatan penyakit dan petugas akan melakukan verifikasi alert dengan melengkapi informasi berdasarkan respon yang sudah dilakukan kedalam sistem SKDR.

Data yang tersimpan dapat ditampilkan dalam bentuk tabel, grafik dan peta.

64 of 64

64

Referensi

  1. Kementerian Kesehatan. 2021. Pedoman Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon.
  2. Kementerian Kesehatan. 2021. Algoritma Diagnosis Penyakit dan Respon.
  3. Kementerian Kesehatan. 2020. Panduan Pengguna Piranti Lunak (Software) Peringatan Dini Penyakit Menular.
  4. Video Panduan Aplikasi SKDR :

https://youtube.com/playlist?list=PLdowFgzzj7M5-AETPmD89WOViL11qC0lc