1 of 16

PERTEMUAN 3.�KEBERAGAMAN BAHASA INDONESIA

PRODI PETERNAKAN

FAKULTAS PERTANIAN PERIKANAN DAN PETERNAKAN

UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA LAMPUNG

TAHUN AKADEMIK 2024/2025

ENY IVAN’S, S.P., M.Sc

2 of 16

Tujuan Pembelajaran

  • Mahasiswa mampu menjelaskan penyebab timbulnya keragaman berbahasa
  • Mahasiswa mampu memperinci jenis-jenis ragam bahasa
  • Mahasiswa mampu membedakan ragam bahasa baku dan tidak baku
  • Mahasiswa mampu menerapkan penggunaan ragam bahasa dalam berbagai keperluan

3 of 16

KEBERAGAMAN BAHASA INDONESIA

Keberagaman bahasa indonesia

Dialek

Ragam bahasa yang dipengaruhi oleh faktor daerah atau letak geografis (ragam bahasa kedaerahan)

Kronolek

Ragam bahasa yang dipengaruhi oleh perkembangan waktu (ragam bahasa kesejarahan)

Sosiolek

Ragam bahasa yg dipengaruhi oleh golongan sosial penuturan atau dialek sosial (ragam bahasa kemasyarakatan)

Idiolek

Ragam bahasa atau gaya berbahasa seseorang (perorangan)

Ragam bahasa baku

Ragam bahasa yg digunakan dlm komunikasi resmi, wawancara teknis, pembicaraan di depan umum, dan pembicaraan dg orang yg dihormati

Ragam bahasa tak baku

Ragam bahasa yg digunakan dlm keseharian atau pembicaraan dg orang yg dekat/akrab dg kt

4 of 16

PENDAHULUAN

  • Sebagai gejala sosial, pemakaian bahasa tidak hanya ditentukan oleh faktor-faktor kebahasaan, tetapi jg oleh faktor di luar kebahasaan
  • Faktor kebahasaan: struktur kalimat dan pilihan kata
  • Faktor di luar kebahasaan: lokasi geografis, waktu, sosiokultural, faktor situasi
  • 2 faktor tersebut menimbulkan keragaman dalam pemakaian bahasa baik secara lisan maupun tulisan
  • Keragaman tampak pada: pelafalan, pemilihan kata, penerapan kaidah tata bahasa >>> perbedaan pesan atau maksud dari pemakaian bahasa itu.

5 of 16

Jenis-Jenis Ragam Bahasa

    • Ragam bahasa kedaerahan
    • Bahasa sunda dialek priangan dan banten berbeda
    • Bahasa melayu dialek jakarta dan dialek deli berbeda

Dialek

    • Ragam bahasa kesejarahan
    • Bahasa melayu masa kerajaan sriwijaya berbeda dg melayu riau saat ini

Kronolek

    • Ragam bahasa kemasyarakatan
    • Orang terpelajar dg tidak terpelajar akan berbeda
    • Para eksekutif, boss, dengan buruh dan petani akan berbeda

Sosiolek, Fungsiolek

    • Ragam bahasa perseorangan
    • Gaya bahasa AA Gym berbeda dg Ust. Abdul Somad
    • Gusdur dan Rocky gerung

Idiolek

6 of 16

Keberagaman Bahasa Indonesia

  1. Ragam Bahasa Menurut Daerah
    • Ragam daerah dikenal dg logat atau dialek

7 of 16

Keberagaman Bahasa Indonesia

2. Ragam Bahasa Menurut Pendidikan Normal

    • Ragam bahasa menurut pendidikan normal menunjukkan perbedaan yg jelas antara kaum yg berpendidikan formal dn yg tidak.
    • Bunyi /f/ dan gugus konsonan akhir /ks/ sering tidak terdapat dalam ujaran orang yg tidak bersekolah
    • Contoh: faktor = paktor; fakultas = pakultas; film = pilm; fitnah=pitnah

8 of 16

Keberagaman Bahasa Indonesia

3. Ragam Bahasa Menurut Sikap Penutur

    • Ragam bahasa menurut sikap penutur mencakup sejumlah corak bahasa Indonesia yg masing-masing pada asasnya tersedia bagi tiap pemakai bahasa
    • Ragam ini yg disebut langgam atau gaya, pemilihannya bergantung pd sikap penutur terhadap orang yg diajak berbicara atau pembacanya.
    • Sikapnya dipengaruhi oleh umur dan keudukan yg disapa, tingkat keakraban antar penutur, pokok persoalan yg hendak disampaikan, dan tujuan penyampaian informasinya.

9 of 16

Keberagaman Bahasa

  1. Berdasarkan tema atau pokok persoalan
    1. Ragam bahasa undang-undang
    2. Ragam bahasa jurnalistik
    3. Ragam bahasa ilmiah
    4. Ragam bahasa sastra
    5. Ragam bahasa sehari-hari
  2. Berdasarkan media pembicaraan
    • Ragam bahasa lisan: cakapan, pidato, kuliah, punggung
    • Ragam bahasa tulis: teknis, undang-undang, catatan, surat
  3. Menurut hubungan antar pembaca
    • Ragam bahasa resmi
    • Ragam bahasa santai
    • Ragam bahasa akrab

10 of 16

PENYEBARAN BAHASA BERDASARKAN WILAYAH PULAU

11 of 16

Ragam Baku dan Ragam Tidak Baku

  • Faktor lain yg menimbulkan ragam bahasa adalah faktor situasi atau tingkat keresmian berbahasa.
  • Pemeran serta (pembicara, pendengar, orang lain), tempat berbahasa (di rumah, di pasar, di sekolah) topik yg dibicarakan, jalur berbahasa (lisan, tulisan, telegram) >> menentukan tingkat keresmian berbahasa

12 of 16

SITUASI RESMI DALAM PEMAKAIAN RAGAM BAKU

  • Komunikasi resmi
  • Wacana teknis
  • Pembicaraan di depan umum
  • Pembicaraan dengan orang yg dihormati

13 of 16

FUNGSI BAHASA BAKU

  • Fungsi pemersatu
  • Fungsi kekhasan
  • Fungsi pembawa kewibawaan
  • Fungsi sebagai kerangka acuan

Fungsi bahasa baku

pemersatu

Pemberi kekhasan

kewibawaan

Acuan

14 of 16

Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

  • Kaidah bahasa : tata bunyi, tata kata dan tata kalimat, tata istilah, tata ejaan, dan tata makna
  • Konteks : peristiwa dan keadaan yang dihadapi

Aturan Berbahasa

Baik

Kesesuaian dengan konteks

Benar

Kesesuaian dengan kaidah

15 of 16

KESIMPULAN

  • Keberagaman berbahasa dipengaruhi oleh faktor-faktor kebahasaan dan faktor di luar kebahasaan. Faktor kebahasaan: struktur kalimat dan pilihan kata. Faktor di luar kebahasaan: lokasi geografis, waktu, sosiokultural, faktor situasi.
  • Jenis keberagaman bahasa : dialek, kronolek, sosiolek, idiolek, ragam bahasa baku, ragam bahasa tidak baku.
  • Penggunaan ragam bahasa baku dan tidak baku sejalan dengan situasi resmi (formal) dan situasi tidak resmi (nonformal).

16 of 16

TERIMAKASIH