1 of 51

Indikator Performance

Lembaga Non Profit

Lusha Ayu Astari

2 of 51

DISKUSI PEMBUKA: �

Apa itu Indikator?�Mengapa harus ada indikator?

2

3 of 51

3

Contoh Praktis

4 of 51

Isu Utama�

Indikator:

  1. Dibuat sendiri ATAU Ditetapkan dari “atas”?
  2. Apa bedanya indikator Lembaga Profit vs Lembaga Non Profit?

5 of 51

Tujuan Pembelajaran

  • Memahami prinsip indikator performance dari lembaga non-profit
  • Mampu menyusun indikator performance lembaga

5

6 of 51

Pokok Bahasan

  1. Pendahuluan
  2. Pengertian & Konsep Dasar
  3. Macam-macam Indikator
  4. Tipe, Jenis, dan Karakteristik Indikator
  5. Pengembangan Indikator berdasarkan Kepmendagri No. 050-5889

  • Lampiran

6

7 of 51

Rujukan

  • USAID
  • Regulasi

7

8 of 51

8

9 of 51

10 of 51

11 of 51

Pokok Bahasan 1:�

Pengertian & Konsep dasar

11

12 of 51

Pengertian

Kinerja adalah

  • capaian keluaran/hasil/dampak dari kegiatan/program/sasaran sehubungan dengan penggunaan sumber daya pembangunan
  • Keluaran/hasil dari kegiatan/program yang telah atau hendak dicapai sehubungan dengan penggunaan anggaran dengan kuantitas dan kualitas terukur (Perpres No. 29/2014)

12

13 of 51

Pengertian (2)

Indikator Kinerja adalah

  • tanda yang berfungsi sebagai alat ukur pencapaian kinerja suatu kegiatan, program atau sasaran dan tujuan dalam bentuk keluaran (output), hasil (outcome), dampak (impact).
  • Ukuran keberhasilan yang akan dicapai dari kinerja program dan kegiatan yang telah direncanakan (Perpres No. 29/2014)

14 of 51

15 of 51

Diskusi:�Konsep Input 🡪 ………………..Impact

16 of 51

INPUT

PROSES

OUTPUT

OUTCOME

IMPACT

LOGICAL FRAMEWORK DENGAN PRINSIP DASAR “SISTEM”

17 of 51

INPUT

PROSES

OUTPUT

OUTCOME

IMPACT

OUTPUT

OUTPUT

OUTPUT

OUTPUT

OUTPUT

OUTPUT

OUTCOME

OUTCOME

MAKIN KE KANAN,

MAKIN BANYAK

FAKTOR YANG

BERPENGARUH

  • Batasan Kontribusi
  • Batasan Waktu

18 of 51

  • Direct Implementation
  • Staged Implementation (pilot project terlebih dulu)

19 of 51

20 of 51

21 of 51

The Strategy Change Cycle

Implementation must be consciously, deliberately, and strategically planned, managed, and budgeted. Further, if major changes are involved, successful implementation typically involves creation of a new regime to govern decisions and behavior.

22 of 51

Pokok Bahasan 2:

Macam-macam Indikator

23 of 51

Macam-macam Indikator Kinerja

  • Indikator Kinerja Utama
  • Indikator Kinerja Program
  • Indikator Kinerja Kegiatan

24 of 51

Indikator Kinerja Utama (IKU)

  • are measures that a sector or organization uses to define success and track progress in meeting its strategic goals.
  • This focus on strategic or long-term goals is what distinguishes KPIs from the wider array of “performance indicators” (PIs)
  • Ukuran keberhasilan organisasi dalam mencapai TUJUAN dan merupakan ikhtisar hasil berbagai program dan kegiatan sebagai penjabaran tugas dan fungsi organisasi (Perpres No. 29/2014)

24

25 of 51

Indikator Kinerja Program

  • Ukuran atas hasil (outcome) dari suatu program yang merupakan pelaksanaan TUPOKSI suatu K/L dan pemda yang dilaksanakan oleh Satker/SKPD

26 of 51

Indikator Kinerja Kegiatan

  • Ukuran atas keluaran (output) dari suatu kegiatan yang terkait secara logis dengan Indikator Kinerja Program

27 of 51

28 of 51

KEPALA

DAERAH

SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

SEKDA

Es. 2

Es. 3

DAERAH

Eselon I

29 of 51

IKU GUBERNUR

IKU SEKDA

IKU DINKES

IKU BUPATI/WALIKOTA

IKU SEKDA

IKU DINKES

PROVINSI

KAB/KOTA

30 of 51

Penyelarasan target di berbagai tingkatan

  • Target capaian kinerja di level
    • Kabupaten/ kota
    • Provinsi
    • Nasional
  • Pelibatan lintas stakeholder
  • Pelibatan berbagai dokumen perencanaan
  • Sumber dana -- pemetaan

31 of 51

DISKUSI:

CASCADING IKU DIY

32 of 51

CASCADING METAPROGRAM DINKES KABUPATEN X

32

IKU GUBERNUR

IKU SEKDA/ ASEK

IKU DINKES DIY

    • Meningkatnya Derajat Kualitas SDM → Indikator: IPM (Realisasi 2017: 78,89%, Target 2022: 81,68%)
    • Peningkatan Usia Harapan Hidup → Indikator: AHH �(Realisasi 2017: 74,74 tahun, 2022: 75,49 tahun)

2.Terwujudnya perilaku hidup sehat → Indikator: % Puskesmas PISPK → IKU 2

1. Terwujudnya yankes bermutU → Indikator: Persentase fasyankes terakreditasi → IKU 1

INDIKATOR PROGRAM

INDIKATOR KEGIATAN

33 of 51

Pokok Bahasan 3:

Tipe, Jenis, dan Karakteristik Indikator

34 of 51

Tipe dan Jenis Indikator

  • Kualitatif: (skala; misal: buruk; sedang; baik)
  • Kuantitatif absolut: (angka absolut; misal: jumlah kematian ibu)
  • Persentase
  • Rasio
  • Rata-rata
  • Indeks: angka patokan dari beberapa variable kejadian berdasarkan suatu RUMUS tertentu (eg: IHSG; IPM)

34

35 of 51

Karakteristik Indikator: SMART

  • S: Specific;
    •  No: Immunize 10,000 children.
    •  Yes: Immunize 100 percent of children ages 0-24 months
  • M: Measurable;
    •  No: 65 percent of adults report practicing healthy lifestyles. 
    • Yes: 65 percent of adults ages 18-54 report doing 30 minutes of physical exercise at least three times per week

35

36 of 51

lanjutan

  • A: Achievable;
    •  No: Eradicate stillbirths.
    •  Yes: Reduce the infant mortality rate to less than 1 percent
  • Relevant?
    •  No: Decrease promiscuity in society.
    •  Yes: Reduce the incidence of sexually-transmitted diseases by 20 percent
  • T: Time Bound
    •  Poor: Spread awareness of HIV/AIDS.
    •  Good: Establish HIV/AIDS education kiosks in 25 percent of secondary schools by 2015.

36

37 of 51

Pokok Bahasan 4:

PENGEMBANGAN INDIKATOR BERDASARKAN KEPMENDAGRI NO. 050-5889

38 of 51

39 of 51

Indikator tersedia dalam Kepmendagri No. 050-5889 Tahun 2021

Indikator RPJMD terkait Kesehatan

Misal: AKI; Stunting

?

OUTCOME LANGSUNG

OUTCOME ANTARA

IMPACT

?

40 of 51

41 of 51

Urusan Pemerintahan Bidang Kesehatan

(Lampiran UU No. 23/14)

Upaya

Kesehatan

Sediaan Farmasi,

Alat Kesehatan

dan Makanan

SDM

Kesehatan

Pemberdayaan

Masyarakat

Program Pemenuhan UKP dan UKM

Program Peningkatan Kapasitas SDM Kesehatan

Program Sediaan

Farmasi,

Alat Kesehatan dan

Makanan Minuman

Program Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan

22

38

Nomenklatur Urusan

(Kepmendagri No. 5889/21)

02

01

01

02

03

01

02

03

03

04

03

04

05

06

02

01

3

4

2

3

1

1

1

2

3

2

1

1

1

2

PROGRAM

(4)

KEGIATAN

(16)

SUB KEGIATAN

(87)

42 of 51

KEPALA

DAERAH

SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

SEKDA

Es. 2

Es. 3

DAERAH

Eselon I

43 of 51

Sasaran Strategis Daerah Bidang Kesehatan

Program Pemenuhan UKP dan UKM

Program Peningkatan Kapasitas SDM Kesehatan

Program Sediaan

Farmasi,

Alat Kesehatan dan

Makanan Minuman

Program Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan

SK1

SK2

02

01

01

02

03

01

02

03

03

04

03

04

05

06

02

01

,,,

SK38

SK1

SK2

SK3

1

SK2

2

3

SK1

1

1

SK3

2

INDIKATOR

PROGRAM

INDIKATOR

KEGIATAN

INDIKATOR

SUB KEGIATAN

(Sub OUTPUT)

(OUTPUT)

(OUTCOME LANGSUNG)

INDIKATOR

STRATEGIS

DAERAH

(OUTCOME ANTARA)

INDIKATOR

PEMBANGUNAN

DAERAH

(IMPACT)

Sasaran Pembangunan Daerah Bidang Kesehatan

SKPD Lain

44 of 51

Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Sesuai Standar (1-02-02-2.02-01)

Jumlah Ibu Bersalin yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Sesuai Standar (1-02-02-2.02-02)

Jumlah Ibu NIFAS yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Sesuai Standar (1-02-02-2.02-?)

Jumlah bumil berisiko yang mengalami komplikasi

Jumlah bulin yang mengalami komplikasi

Jumlah ibu paska salin dengan komplikasi

Jumlah kematian ibu yang bisa dicegah

Jumlah ibu hamil berisiko yang dikelola

Jumlah bulin berisiko yang dikelola

Jumlah ibu paska salin berisikoi yang dikelola

Jumlah ibu hamil berisiko yang terdeteksi

Jumlah bulin berisiko yang terdeteksi

Jumlah bufas berisiko yang terdeteksi

Jumlah bumil berisiko dengan komplikasi yang dikelola segera

Jumlah bulin dengan komplikasi yang dikelola segera

Jumlah bufas dengan komplikasi yang dikelola segera

AKI

IMPACT (Ka Daerah)

OUTCOME ANTARA (Eselon 1/Sekda)

OUTCOME LANGSUNG (Ka Dinkes)

OPD-OPD lain

OUTPUT (Ka Bidang)

OUTPUT (Ka Seksi)

45 of 51

Indikator lembaga profit/BLUD dengan Pendekatan Balanced Scorecard

Lampiran 1:

45

46 of 51

The deployment of balanced scorecard in health care organizations: is it beneficial?

47 of 51

47

Human Capital

Information Capital

Organization Capital

Peduli Masyarakat

& Lingkungan

Proses

Inovasi

Manajemen

Customer

Manajemen

Operasi

Imej (Citra)

Kemitraan

Atribut Produk/

Jasa

Pertumbuhan

Produktivitas

Long-Term Shareholder Value

PETA STRATEGI GENERIK

Tujuan utama

Pondasi strategis

48 of 51

48

PERSPEKTIF

KEUANGAN

PERSPEKTIF PROSES

BISNIS INTERN

PERSPEKTIF

CUSTOMER

Workforce

Scorecard

HR

Scorecard

HUMAN

CAPITAL

Information

Capital

Organization

Capital

Perspektif

Pembelajaran &

Pertumbuhan

THE BALANCED

SCORECARD

FRAMEWORK

Managing Human Capital

To Execute Strategy

With what will

we compete?

Dikembangkan dari Kaplan & Norton (1996); Becker et al (2001); Huselid et al, (2005)

49 of 51

Saint Mary's Duluth Clinic Balanced Scorecard.

50 of 51

50

Financial Systems

Capacity for service provision

Staff Perspectives

Service Provision

Patient & Community

Perspectives

Overall Vision

Perspektif Keuangan

Perspektif

Pembelajaran &

Pertumbuhan

Perspektif Proses

Bisnis Intern

Perspektif

Pelanggan

BSC

FOR HEALTH SERVICE

IN AFGHANISTAN

51 of 51

TERIMA KASIH