1 of 35

PEMROGRAMAN JARINGAN

Oleh :�Condro Wibawa

Universitas Gunadarma

2 of 35

M3

PROTOKOL DASAR JARINGAN :

HTTP, FTP, SMTP, DNS, DHCP, DLL

3 of 35

CAPAIAN PEMBELAJARAN

  1. Mahasiswa mampu menyebutkan dan memahami cara kerja protokol jaringan
  2. Mahasiswa mampu menjelaskan model OSI Layer
  3. Mahasiswa mampu menjelaskan masing-masing layer pada OSI Layer
  4. Mahasiswa mampu menyebutkan hardware dan protokol pada masing-masing layer

4 of 35

HTTP/HTTPS

Hypertext Transfer Protocol/Secure

5 of 35

Definisi HTTP

HTTP atau Hypertext Transfer Protocol adalah protocol/aturan pada lapisan aplikasi (baik di TCP/IP maupun OSI Layer) yang digunakan untuk pertukaran informasi dalam bentuk Hypertext (Teks, Image, Video, Link, dll) di dalam World Wide Web (WWW).

Ditemukan pertama kali oleh Tim Berness Lee pada tahun 1989 saat bekerja di CERN.

Saat ini pengembangan protocol HTTP dilaksanakan oleh W3C dan IETF (Internet Engineering Task Force). Versi terakhir adalah HTTP 3.0

Standar HTTP kini dipakai sebagai standar komunikasi di dalam WWW/ internet.

6 of 35

Cara Kerja HTTP

Cara Kerja Protokol HTTP ada dua :�1. HTTP Request

2. HTTP Response

HTTP Request :

Client mengirimkan perintah ke web server. HTTP Request ini dijalankan ketika user mengakses URL, menggunakan CURL, dll.

HTTP Response :

Setelah web server menerima request dari client, maka server akan memberikan respon. Respon bisa dalam bentuk pesan sukses disertai halaman yang diminta. Atau juga pesan error.

Protokol HTTP bersifat stateless, artinya setiap request dan response tidak akan dicatat. Sehingga jika ada permintaan serupa, prosesnya akan diulang dari awal.

7 of 35

Cara Kerja HTTP

Cara mengirim http request bisa menggunakan :

Web Browser

  • Client memasukkan alamat URL, proses request dimulai ketika menekan enter
  • Menggunakan hyperlink/tombol submit pada halaman HTML (website)

cURL (CLI)

Menggunakan perintah pada Command Line Intepreter >> Command Prompth, atau bahasa pemrograman seperti PHP, Java, Java Script, dll. Metode ini umum digunakan pada pengembangan aplikasi web atau mobile

8 of 35

Cara Kerja HTTP

Jenis-jenis metode http request antara lain:

GET

Metode ini digunakan untuk mengambil/ mendapatkan data dari web server.

POST

Metode untuk menambahkan baris data pada databaser server

PUT

Metode untuk mengupdate/mengedit isi data/informasi pada server

DELETE

Metode untuk menghapus data/informasi pada web server.

9 of 35

Cara Kerja HTTP

Selanjutnya web server akan merespon permintaan dengan mengirimkan http response. Respon dari web server bisa bermacam-macam.

Respon Berhasil

  • Diberikan status permintaan : succeed
  • Akan ditampikan informasi header
  • Akan ditampilkan informasi body/badan pesan

Respon Error

Menggunakan perintah pada Command Line Intepreter >> Command Prompth, atau bahasa pemrograman seperti PHP, Java, Java Script, dll. Metode ini umum digunakan pada pengembangan aplikasi web atau mobile

10 of 35

Cara Kerja HTTP

11 of 35

HTTP vs HTTPs

Salah satu kelemahan protocol HTTP adalah keamanan data yang kurang. Dimana data dikirim apa adanya melalui jaringan.

Hal ini memudahkan cracker untuk menyerang dan mengintip informasi yang direquest maupun response.

Untuk mengatasi masalah ini, muncullah HTTPS (HTTP Secure). Dimana request dan response yang diberikan dienkripsi terlebih dahulu, sehingga akan menyulitkan penyerang.

Saat ini hampir semua website modern mewajibkan penggunaan protocol HTTPs.

12 of 35

HTTP vs HTTPs

Cara kerja HTTPs adalah :

  1. Sebelum melakukan HTTP Request, komputer client akan mencoba membuat koneksi dengan server.
  2. Secara default semua OS sudah terinstall SSH Client.
  3. Setelah terkoneksi dengan server, server akan memberikan public key. Client kemudian menerimanya dan mencocokkanya dengan pasangan kuncinya di private key yang ada di SSH Client.
  4. Jika ada, koneksi bisa dilanjutkan. Jika tidak ditemukan, koneksi tidak bisa dilanjutkan.
  5. Setelah itu, barulah proses pengaksesan website dilakukan.
  6. Setiap informasi yang melewati SSH ini akan dienkripsi, agar tidak mudah ditembus.

13 of 35

https vs https

14 of 35

Web Server

Web Server adalah server yang khusus menangani permintaan terkait website.

Untuk dapat digunakan sebuah server harus diinstall aplikasi web server. Beberapa aplikasi web server yang banyak digunakan antara lain :

  1. Apache => PHP, bisa juga Python, Perl
  2. Microsoft IIS => ASP, .Net, bisa juga PHP
  3. Django/Flask => Python
  4. node.JS => Java Script
  5. Nginx => PHP, ASP
  6. Tomcat, dll => JSP

Pemilihan web server ini berhubungan dengan pemilihan bahasa pemrograman yang hendak digunakan nantinya. Karena tidak semua aplikasi web server mensupport bahasa pemrograman.

15 of 35

Web Server

Selain Aplikasi Web Server (Lebih tepatnya aplikasi HTTP Server), biasanya para pengembang mengelompokkan beberapa aplikasi sekaligus ke dalam satu paket instalasi, seperti :

1. XAMPP (X-Cross, Apache, MySQL, PHP, Perl)

2. WAMP (Windows, Apache, MySQL, PHP)

3. LAMP (Linux, Apache, MySQL, PHP)

Hal ini dikarenakan, seringkali HTTP Server dan Database Server, bahkan FTP Server diinstalasi di 1 komputer server yang sama.

16 of 35

FTP

File Transfer Protocol

17 of 35

Definisi FTP

FTP (File Transfer Protocol) adalah protokol internet yang berjalan dalam satu lapisan aplikasi yang berfungsi sebagai media tukar-menukar data antara client dan server dalam sebuah jaringan.

FTP bisa diatur menjadi layanan yang bisa digunakan oleh banyak orang, sehingga semua orang bisa mengakses data dalam suatu komputer dengan mudah.

Utamanya,

fungsi FTP server adalah melakukan download dan upload file dari atau ke server.

18 of 35

FTP Server

Agar layanan FTP bisa dijalankan, maka di komputer server harus diinstall aplikasi FTP. Beberapa aplikasi FTP yang sering dipakai antara lain :

  1. Filezilla

Berjalan di Windows, dan biasanya sudah disatukan dg paket XAMPP.

  • ProFTPD

Berjalan pada Linux dan Unix.

  • Vsftpd

Berjalan pada Linux dan Unix. Ringan.

19 of 35

FTP Client

Untuk mengakses file pada FTP Server, client bisa menggunakan aplikasi-applikasi berikut :

  1. Web Browser
  2. File Browser
  3. Aplikasi FTP Client

20 of 35

Alternatif FTP

Saat ini sudah banyak pengembang yang menyediakan aplikasi berbagi file yang dapat digunakan tanpa harus repot-repot maitainance FTP Server, seperti :

Google Drive, Drop Box, One Drive, dll.

Akan tetapi di kasus-kasus tertentu, mungkin Anda butuh keamanan yang sangat terjaga dan tidak ingin menitipkan data ke pihak ketiga, maka FTP Server bisa menjadi pilihan.

Ada juga alternative lain seperti yang dilakukan WD My Cloud.

Apa itu ?�Silahkan cari sendiri.

21 of 35

SMTP, POP, IMAP

Simple Mail Transfer Protocol

22 of 35

Definisi SMTP

SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)

adalah salah satu protokol standar di jaringan internet yang digunakan untuk pengiriman email dari lokal email ke mail server hingga dikirimkan ke alamat email penerima

Pembahasan SMTP tidak bisa dilepaskan dari protokol lainnya yaitu POP3 dan IMAP.

Apa itu POP3 dan IMAP?

Kita bahas kemudian.

23 of 35

Cara Kerja SMTP

Pada SMTP, terdapat dua bagian utama yaitu :�MUA (Mail User Agent) dan MTA (Mail Transfer Agent).

MUA adalah aplikasi antarmuka yang diakses dan digunakan oleh user seperti : GMAIL, Outlook, YAHOO MAIL, BIZMAIL, dll.

Sedangkan MTA adalah agent di sisi server yang bertindak mengirim pesan kepada penerima.

24 of 35

Cara Kerja SMTP

Cara kerja :

  1. User mengetikkan alamat email yang dituju.

Alamat email terdiri dari : �nama dan domain, �contoh : ramundro.dosen@gmail.com

  • User mengetikkan isi pesan
  • Ketika user mengklik submit, maka pesan akan diteruskan ke SMTP Server.
  • Jika domain pengirim dan penerima berbeda, maka MTA akan meneruskan pesan tersebut ke SMTP Server Penerima.

  • Selanjutnya, aplikasi email penerima, menggunakan protocol POP3/IMAP akan melakukan sinkronisasi ke SMTP Server untuk mengecek apakah ada email baru atau tidak. Jika ada, maka header email akan muncul di aplikasi email penerima

25 of 35

POP3 vs IMAP

POP3 (Post Office Protocol versi 3) dan IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protocol untuk menerima/menyinkronkan email dari SMTP Server.

Apa bedanya ?

26 of 35

DNS

Domain Name System

27 of 35

Definisi DNS

DNS (Domain Name System) adalah sistem yang menghubungkan URL dengan IP address. Sistem ini digunakan untuk menggantikan alamat IP dengan nama domain yang lebih mudah diingat oleh pengguna di internet.

Contoh :

Alamat Web Server Google adalah :

216.239.38.120

Akan tetapi untuk mempermudah pengaksesannya, kita tidak perlu mengetik alamat IP tersebut, tapi cukup dengan www.google.com

28 of 35

Cara Kerja DNS

Cara Kerja DNS sebenarnya sangat mudah, dimana sistem hanya harus mencocokkan alamat URL dengan alamat IP yang dituju.

Dimana sistem harus mencari database URL dan IP tersebut. Untuk menjawab hal tersebut, perlu diketahui struktur dari DNS itu sendiri.

29 of 35

Cara Kerja DNS

Browser Cache

Adalah informasi URL yang disimpan di dalam browser setiap pengguna. Setiap halaman website yang diakses disimpan di dalam cache browser, sehingga ketika user mengakses URL langsung bisa ditemukan IP Addressnya.

Host File

Adalah informasi yang disimpan di dalam sistem operasi. Secara default isi host file hanya berisi : �127.0.0.0 localhost

Akan tetapi informasi ini bisa ditambahkan secara mandiri oleh pengguna.

30 of 35

Cara Kerja DNS

Recursive Resolver

Informasi URL disimpan di dalam cache server. Pada bagian ini, terdapat DNS Lokal jika di jaringan tersebut terdapat DNS Servernya.

Jika informasi tidak ditemukan di DNS Lokal, maka sistem akan meminta ke DNS ISP (Internet Service Provider)

Root Server

adalah server yang menyimpan nama domain dan IP addressRoot server tidak memiliki informasi tentang hostname. Namun, akan meneruskannya ke pihak lain yang memiliki informasi tersebut, yaitu TLD dan Authoritative Name Server.

Hingga saat ini, ada 13 root server yang ada di dunia.

31 of 35

Cara Kerja DNS

TLD Server

Top Level Domain Server adalah nama domain-domain utama yang ditandai dengan karakter di belakang titik. Contohnya : .com, .org., .ac.id, dll.

32 of 35

Cara Kerja DNS

Authoritative Name Server

Pada server terdapat informasi lengkap mengenai alamat web dan IP Addressnya. Semua informasi website ada di server ini.

Informasi yang didapatkan dari sini kemudian diteruskan dan dicatat di DNS Server ISP. Kemudian diteruskan ke DNS Server Lokal dan dicatat. Dan pada akhirnya sampai ke web browser kita.

Setelah mendapatkan informasi IP Address, baru web browser akan mengakses web server menggunakan IP Address tersebut.

33 of 35

Ada pertanyaan

?

34 of 35

Daftar Referensi :

35 of 35

Kunjungi Pula :

  1. Instagram : @pak.condro
  2. Web : http://condro_wibawa.staff.gunadarma.ac.id/
  3. Blog : https://pakcondro.blogspot.com/
  4. Youtube : pojokan