1 of 20

Pengantar Unit Cost Rumah Sakit

PKMK FKKMK UGM

2 of 20

Berada dimana RS Anda?

3 of 20

Apa itu akuntansi biaya?

  1. Suatu sistem pencatatan, pengukuran, analisis, dan pelaporan informasi yang berkaitan dengan biaya produksi suatu produk atau jasa/cost object.
  2. Cost object pada rumah sakit merupakan produk yang dapat berbentuk tindakan, pelayanan, paket pelayanan ataupun diagnosis penyakit tergantung kebutuhan analisis biaya.
  3. Pembebanan biaya untuk menentukan biaya dari object tersebut merupakan informasi yang penting bagi manajer untuk mengambil keputusan.
  4. Manajer harus memahami informasi biaya sebagai dasar pengukuran efisiensi dan manfaat di masa yang akan datang.

Gambar. Pembebanan biaya kepada cost object dengan pendekatan ABC (mulyadi)

4 of 20

Biaya dalam Konteks Rumah Sakit

Biaya merupakan pengorbanan sumber daya yang dimiliki oleh rumah sakit untuk memberikan layanan kesehatan kepada pasien.

Pemahaman terhadap Biaya

5 of 20

Perilaku Biaya (cost behaviour)

Perilaku Biaya/ Cost Behaviour merupakan suatu ukuran perubahan biaya yang dipengaruhi oleh aktivitas rumah sakit. Pemahaman terhadap perilaku biaya akan membantu dalam pengelolaan biaya.

Variable Cost

Besarnya variabel cost dipengaruhi oleh volume produk/ jasa yang dihasilkan rumah sakit. Semakin banyak pelayanan yang diberikan rumah sakit kepada pasien maka total biaya variable semakin besar.

Fixed Cost

Besarnya fixed cost relatif tetap, dalam rentang volume tertentu untuk produk/ jasa yang dihasilkan.

Semi-Variabel Cost/ Mixed Cost

Merupakan fixed cost yang pada volume produk/jasa layanan tertentu, maka akan berubah besarannya.

6 of 20

Identifikasi Perilaku Biaya (cost behaviour)

Jenis Biaya

Perilaku Biaya

Biaya Pegawai RS

?

Biaya Cleaning Service

?

Biaya Jasa Pelayanan Dokter

?

Biaya Listrik

?

Biaya Penyusutan Gedung

?

Biaya Makan dan Minum Pasien

?

Biaya Laundry Linen

?

Biaya Bahan Medis Habis Pakai

?

Biaya Pemeliharaan Peralatan Medis

?

Bagaimana Perilaku Biaya Berikut (Fix, Variabel atau Mix)

7 of 20

Pengelompokan biaya berdasarkan keterkaitan dengan Cost Object

Direct Cost

Dapat ditelusur secara langsung terhadap cost object-nya. Dalam penghitungan biaya secara langsung dihitung dan dilekatkan ke cost object-nya.

Indirect Cost

Tidak dapat ditelusurkan secara langsung terhadap cost object-nya.

8 of 20

Identifikasi Keterkaitan Biaya dengan Cost Object

Jenis Biaya

Direct/ Indirect Cost

Biaya Pegawai RS

?

Biaya Cleaning Service

?

Biaya Jasa Pelayanan Dokter

?

Biaya Listrik

?

Biaya Penyusutan Gedung

?

Biaya Makan dan Minum Pasien

?

Biaya Laundry Linen

?

Biaya Bahan Medis Habis Pakai

?

Biaya Pemeliharaan Peralatan Medis

?

Bagaimana Kaitan Biaya dengan Cost Object Berikut (Direct/ Indirect Cost)

9 of 20

Manfaat pengelompokan biaya menjadi direct cost & indirect cost

Memahami langkah yang akan diambil dalam penghitungan biaya terhadap cost object

Menghindari adanya double counting

cost object:

X-Ray

Direct Cost

Indirect Cost

Direct Material

?

Direct Labour

?

Indirect Overhead

?

Direct Overhead

?

10 of 20

Identifikasi direct & Indirect Cost suatu Cost Object

Direct Cost

Indirect Cost

Direct Material

Film X-Ray

Direct Labour

Jasa Pelayanan Radiografer/ Dr Spesialis Radiologi

Indirect Overhead

Gaji Pegawai

Biaya ATK-ART

Biaya Pemeliharaan

Biaya Penyusutan Alat

Biaya Penyusutan Gedung

Biaya Lain-lain

Direct Overhead

Biaya Penyusutan

Pesawat X-Ray

cost object:

X-Ray

Dapat langsung dilekatkan ke Cost Object

Tidak dapat langsung dilekatkan ke cost object. Harus ada proses distribusi biaya terlebih dahulu dengan mempergunakan Driver Tracing dan Allocation

11 of 20

Biaya Langsung

Biaya Tak Langsung Unit Pelayanan

Jasa Pelayanan Langsung

  • Biaya Bahan Medis Habis Pakai
  • Biaya Obat/ Alkes
  • Gaji SDM
  • ATK & ART
  • Penyusutan Alat
  • Listrik, Telp, Air
  • Biaya Lain-lain

Unit Cost Jasa Sarana

TOTAL UNIT COST

Biaya Tak Langsung Unit Pendukung

Komponen Biaya Unit Cost RS

12 of 20

Alokasi Indirect Cost/ Biaya Tak Langsung

  • Biaya overhead produksi dialokasikan dalam suatu periode menggunakan basis alokasi atau cost driver ke produk atau jasa.
  • Seluruh biaya produksi harus melekat pada produk/jasa yang diberikan kepada pengguna /pasien
  • Metode dan dasar alokasi harus rasional dan sistematis sehingga berguna dalam penetapan biaya produk dan tujuan manajerial.

13 of 20

Pengolahan indirect cost

Penerapan Activity Cost Pool sulit dilakukan, untuk itu menggunakan pendekatan Departemental

Direct Tracing,

Resource Driver Tracing & Allocation

Activity Driver Tracing & Allocation

14 of 20

Definisi Cost Driver

Menurut CIMA :

“Cost Driver is any factor which causes a change in the cost of an activity”

Allocation

Driver

Tracing

Direct

Tracing

Semakin Akurat

15 of 20

Penggunaan Direct Tracing, Driver Tracing dan Allocation dalam Distribusi Biaya

Biaya Pegawai

Biaya BMHP

Biaya ATK & ART

Biaya Pemeliharaan Alat

Biaya Penyusutan Alat

Direct Tracing

Driver Tracing:

Luas Ruangan

Allocation:

Luas Ruangan

Jumlah Unit Telepon

Jumlah WC

Biaya Pemeliharaan Gedung

Biaya Penyusutan Gedung

Biaya Security

Biaya Cleaning Service

Biaya Listrik

Biaya Air

Biaya Telepon

Manajemen

Unit Pendukung

Unit Pelayanan

Sumber Daya/ Resource

Metode Tracing

Biaya Asli Departemen

16 of 20

Metode Analisis Unit Cost

Indirect Cost

Dept 1

Product 2

Direct Cost

Traditional Costing

ABC

Indirect Cost

Dept 2

Dept 3

Activity 1

Activity 2

Activity 3

Direct Material & Direct labour

Product 3

Product 1

Resource Cost Driver

Activity Cost Driver

Allocation - volume

Allocation - Persentage

Product 2

Product 3

Product 1

17 of 20

Produk Pelayanan

  • Registrasi
  • Tindakan Medis
  • Akomodasi
  • Tindakan Operasi
  • Pemeriksaan
  • Ambulance

Direct Cost

Alur Distribusi Biaya Antar Unit RS

Manajemen

Unit Pendukung

  • Farmasi
  • Gizi
  • Strerilisasi
  • Rekam Medis

Unit Pelayanan

  • Rawat Jalan & IGD
  • Rawat Inap
  • Radiologi
  • Laboratorium
  • Kamar Operasi
  • Ambulance

Unit Pendukung

  • IPSRS
  • Sanitasi

Stepdown Method

Reciprocal Method

18 of 20

Hasil Analisis Unit Cost

Hasil Analisis Unit Cost per Pelayanan berupa:

  1. Unit Cost per Kunjungan Pasien Rawat Jalan dan IGD
  2. Unit Cost per Tindakan Pasien Rawat Jalan, Rawat Inap, IGD, OK, VK dsb
  3. Unit Cost per Hari Rawat Pasien Rawat Inap, Rawat Intensive dsb
  4. Unit Cost per Pemeriksaan Laboratorium, Radiologi, dsb

19 of 20

Sumber: PPT Activity Based Cost System Mulyadi UGM

Penghitungan Cost of Care dengan Unit Cost Pelayanan

Keterangan:

  • Aktivitas merupakan hasil analisis unit cost
  • Proses bisnis merupakan clinical pathway suatu diagnosis

20 of 20

Penghitungan Cost of Care pada diagnosis Sectio Caesaria

Analisis Unit Cost

Biaya Layanan IGD

Biaya Layanan Laboratorium

Biaya Layanan Radiologi

Biaya Layanan Kamar Operasi

Biaya Layanan Rawat Inap

Cost of Care Sectio Caesaria