��Gangguan SomatOFORM
Dr Gerald Mario semen SPKJ(K) SH
Gangguan Somatoform
Macam-macam Gangguan Somatoform
Somatisasi
GangguanSomatisasi
Definisi...
Gangguan somatisasi adalah salah satu gangguan somatoform spesifik yang ditandai oleh banyaknya keluhan fisik/gejala somatik yang mengenai banyak sistem organ yang tidak dapat dijelaskan secara adekuat berdasarkan pemeriksaan fisik dan laboratorium.
Epidemiologi…
Etiologi…
Faktor Biologis
Gambaran Klinis...
Perjalanan Penyakit…
Diagnosis
Menurut PPDGJ-III :
Menurut DSM-IV :
(1) empat gejala nyeri : riwayat nyeri yang berhubungan dengan sekurangnya empat tempat atau fungsi yang berlainan (misalnya, kepala, perut, punggung, sendi, anggota gerak, dada, rektum, selama menstruasi, selama hubungan seksual, atau selama miksi).
(2) dua gejala gastrointestinal : riwayat sekurangnya dua gejala gastrointestinal selain dari nyeri (misalnya, mual, kembung, muntah selain dari selama kehamilan, diare, atau intoleransi terhadap beberapa jenis makanan).
(3) satu gejala seksual : riwayat sekurangnya satu gejala seksual atau reproduktif selain dari nyeri (misalnya, indeferensi seksual, disfungsi erektil atau ejakulasi, menstruasi yang tidak teratur, perdarahan menstruasi yang berlebihan, muntah sepanjang kehamilan).
(4) satu gejala pseudoneurologis : riwayat sekurangnya satu gejala atau defisit yang mengarahkan pada kondisi neurologis yang tidak terbatas pada nyeri (gejala konversi seperti gangguan koordinasi atau keseimbangan, paralisis atau kelemahan setempat, sulit menelan atau benjolan di tenggorokan, afonia, retensi urin, halusinasi, hilangnya sensasi sentuh atau nyeri, pandangan ganda, kebutaan, ketulian, kejang; gejala disosiatif seperti amnesia; atau hilangnya kesadaran selain pingsan).
C. Salah satu (1) atau (2):
(1) setelah penelitian yang diperlukan, tiap gejala dalam kriteria B tidak dapat dijelaskan sepenuhnya oleh sebuah kondisi medis umum yang dikenal atau efek langsung dari suatu zat (misalnya, efek cedera, medikasi, obat, atau alkohol)
(2) jika terdapat kondisi medis umum, keluhan fisik atau gangguan sosial atau pekerjaan yang ditimbulkannya adalah melebihi apa yang diperkirakan dari riwayat penyakit, pemeriksaan fisik, atau temuan laboratorium.
D. Gejala tidak ditimbulkan secara sengaja atau dibuat-
buat (seperti pada gangguan buatan atau pura-pura).
Diagnosa Banding…
- Hipokondriasis
- Gangguan konversi
- Gangguan dismorfik tubuh
- Gangguan nyeri
Tatalaksana Non-Farmakologis…�
- Terapi kognitif dapat digunakan untuk mengatasi rasa takut dan dapat membantu mengurangi berbagai keluhan somatik.
- Terapi kelompok 🡪 karena biasanya pasien merasa ditolak, tidak dimengerti dan diasingkan dari pergaulan, oleh karena itu terapi kelompok dapat mengatasi hal tersebut.
Tatalaksana Farmakologis...
- Amitriptyline dengan dosis anjuran 75-150 mg/hr sebagai
obat acuan
- Imipramine 75-150 mg/hr
- Clomipramine 75-150 mg/hr
- Tianeptine 25-50 mg/hr.
Tatalaksana Farmakologis...
Demikian pula pasien-pasien cemas dengan terapi golongan benzodiazepine seperti :
- Alprazolam dengan dosis anjuran 3 x 0,25 – 0,5 mg/hr atau 1 x 0,5
– 1 mg/hr
- Diazepam 2-3 x 2-5 mg/hr sebagai obat acuannya. Walaupun pasien-pasien tersebut tidak memenuhi kriteria gangguan panik atau kecemasan.
Prognosis…
Gangguan konversi
Definisi
Epidemiologi
Gejala klinis
Diagnosis
Diagnosis banding
PROGNOSIS
TERAPI
Gangguan hipokondriasis
Definisi
Epidemiologi
Gejala klinis
Diagnosis ggn Hipokondriasis
Diagnosis banding
Perjalanan penyakit dan prognosis
Terapi
Gangguan dismorfik tubuh
Definisi
Epidemiologi
GEJALA KLINIS
Diagnosis
TERAPI
Gangguan nyeri
DEFINISI
Epidemiologi
Gejala klinis
Diagnosis
TERAPI
THANK YOU....