1 of 19

ALI HARSOJO

SDN Pajagalan II Sumenep

IMPLEMENTASI HYBRID LEARNING SYSTEM

PADA PTM TERBATAS

2 of 19

ALI HARSOJO

Guru SDN Pajagalan II Sumenep

Owner LBB. Siswa Sukses Cendekia

Anggota Pendiri Rumah Literasi Sumenep

APKS Provinsi Jawa Timur

IPPL Jawa Timur

Mediaguru Indonesia

Kata Bintang Sumenep

Figur Literasi Jawa Timur

Figur Pandu Sumenep

PGRI Kabuapten Sumenep

Sekretaris Kwarran Kota Sumenep

Pelatih Pembina Pramuka Kwarcab Sumenep

Pembina Bengkel Bahasa dan Seni “Karaton” SDN Pajadu

Forum Silaturrahmi Guru Sumenep

Komisi Nasional Pendidikan Sumenep

Griya Literasi Bondowoso

IGMPL Jatim

GuPenS Sumenep

ALI HARSOJO

Penulis:

4 Buku Solo

90+ Buku Antologi

Editor Lepas

Penggiat Literasi Sumenep-Jawa Timur

Guru Berprestasi Kab. Sumenep 2018

3 of 19

Rasional

Masa pandemi Covid-19, >>> Perubahan Mode, Metode atau Model

Kegiatan belajar dari rumah (BDR) atau pembelajaran jarak jauh.

Kendala yang dihadapi:

Fasilitas IT, jaringan internet, biaya, beban psikologis anak, mental anak, serta kondisi ekonomi orang tua.

Tindakan:

Yakni, belajar secara virtual meeting (sinkronous) dan memanfaatkan media atau aplikasi semidaring (asinkronous).

4 of 19

Hybrid Learning?

Hybrid learning: perpaduan antara belajar secara PTM dan Daring.

Secara teori, hybrid learning identik dengan blended learning.

Hybrid learning adalah pembelajaran yang menggabungkan antara pem-belajaran online (daring) dengan pembelajaran tatap muka (luring) se-cara teratur dan efektif.

(Boyle, dkk.).

5 of 19

Hybrid Learning, maka yang harus dipahami, yaitu:

  1. Proses belajar yang memadukan pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring (hybrid/ blended)
  2. Hybrid learning memadukan fitur terbaik dari pembelajaran daring dan tatap muka, misalnya accessibility, flexibility, synchronous maupun asynchronous, face-to-face & offline interaction.
  3. Di masa Covid-19 ini siswa juga ditambah dengan belajar mandiri.

6 of 19

Pola pembelajaran Hybrid

  1. Personalize on line learning
  2. Small group
  3. Collaborative
  4. Individually

7 of 19

Ruang belajar siswa terdiri dari 4 kuadran

(Chaeruman, 2019).

  1. Pembelajaran Tatap Muka (PTM) (Live Synchronous Learning)
  2. Pembelajaran Tatap Maya (Virtual Synchronous Learning)
  3. Kolaboratif (Collaborative Asynchronous Learning)
  4. Personal Mandiri (Self-Directed Asynchronous Learning)

8 of 19

Implementasi hybrid learning, Pahami

  1. Tujuan Pembelajaran
  2. Karakteristik peserta didik
  3. Dukungan sarana prasarana
  4. Kesiapan Infrastruktur
  5. Kondisi lingkungan sekitar
  6. Literasi pedagogic pendidik
  7. Ketersedian Finansial
  8. Prinsip satuan Pendidikan
  9. Kerja sama orang tua

9 of 19

Komponen yang harus disiapkan

  1. People: mindset, motivasi dan literasi guru, peran orang tua, dukungan kepa- la sekolah, semangat peserta didik
  2. Process: Panduan proses PJJ, bentuk virtual classroom, model evaluasi ko- lektif, portofolio BL
  3. Technology: Koneksi dan jaringan bandwidth (akses), Kuota pulsa, piranti teknologi digital (computer, tablet, notebook, dadget)
  4. Strategy: Desain instruksional, Personalised kurikulum, Flipped classroom, self instruksional, material (indenpent study)

10 of 19

Strategi Hybrid Learning System

  1. Kombinasi Tatap Muka dan Virtual Daring secara Bersamaan.
  2. Kombinasi Tatap Muka dan siaran langsung dalam waktu Bersamaan
  3. Kombinasi Tatap Muka dan Daring Asyncronous (materi sama tetapi tidak interaktif)
  4. Tatap Muka dengan Dua Shift per kelas
  5. Tatap Muka dengan satu shift per tingkatan kelas
  6. Tatap Muka secara bergantian
  7. Tatap muka pada sekolah berasrama

11 of 19

Contoh PJJ Sinkronous

PJJ Virtual Meeting Google Meet Kombinasi Classroom

https://www.youtube.com/watch?v=RYMWW4kHp2o&t=428s

12 of 19

Contoh Pembelajaran Jarak Jauh

Pembelajaran Asinkron Rekam Layar Kombinasi Classroom

https://www.youtube.com/watch?v=NThRp54lOW4&t=350s

13 of 19

PTM Terbatas dan Rekam Pembelajaran untuk Siswa di Rumah

https://www.youtube.com/watch?v=bhABzBAYonM&t=55s

14 of 19

Implementasi Hybrid Learning System

PTM Terbatas (Di Sekolah)

  1. Guru menjelaskan dengan metode lecturing (ceramah) bervariasi dengan contoh nyata di lingkungan sekitar tentang materi ajar
  2. Guru mengajak siswa untuk mengamati teks non fiksi yang di-sajikan tentang Ekosistem. Siswa diminta menjelaskan perbedaan antara kedua gambar yang tersedia dalam Buku Siswa.
  3. Guru meminta siswa menuliskan pertanyaan-pertanyaan yang disiapkan dan nanti dijawab sendiri setelah materi selesai di-jelaskan.

15 of 19

Aktivitas Pembelajaran di Kelas PTM Terbatas

Penjelasan Materi dan Presentasi Tugas Siswa

16 of 19

Implementasi Hybrid Learning System

Di Rumah

Siswa diminta mengklasifikasikan hewan-hewan yang ditemui berdasarkan jenis makanannya me-lalui bimbingan Grup WA kelas.

Siswa mengerjakan tugas di rumah.

Kontrol Tugas di Classroom

17 of 19

Setor Tugas di Classroom

18 of 19

Simpulan�

Dalam menerapkan hybrid learning system, hendaknya seorang guru memiliki kecakapan hybrid (hrbrid skill) yang memadai.

Sehingga, akan dapat melaksanakan KBM hybrid yang menyenangkan. Selain itu, dalam hybrid learning dibutuhkan kemampuan mengelola kelas pembelajaran secara syncronous dan asyncronous.

19 of 19

Terima Kasih