MAGNETOSTATIK
GAYA LORENTZ
HUKUM BIOT-SAVART
LISTRIK MAGNET
RETNA ARILASITA,M.Si.
Selanjutnya
Selanjutnya
MEDAN MAGNET
Gaya antar muatan yang bergerak
Mendeteksi medan magnet
GAYA LORENTZ
LISTRIK MAGNET
Medan magnet merupakan area di sekitar muatan yang bergerak atau arus listrik di mana gaya magnetik dapat dirasakan. Medan ini dihasilkan oleh muatan yang bergerak atau perubahan medan listrik.
Selanjutnya
GAYA MAGNETIK
Sifat-sifat gaya magnetik
Gaya Lorentz
LISTRIK MAGNET
Gaya Magnetik adalah gaya yang bekerja pada partikel bermuatan listrik yang bergerak dalam medan magnet. Gaya ini dihasilkan oleh interaksi antara kecepatan partikel dan medan magnet, dan selalu tegak lurus terhadap arah gerakan partikel serta medan magnet.
Gaya Lorentz
Gaya Lorentz adalah gaya yang dialami oleh partikel bermuatan yang bergerak dalam medan listrik dan medan magnet. Hukum Gaya Lorentz menyatakan bahwa gaya total yang bekerja pada sebuah partikel bermuatan Q dengan kecepatan v dalam medan listrik E dan medan magnet B adalah:
Selanjutnya
Gaya Lorentz
LISTRIK MAGNET
Contoh Aplikasi Gaya Lorentz
Gerak Siklotron
01
Gerak siklotron adalah gerakan melingkar yang dialami oleh partikel bermuatan ketika bergerak dalam medan magnet seragam. Partikel ini dipengaruhi oleh gaya Lorentz, yang menyebabkan partikel bergerak dalam lintasan melingkar dengan jari-jari tertentu
Selanjutnya
Gaya Lorentz
LISTRIK MAGNET
Contoh Aplikasi Gaya Lorentz
Gerak Sikloid
02
Gerak sikloid terjadi ketika sebuah partikel bermuatan positif bergerak dalam medan magnet seragam yang tegak lurus dengan medan listrik seragam. Dalam kondisi ini, partikel akan mengikuti lintasan yang disebut sikloid. Fenomena ini terjadi karena adanya kombinasi gaya listrik dan gaya magnet yang bekerja pada partikel.
Selanjutnya
Gaya Lorentz
LISTRIK MAGNET
Ciri-ciri utama gerak sikloid:
Selanjutnya
Gaya Lorentz
LISTRIK MAGNET
Menerapkan Hukum II Newton
Sehingga, dengan komponen y dan z secara terpisah menjadi
gunakan frekuensi siklotron:
sehingga menjadi:
Solusi umum
Namun partikel tersebut mulai dari keadaan diam (y(0) = ˙z(0) = 0), di titik asal (y(0) = z(0) =0); keempat kondisi ini menentukan konstanta C1,C2,C3, dan C4:
Selanjutnya
Gaya Lorentz
LISTRIK MAGNET
Selanjutnya
Gaya Lorentz
LISTRIK MAGNET
Selanjutnya
Gaya Lorentz
LISTRIK MAGNET
Arus
Arus listrik adalah jumlah muatan yang mengalir melalui suatu titik dalam satuan waktu
Selanjutnya
Gaya Lorentz
LISTRIK MAGNET
karena segmen dengan panjang vdeltat, yang membawa muatan λvdeltat, melewati titik P dalam interval waktu delta t. Arus sebenarnya adalah vektor:
Gaya magnetik pada segmen kawat berarus listrik:
Karena I dan dI keduanya menunjuk arah yang sama, maka dapat dituliskan
Biasanya, arus listriknya konstan (dalam besaran) di sepanjang kawat, dan dalam kasus tersebut I berada di luar integral:
Arus dalam loop persegi panjang yang menopang beban
dimana a adalah lebar loop.
Selanjutnya
Gaya Lorentz
LISTRIK MAGNET
Untuk arus I berapakah dalam lingkaran kawat tersebut, gaya magnet ke atas akan secara tepat menyeimbangkan gaya gravitasi ke bawah?
Ada dua gaya yang bekerja yaitu gaya gravitasi dan gaya magnet
Jika arus I ditingkatkan lebih besar dari nilai keseimbangan
dimana h adalah jarak naiknya loop
Tetapi kita tahu bahwa gaya magnetik tidak pernah bekerja, lalu bagaimana?
Arus dalam loop persegi panjang yang menopang beban
Selanjutnya
Gaya Lorentz
LISTRIK MAGNET
Dalam waktu dt, muatan bergerak pada jarak w dt, sehingga kerja yang dilakukan oleh benda ini:
Arus dalam loop persegi panjang yang menopang beban
Selanjutnya
Gaya Lorentz
LISTRIK MAGNET
distribusi arus pada kawat berbentuk penampang lingkaran
Rapat arus volume, J
Selanjutnya
Gaya Lorentz
LISTRIK MAGNET
Rapat arus sebanding dengan jarak dari sumbu x, maka
dengan k adalah konstanta
Arus total pada kawat
Arus total yang melintasi permukaan S dapat ditulis sebagai
muatan per satuan waktu yang meninggalkan volume V adalah
karena muatan adalah kekal maka apa pun yang mengalir keluar melalui permukaan harus mengorbankan apa yang tersisa di dalam:
Tanda minus mencerminkan fakta bahwa aliran keluar mengurangi muatan yang tersisa di V. Karena ini berlaku untuk volume apa pun, dapat disimpulkan bahwa
Persamaan Kontinuitas
HUKUM BIOT-SAVART
Elektrostatik
Magnetostatik
Muatan yang diam menghasilkan medan llistrik yang konstan
Arus yang stabil menghasilkan medan magnet yang konstan terhadap waktu
01
02
Selanjutnya
Hukum Biot-Savart
LISTRIK MAGNET
Ketika arus tetap mengalir dalam kawat,
Arus Steady
Medan magnet Arus Steady
Medan magnet arus listrik tetap diberikan oleh hukum Biot-Savart
Selanjutnya
Hukum Biot-Savart
LISTRIK MAGNET
(dl? × ˆr) keluar bidang, memiliki besar
juga, l = s tan θ dan s = r cos θ, sehingga
Medan magnet pada kawat lurus yang dialiri arus tetap
Selanjutnya
Hukum Biot-Savart
LISTRIK MAGNET
Dalam kasus kawat tak terbatas, θ1 =−π/2 dan θ2 = π/2, sehingga diperoleh
Diwilayah di bawah kawat, B menunjuk ke bidang dan akan “berputar di sekitar” kawat sesuai dengan aturan tangan kanan:
Medan magnet pada kawat lurus yang dialiri arus tetap
Selanjutnya
Hukum Biot-Savart
LISTRIK MAGNET
Pada dua kawat sejajar
Pada dua kawat sejajar, medan pada kawat 2 akibat kawat 1 adalah
Hukum gaya Lorentz (dalam bentuk yang sesuai dengan arus listrik) memprediksikan sebuah gaya yang diarahkan ke (1), dengan besaran
Gaya Total adalah
Jika arus bersifat antiparalel (satu ke atas, satu ke bawah), gaya tersebut bersifat tolak-menolak
Medan magnet di atas pusat lingkaran
Selanjutnya
Hukum Biot-Savart
LISTRIK MAGNET
Komponen horizontal saling meniadakan dan komponen vertikal saling bergabung, untuk menghasilkan:
Untuk arus permukaan dan volume, Hukum Biot-Savart menjadi:
sehingga
Untuk muatan yang berpindah
tetapi muatan titik tidak membentuk arus tetap dan Hukum Biot-Savart yang hanya berlaku untuk arus tetap
HUKUM AMPERE
Hukum Ampère menyatakan bahwa sirkulasi medan magnet B di sepanjang jalur tertutup berbanding lurus dengan total arus I yang mengalir melalui area yang dibatasi oleh jalur tersebut. Secara matematis, hukum ini ditulis sebagai:
Integral J · da adalah arus total yang mengalir melalui permukaan yang kita sebut Ienc (arus yang dilingkupi oleh loop Amperian). Jadi,
Hukum ini dapat diubah dalam bentuk integral dengan menerapkan teorema Stokes:
Elektrostatik : Coulomb --> Gauss
Magnetostatik: Biot-Savart --> Ampere
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
Medan magnet pada jarak s dari kawat lurus panjang
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
Hukum Ampere memberikan
Medan magnet dari arus permukaan seragam tak terhingga di atas bidang
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
Hukum Ampere memberikan
Medan tidak tergantung pada jarak dari bidang, seperti medan listrikpada muatan permukaan seragam
Medan magnet dari sebuah solenoida
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
Untuk Bφ akan konstan disekitar loop Amperian yang konsentris dengan solenoida, sehingga
Penerapan hukum Ampere pada dua loop persegi panjang.
Loop 1 terletak sepenuhnya di luar solenoida dengan sisi-sisinya pada jarak a dan b dari sumbu
Medan magnet dari sebuah solenoida
dimana B adalah medan magnet di dalam solenoida. sisi kanan loop tidak memberikan kontribusi apapun karena B=0 di luar sana.
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
Loop 2 yang setengahnya di dalam dan setengahnya di luar
Medan magnet di dalamnya seragam, tidak bergantung pada jarak dari sumbu. Solenoida adalah magnetostatik, kapasitor pelat sejajar adalah elektrostatik :perangkat sederhana untuk menghasilkan medan seragam yang kuat.
Medan magnet pada toroida
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
Kumparan toroida terdiri dari cincin menlingkar atau “donat” yang dililitkan pada kawat panjang.
Medan magnet pada toroida
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
Arus tidak mempunyai komponen y,
Perbandingan Magnetostatik dan Elektrostatik
Divergensi dan Curl medan elektrostatik
Divergensi dan Curl medan magnetostatik
01
02
Medan dan sumbernya
LISTRIK MAGNET
Persamaan- persamaan dasar