1 of 16

Perkembangan Fisik Dewasa Akhir

Alya Hardianti Pratiwi ( 2207016104 )

This Photo by Unknown Author is licensed under CC BY

2 of 16

Perubahan fisik yang tampak

  1. Kulit mulai mengendur dan pada wajah timbul keriput serta garis-garis yang menetap
  2. Rambut mulai beruban dan menjadi putih
  3. Gigi mulai tanggal
  4. Bahu yang dulunya tegak, jadi membungkuk
  5. Mudah Lelah
  6. Gerakan menjadi lamban dan kurang lincah
  7. Kerampingan tubuh menghilang, terjadi timbunan lemak terutama di bagian perut dan pinggul
  8. Kuku jari tangan dan jari kaki menjadi lebih tebal, lebih mudah rapuh dan susah untuk di potong, terutama pada kuku jari kaki.

3 of 16

Perkembangan sensoris

1. Daya Ingat (Memori)

Penurunan kemampuan mengingat pada lansia semakin lama akan semakin menurun, kecepatan dalam mengingat suatu kejadian sangat lambat, hal demikian setara dengan penyakit tua yang disebut “Pikun”.

Penurunan berbagai fungsi indrawi

2. Indera Penglihatan (Mata)

Mengalami kemunduran penglihatan yang sudah dimulai pada masa sebelumnya, tetapi akan lebih nyata terasa pada masa dewasa akhir, seperti sulit membedakan warna-warna yang hamper mirip.

4 of 16

3. Indra Pendengaran (Telinga)

Dimasa dewasa akhir ini seseorang akan kehilangan kemampuan mendengar suatu ucapan atau bunyi dengan jelas, karena dimasa ini penurunan pertumbuhan saraf dan organ basal, penurunan tersebut mengakibatkan matinya rumah siput yang terletak didalam telinga.

4. Indra Peraba

Berkurangnya kepekaan yang diperoleh oleh kulit pada masa lansia, karena perubahan yang dialami seorang lansia. Kulit menjadi semakin kasar dan mengkerut, sehingga seorang lansia sulit membedakan benda yang ia pegang.

5 of 16

5. Indra penciuman dan perasa

Penurunan daya cium dan rasa pada manusia diusia dewasa akhir terutama terjadi pada laki-laki, karena rambut hidung mereka bertambah sehingga mempengaruhi rangsangan daya cium pada batang hidung. Hal ini juga dapat terjadi karena berbagai jenis penyakit dan obat-obatan, atau keterpaparan terhadap materi-materi beracun di lingkungan.

6. Perubahan Seksual

Factor terpenting dalam mempertahahankan katifitas seksual adalah dengan melakukan aktifitas seksual. Seorang laki-laki juga lebih mungkin aktif secara seksual pada usia tua karena libido nya tinggi. Pada masa ini juga pria biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk ereksi dan ejakulasi. Sedangkan seorang perempuan pada usia tua libido nya cenderung rendah karena perubahan kadar hormone Wanita saat menopause, hamil, dan menyusui dapat mempengaruhi gairah seksual nya.

6 of 16

Masalah Kesehatan dan sebab kematian

1. Kanker

Meskipun kanker bisa dialamai oleh seorang dewasa ataupun bahkan remaja tapi Sebagian besar penyakit ini dialami oleh lansia. Hal ini di karenakan lansia telah terpapar agen penyebab kanker lebih lama atau mungkin tubuh kurang mampu melakukan perbaikan saat sel-sel menjadi rusak.

2. Penyakit kardiovaksular

Penyakit kardiovaskular yang sering dialami oleh lansia yaitu penyakit Jantung Koroner (PJK). Merupakan penyumbatan atau penyempitan di pembuluh arteri koroner yang disebabkan oleh penumpukan plak (zat lemak). Kondisi ini membuat pasokan darah menuju ke jantung menjadi berkurang.

7 of 16

3. Osteoporosis

Osteoporosis terjadi karena menurunnya kemampuan tubuh dalam meregenerasi tulang sehingga kepadatan tulang berkurang seiring bertambahnya usia. Beberapa faktor yang bisa jadi pemicu terjadinya osteoporosis.

4. Alzheimer

Merupakan penyakit progresif yang umumnya terjadi pada lansia. Penyakit ini menghancurkan memori dan fungsi mental penting lainnya. Koneksi sel otak dan sel-sel sendiri merosot dan mati, akhirnya menghancurkan memori dan fungsi mental penting lainnya.

8 of 16

5. Diabetes

Penyakit ini sering terjadi pada lansia karena organ tubuh lansia tidak dapat memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau organ tubuh tidak mampu menggunakan insulin secara efektif

Penyebab lain :

6. Kecelakaan

Kecelakaan adalah penyebab kematian cukup besar pada orang lanjut usia. Kasus umum yang sering terjadi yaitu cedera akibat jatuh dari lantai rumah dan kecelakaan lalu lintas.Terjatuh adalah penyebab utama kematian akibat cedera pada orang lanjut usia.

9 of 16

1. Melakukan aktifitas fisik seperti, Olahraga adalah salah satu cara yang baik sekali untuk membina kesehatan. Tingkat aktivitas olahraga yang direkomendasikan untuk orang dewasa berusia 60 tahun ke atas adalah 30 menit dengan intesitas sedang.

Perawatan kesehatan

10 of 16

2. Menjaga nutrisi dengan memakan buah dan sayur-sayuran, terutama yang kaya akan vitamin C, memakan sayuran hijau, seperti brokoli, kubis yang kaya akan vitamin D dapat mengurangi resiko penyakit osteoporosis.

3. Mengatur pola makan, makanan yag dianjurkan yaitu makan yang rendah gula, garam, lemak serta makanan yang tidak mengandung bahan pengawet. Serta mengurangi minuman yang merangsang kepekaan indra persa aseperti kopi, the, minuman bersoda dll

11 of 16

Definisi

Panti Jompo

Panti jompo adalah tempat yang disediakan untuk lanjut usia sebagai tempat tinggal alternatif dengan kebutuhan khusus yang memberikan pelayanan dan perawatan serta berbagai aktifitas yang dapat dimanfaatkan orang lansia untuk mengatasi kemunduran fisik dan mental secara bersama-sama dalam komunitas.

12 of 16

Cara memilih panti jompo yang tepat

  1. Sesuaikan konsisi medis
  2. Lokasi yang strategis
  3. Hubungi beberapa panti jompo yang berbeda
  4. Kunjungi untuk melihat fasilitasnya
  5. Lakukan kunjungan ulang tanpa buat janji

13 of 16

Kelebihan dan kekurangan

Kelebihan

  • Memiliki pelayanan medis tingkat lanjut
  • Memudahkan lansia berinteraksi dengan orang lain
  • Menjalani aktivitas harian yang teratur

Kekurangan

Dalam panti jompo memberikan penawaran yang beragam kepada para lansia. Namun, tidak sedikit yang merasa bahwa panti jompo bukan tempat yang ideal sebagai tempat tinggal para lansia. Untuk beberapa lansia, tinggal pada tempat panti jompo justru dapat menyebabkan rasa tak nyaman. Bahkan, bisa jadi, tinggal di panti ini membuat lansia merasa depresi.

14 of 16

Persfektif hukum islam dalam menitipkan lansia (orang tua) di Panti Jompo

Ketika seorang anak menitipkan orang tua ke panti jompo, dalam persfektif islam merupakan masuk anak yang durhaka. Sebab, berkata kasar saja tidak boleh dan sangat terlarang apalagi ‘mengusir’ secara halus alias disingkirkan atau dijauhkan karena ketidakberdayaan mereka yang mulai pikun. Sehingga membuat mereka ,tidak tinggal lagi dengan anak-anak mereka lagi.

Tetapi jika seorang anak tepaksa harus mnitipkan orang tua-nya ke panti jompo pasti ada alasannya, bisa jadi karena mereka berharap kebutuhan orang tua dapat terpenuhi dengan baik. Namun, dalam hati yang paling dalam, orang tua pasti akan menangis dan Allah SWT sangat membenci anak-anak yang menyakiti hati orang tua mereka. Apalagi dengan segala pengorbanan yang sudah orang tua lakukan untuk anak tersebut.

Para ulama sepakat bahwa pada dasarnya tidak boleh menitipkan orang tua ke panti jompo. Terkecuali dalam kondisi yang sangat terpaksa dan berdasarkan keinginan, izin, ataupun kerelaan hati dari orang tua itu sendiri.

15 of 16

THANK UUUU

16 of 16

Advice and care