1 of 24

MANAGEMENT NYERI PADA ANAK

Drg. Karolina BR Kaban, SpBMM, TMF-TMJ (K), MH

2 of 24

NYERI

​

  • Keluhan yang bersifat subyektif
  • Pengalaman sensorik (indrawi), emosional (psikologik),
  • Sensasi yang tidak menyenangkan
  • Terkait kerusakan jaringan/berpotensi rusak
  • atau yang digambarkan seperti ada kerusakan jaringan.
  • Bentuk peringatan adanya bahaya kerusakan jaringan
  • Gabungan komponen indrawi (sensorik) dan psikologik (emosional)
  • Tanpa emosi maka tidak akan merasakan nyeri.
  • Dipengaruhi oleh pengalaman masa lampau, ketakutan dan kecemasan

​

3 of 24

​

klasifikasi

nyeri

​

akut

kronis

somatik

visceral

pertanda ada yang salah

  • butuh pemeriksaan lanjut
  • bersifat tajam, lokasi jelas
  • dapat ditunjuk dengan telunjuk
  • kulit,jaringan pengikat, otot, tulang dan sendi,

​

  • nyeri difuse dan lokasi tidak jelas,
  • terkadang nyeri dalam, tumpul dan tersamar
  • tidak dapat ditunjuk dengan telunjuk tapi bisa dengan telapak tangan.
  • terhubung dengan aktivitas autonomic
  • gelisah, mual dan muntah, memicu respon emosi yang hebat/terlihat sakit berat.

​

​

  • nyeri yang berlangsung 3 bulan
  • nyeri yang menetap melalui proses penyembuhannya
  • biologis, psikologi, sosial

penanganan multidisipiner

4 of 24

Nyeri berdasar intensitas

1. Tidak nyeri

  • tidak ada keluhan rasa nyeri.

2. Nyeri ringan

  • nyeri dalam intensitas rendah.
  • masih bisa melakukan komunikasi dengan baik,
  • masih bisa melakukan aktivitas dan tidak terganggu

2. Nyeri sedang

  • aktivitas akan mulai mengganggu

3. Nyeri berat

  • nyeri yang dirasakan berat
  • membuat tidak mampu melakukan aktivitas seperti biasa,
  • akan terganggu secara psikologis :
  • marah dan tidak mampu untuk mengendalikan diri.

5 of 24

Mekanisme Perjalanan Nyeri

6 of 24

��PENILAIAN NYERI

anamnesa

PQRST

position

Quality

Radiation

Severity

Temporal relationship

7 of 24

instrumen pengukuran nyeri

​

keuntungan

kerugian

Visual Analoque Score (VAS)

​

​

​

mengukur keadaan & perubahan nyeri klinis

telah divalidasi mengukur nyer akut & kronis

telah divalidasi untuk penelitian

bisa juga digunakan untuk mengukur mood, distress dan mual

tidak bisa mengukur semua aspek nyeri

pasien merasa sulit untuk menghubungkan rasa nyerinya pada suatu garis

sulit digunakanpada pasien kognitif

​

Numerical Rating Scale (NRS)

skala tervalidasi untuk pasien akut

mudah digunakan

pencatatan hasil yang sangat mudah

berlaku untuk kondisi yang bervariasi

pasien kesulitan mengkonversi nyeri menjadi nilai dan angka

tidak dapat digunakan dalam beberapa kondisi klinis tertetu (pasien bingung, gangguan fungsi kognitif, tidak divalidasi untuk pasien pascaoperasi ortopedi

Wong-Baker Face scale

dapat divalidasi dan diandalkan/digunakan pada pasien anak,

orang dewasa yang memiliki cacat kognitif

emosi dapatmembingungkan penilaian

penilaian nyeri dapat bervariasi karena variasi kultur dan budaya

Verbal Descriptive scale

sederhana

mudah dan cepat dilakukan

berguna pada pasien tua dan gangguan penglihatan

sulit digunakan pada pasien pascaoperasi

kurang sensitif menilai hasil terapi analgesia dibanding VAS

8 of 24

Visual Analoque scale, verbal Rating scale, Numerating scale

9 of 24

Tingkat nyeri anak dengan skor nyeri CHEOFS

PARAMETER

​

Menangis

tidak menangis

merengek

menangis

menjerit

1

2

2

3

Fasial

tersenyum

tenang

meringis

0

1

2

Verbal

positif

tidak ada

keluhan non nyeri

keluhan nyeri

keluhan nyeri dan non nyeri

0

1

1

2

2

Sikap tubuh

netral

terus menerus berubah posisi

kaku

menggigil

duduk tegak

tidak mau berubah posisi

1

2

2

2

2

2

menyentuh bagian yang nyeri

tidak menyentuh bagian yang nyeri

meraih bagian yang nyeri

menyentuh dan memegang erat bagian yang nyeri

tangan tidak mau berubah posisi

1

2

1

2

tungkai bawah

netral

menendang sambil menjerit

kaku dan ditarik

berdiri

tidak mau mengubah posisi

1

2

2

2

2

anak : 1-5 tahun

total score

4 : tidak nyeri

13 : sangat berat

​

10 of 24

Persepsi nyeri pada anak adalah kompleks

  • anak cemas dan takut :
  • prosedur/tindakan oleh perawat dan/atau dokter
  • lingkungan yang asing yaitu rumah sakit
  • kondisi dan pasien di rumah sakit
  • Kecemasan pada anak hingga stres mengakibatkan :
  • kortisol
  • menghambat pembentukan antibodi,
  • sel darah putih dan imunitas tubuh
  • menghambat proses penyembuhan
  • sehingga waktu perawatan lebih lama
  • jika tidak dapat diatasi :
  • dampak negatif yang lama : sensitivitas nyeri yang tetap,
  • fungsi kekebalan tubuh dan neurofisiologi
  • perubahan sikap serta perilaku (menjadi tidak kooperatif)
  • menolak prosedur tindakan -->dapat memperlambat proses penyembuhan.

​

​

11 of 24

managemen nyeri pada anak

  1. Farmakologi dan non farmakologi.

Terapi non farmakologi :

  • mengurangi persepsi nyeri,
  • membuat nyeri lebih dapat ditoleransi
  • meningkatkan efektivitas analgesik

Cara :

  • kompres dingin atau panas,
  • relaksasi,
  • hypnotherapi,
  • imajinasi terbimbing,
  • stimulus terapi music
  • massage kutaneus.

​

12 of 24

  1. mengatasi penyakit dasar
  2. dapat ditangani : menghilangkan dan/atau mengurangi nyeri
  3. infeksi : konsumsi antibiotik
  4. analgetik masih diperlukan untuk menghilangkan infeksi
  5. atraumatic care
  6. mengurangi kecemasan mulai dari prosedur hingga intervensi
  7. mengajak bermain sebelum, saat dan/atau sesudah tindakan
  8. sesuai kelompok usia anak dan jenis permainan.
  9. bermain sangat menyenangkan bagi si anak
  10. sangat efektif untuk menciptakan kenangan yang menyenangkan
  11. mengurangi traumatis
  12. membuat anak terbiasa dengan proses tindakan medis
  13. tujuan bermain adalah pengalihan perhatian
  14. dapat juga dengan video animation, strory telling dan deep breath

​

​

13 of 24

  • penelitian immawati, dkk, menyimpulkan :
  • atraumatic care, pada anak kelompok usia prasekolah,
  • tingkat kecemasan kategori sedang-berat menjadi sedang-ringan
  • terapi bermain mewarnai,
  • medical play,
  • konstruktif play,
  • bercerita,
  • bermain clay,
  • audivisual,
  • lego,
  • dan ular
  • tangga
  • menonton video animasi dan story telling -->penurunan nyeri tindakan invasive

​

  • dapat meningkatkan
  • kreatifitas dan konsentrasi anak,
  • mengalihkan fokus anak
  • dari kecemasan akibat hospitalisasi.

14 of 24

  1. pemberian multimodal analgesia

​

  • bekerja pada titik tangkap yang berbeda
  • tidak ada kontraindikasi
  • kombinasi NSAID, Coxibs dan parasetamol sesuai jadwal
  • tujuan untuk meningkatkan efisiensi analgesia
  • meminimalkan resiko efek samping obat.
  • pilihan obat, dosis, cara/rute pemberian dan jangka waktu terapi
  • sangat tergantung pada setiap pasien dan tidak dapat disamaratakan

​

15 of 24

WHO three step analgesic ladder

16 of 24

Mengatasi nyeri dengan analgetik

Obat Analgetik :

  • Obat anti nyeri : pertolongan pertama pada nyeri
  • mampu meringkankan rasa nyeri
  • tanpa mempengaruhi tingkat kesadaran pada manusia
  • tidak menimbulkan rasa ketagihan

​

analgetik opioid (narkotika)

  • penghilang nyeri yang hebat sekali dalam dosis yang besar
  • efek samping menimbulkan rasa nyaman (euforia).
  • resiko besar terhadap ketergantungan obat (adiksi)
  • kecenderungan penyalahgunaan obat.

​

​

17 of 24

obat AINS non narkotika bersifat sentral :

paracetamol

  • paling aman :
  • bayi baru lahir sampai orang tua,
  • ibu hamil maupun menyusui
  • penderita dengan gangguan ginjal dan gangguan hati
  • metabolisme sebagian besar di hepar
  • efek samping
  • epatotoksisitas terutama pasien ganggungan hati atau malnutrisi
  • penyebab utama gagal ginjal akut krn overdosis yang tidak disengaja ( di amerika)

​

​

18 of 24

Obat AINS bersifat perifer

  • peresepan paling luas dan pilihan pertama pengobatan nyeri inflamasi
  • efek analgetik, antipiretik dan anti-inflamasi.
  • nyeri akut dan kronis
  • nyeri inflamasi tingkat ringan - sedang
  • menghambat produksi prostaglandin

​

  • perhatian khusus pada sakit gigi yang diderita oleh anak
  • pertimbangan efek terapi dan efek samping
  • organ vital anak belum sempurna
  • masih berkembang menuju kesempurnaan.

​

​

19 of 24

20 of 24

21 of 24

Pemilihan obat AINS pada anak

  • Tolmetin atau naproksen :

kelompok Indol yang diijinkan FDA untuk analgetik pediatrik

  • efek analgetik kuat karena penghambat prostaglandin paling kuat,
  • dapat mengurangi kebutuhan akan analgesia narkotik pasca bedah
  • mempunyai sifat toksik pada ginjal`
  • aspirin, naproksen atau tolmetin : sudah diuji penggunaannya pada anak
  • kasus yang mungkin dapat tejadi Reye’s Syndrome, --> diganti dengan asetaminofen
  • Nimesulfide : tidak dianjurkan untuk anak berusia di bawah 12 tahun.
  • paracetamol : antipiretik-analgesik :
  • Ibuprofen terbukti aman untuk anak-anak

22 of 24

efek sampng NSAID

  • komplikasi gastrointestinal bagian atas ; ulkus endoskopik 10%-30%
  • komplikasi ulkus serius pada 1%-2% , termasuk perforasi dan perdarahan.
  • peningkatan resiko kardiovaskular : infark miokard,gagal jantung dan hipertensi.
  • perubahan fungsi ginjal : perubahan ekskresi natrium, fungsi tubulus, nefritis interstitial, interstitial, gagal ginjal reveresibel
  • fungsi paru. hati-hati pada penderita polip hidung, rinitis, sesak napas, bronkospasme, angiodema dan memperburuk asma.
  • gangguan terhadap saluran cerna :

​

​

​

​

23 of 24

Daftar pustaka

  1. Fachrul jJmal, dkk, Penilain dan Modalitas Tatalaksana Nyeri, Jurnal Kedokteran Naggroe Medika, vol. 5 No. 3, september 2022
  2. Pinzon Rizaldy Taslim, 2016, Pengkajian Nyeri, Betha grafika Yogyakarta,
  3. Bahrudin Mochamad, 2017,Patofisiologi Nyeri (Pain), volume 13 nomor 1 fkg Muhammadiyah Malang
  4. Lalenoh Diana Christine, dkk, 2023, Ketrampilan Klinik dan \dasar, Patofisiologi Nyeri, Analgetik dan Anestesi lokal, CV Budi Utama.
  5. I Gusti Ngurah Mahaalit Aribawa, 2019, Dasar Manajemen Nyeri dan Tatalaksana Multi Teknik Patient Controlled Analgesia, CV Sagung Seto
  6. Immawati, dkk., Metode Penurunan Nyeri Akibat Tindakan Invasive pada Anak Usia Pra-Sekolah (3-6 tahun) dengan video Animasi, Story Telling dan Nafas Dalam, Jurnal Wacana Kesehatan Volume 7, Nomor 1, Juli 2022
  7. Goha Maria Magdalena, dkk, Persepsi Nyeri pada Anak dengan Menggunakan Draw, Write and Tell Method, FKG UKI Maluku.
  8. Fajriani, 2008, Penggunaan Obat Antiinflamasi Non steroid pada anak, bagian Ilmu Kedokteran Gigi Anak, FKG, universitas Hasanuddin, Makasar

​

​

​

​

24 of 24