OM SWASTIASTU
Sejarah Lahirnya Palang Merah Indonesia
Siamo Tutti Fratelli
01
Perang di
Solferino
02
Siapa itu
Henry Dunant?
03
Kembalinya
Henry Dunant
04
Komponen Gerakan Palang
Merah dan Bulan Sabit Merah
05
Konvensi Jenewa
06
Sejarah Palang
Merah Indonesia
Topik Pembahasan
07
Dasar Gerakan
Palang Merah
Perang di�Solferino
01
Perang di Solferino
Pada tahun 1859 di kota Solferino Italia, terjadi perang antara Pasukan Perancis dan pasukan Austria.
Dunant merasa terketuk hatinya, kemudian memutuskan untuk merawat korban yang terluka dengan dibantu oleh penduduk desa solferino.
Perang di�Solferino
Jean Henry Dunant mengorganisasi penduduk setempat terutama kaum perempuan untuk sukarela membantu korban yang terluka. Korban perang tersebut dibawa ke sebuah Gereja di solferino (Gereja Kastiglione) yang digunakan sebagai RS Darurat
“Siamo Tutti Fratelli”
Lahirlah semboyan Siamo Tutti Fratelli (kita semua bersaudara) yang menjadi semboyan palang merah untuk menolong siapa saja tanpa melihat latar belakang korban.
Siapa itu Henry Dunant?
02
Jean Henry Dunant
Jean Henry Dunant adalah seorang pengusaha dari Swiss. Ia dijuluki sebagai Bapak Pelang Merah Sedunia.
Kembalinya Henry Dunant
03
“A Memory Of Solferino”
A Memory of Solferino (Kenangan di Solferino) memiliki dua gagasan:
Dua Gagasan Buku A Memory of Solferino
Kedua gagasan tersebut terwujud dengan adanya gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional dan Hukum Humaniter Internasional (HHI)
Komponen Gerakan Palang Merah �dan Bulan Sabit Merah
04
ICRC dan IFRC
IFRC�(International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies)
ICRC�(International Committee of the Red Cross)
Memiliki tugas memberi bantuan,melindungi kehidupan dan mempromosikan hukum humaniter internasional
Berfungsi sebagai badan koordinator antar perhimpunan nasional)- Perhimpunan Nasional
Organisasi kemanusiaan yang ada di setiap negara anggota peserta konvensi jenewa yang dinyatakan pada anggaran dasar gerakan.
Konvensi �Jenewa
05
“Konvensi Jenewa”
Perjanjian dalam Konvensi Jenewa
Jenewa 1:Perbaikan kondisi tentara yang terluka dan sakit di medan pertempuran darat
Jenewa 2:Perbaikan kondisi tantara perang yang terluka, sakit dan yg kapalnya karam di meda pertempuran laut
Jenewa 3:Perlakuan terhadap tawanan perang
Jenewa 4:Perlakuan dan perlindungan terhadap warga sipil
Protokol Tambahan
Protokol Tamabahan I dan II merupakan traktat internasional untuk melengkapi Konvensi Jenewa 1949.
Protokol Tambahan
Mengatur tentang pertikaian bersenjata Internasional
Mengatur tentang pertikaian bersenjata Non Internasional
Mengatur tentang pengesahan Lambang Kristal Merah menjadi salah satu lambang gerakan
Sejarah Palang Merah Indonesia
06
Sejarah Palang Merah Indonesia
21 Oktober 1873 Belanda mendirikan Palang Merah Belanda cabang Hindia dengan nama NERKAI
Alur Sejarah Terbentuknya PMI
3 September
1945
Dr. Mochgtar (Ketua)
Dr. Bahder Djohan (Penulis
Anggota
Dr. Djoehana
Dr. Narzuki
Dr. Sitanala
5 September 1945 MENKES membentuk panitia lima
Anggota Panitia Lima
Dasar Gerakan Palang Merah
07
7 Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah & Bulan Sabit Merah Internasional
SESI Q&A
Whoa!
Ternyata materinya sudah habis nih..
Terima kasih! ^^