1 of 26

OM SWASTIASTU

2 of 26

Sejarah Lahirnya Palang Merah Indonesia

Siamo Tutti Fratelli

3 of 26

01

Perang di

Solferino

02

Siapa itu

Henry Dunant?

03

Kembalinya

Henry Dunant

04

Komponen Gerakan Palang

Merah dan Bulan Sabit Merah

05

Konvensi Jenewa

06

Sejarah Palang

Merah Indonesia

Topik Pembahasan

07

Dasar Gerakan

Palang Merah

4 of 26

Perang di�Solferino

01

5 of 26

Perang di Solferino

Pada tahun 1859 di kota Solferino Italia, terjadi perang antara Pasukan Perancis dan pasukan Austria.

  1. Saat itu, Henry Dunant sedang melakukan perjalanan bisnis (membahas rempah rempah dengan Kaisar Napoleon III) melewati daerah perang
  2. Perang itu dimenangkan oleh gabungan tentara Perancis yang dipimpin oleh Napoleon III dan tentara Sardinia
  3. 40.000 tentara luka dan tewas sehingga medis militer kewalahan merawat mereka semua

Dunant merasa terketuk hatinya, kemudian memutuskan untuk merawat korban yang terluka dengan dibantu oleh penduduk desa solferino.

6 of 26

Perang di�Solferino

Jean Henry Dunant mengorganisasi penduduk setempat terutama kaum perempuan untuk sukarela membantu korban yang terluka. Korban perang tersebut dibawa ke sebuah Gereja di solferino (Gereja Kastiglione) yang digunakan sebagai RS Darurat

7 of 26

“Siamo Tutti Fratelli”

Lahirlah semboyan Siamo Tutti Fratelli (kita semua bersaudara) yang menjadi semboyan palang merah untuk menolong siapa saja tanpa melihat latar belakang korban.

8 of 26

Siapa itu Henry Dunant?

02

9 of 26

Jean Henry Dunant

Jean Henry Dunant adalah seorang pengusaha dari Swiss. Ia dijuluki sebagai Bapak Pelang Merah Sedunia.

10 of 26

Kembalinya Henry Dunant

03

11 of 26

“A Memory Of Solferino”

A Memory of Solferino (Kenangan di Solferino) memiliki dua gagasan:

  1. Membentuk organisasi kemanusiaan internasional yang di persiapkan pendirianya pada masa damai untuk menolong prajurit yang terluka di medan perang.
  2. Mengadakan perjanjian internasional guna melindungi prajurit yang cedera dan sukarelawan serta organisasinya yang menolong saat terjadi perang.

12 of 26

Dua Gagasan Buku A Memory of Solferino

Kedua gagasan tersebut terwujud dengan adanya gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional dan Hukum Humaniter Internasional (HHI)

13 of 26

Komponen Gerakan Palang Merah �dan Bulan Sabit Merah

04

14 of 26

ICRC dan IFRC

IFRC�(International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies)

ICRC�(International Committee of the Red Cross)

Memiliki tugas memberi bantuan,melindungi kehidupan dan mempromosikan hukum humaniter internasional

Berfungsi sebagai badan koordinator antar perhimpunan nasional)- Perhimpunan Nasional

Organisasi kemanusiaan yang ada di setiap negara anggota peserta konvensi jenewa yang dinyatakan pada anggaran dasar gerakan.

15 of 26

Konvensi �Jenewa

05

16 of 26

“Konvensi Jenewa”

  • Adalah bagian Hukum Internasional. Terdiri dari berbagai aturan yang berlaku pada masa konflik bersenjata.
  • Ada 196 negara yang sudah menandatangani.
  • Konvensi Jenewa meliputi 4 perjanjian (treaties) dan 3 protokol tambahan.

17 of 26

Perjanjian dalam Konvensi Jenewa

Jenewa 1:Perbaikan kondisi tentara yang terluka dan sakit di medan pertempuran darat

Jenewa 2:Perbaikan kondisi tantara perang yang terluka, sakit dan yg kapalnya karam di meda pertempuran laut

Jenewa 3:Perlakuan terhadap tawanan perang

Jenewa 4:Perlakuan dan perlindungan terhadap warga sipil

18 of 26

Protokol Tambahan

  1. Protokol I memberikan perlindungan bagi warga sipil da juga militer serta petugas kemanusiaan di tengah perang.
  2. Protokol II perlindungan bagi korban yang terjebak di tengah perang. (semisal: perang saudara).
  3. Protokol III mengadopsi aturan tentang perlindungan terhadap lembaga palang merah atau bulan sabit merah.

Protokol Tamabahan I dan II merupakan traktat internasional untuk melengkapi Konvensi Jenewa 1949.

19 of 26

Protokol Tambahan

  • Protokol Tambahan I:

Mengatur tentang pertikaian bersenjata Internasional

  • Protokol Tambahan II:

Mengatur tentang pertikaian bersenjata Non Internasional

  • Protokol Tambahan III:

Mengatur tentang pengesahan Lambang Kristal Merah menjadi salah satu lambang gerakan

20 of 26

Sejarah Palang Merah Indonesia

06

21 of 26

Sejarah Palang Merah Indonesia

21 Oktober 1873 Belanda mendirikan Palang Merah Belanda cabang Hindia dengan nama NERKAI

22 of 26

Alur Sejarah Terbentuknya PMI

3 September

1945

Dr. Mochgtar (Ketua)

Dr. Bahder Djohan (Penulis

Anggota

Dr. Djoehana

Dr. Narzuki

Dr. Sitanala

5 September 1945 MENKES membentuk panitia lima

Anggota Panitia Lima

23 of 26

Dasar Gerakan Palang Merah

07

24 of 26

7 Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah & Bulan Sabit Merah Internasional

  1. Kemanusiaan (Humanity)
  2. Kesamaan (Impartiality)
  3. Kenetralan (Neutrality)
  4. Kemandirian (Independence)
  5. Kesukarelaan (Voluntary Service)
  6. Kesatuan (Unity)
  7. Kesemestaan (Universality)

25 of 26

SESI Q&A

26 of 26

Whoa!

Ternyata materinya sudah habis nih..

Terima kasih! ^^