HUBUNGAN INTERAKSI MIKROORGANISME
SRI DEWI MURNI, S.P., M.P
Organisme Tanah
Tanaman
Tanah
Organisme
A. INTERAKSI MIKROBIA DENGAN TANAMAN�
Merugikan secara langsung maupun tidak langsung pada tanaman
Aktivitas yang menguntungkan tanaman
FAKTOR BIOTIK DAN ABIOTIK TANAH
Biotik???
Abiotik???
INTERAKSI MIKROORGANISME
KOMENSALISME
MUTUALISME
Interaksi antar mikroorganisme dapat saling menguntungkan, interaksi semacam ini disebut mutualisme. Hubungan interaksi mutualisme dapat terjadi antar mikroorganisme yang berkerjasama dalam proses metabolisme. Biasanya satu jenis mikroorganisme menyediakan nutrisi bagi mikroorganisme lain begitupula sebaliknya. Contohnya: Streptococcus faecalis dan Lactobacillus arabinosis yang bisanya tidak dapat tumbuh pada medium tanpa glukosa. S. faecalis membutuhkan asam folat yang dihasilkan oleh L. arabinosus sebaliknya L. arabinosus membutuhkan fenilalanin yang dihasilkan oleh S. faecalis. Ketika kedua baiakan mikroorganisme ditumbuhkan dalam medium yang sama, maka mereka mendapatkan nutrisi yang lengkap. Contoh lain antara bakteri Escherichia coli dan Proteus vulgaris, dimana E.coli menghidroslisis laktosa bagi Proteus vulgaris, sementara itu P. vulgaris menguraikan urea yang melepaskan sumber Nitrogen bagi pertumbuhan E.coli.
ANTAGONISME
INTERAKSI MIKROORGANISME DENGAN TUMBUHAN
1. Simbiosis Bakteri Dengan Tumbuhan :
2. Simbiosis Fungi dengan Tumbuhan :
3. Hubungan Inang Parasit
Pengaruh mikroba terehadap pertumbuhan tanaman
RHIZOBIUM
MIKORIZA
Manfaat Mikoriza :
Tehnik Inokulasi dan Aplikasi Mikoriza :
HABITAT DAN EKOSISTEM
HABITAT TANAH
- Agen biokimia dalam proses mineralisasi.
- Mensuplai nutrien anorganik pada tanaman, khususnya nitrogen dan fosfor.
- Mempertahankan kondisi fisik pada tanah, khususnya kelembaban, kapasitas tanah.
- Mensuplai unsur-unsur penting yg mungkin merupakan faktor pembatas untuk pertumbuhan beberapa tanaman.
- Menjaga keseimbangan ekosistem dalam tanah, dengan menghasilkan senyawa bersifat antagonis.