BAB III
DESAIN MEDIA
PEMBELAJARAN
Dosen Pengampu: Supri Hartanto, M.Pd
PENGERTIAN DESAIN
Istilah desain secara kebahasaan sebenarnya merupakan kata Inggris yaitu design yang berarti rancangan atau rencana. Secara lebih luas desain banyak dimaknai oleh berbagai kalangan. Desain dapat dijabarkan sebagai sebuah pola rancangan yang menjadi dasar pembuatan suatu objek benda. Pengertian desain juga dimaknai sebagai aktivitas kreatif untuk menciptakan sesuatu yang baru yang mempunai manfaat dan belumpernah dibuat.
Dalam hubungannya dengan desain media pembelajaran, tentu saja yang didesain adalah media pembelajaran yang digunakan untuk pembelajaran di sekolah. Desain media pembelajaran bersifat universal artinya desain berlaku untuk semua pembelajaran.
Desain mempunyai fungsi masing-masing sesuai dengan tujuan dari desain yang akan dilakukan, namun secara garis besar fungsi desain antara lain:
Fungsi desain tersebut tentu saja harus disesuaikan dengan tujuan karakteristik desain yang dibuat. Dalam pembuatan desain media pembelajaran tentu saja lebih cenderung untuk ke arah perancangan media pembelajaran yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik untuk dapat lebih menguasai materi yang diberikan. Desain media pembelajaran difungsikan untuk memberikan tambahan motivasi kepada peserta didik untuk dapat bekerja dengan terarah, menambah pemahaman, dan belajar dengan menggunakan multimedia.
Dalam desain perlu diperhatikan prinsip-prinsip yang harus diperhatikan antara lain
1. Kesatuan
Kesatuan diartikan sebagai penyesuaian tema-tema yang diciptakan harus mempunyai kesatuan satu sama lain dan tidak bertabrakan;
2. Keseimbangan
Kesimbangan dapat diartikan bahwa rancangan desain perlu adanya pola pola atau layout berimbang sehingga mempunyai nilai estetika untuk dilihat.
3. Tata Urutan
Hirarki dalam desain tentu saja mempunyai urutan yang bertahap sehingga memudahkan pengguna untuk menikmatinya
4. Perbandingan
Dalam desain perlu memperhatikan ukuran sehingga antara ukuran yang satu dengan ukuran yang lainnya tidak saling sesuai hirarki. Perbandingan tersebut harus konsisten sehingga dapat memperlihatkan alur yang jelas. Ukuran yang digunakan harus sesuai dengan layout keseluruhan, sehingga penempatan gambar atau teks ornamen yang lainnya dapat saling melengkapi dan terlihat menyatu.
5. Fokus
Dalam desain terkadang terdapat beberapa bagian yang menjadii fokus dari layout. Hal ini dapat dilihat dari besarnya gambar, warna, maupun gelap terang. Fokus ini dapat menuntun pembaca untuk mengikuti alur fokus yang telah dibuat walaupun tidak secara jelas telah disetting sedemikian rupa dengan teknik bentuk, warna, ukuran dan kecerahan tersebut.
Terdapat beberapa metode untuk menciptakan desain, metode tersebut bersumber pada ide yang didapatkannya serta teknik untuk mengembangkannya. Metode desain tersebut dapat berupa;
Desain media pembelajaran merupakan salah satu tahapan yang sebelumnya didahului dengan tahapan-tahapan yang lainnya. Dalam bab-bab yang akan datang akan dibahas tentang tahapan pengembangan media pembelajaran dengan teknik ADDIE yang terdiri atas Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation.
Analisis dilakukan dengan mencermati kebutuhan media yang akan dibuat, dengan menganalisis berbagai hal baik materi, karakter dan sistem pembelajaran. Langkah kedua adalah mulai mengumpulkan elemen yang digunakan untuk membuat media pada tahap desain. Langkah berikutnya adalah mengembangkan media pembelajaran tersebut dengan mengadakan melibatkan ahli media maupun ahli materi untuk mengoreksi media yang telah dibuat. Langkah berikutnya adalah implementasi media kepada peserta didik, dan diakhiri dengan mengevaluasi hasil yang telah didapatkan dalam penggunaan media tersebut. Langkah-langkah pengembangan media tersebut tentu saja berbeda satu sama lain. Menurut Rahmad dalam bukunya media pembelajaran langkah-langkah pembuatan media pemebelajaran yang dijelaskan secara detail,
Namun pada intinya langkah-langkah pembuatan media tersebut dinilai sama yaitu:
DASAR-DASAR PRAKTEK DESAIN
Pada bahasan bab ini akan difokuskan kembali secara praktis teknik mendesain secara dasar khususnya untuk desain media pembelajaran. Guna mendesain media pembelajaran hal-ha yang perlu diperhatikan adalah tentang pemilihan font, warna, gambar, ilustrasi dan berbagai hal yang menyangkut estetika dalam pembuatan desain. Hal tersebut dimaksudkan agar hasil yang dicapai dalam pembuatan media tersebut dapat maksimal, hasilnya terlihat bagus, dan dapat meningkatkan motivasi penggunanya untuk menjalankan media tersebut.
Pemilihan Jenis Huruf
Jenis huruf merupakan salah satu komponen yang penting dalam desain media pembelajaran. Tanpa disadari karakter huruf sangat mempengaruhi desain, karena huruf mempunyai ciri khas yang sebenarnya membawa nuansa dan sifat. Bagi media pembelajaran yang formal tentu saja perlu menggunakan jenis-jenis huruf yang formal dan solid, sedangkan untuk media pembelajaran dalam bentuk games maka digunakan bentuk-bentuk yang artistik.
Terdapat beberapa tips yang dapat digunakan antara lain:
Shape
Dalam pembuatan media pembelajaran bentuk atau shape merupakan salah satu hal yang penting. Penataan shape yang bagus akan mempengaruhi layout yang enak untuk dilihat. Shape juga harus disesuaikan dengan media tayang yang disediakan, jangan terlalu kecil ataupun terlalu besar apabila dibandingkan dengan keseluruhan media. Oleh karena itu perlu dipikirkan ukuran shape yang sesuai. Shape dapat berbentuk lingkaran, kotak, ellips maupun bentuk abstrak yang menjadi salah satu elemen pembelajaran. Beberapa tips yang perlu diperhatikan antara lain:
Warna
Warna merupakan salah satu elemen penting dalam pembuatan media pembelajaran. Warna menambah nilai seni dari sebuah media pembelajaran. Warna yang ada dalam sebuah media pembelajaran dapat dilihat dari font, gambar, maupun background yang ada. Warna yang bagus adalah warna yang enak untuk dipandang mata. Padu padan warna tersebut tentu saja akan menambah kenyamanan pengguna.
Pemilihan Gambar
Gambar yang bagus adalah gambar yang sesuai dengan tema dan tujuan pembelajaran. Seluruh gambar tematik dan satu karakter. Dibawahh ini disajikan beberapa tips untuk memilih gambar antara lain:
freepick.com
Cleanpng.com
Animasi
Pembuatan media pembelajaran kadangkala menggunakan animasi dalam pengerjaannya. Animasi tersebut digunakan untuk meningkatkan estetika atau keindahan tanpa mengurangi tujuan dari pembuatan media pembelajaran tersebut. Animasi dapat berupa pergerakan huruf, shapes maupun gambar. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan animasi antara lain:
Demikianlah secara garis besar untuk memulai desain sebuah media pembelajaran. Walaupun tips tersebut hanya sederhana, namun pada hakekatnya hal-hal tersebut dapat mempengaruhi tampilan media pembelajaran untuk dapat terkesan bagus dan sempurna. Pada intinya pemilihan huruf akan membawa karakter dari media pembelajaran, pemilihan warna akan meningkatkan motivasi pengguna untuk mengoperasikannya, penggunaan gambar akan memberi kesan media tersebut profesional.
Mendesain media pembelajaran tentu saja membutuhkan pengalaman untuk mengerjakannya, namun bagi para pemula tentu saja dapat juga membuat media pembelajaran yang bagus asal dapat mengikuti tips yang telah diberikan. Pemula tentu saja perlu meniru dan mengobservasi media pembelajaran yang sudah ada, tips pembuatannya agar terbimbing dan menghasilkan media pembelajaran yang standar.