1 of 17

Bahasa Indonesia

DOWNLOAD GRATIS

MODUL AJAR SD LENGKAP : KLIK DISINI

POWERPOINT IKM : KLIK DISINI

MEDIA MENGAJAR

UNTUK SD/MI KELAS 4

2 of 17

KEGEMARANKU

BAB 4

TUJUAN PEMBELAJARAN:

  • mengidentifikasi informasi dan makna kosakata baru dari teks informatif;
  • mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung, serta membedakan jenis paragraf berdasarkan letak kalimat utama dari teks informatif;
  • menceritakan kembali isi teks informatif yang disimak dan dibaca secara lisan;
  • mengidentifikasi kalimat persuasif, kata baku dan tidak baku, serta kalimat efektif dalam teks informatif visual yang diamati;
  • membuat pertanyaan wawancara dengan kata tanya adiksimba;
  • melakukan wawancara;
  • menulis laporan hasil wawancara dengan kalimat efektif, kosakata baku dan tidak baku, serta tanda baca sesuai ejaan bahasa indonesia.

3 of 17

  1. Teks Informatif

Teks informatif berarti teks yang berisi beberapa informasi penting di dalamnya.

4 of 17

Mengidentifikasi Informasi dari Teks Informatif

Mengidentifikasi informasi artinya menjelaskan hal-hal secara tersurat (terlihat jelas) dan tersirat (tidak terlihat jelas) pada teks.

Berikut cara mengidentifikasi informasi teks informatif.

  1. Cermatilah teks yang dibaca atau disimak.
  2. Catatlah tokoh, latar, atau kejadian yang terdapat pada teks.
  3. Catatlah ide pokok dan pendukung pada setiap paragraf.

Informasi tersirat dari sebuah teks dapat kita peroleh dengan cara menyimpulkan keseluruhan isi teks.

5 of 17

Makna Kosakata Baru

Kosakata artinya perbendaharaan kata. Mengetahui makna kata-kata dalam sebuah teks merupakan hal penting agar dapat memahami keseluruhan isi teks.

6 of 17

Ide Pokok dan Ide Pendukung

Ide Pokok

Ide Pendukung

Ide pokok adalah ide utama yang menjadi dasar dalam suatu paragraf atau teks. Ide pokok disebut juga gagasan pokok atau gagasan utama. Ide pokok terdapat pada kalimat utama setiap paragraf.

Ide pendukung merupakan pernyataan yang mendukung, memperjelas, atau menambah informasi tentang ide pokok. Jumlah ide pendukung lebih dari satu kalimat.

7 of 17

Jenis-jenis paragraf berdasarkan letak ide pokok:

  • Paragraf deduktif

Ide pokok berada di awal paragraf.

  • Paragraf induktif

Ide pokok berada di akhir paragraf.

  • Paragraf ineratif

Ide pokok berada di tengah paragraf.

8 of 17

Osteoporosis merupakan salah satu penyakit tulang. Osteoporosis disebut juga penyakit tulang keropos. Penyakit ini menyebabkan tulang mudah retak atau patah. Penyebab osteoporosis ialah tubuh kekurangan kalsium. Mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium dan vitamin D dapat mencegah osteoporosis.

Ide pokok

Ide pendukung

9 of 17

  1. Teks Informatif Visual

Teks informatif visual berarti teks yang memuat diagram, tabel, atau gambar yang berisi informasi di dalamnya.

10 of 17

Mengidentifikasi Kalimat Persuasif

Kalimat persuasif merupakan kalimat yang digunakan untuk mengajak, membujuk, atau memengaruhi orang lain agar mau melakukan sesuatu yang diinginkan. Pada kalimat persuasi, dapat ditemukan kata-kata ajakan, seperti ayo, ayolah, mari, marilah, hendaknya, dan sebaiknya.

11 of 17

Kata Baku dan Tidak Baku

Kata Baku

Kata Tidak Baku

Kata baku merupakan kata yang sesuai dengan kaidah berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

Kata tidak baku merupakan kata yang tidak sesuai dengan kaidah berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

Contoh:

  • Jadwal
  • Jumat
  • Pikir
  • Napas
  • Asas

Contoh:

  • Jadual
  • Jum’at
  • Fikir
  • Nafas
  • Azas

12 of 17

Kalimat Efektif

Syarat kalimat efektif:

  • mengandung subjek dan predikat,
  • menggunakan kata baku, dan
  • tidak bermakna ganda atau ambigu.

Contoh kalimat efektif:

  • Kita berjalan di trotoar.
  • Polisi mengatur lalu lintas setiap pagi.

13 of 17

  1. Teks Wawancara

Wawancara merupakan proses tanya jawab yang bertujuan memperoleh informasi. Wawancara dilakukan oleh penanya dan narasumber (seseorang yang memberikan informasi).

14 of 17

Membuat Pertanyaan Wawancara

Wawancara memiliki topik atau tema. Sebelum melakukan wawancara, terlebih dahulu tentukan tema wawancara. Setelah tema wawancara ditentukan, buatlah daftar pertanyaan wawancara. Daftar pertanyaan dapat disusun menggunakan kata tanya apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana.

15 of 17

Sebelum melakukan wawancara, perlu membuat daftar pertanyaan sesuai topik yang akan dibahas.

Melakukan Wawancara

16 of 17

Hal yang perlu diperhatikan ketika wawancara:

  1. Bersikap santun kepada narasumber.
  2. Bukalah wawancara dengan kalimat pembuka seperti salam dan perkenalan diri.
  3. Membuat kontak mata yang normal dengan narasumber saat wawancara.
  4. Berbicara sesuai topik dan pertanyaan yang sudah dibuat.
  5. Memberikan sedikit waktu untuk narasumber memikirkan jawaban dari pertanyaan kita.
  6. Mendengarkan jawaban narasumber dengan saksama.
  7. Merespons jawaban narasumber dengan pernyataan atau pertanyaan yang berkaitan.
  8. Tutuplah wawancara dengan kalimat penutup, seperti terima kasih dan pamit.

17 of 17

Menulis Laporan Wawancara

Laporan wawancara disusun setelah melakukan wawancara. Isi laporan hasil wawancara meliputi:

  1. Latar belakang
  2. Tujuan wawancara
  3. Topik wawancara
  4. Waktu dan tempat wawancara

  • Pewawancara dan narasumber
  • Hasil wawancara
  • Kesimpulan wawancara