1 of 24

2 of 24

3 of 24

“PENGEMBANGAN MODUL AJAR PRODUKTIF BERBASIS PROJECT BASED LEARNING (PjBL)

UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI

SISWA SMK”

Pemateri

Drs. FERIAL , M.Pd.T

  • Guru SMKN 2 Solok Sumbar
  • Instruktur eguru.id
  • Mentor guru juara.com

4 of 24

TUJUAN DIKLAT

a. Meningkatkan pememahaman peserta diklat konsep PjBL dan mampu menerapkannya dalam pembelajaran di SMK, khususnya untuk mata pelajaran produktif.

b. Merancang Modul ajar PjBL yang efektif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja, serta memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung proses pembelajaran.

c. Meningkatkan kompetensi pedagogik dalam melaksanakan PjBL, sehingga mampu memfasilitasi siswa secara optimal dalam menyelesaikan proyek dan mencapai tujuan pembelajaran.

5 of 24

OUPUT DAN MANFAAT DIKLAT

Peserta diharapkan mampu menghasilkan modul ajar PjBL yang berkualitas dan siap pakai, serta memiliki keterampilan merancang proyek berbantuan teknologi AI , dan melaksanakan pembelajaran yang efektif. Selanjutnya peserta akan memiliki motivasi yang tinggi dalam menerapkan PjBL di kelas serta mampu berkolaborasi dengan rekan sejawat.

6 of 24

7 of 24

Sang Kapten Kapal SMK_1

Seorang kapten kapal memiliki tugas mulia untuk membawa penumpang menuju pelabuhan tujuan. Kapal yang dimilikinya adalah sebuah sekolah kejuruan (SMK), dan para penumpangnya adalah siswa-siswa yang penuh semangat dan memiliki potensi besar. Pelabuhan tujuannya adalah dunia kerja yang menuntut keterampilan dan kreativitas.

Awalnya, sang kapten hanya menggunakan peta dan kompas untuk navigasi. Ia memberikan materi pelajaran kepada siswa-siswanya secara teori, lalu mendemontrasikan keterampilan tertentu agar siswa memahaminya. Namun, seiring berjalannya waktu, sang kapten menyadari bahwa metode ini kurang efektif. Banyak siswa yang merasa bosan dan kesulitan untuk menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari dalam kehidupan nyata.

Suatu hari, sang kapten mendengar tentang sebuah metode navigasi yang lebih modern dan efektif. Metode ini disebut "pembelajaran berbasis proyek" atau PjBL. Dalam metode ini, siswa tidak hanya diajarkan teori, tetapi juga diajak untuk berpraktik langsung. Mereka diberikan tugas proyek yang menantang, seperti merancang sebuah kapal mini, membuat peta navigasi, atau bahkan merakit mesin kapal

Cerita

motivasi

8 of 24

Sang Kapten Kapal SMK_2

_2

Awalnya, sang kapten ragu-ragu untuk menerapkan metode baru ini. Ia khawatir siswa-siswanya akan kesulitan dan proyeknya akan gagal. Namun, setelah berpikir panjang, ia memutuskan untuk mencoba. Ia memberikan siswa-siswanya kebebasan untuk memilih proyek yang mereka minati, dan memberikan bimbingan serta dukungan selama proses pengerjaan.

Hasilnya sungguh mengejutkan. Siswa-siswa menjadi lebih antusias dan termotivasi. Mereka belajar dengan cara yang lebih menyenangkan dan bermakna. Mereka juga mengembangkan berbagai keterampilan penting, seperti bekerja sama dalam tim, memecahkan masalah, dan berpikir kritis.

Ketika tiba saatnya untuk berlabuh di pelabuhan tujuan, siswa-siswa yang telah dilatih dengan metode PjBL jauh lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja. Mereka memiliki keterampilan yang dibutuhkan oleh industri, seperti kreativitas, inovasi, dan kemampuan untuk bekerja mandiri.

Pesan Moral:

Sama seperti seorang kapten kapal yang harus terus berinovasi untuk membawa kapalnya ke tujuan dengan selamat, seorang guru juga harus terus mencari metode pembelajaran yang lebih efektif. PjBL adalah salah satu metode yang terbukti ampuh untuk mempersiapkan siswa SMK agar menjadi lulusan yang siap menghadapi dunia kerja.

Cerita

motivasi

9 of 24

ASPEK UMUM KOMPETENSI TAMATAN SMK ?

  • Keterampilan teknis: Siswa diharapkan memiliki keterampilan teknis yang kuat dan relevan dengan bidang keahlian mereka. Ini termasuk kemampuan menggunakan peralatan, software, dan teknik yang dibutuhkan dalam industry relevan dengan konsentrasi keahliannya
  • Keterampilan soft skills: Selain keterampilan teknis, siswa juga diharapkan memiliki keterampilan soft skills yang baik, seperti komunikasi, kerjasama tim, pemecahan masalah, dan kemampuan beradaptasi.
  • Kesiapan kerja: Siswa diharapkan siap untuk langsung terjun ke dunia kerja setelah lulus, baik dari segi pengetahuan maupun sikap kerja.
  • Kemampuan berinovasi: Dalam era yang semakin kompetitif, kemampuan untuk berpikir kreatif dan inovatif menjadi semakin penting.

10 of 24

RELEVANSI DAN PENTINGNYA PjBL DENGAN

ASPEK OUTPUT SISWA SMK

(PjBL)

11 of 24

DEFINISI MODEL PEMBELAJARAN

BERBASIS PROYEK ?

  • Thomas (2000) menjelaskan bahwa PjBL adalah model pembelajaran di mana siswa terlibat dalam proses penyelidikan yang mendalam untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap.
  • Heitmann (dikutip oleh Kubiatko dan Vaculova, 2010) membedakan PjBL dengan pembelajaran yang sekadar diakhiri dengan proyek. Pada pembelajaran yang diakhiri dengan proyek, siswa hanya menerapkan pengetahuan yang sudah diperoleh, tanpa melalui proses penyelidikan yang mendalam.
  • Sementara itu, Mayer(2016) menekankan bahwa proyek dalam PjBL memiliki karakteristik khusus yang melibatkan siswa secara aktif dalam seluruh proses pembelajaran."

"Tidak semua tugas proyek adalah pembelajaran berbasis proyek (PjBL). PjBL lebih dari sekadar menyelesaikan tugas akhir. Dalam PjBL, siswa aktif menyelidiki, menemukan, dan menerapkan pengetahuan secara mendalam. Proyek bukan hanya hasil akhir, melainkan proses belajar itu sendiri."

12 of 24

PERBEDAAN PEMBELAJARAN YANG DIAKHIRI PROYEK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK

13 of 24

PjBL mendorong siswa untuk belajar secara aktif, mandiri, dan berkolaborasi. Penekanan pembelajaran terletak pada aktivitas-aktivitas murid dalam menghasilkan produk yang menerapkan keterampilan meneliti, menganalisis, membuat, hingga mempresentasikan produk pembelajaran berdasarkan pengalaman nyata. Produk yang dimaksud adalah hasil projek berupa barang atau jasa dalam bentuk desain, skema, karya tulis, karya seni, karya teknologi/prakarya, dll.

14 of 24

Tujuan Pengelolaan Pembelajaran Berbasis Projek

  1. Meningkatkan kepercayaan dunia kerja terhadap SMK dan tamatan SMK
  2. Mendukung sertifikasi kompetensi murid oleh industri
  3. Meningkatkan produktivitas SMK berbasis produk standar industri
  4. Merancang pembelajaran yang seimbang dalam pembekalan pengetahuan, keterampilan, dan sikap
  5. Mudah memusatkan perhatian murid dalam belajar pada satu projek
  6. Meningkatkan efektifitas pembelajaran, karena semua mata pelajaran/kompetensi yang relevan dipelajari dalam projek yang sama
  7. Memiliki penguasaan kompetensi lebih mendalam dan berkesan
  8. Mengarahkan murid agar mampu bekerja dengan profesional di dunia kerja
  9. Menyiapkan murid agar memiliki kompetensi teknis (hard skills)
  10. Membudayakan budaya kerja industri, terutama budaya mutu, efisiensi, dan kreativitas
  11. Memberikan wahana pengalaman belajar murid dengan pengalaman berhasil

15 of 24

Prinsip Pengelolaan Pembelajaran Berbasis Projek

  1. Kerja sama produk dan pembelajaran sekolah dengan dunia kerja
  2. Pembelajaran melalui projek riil dari dunia kerja dengan memperhatikan nilai ekonomis dan ketepatan waktu penyerahan produk
  3. Proses pembelajaran rangkaian projek utuh dari analisis order sampai layanan purna jual (layanan setelah jual-beli)
  4. Kolaborasi antar mata pelajaran sesuai kompetensi/elemen kompetensi capaian pembelajaran
  5. Keseimbangan kompetensi hard skill, soft skill, dan karakter
  6. Pengembangan budaya kerja dunia kerja
  7. Pemanfaatan fasilitas dunia kerja

16 of 24

Implementasi

  1. Pembelajaran berbasis projek dilaksanakan melalui projek yang merupakan pesanan dari dunia kerja, atau kreativitas guru dan murid dalam menghasilkan produk unggulan SMK.
  2. Berdasarkan pesanan, sekolah melaksanakan analisis untuk memastikan apakah pekerjaan dapat dilaksanakan atau tidak, dengan memperhatikan penguasaan kompetensi (capaian pembelajaran) murid dan guru, serta fasilitas sekolah.
  3. Jika berdasarkan analisis pekerjaan dapat dilaksanakan, selanjutnya dilakukan persiapan dan pelaksanaan pembelajaran.
  4. Proses pembelajaran menyatu pada proses produksi/layanan jasa. Secara kontekstual, murid diberikan pengalaman belajar pada situasi yang nyata dengan suasana dunia kerja.
  5. Pembelajaran berisikan beberapa atau seluruh kompetensi pada satu mata pelajaran atau antar mata pelajaran SMK sesuai projek.
  6. Murid belajar mulai dari menganalisis spesifikasi dan persyaratan produk (barang/jasa) order dari dunia kerja/permintaan pasar, perencanaan dan proses produksi, evaluasi proses, penilaian hasil produksi, penjaminan mutu produk, pemasaran, distribusi, hingga pelayanan purna jual (layanan setelah jual-beli).

17 of 24

Langkah-Langkah Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Stoller, 2006).

Model Pembelajaran Berbasis Proyek Berorientasi HOTS ( 2019: Hasanatul Hamidah dkk , SEAMEO QITEP in Language

18 of 24

Langkah-Langkah Model Pembelajaran

Berbasis Proyek

pengenalan kosakata baru dan fokus kebahasaan yang dalam mengerjakan proyek

Model Pembelajaran Berbasis Proyek Berorientasi HOTS ( 2019: Hasanatul Hamidah dkk , SEAMEO QITEP in Language

19 of 24

BAGAIMANA KONSEP PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI ??

Belum Siap

Siap

Sangat Siap

20 of 24

Contoh PjBL Berdiferensiasi untuk SMK Tata Boga

21 of 24

Contoh lebih detail PJBL Berdiferensiasi untuk SMK Tata Boga

22 of 24

Berkolaborasi

Asah kompetensi

23 of 24

Mari berdiskusi

24 of 24

Puisi Penutup Diklat PJBL

Dihari guru 25 November 2024 ini

Mari satukan semangat, guru hebat bangsa,

Membentuk generasi emas, dengan karya nyata.

PJBL jadikan pedoman, langkah kita melangkah,

Mengajar dengan cinta, ilmu jadikan pelangkah.

Proyek merangkai pengetahuan,

Keterampilan terasah, kreasikan.

Kerja sama kunci kemenangan,

Bersama siswa ciptakan inovasi.

Tantangan pasti ada, jangan menyerah,

Bersama kita hadapi, dengan semangat yang membara.

Dukungan dari semua pihak, sangat kita harapkan,

Agar PJBL dapat berkembang, semakin luas dan merata.

Siswa aktif, kritis, dan kreatif,

Inilah hasil dari pembelajaran yang efektif.

PJBL bukan sekadar tugas,

Tapi pengalaman berharga, untuk masa depan yang bagus.

Jangan takut mencoba, berkreasi dan berkarya,

Jadilah guru inspiratif, sejati.

PJBL adalah kunci, untuk masa depan gemilang,

Mari kita wujudkan, pendidikan yang membanggakan

Solok, November 2024_Ferial