-- PRESS RELEASE PELAKSANAAN APBN�Bulan Juni 2025�Pada KPPN Klaten�
OVERVIEW KINERJA FISKAL PROVINSI JAWA TENGAH
PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA
PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH
ISU TERKINI PENGELOLAAN FISKAL JAWA TENGAH
OVERVIEW KINERJA PEREKONOMIAN PROVINSI JAWA TENGAH
Jumlah Penduduk
2025: 38,23 Juta Jiwa
2024: 37,89 Juta Jiwa
Nasional: 284,44 Juta Jiwa
Pertumbuhan Ekonomi
Inflasi
Tingkat Kemiskinan
Rasio Gini
Tingkat Pengangguran
Indeks Pembangunan Manusia
2024: 73,87
2023: 73,39
Nilai Tukar Petani
Nilai Tukar Nelayan
s.d. 30 Juni 2025
2
Triwulan I 2025: 4,96% (yoy)
Triwulan IV 2024: 4,96% (yoy)
Februari 2025: 4,33%
Februari 2024: 4,39%
September 2024: 9,58%
Maret 2024: 10,47%
Juni 2025: 113,72
Mei 2025: 111,67
Juni 2025: 99,07
Mei 2025: 98,96
Nasional: 4,87% (yoy)
Jawa Tengah penyumbang perekonomian terbesar keempat di Jawa dengan kontribusi 14,49%.
Juni 2025: 2,20% (yoy)
Mei 2025: 1,66% (yoy)
Nasional: 1,87% (yoy)
Inflasi tertinggi di Kab Rembang 2,67% dan terendah di Kab Wonosobo 1,92%.
Nasional: 75,02
Meningkat 0,65% atau sebesar 0,48 poin
September 2024: 0,364
Maret 2024: 0,367
Nasional: 0,381
Gini Ratio di perkotaan 0,392
Gini Ratio di perdesaan 0,317
Nasional: 4,76%
Angkatan Kerja 21,87 Juta.
TPT Perkotaan 5,27%
TPT Perempuan 3,17%
Nasional: 8,57%
Jumlah penduduk miskin 3,40 juta.
Di perdesaan 1,71 juta orang, di perkotaan 1,68 juta orang.
Nasional: 121,72
Subsektor yang mengalami kenaikan NTP adalah hortikultura, tanaman perkebunan rakyat, dan tanaman pangan.
Nasional: 103,29
Kenaikan NTN disebabkan oleh naiknya indeks harga yang diterima petani pada kelompok penangkapan di laut khususnya kembung (kombong/sumbo), rajungan, teri dan tenggiri.
Indeks Keyakinan Konsumen
Juni 2025: 109,9
Mei 2025: 120,8
IKK masih berada di level Optimis (>100)
Indeks Kondisi Ekonomi Saat ini 102,3
Indeks Ekspektasi Konsumen 117,6
Nasional: 117,8
Indeks Ketahanan Pangan
2024: 85,34
2023: 84,80
Nasional: 75,11
Menunjukkan wilayah tersebut memiliki ketersediaan pangan yang baik,
akses pangan yang relatif mudah, dan pemanfaatan pangan cukup optimal.
KINERJA FISKAL KABUPATEN KLATEN
DATA TKD PAD APBD KABUPATEN KLATEN 2021 S/D 2025
(dalam miliar rupiah)
STATISTIK KUNCI KABUPATEN KLATEN 2020 S/D 2024
(dalam persen)
DATA STRUKTUR APBD KABUPATEN KLATEN 2021 S/D 2025
(dalam miliar)
KINERJA FISKAL KABUPATEN BOYOLALI
DATA TKD PAD APBD KABUPATEN BOYOLALI 2021 S/D 2025
(dalam miliar rupiah)
STATISTIK KUNCI KABUPATEN BOYOLALI 2020 S/D 2024
(dalam persen)
DATA STRUKTUR APBD KABUPATEN BOYOLALI 2021 S/D 2025
(dalam miliar)
Kinerja Belanja APBN KPPN KLATEN�per tanggal 30 Juni 2025
Sumber:
** data TKD dari SIMTRADA run (tanggal) pukul (waktu)
• secara keseluruhan realisasi belanja negara s/d bulan Juni 2025 sebesar Rp.2.680,78T atau 52,18% mengalami pertumbuhan (yoy)negatif sebesar 18,58%, dimana realisasi belanja K/L mencapai 49,91% atau Rp.597,44M dengan growth negatif 18,58% dan realisasi TKD sebesar 52,87% atau 2.083T sedang growth(YoY) mengalami pertumbuhan negatif yaitu 1,78%
• untuk Belanja Modal mengalami penurunan growth dibandingkan periode yang sama ditahun lalu yaitu sebesar -77,67% hal ini disebabkan pagu belanja modal dibanding tahun lalu menurun hampir 70%pada . Realisasi Belanja Modal sebesar Rp. 4,7M atau 13,29% dari pagu sebesar Rp.35,40M.
• pada Belanja sosial terdapat peneingkatan Pagu dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 1,61M realisasi pada periode ini sangat kecil sebesar 9,9jt atau 0,62% dari pagu.
KinerjaBelanja TKD
Kinerja Belanja K/L
Untuk kinerja Transfer Keuangan Daerah mengalami pertumbuhan yg negatif yaitu 1,78% dimana realisasi TKD mencapai 52,87% atau Rp2.083T. Realisasi belanja TKD terbesar pada DAU yaitu 1,276T, disusul oleh Dana Desa sebesar 400,3M sedang untuk DAK Non Fisik mencapai 363,37M , Realisasi DBH mencapai Rp.43,29M atau 40,11% dan realisasi Insentif Fiskal mencapai 11,48 M atau 50% dari realisasi.Sedang untyuk Dak Fisik realisasi sudah meningkat yaitu sebesar 20Jt atau 0,02%
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Kinerja Belanja Transfer Daerah pada KPPN KLATEN�per tanggal 30 Juni 2025
Sumber:
** data TKD dari SIMTRADA run (tanggal) pukul (waktu)
KinerjaBelanja TKD
Untuk kinerja Belanja Transfer Daerah pada Wilayah kerja KPPN Klaten Untuk kinerja Transfer Keuangan Daerah mengalami pertumbuhan yg negatif yaitu 1,78% .
Adapun Kinerja belanja Transfer Daerah untuk Kab.Klaten s/d Juni 2025 ini mencapai Rp. 1.145 T dengan growth negative 0,030%, sedang untuk Kab.Boyolali mencapai Rp.948M dengan growth negative 0,003%
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Kinerja APBN KPPN Klaten�berdasarkan 10 Kementerian/Lembaga Pagu Terbesar
Miliar rupiah
Tabel 2
Realisasi 10 K/L Pagu Terbesar Lingkup KPPN Klaten Tahun 2025
Kinerja Belanja 10 Satker Pagu Terbesar
Realisasi Belanja 10 Satker dengan pagu 10 K/L terbesar mencapai Rp 590,39M atau49,78% dari realisasi total belanja satker, growth mencapai 98,82%(YoY) didorong oleh:kegiatan kegiatan pada satker sudah mulai berjalan dan realisasi belanja yg meningkat.
Kinerja Belanja Satker Lainnya
Realisasi Belanja Satker Lainnya sebesar Rp 7,05M atau 64,13% dari realisasi total belanja satker, mengalami peningkatan sebesar 1,18%(yoy). hal ini didorong oleh telah banyaknya satker K/L lainnya yang melakukan realisasi belanja barang dan modal
Isu dan Permasalahan
2. Dampak dari adanya efisiensi membuat satker banyak melakukan pemotongan terhadap UP nya. Adanya blokir atau efisiensi belanja barang membuat pencapaian realisasi belanja barang menjadi rendah.
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Kinerja APBN KPPN Klaten�berdasarkan 5 Kementerian/Lembaga dengan Realisasi Tertinggi dan Terendah
Kinerja Belanja 5 K/L Tertinggi
Sampai dengan bulan Juni persentase realisasi terbeesar terhadap pagu yaitu Komisi Pemilihan Umum yaitu dengan realisasi sebesar Rp.7.05 atau 64,13% dari pagu
Disusul oleh MA dengan realisasi sebesar Rp.20.03M atau 60.15%% terhadap pagu
Kinerja Belanja 5 K/L Terendah
Belanja K/L terendah ada pada K/L Kementerian Keuangan sebesar 4,78M atau 25,78% . Hal ini dikarenakan efisiensi anggaran yang cukup besar pada Kementerian Keuangan.
Upaya/Mitigasi dari KPPN
Upaya yang telah dan/atau akan dilakukan KPPN:
Dalam miliaran rupiah
Lima Kementerian/Lembaga Realisasi Belanja Tertinggi
Lima Kementerian/Lembaga Realisasi Belanja Terendah
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Terima Kasih