1 of 10

RUMUS – RUMUS EXCEL

Nama :Sheryl Berliana Orli

NRP :250209077

Prodi :D4 MPLM

Kelas :C

2 of 10

Microsoft Excel

Microsoft Excel adalah program spreadsheet (lembar kerja elektronik) dari Microsoft yang digunakan untuk mengolah data, membuat perhitungan, analisis, grafik, dan laporan. Excel mendukung berbagai rumus (formulas) dan fungsi (functions) yang memungkinkan pengolahan data secara otomatis dan dinamis.

3 of 10

RUMUS – RUMUS EXCEL

Rumus Matematika dan Statistik

  • SUM → Menjumlahkan angka
  • AVERAGE → Menghitung rata-rata
  • COUNT → Menghitung jumlah sel berisi angka
  • COUNTA → Menghitung jumlah sel tidak kosong
  • COUNTIF → Menghitung sel yang memenuhi kriteria
  • SUMIF → Menjumlahkan nilai dengan kriteria

Rumus Logika dan Pengkondisian

  • IF → Mengecek kondisi, hasil berbeda jika benar/salah
  • IFERROR → Menangani error dan menampilkan pesan lain jika error

4 of 10

Rumus Matematika dan Statistik

 1. SUM

Penjelasan: Menjumlahkan angka dalam sel atau rentang.

Sintaks: =SUM(number1, [number2], …)

Contoh: Jika di kolom B2:B5 ada angka 10, 20, 30, 40, maka

   =SUM(B2:B5) → hasil 100

2. AVERAGE�Penjelasan: Menghitung nilai rata-rata.

Sintaks: =AVERAGE(number1, [number2], …)

Contoh: =AVERAGE(B2:B5) dengan isi 10, 20, 30, 40

→ hasil 25

5 of 10

Rumus Matematika dan Statistik

 3. COUNT

COUNT: Menghitung jumlah sel yang berisi angka.

Sintaks: =COUNT(range)

Contoh: Jika A1:A5 berisi (10, 20, "Apel", "", 30) →

=COUNT(A1:A5) → 3 (hanya angka).

4. COUNTA

COUNTA: Menghitung jumlah sel yang tidak kosong (angka atau teks).

Sintaks: =COUNTA(range)

Contoh: Jika A1:A5 berisi (10, 20, "Apel", "", 30) →

=COUNTA(A1:A5) → 4 (angka + teks).

6 of 10

Rumus Matematika dan Statistik

5. COUNTIF

Penjelasan: Hitung jumlah sel yang memenuhi 1 kriteria.

Sintaks: =COUNTIF(range, criteria)

Contoh: Jika A2:A6 = (Apel, Jeruk, Apel, Mangga, Apel) →

  =COUNTIF(A2:A6,"Apel") → hasil 3.

6. SUMIF

Penjelasan: Menjumlahkan nilai dengan 1 kriteria.

Sintaks: =SUMIF(range_kriteria, kriteria, [range_penjumlahan])

Contoh:

  Produk | Jumlah

  Apel   | 10

  Jeruk  | 20

  Apel   | 15

  =SUMIF(A2:A4,"Apel",B2:B4) → hasil 25.

7 of 10

Rumus Logika dan Pengkondisian

1. IF

Penjelasan: Menguji kondisi, hasil berbeda jika benar atau salah.

Sintaks: =IF(logical_test, value_if_true, value_if_false)

Contoh: Jika B2 = 80 →

   =IF(B2>=70,"Lulus","Tidak Lulus") → hasil Lulus

2. IFERROR

Penjelasan: Menangani error, tampilkan pesan lain jika ada kesalahan.

Sintaks: =IFERROR(value, value_if_error)

Contoh: Jika =A1/B1 menghasilkan error karena B1 = 0 →

   =IFERROR(A1/B1,"Error: bagi nol") → tampil Error: bagi nol.

8 of 10

URUTAN PENGERJAAN

Pengujian Logika (logical_test

Nilai Jika Benar (value_if_true)

Nilai Jika Salah (value_if_false)

Struktur dasar rumus IF adalah:=IF(logical_test, value_if_true, value_if_false)

9 of 10

Cara Pengerjaan

10 of 10

Penutup materi

Link video

Referensi

Materi di ambil dari google dan you tube.

Catatan

Bisa di coba langsung setelah mempelajari rumus.

Terima kasih