MASA PEMERINTAHAN REPUBLIK BATAAF
KELOMPOK 2 XI IPS 2
Dita Amelia (05)
Dzulkarnain (06)
Francisca Graciela Mawarni Sigalingging (07)
Gisellma Saula Sajidah Firmansyah (08)
Anggota Kelompok
TABLE OF CONTENTS
Masa Pemerintahan Republik Bataaf
02
Pemerintahan Herman William Daendels (1808-1811)
03
Pemerintahan Jassen (1811)
01
01. Masa
Pemerintahan
Republik Bataaf
Pada tahun 1795 terjadi perubahan di Belanda.
Munculah kelompok yang menamakan dirinya
Kaum Patriot.
Kaum ini terpengaruh oleh semboyan Revolusi Prancis: Liberte (kemerdekaan), Egalite (persamaan), dan Fraternite (persaudaraan).
01
1795
01
1795 pasukan Prancis menyerbu Belanda. Raja Willem V kalah dan takut lalu melarikan diri ke Inggris. Belanda dikuasai Perancis. Dibentuklah pemerintahan baru sebagai bagian dari Prancis yang dinamakan Republik Bataaf (1795-1811).
Republik Bataaf dipimpin oleh Louis Napoleon yang merupakan saudara dari Napoleon Bonaparte (Jendral dan Kaisar Perancis yang tenar). Sementara itu, Raja Willem van Oranye (Raja Willem V) oleh pemerintah Inggris ditempatkan di Kota Kew. Raja Willem V kemudian mengeluarkan perintah yang terkenal dengan "Surat-surat Kew", Isi perintah dari surat itu ialah agar para penguasa di negeri jajahan Belanda menyerahkan wilayahnya kepada Inggris bukan kepada Prancis. Dengan "Surat-surat Kew" itu pihak Inggris bertindak cepat dengan mengambil alih beberapa daerah di Hindia seperti Padang pada tahun 1795, kemudian menguasai Ambon dan Banda tahun 1796. Inggris juga memperkuat armadanya untuk melakukan blokade terhadap Batavia.
1795
01
1795 pasukan Prancis menyerbu Belanda. Raja Willem V kalah dan takut lalu melarikan diri ke Inggris. Belanda dikuasai Perancis. Dibentuklah pemerintahan baru sebagai bagian dari Prancis yang dinamakan Republik Bataaf (1795-1811).
Republik Bataaf dipimpin oleh Louis Napoleon yang merupakan saudara dari Napoleon Bonaparte (Jendral dan Kaisar Perancis yang tenar). Sementara itu, Raja Willem van Oranye (Raja Willem V) oleh pemerintah Inggris ditempatkan di Kota Kew. Raja Willem V kemudian mengeluarkan perintah yang terkenal dengan "Surat-surat Kew", Isi perintah dari surat itu ialah agar para penguasa di negeri jajahan Belanda menyerahkan wilayahnya kepada Inggris bukan kepada Prancis. Dengan "Surat-surat Kew" itu pihak Inggris bertindak cepat dengan mengambil alih beberapa daerah di Hindia seperti Padang pada tahun 1795, kemudian menguasai Ambon dan Banda tahun 1796. Inggris juga memperkuat armadanya untuk melakukan blokade terhadap Batavia.
1795
01
1795 pasukan Prancis menyerbu Belanda. Raja Willem V kalah dan takut lalu melarikan diri ke Inggris. Belanda dikuasai Perancis. Dibentuklah pemerintahan baru sebagai bagian dari Prancis yang dinamakan Republik Bataaf (1795-1811).
Republik Bataaf dipimpin oleh Louis Napoleon yang merupakan saudara dari Napoleon Bonaparte (Jendral dan Kaisar Perancis yang tenar). Sementara itu, Raja Willem van Oranye (Raja Willem V) oleh pemerintah Inggris ditempatkan di Kota Kew. Raja Willem V kemudian mengeluarkan perintah yang terkenal dengan "Surat-surat Kew", Isi perintah dari surat itu ialah agar para penguasa di negeri jajahan Belanda menyerahkan wilayahnya kepada Inggris bukan kepada Prancis. Dengan "Surat-surat Kew" itu pihak Inggris bertindak cepat dengan mengambil alih beberapa daerah di Hindia seperti Padang pada tahun 1795, kemudian menguasai Ambon dan Banda tahun 1796. Inggris juga memperkuat armadanya untuk melakukan blokade terhadap Batavia.
1795
01
1795 pasukan Prancis menyerbu Belanda. Raja Willem V kalah dan takut lalu melarikan diri ke Inggris. Belanda dikuasai Perancis. Dibentuklah pemerintahan baru sebagai bagian dari Prancis yang dinamakan Republik Bataaf (1795-1811).
Republik Bataaf dipimpin oleh Louis Napoleon yang merupakan saudara dari Napoleon Bonaparte (Jendral dan Kaisar Perancis yang tenar). Sementara itu, Raja Willem van Oranye (Raja Willem V) oleh pemerintah Inggris ditempatkan di Kota Kew. Raja Willem V kemudian mengeluarkan perintah yang terkenal dengan "Surat-surat Kew", Isi perintah dari surat itu ialah agar para penguasa di negeri jajahan Belanda menyerahkan wilayahnya kepada Inggris bukan kepada Prancis. Dengan "Surat-surat Kew" itu pihak Inggris bertindak cepat dengan mengambil alih beberapa daerah di Hindia seperti Padang pada tahun 1795, kemudian menguasai Ambon dan Banda tahun 1796. Inggris juga memperkuat armadanya untuk melakukan blokade terhadap Batavia.
1795
01
1795 pasukan Prancis menyerbu Belanda. Raja Willem V kalah dan takut lalu melarikan diri ke Inggris. Belanda dikuasai Perancis. Dibentuklah pemerintahan baru sebagai bagian dari Prancis yang dinamakan Republik Bataaf (1795-1811).
Republik Bataaf dipimpin oleh Louis Napoleon yang merupakan saudara dari Napoleon Bonaparte (Jendral dan Kaisar Perancis yang tenar). Sementara itu, Raja Willem van Oranye (Raja Willem V) oleh pemerintah Inggris ditempatkan di Kota Kew. Raja Willem V kemudian mengeluarkan perintah yang terkenal dengan "Surat-surat Kew", Isi perintah dari surat itu ialah agar para penguasa di negeri jajahan Belanda menyerahkan wilayahnya kepada Inggris bukan kepada Prancis. Dengan "Surat-surat Kew" itu pihak Inggris bertindak cepat dengan mengambil alih beberapa daerah di Hindia seperti Padang pada tahun 1795, kemudian menguasai Ambon dan Banda tahun 1796. Inggris juga memperkuat armadanya untuk melakukan blokade terhadap Batavia.
01
Sudah tentu pihak Prancis dan Republik Bataaf juga tidak ingin ketinggalan untuk segera mengambil alih seluruh daerah bekas kekuasaan VOC di Kepulauan Nusantara. Karena Republik Bataaf ini merupakan vassal dari Prancis, maka kebijakan-kebijakan Republik Bataaf untuk mengatur pemerintahan di Hindia masih juga terpengaruh oleh Prancis.
Keutamaan Prancis waktu itu adalah memerangi Inggris. Oleh karena itu, untuk mempertahankan Kepulauan Nusantara dari serangan Inggris diperlukan pemimpin yang kuat. Ditunjuklah seorang muda dari kaum patriot untuk memimpin Hindia, yakni Herman Williem Daendels. la dikenal sebagai tokoh muda yang revolusioner.
02
(1808-1811)
Pemerintahan Herman William Daendels
01
Herman Willem Daendels sebagai
Gubernur Jenderal memerintah di Nusantara pada tahun 1808-1811. Tugas utama Daendels adalah mempertahankan Jawa agar tidak dikuasai Inggris. Memperkuat pertahanan dan memperbaiki administrasi pemerintahan. Daendels juga ditugasi untuk memperbaiki kehidupan sosial ekonomi di Nusantara khususnya di tanah Jawa
01
Herman Willem Daendels sebagai
Gubernur Jenderal memerintah di Nusantara pada tahun 1808-1811. Tugas utama Daendels adalah mempertahankan Jawa agar tidak dikuasai Inggris. Memperkuat pertahanan dan memperbaiki administrasi pemerintahan. Daendels juga ditugasi untuk memperbaiki kehidupan sosial ekonomi di Nusantara khususnya di tanah Jawa
01
Daendels adalah kaum patriot dan berpandangan liberal. la kaum muda yang
berasal dari Belanda yang sangat dipengaruhi oleh ajaran Revolusi Perancis.
Di dalam berbagai pidatonya, Daendels tidak lupa mengutip semboyan Perancis. Daendels ingin menanamkan jiwa kemerdekaan, persamaan dan persaudaraan di lingkungan masyarakat Hindia. Oleh karena itu, ia ingin memberantas praktik-praktik yang dinilai feodalistik. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat lebih dinamis dan produktif untuk kepentingan negeri Republik Bataaf. Langkah ini juga untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan dan sekaligus membatasi hak-hak para bupati yang terkait dengan penguasaan atas tanah dan penggunaan tenaga rakyat.
Dalam rangka mengemban tugas sebagai gubernur jenderal dan memenuhi pesan dari pemerintah induk (Republik Bataaf), Daendels melakukan beberapa langkah strategis, terutama menyangkut bidang pertahanan- keamanan, administrasi pemerintahan, dan sosial ekonomi.
01
Daendels adalah kaum patriot dan berpandangan liberal. la kaum muda yang
berasal dari Belanda yang sangat dipengaruhi oleh ajaran Revolusi Perancis.
Di dalam berbagai pidatonya, Daendels tidak lupa mengutip semboyan Perancis. Daendels ingin menanamkan jiwa kemerdekaan, persamaan dan persaudaraan di lingkungan masyarakat Hindia. Oleh karena itu, ia ingin memberantas praktik-praktik yang dinilai feodalistik. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat lebih dinamis dan produktif untuk kepentingan negeri Republik Bataaf. Langkah ini juga untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan dan sekaligus membatasi hak-hak para bupati yang terkait dengan penguasaan atas tanah dan penggunaan tenaga rakyat.
Dalam rangka mengemban tugas sebagai gubernur jenderal dan memenuhi pesan dari pemerintah induk (Republik Bataaf), Daendels melakukan beberapa langkah strategis, terutama menyangkut bidang pertahanan- keamanan, administrasi pemerintahan, dan sosial ekonomi.
1. Bidang Pertahanan
Dalam rangka melaksanakan tugas mempertahankan Jawa dari
serangan Inggris, Daendels melakukan langkah-langkah:
1. Bidang Pertahanan
Dalam rangka melaksanakan tugas mempertahankan Jawa dari
serangan Inggris, Daendels melakukan langkah-langkah:
o Membangun benteng-b
enteng pertahanan baru, contohnya ialah bente
Angkatan laut di Anyer dan Ujungkulon Namun kan tidak berhasil.
ntara, denan mengambil orang-orang pribumi ak membawa pasukan. Oleh karena itu, Daende ari orang-orang pribumi, yakni dari 4.000 orang
ari Anyer ( Jawa Barat, sekarang Provinsi Bante
ng Meester Cornelis.
o Membangun pangkalan Ujungkulon boleh dikata
pembangunan pangkalan di
o Meningkatkan jumlah ta Nusantara, Daendels tid pasukan yang diambil d Ricklefs, 2005) .
karena pada waktu pergi ke ls segera menambah jumlah menjadi 18.000 orang (baca
o Membangun jalan raya d n) sampai Panarukan ( ujung Timur Pulau Jawa, Provinsi Jawa Timur) sepanjang kurang lebih 1.100 km. Jalan ini dinamakan jalan De Groote Postweg yang oleh masyarakat sering disebut dengan jalan Daendels.
1. Bidang Pertahanan
Dalam rangka melaksanakan tugas mempertahankan Jawa dari
serangan Inggris, Daendels melakukan langkah-langkah:
1. Bidang Pertahanan
Dalam rangka melaksanakan tugas mempertahankan Jawa dari
serangan Inggris, Daendels melakukan langkah-langkah:
1. Bidang Pertahanan
Dalam rangka melaksanakan tugas mempertahankan Jawa dari
serangan Inggris, Daendels melakukan langkah-langkah:
1. Bidang Pertahanan
Dalam rangka melaksanakan tugas mempertahankan Jawa dari
serangan Inggris, Daendels melakukan langkah-langkah:
1. Bidang Pertahanan
Dalam rangka melaksanakan tugas mempertahankan Jawa dari
serangan Inggris, Daendels melakukan langkah-langkah:
o Memban
gun benteng-benteng pertahanan baru, contohnya ialah benteng Meester Corn
un pangkalan Angkatan laut di Anyer dan Ujungkulon Namun pembangunan on boleh dikatakan tidak berhasil.
tkan jumlah tantara, denan mengambil orang-orang pribumi karena pada wa
, Daendels tidak membawa pasukan. Oleh karena itu, Daendels segera mena
ang diambil dari orang-orang pribumi, yakni dari 4.000 orang menjadi 18.000
005) .
un jalan raya dari Anyer ( Jawa Barat, sekarang Provinsi Banten) sampai Panar
elis.
o Membang
pangkalan di
Ujungkul
o Meningka
ktu pergi ke
mbah jumlah
Nusantara pasukan y Ricklefs, 2
orang (baca
o Membang ukan ( ujung
Timur Pulau Jawa, Provinsi Jawa Timur) sepanjang kurang lebih 1.100 km. Jalan ini dinamakan jalan
De Groote Postweg yang oleh masyarakat sering disebut dengan jalan Daendels.
Mengapa daendels membangun jalan raya dari Anyer sampai Panarukan? Apa hubungannya dengan pertahanan dan keamanan?
Sebagai upaya untuk mempertahankan Pulau Jawa tetap di bawah jajahan Belanda dan tidak jatuh ke tangan Inggris. Hubungannya dengan pertahanan dan keamanan adalah jalur tersebut digunakan sebagai benteng pertahanan dari serangan militer.
2. Bidang Politik dan Pemerintahan
Di Bidang Politik dan Pemerintahan, Daendeles banyak melakukan campur tangan dan perubahan pada tata cara dan adat istiadat di Nusantara. Daendels juga berhasil mempengaruhi Mangkunegara II guna membentuk pasukan “Legiun Mangkunegara” yang memiliki pasukan sebanyak 1.150 tentara. Pasukan ini guna memperkuat kedudukan di Jawa, karena memiliki kekuatan Daendeles semakin berani dalam menjajah Nusantara.
2. Bidang Politik dan Pemerintahan
Di Bidang Politik dan Pemerintahan, Daendeles banyak melakukan campur tangan dan perubahan pada tata cara dan adat istiadat di Nusantara. Daendels juga berhasil mempengaruhi Mangkunegara II guna membentuk pasukan “Legiun Mangkunegara” yang memiliki pasukan sebanyak 1.150 tentara. Pasukan ini guna memperkuat kedudukan di Jawa, karena memiliki kekuatan Daendeles semakin berani dalam menjajah Nusantara.
2. Bidang Politik dan Pemerintahan
Selama menjabat sebagai Gubernur, Daendels mengeluarkan beberapa kebijakan yang bertujuan untuk memperkuat kedudukan Pemerintah Belanda di Nusantara, beberapa kebijakan atau tindakan Daendels dalam bidang politik dan pemerintahan antara lain :
K. Yogyakarta
23 Karesidenan
3. Bidang Peradilan
A B
Peraturan untuk pemberantasan
korupsi tanpa pandang bulu.
Pemberantasan korupsi diberlakukan terhadap siapa saja termasuk
orang-orang Eropa, dan Timur Asing.
Daendels membentuk tiga jenis peradilan:
Asing, dan
4. Bidang Ekonomi
(e) Melakukan penjualan tanah-tanah kepada pihak swasta
4. Bidang Ekonomi
(e) Melakukan penjualan tanah-tanah kepada pihak swasta
Masa Pemerintahan Jan
Willem Janssen
(15 Mei 1811 – 18 September 1811)
03
Jan Willem Janssen, dia menggantikan Daendels pada tanggal 20 Februari 1811 dan tiba di istana bogor (Buitenzorg) pada tanggal 15 mei 1811.
Janssen mencoba memperbaiki keadaan wilayah yang ditinggalkan oleh Daendels dengan tugas utama Janssen adalah untuk mempertahankan Jawa dari serangan Inggris, namun Janssens tidak bisa berbuat banyak seperti yang sudah diharapkan oleh Pemerintahan Republik Bataaf.
03
26 Agustus 1811 Batavia berhasil dikuasai Inggris.
Serangan Inggris di Batavia dan Jawa:
03
26 Agustus 1811 Batavia berhasil dikuasai Inggris.
Serangan Inggris di Batavia dan Jawa:
03
Namun, pasukan Inggris lebih kuat dan berhasil
mengalahkan pasukan Janssens yang akhirnya
menyerah di Tuntang, Salatiga. Penyerahan Janssens
secara resmi kepada pihak Inggris ditandai dengan adanya “Kapitulasi Tuntang” pada tanggal 18 September 1811.
Perjanjian
Tuntang
03
Namun, pasukan Inggris lebih kuat dan berhasil mengalahkan pasukan Janssens yang akhirnya menyerah di Tuntang, Salatiga. Penyerahan Janssens
secara resmi kepada pihak Inggris ditandai dengan adanya “Kapitulasi Tuntang” pada tanggal 18 September 1811.
Perjanjian
Tuntang
03
Semoga Bermanfaat!
KELOMPOK 2 XI IPS 2
Sumber : Buku Paket Sejarah Indonesia Kelas XI SMA/MA/SMK/MAK Semester 1