1 of 33

BAB IV �LEBIH DEKAT KEPADA ALLAH DENGAN MENGAMALKAN ŚALAT SUNNAH

Dafa Bintang Reksa

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

2 of 33

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

3 of 33

DIALOG ISLAMI

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

Saat jam pelajaran agama berlangsung…

Pak Imron : “Nah, anak-anak, demikian tadi penjelasan Bapak tentang śalat. Apakah ada yang ingin kalian tanyakan?”

Amir : “Saya, Pak. Mengapa śalat itu disebut tiang agama?”

Pak Imron : “Bagus sekali pertanyaanmu, Amir. Ya, begini maksudnya. Seseorang yang telah melaksanakan śalat berarti ia telah ikut menegakkan atau mendirikan agama, dan siapa yang telah meninggalkan śalat berarti ia telah meruntuhkan agama. Jika agama itu sebuah bangunan, apa yang membuat bangunan itu tegak?”

Amir : “Tiang, Pak.”

Pak Imron : “Ya, betul, betul, betul. Semoga faham ya, ada lagi yang mau bertanya?”

Nita : “Saya, Pak. Apakah ada śalat yang bisa kita laksanakan selain śalat wajib yang lima waktu tersebut?”

Pak Imron : “Ada, Nita. Begini, pada dasarnya sehari semalam kita diwajibkan untuk melaksanakan śalat lima kali yaitu Zuhur, Asar, Magrib, Isya dan Subuh. Selain śalat wajib juga ada śalat sunnah yang harus dilaksanakan antara lain śalat rawātib, śalat witir, śalat duhā, śalat tahajjud dan lain sebagainya”

Nita : “Oh, begitu ya, Pak. Salat sunnah itu susah dikerjakan tidak, Pak?.”

Pak Imron : “Bisa susah bisa mudah. Semua tergantung niat dalam hati kamu. Kalau sudah biasa justru kalian malah susah meninggalkannya.”

Nita : “Wah, Pak Imron bisa saja. Terima kasih, Pak.”

4 of 33

MUTIARA KHAZANAH ISLAM

Śalat sunnah

Śalat sunnah adalah śalat yang dianjurkan untuk mengerjakannya. Orang yang melaksanakan śalat sunnah mendapatkan pahala dan keutamaan dari Allah Swt. Namun, jika seseorang tidak melaksanakan śalat sunnah, dia tidak berdosa.

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

5 of 33

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

Secara lebih rinci, śalat-śalat sunnah yang dilaksanakan secara berjama’ah sebagai berikut :

ŚALAT SUNNAH BERJAMAAH

1

6 of 33

ŚALAT IDUL FITRI

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

Waktu untuk melaksanakan śalat Idul Fitri itu adalah, sesudah terbit matahari sampai tergelincirnya matahari pada tanggal 1 Syawal tersebut. Niatnya

Pada rakaat pertama sesudah membaca do’a iftitah bertakbir sambil mengangkat tangan sebanyak tujuh kali. Disela takbir membaca

Pada rakaat kedua, setelah takbir berdiri kemudian membaca takbir lima kali sambil mengangkat tangan

7 of 33

ŚALAT �IDUL ADHA

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

  • Salat yang dilaksanakan pada hari raya Qurban atau hari raya Idul Adha. Śalat ini dilaksanakan pada pagi hari tanggal 10 Zulhijjah bertepatan dengan pelaksanaan rangkaian ibadah haji di tanah suci.

8 of 33

ŚALAT KUSŪF (GERHANA MATAHARI)�

  • Śalat Sunnah kusūf (kusūfus syamsi) adalah śalat sunnah yang dilaksanakan ketika terjadi gerhana matahari. Waktu pelaksanaan śalat kusūf adalah, mulai terjadinya gerhana matahari sampai matahari kembali tampak utuh seperti semula.

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

9 of 33

TATA CARA

  1. Setelah takbiratul ihram, lalu membaca doa iftitah, kemudian membaca surah al-Fatihah dilanjutkan dengan membaca surah-surah yang panjang.
  2. Rukuk yang lama dan panjang dengan membaca tasbih sebanyakbanyaknya.
  3. Iktidal dengan mengucapkan ”Sami’allāhu liman hamidah” tangan kembali bersedekap di dada.
  4. Membaca surah al-Fātihah dilanjutkan dengan membaca surah al-Qur’ān yang lain.
  5. Kembali melakukan rukuk yang panjang dengan membaca tasbih yang sebanyak-banyaknya.
  6. Iktidal dengan mengucapkan ”Sami’allāhu liman hamidah
  7. Sujud seperti biasa tetapi sujudnya agak dipanjangkan dibanding dengan śalat pada umumnya.
  8. Duduk di antara dua sujud seperti biasa.
  9. Sujud yang kedua agak dipanjangkan.
  10. Bangkit menuju rakaat yang kedua, kemudian melaksanakan rakaat yang kedua sebagaimana rakaat yang pertama dilaksanakan.
  11. Pada sujud yang terakhir rakaat yang kedua dianjurkan untuk memperbanyak istigfar dan tasbih memohon ampunan kepada Allah Swt.
  12. Setelah selesai śalat, imam atau khatib berdiri menyampaikan khutbah dengan pesan yang intinya gerhana adalah salah satu kejadian yang menunjukkan kekuasaan Allah Swt. Meskipun merupakan sumber energi yang utama, matahari juga makhluk Allah Swt yang memiliki kekurangan dan kelemahan.

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

Niatnya

10 of 33

ŚALAT KHUSŪF (GERHANA BULAN)

  • Śalat sunnah khusuf (khusūful qamari) adalah śalat sunnah yang dilaksanakan ketika terjadi peristiwa gerhana bulan. Hukum melaksanakan śalat ini adalah sunnah muakkad. Sedangkan waktu śalat gerhana bulan mulai terjadinya gerhana bulan sampai bulan tampak utuh kembali,. Niatnya adalah sebagai berikut

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

11 of 33

ŚALAT ISTISQĀ (MEMINTA HUJAN)

Śalat sunnah istisqā adalah śalat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan untuk memohon diturunkan hujan.

Adapun tata cara melaksanakan Śalat istisqā sebagai berikut:

  • Setelah semua bersiap untuk śalat, muadzin tidak perlu mengumandangkan azān dan iqāmah, cukup dengan seruan:

Artinya : “Mari śalat berjamaah”

  • Śalat sunnah dilaksanakan seperti śalat sunnah yang lainnya. Setelah membaca surah al-Fatihah dilanjutkan membaca surah-surah yang panjang.
  • Setelah salam, khatib membaca dua khutbah. Pada khutbah yang pertama dimulai dengan membaca istigfar sembilan kali dan yang kedua dimulai dengan membaca istigfar tujuh kali.

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

12 of 33

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

Secara lebih rinci, śalat-śalat sunnah yang dilaksanakan secara sendiri-sendiri sebagai berikut :

ŚALAT SUNNAH MUNFARĪD

2

13 of 33

ŚALAT RAWĀTIB

Śalat sunnah rawātib adalah śalat yang dilaksanakan menyertai atau mengiringi śalat fardlu, baik sebelum maupun sesudahnya.

  • Śalat rawātib mu`akadah (śalat rawātib yang sangat dianjurkan).

Adapun yang merupakan śalat rawātib mu`akkadah yaitu:

  • Dua rakaat sebelum śalat Zuhur
  • Dua rakaat sesudah śalat Zuhur
  • Dua rakaat sesudah śalat Magrib
  • Dua rakaat sesudah śalat Isya’
  • Dua rakaat sebelum śalat Subuh.

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

14 of 33

  • Śalat rawātib gairu mu`akkadah (śalat rawātib yang cukup dianjurkan untuk dikerjakan).

Adapun yang merupakan śalat sunnah rawātib gairu mu`akkadah yaitu:

  • Dua rakaat sebelum Zuhur (selain dua rakaat yang mu`akkadah)
  • Dua rakaat sesudah Zuhur (selain dua rakaat yang mu`akkadah)
  • Empat rakaat sebelum Asar
  • Dua rakaat sebelum Magrib.

Jika ditinjau dari segi pelaksanaannya, śalat rawātib ini terbagi menjadi dua yaitu : qabliyyah (dikerjakan sebelum śalat fardu), dan ba’diyyah (dikerjakan setelah śalat fardu).

Contoh tata cara melaksanakan śalat rawātib qabliyyah Zuhur :

  1. Berniat śalat rawātib qabliyyah Zuhur Niat śalat harus dilakukan dengan ikhlas di dalam hati. Jika diucapkan maka bunyi niatnya adalah :

Artinya : “Saya berniat śalat qabliyyah Zuhur dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

  1. Takbirātul ihrām
  2. Śalat dua rakaat seperti tata cara Śalat pada umumnya.
  3. Salam.

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

15 of 33

ŚALAT TAHIYYATUL MASJID

  • Śalat ini disunnahkan bagi setiap muslim ketika memasuki masjid. Śalat sunnah ini, merupakan rangkaian adab memasuki masjid. Doa masuk masjid

  • Berniat śalat tahiyyatul masjid. Niat śalat harus dilakukan dengan ikhlas di dalam hati. Bunyi niatnya kalau diucapkan sebagai berikut :

Artinya : “Saya berniat śalat sunnah tahiyyatul masjid dua rakaat karena Allah ta’ala. Allahu Akbar.”

  • Setelah berniat dilanjutkan dengan takbiratul ihrām, membaca doa iftitāh, surah al-Fātihah, dan seterusnya sampai salam.

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

16 of 33

ŚALAT ISTIKHĀRAH

Śalat istikhārah adalah, śalat dengan maksud untuk memohon petunjuk Allah Swt. dalam menentukan pilihan terbaik di antara dua pilihan atau lebih. Śalat istikharah sebenarnya hampir sama dengan śalat hajat. Bedanya, kalau śalat istikharah tertuju pada suatu keinginan atau cita-cita yang sudah nampak adanya, tetapi masih ragu-ragu dalam menentukan pilihannya. Sedangkan śalat hajat, tertuju pada sebuah keinginan yang belum kelihatan akhir dan tujuannya.

Waktu yang terbaik dalam melaksanakan śalat istikhārah ini adalah saat mulai pertengahan malam yang akhir, sebagaimana waktu śalat tahajjud.

  1. Bangun pada waktu pertengahan malam dan berwudhu.
  2. Melaksanakan śalat istikhārah dengan diawali niat. Niat śalat harus dilakukan dengan ikhlas di dalam hati. Adapun bunyi niatnya jika diucapkan sebagai berikut:

Artinya : “ Saya berniat śalat sunnah istikhārah dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

17 of 33

  1. Pada rakaat pertama setelah membaca surah al-Fātihah kemudian membaca surah al-Kāfirun. Bacaan surah al-Kāfirun boleh lebih dari satu kali, yakni tiga, tujuh, atau sepuluh kali.
  2. Pada rakaat kedua setelah membaca surah al-Fātihah kemudian membaca surah al-Ikhlās. Bacaan surah al-Ikhlās boleh lebih dari satu kali, yakni tiga, tujuh, atau sepuluh kali.
  3. Setelah śalat dua rakaat, dilanjutkan dengan membaca doa istikhārah yang diajarkan Nabi Muhammad saw. sebagai berikut :

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

18 of 33

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

Do’a selesai sholat istikharoh

19 of 33

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

Secara lebih rinci, śalat-śalat sunnah yang dapat dilaksanakan secara berjamaah atau sendiri sebagai berikut :

ŚALAT SUNNAH BERJAMAAH ATAU MUNFARĪD

3

20 of 33

ŚALAT TARĀWIH

Śalat tarāwih adalah śalat sunnah yang dilaksanakan pada malam bulan Ramadan. Hukum melaksanakan śalat tarāwih adalah sunnah mu’akkadah. Śalat tarāwih dilaksanakan setelah Śalat Isya’ sampai waktu fajar.

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

21 of 33

ŚALAT WITIR

Śalat witir adalah, śalat yang dilaksanakan dengan bilangan ganjil (satu, tiga, lima, tujuh, sembilan, atau sebelas rakaat). Hukum melaksanakannya adalah sunnah mu’akkadah. Adapun waktu śalat witir adalah sesudah śalat Isya’ sampai menjelang fajar śalat Subuh.

Ketika hendak melaksanakan śalat witir, maka mulailah dengan niat.

śalat harus dilakukan dengan ikhlas di dalam hati. Jika diucapkan bunyi niat

untuk yang dua rakaat adalah :

Jika diucapkan bunyi niat untuk yang satu rakaat adalah :

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

22 of 33

ŚALAT DUHĀ

Śalat sunnah duhā atau yang sering disebut dengan śalat awwābin duhā adalah śalat sunnah yang dikerjakan pada waktu matahari sudah menaik sekitar satu tombak (sekitar pukul 07.00 atau matahari setinggi sekitar tujuh hasta) hingga menjelang śalat Zuhur.

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

23 of 33

ŚALAT TAHAJJUD

Śalat sunnah tahajjud adalah śalat sunnah mu’akkadah yang dilaksanakan pada sebagian waktu di malam hari. Keutamaan-keutamaan śalat tahajjud adalah:

  • Dapat membentuk karakter/kepribadian orang saleh.
  • Sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt. untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat.
  • Dapat mencegah diri dari perbuatan dosa.
  • Dapat menghapuskan atau menghilangkan dari segala penyakit hati: iri, dendam, tamak, dan lain sebagainya.
  • Mengobati diri dari penyakit jasmani.

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

24 of 33

ŚALAT TASBIH

Śalat sunnah tasbih adalah śalat sunnah yang dilaksanakan dengan memperbanyak membaca tasbih dengan membaca tasbih sebanyak 300 kali di dalam śalat.

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

Tata cara sholat tasbih:

  • Setelah membaca surah al-Fatihah dan surat-surat pendek, membaca tasbih 15 kali,
  • Ketika ruku’ (setelah membaca do’a ruku’) membaca tasbih 10 kali.
  • Ketika bangun dari ruku’ (setelah membaca do’anya) membaca tasbih 10 kali.
  • Ketika sujud pertama (setelah membaca do’a sujud) membaca tasbih 10 kali.
  • Ketika duduk di antara dua sujud (setelah membaca do’anya) membaca tasbih 10 kali.
  • Ketika sujud kedua (setelah membaca do’anya) membaca tasbih 10 kali.
  • Ketika akan berdiri untuk rakaat yang kedua duduk dulu (duduk istirahat) membaca tasbih 10 kali,

25 of 33

HIKMAH ŚALAT SUNNAH

Hikmah melaksanakan śalat sunnah sebagai berikut:

  1. Disediakan jalan keluar dari segala permasalahan dan persoalannya dan senantiasa akan diberikan rezeki yang cukup oleh Allah Swt.
  2. Menambah kesempurnaan śalat fardu.
  3. Menghapuskan dosa, meningkatkan derajat keridaan Allah Swt. Serta menumbuhkan kecintaan kepada Allah Swt.
  4. Sebagai ungkapan rasa syukur kita kepada Allah Swt. atas berbagai karuniabesar yang sering kurang kita sadari.
  5. Mendatangkan keberkahan pada rumah yang sering digunakan untukśalat sunnah.
  6. Hidup menjadi terasa nyaman dan tenteram.

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

26 of 33

REFLEKSI AKHLAK MULIA

Dengan membiasakan diri untuk selalu melaksanakan śalat rawatib, akan terdidik untuk melakukan śalat sunnah yang lainnya.

  1. Dengan kebiasaan melakukan śalat sunnah tersebut, akan tertanam jiwa yang disiplin dan melaksanakan tugas kita sebagai pelajar dengan penuh tanggung jawab.
  2. Jiwa kebersamaan dan gotong royong harus selalu tertanan dalam diri umat Islam dalam suka maupun duka. Oleh karena itu dalam kondisi kekeringan diajarkan untuk melaksanakan śalat istisqa secara berjemaah (bersama-sama), tidak boleh dilakukan secara munfaris (sendiri-sendiri).
  3. Fatimah seorang pelajar yang rajin dan aktif dalam semua kegiatan disekolah. Di sela-sela waktu sibuknya, ia masih menyempatkan diri untuk śalat duhā setiap hari.
  4. Saat sunnah hanya cocok dikerjakan oleh orang yang tidak memiliki kesibukan yang padat. Bagi orang yang sangat sibuk, mengamalkan śalat sunnah merupakan hal yang sangat sulit.
  5. Aku mempunyai keinginan untuk melanjutkan sekolah di sekolah pilihanku. Setiap malam pasti aku terbangun untuk melakukan śalat tahajjud untuk memohon agar cita-citaku dikabulkan oleh Allah Swt. Di samping itu aku juga rajin belajar.

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

27 of 33

KISAH TELADAN

Ibnu Hajar al-Asqalani, Tokoh Cerdas yang Rajin Śalat Tahajjud Ibnu

Hajar al-Asqalani (773 H/ 1372M - 852H/ 1449 M) adalah seorang ahli hadis yang terkemuka. Salah satu karyanya yang terkenal adalah kitab Fathul Bari (Kemenangan Sang Pencipta), yang merupakan penjelasan dari kitab sahih milik Imam Bukhari dan disepakati sebagai kitab penjelasan Sahih Bukhari yang paling detail yang pernah dibuat. Dengan demikian jasa beliau dalam dunia Islam tidak diragukan lagi.

Beliau sudah hafal al-Qur’ān ketika usianya masih 9 tahun. Pada usianya yang baru 12 tahun, Ibnu Hajar sudah dipercaya untuk menjadi imam śalat Tārawih di Masjidil Haram. Sungguh sebuah tugas dan kepercayaan yang sangat terpuji dan mulia.

Dikisahkan bahwa Ibnu Hajar adalah seorang yang sangat sibuk. Hariharinya di diisi dengan berpetualang untuk menggali, mencari, dan mendalami hadis. Beliau menelusuri berbagai pelosok wilayah untuk bertemu dengan para ahli ilmu agama, ahli fiqih, dan ahli hadis untuk menimba ilmu kepada mereka.

Namun di balik kesibukannya, Ibnu Hajar adalah orang yang sangat rajin beribadah. Setiap malam beliau selalu melakukan śalat Tahajjud. Orang-orang yang sering menyertai Ibnu Hajar menceritakan bahwa pada saat sedang bepergian pun, beliau tetap menjalankan śalat Tahajjud. Kisah ketekunan Ibnu Hajar yang selalu menjalankan śalat sunnah Tahajjud menjadi contoh nyata bahwa Allah Swt kemudian mengangkat derajatnya pada tempat yang

sangat terpuji. Subhanallah …!

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

28 of 33

AYO BERLATIH

  • Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang paling tepat !

1. Hukum melaksanakan śalat sunnah rawatib qabliyah Subuh adalah....

  1. sunnah grairu mu’akad
  2. sunnah mu’akad
  3. fardu kifayah
  4. fardu ‘ain

2. Śalat sunnah rawatib yang dilaksanakan sebelum śalat Isya’ dinamakan....

  1. qabliyah Magrib
  2. qabliyah Isya
  3. ba’diyah Isya
  4. ba’diyah Subuh

3. Śalat tahiyatul masjid dilaksanakan secara ....

  1. berjemaah lebih utama
  2. munfarīd lebih utama
  3. munfarīd atau sendiri
  4. berjemaah atau munfarīd

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

29 of 33

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

4. Śalat witir dilaksanakan setelah śalat Isya. Jumlah bilangan rakaatnya paling banyak adalah ... rakaat

  1. tiga
  2. lima
  3. sembilan
  4. sebelas

5. Perhatikan śalat sunnah berikut ini !

1) Śalat idain

2) Tarawih

3) Witir

4) Tasbih

5) Tahiyatul masjid

Śalat sunnah yang dapat dilaksanakan secara munfarīd atau berjema’ah adalah...

  1. 1, 2 dan 3
  2. 2, 3 dan 4
  3. 3, 4 dan 5
  4. 1, 3 dan 4

6. Memahami dan menghargai perbedaan jumlah bilangan rakaat dalam pelaksanaan śalat tarawih, merupakan salah satu wujud akhlak mulia umat Islam yang dinamakan ....

  1. tawadu
  2. qanaah
  3. tawakal
  4. tasamuh

30 of 33

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

7. Śalat sunnah yang tujuannya untuk meminta hujan akibat kemarau panjang adalah śalat....

  1. kusūf
  2. khusūf
  3. istisqā
  4. tahajjud

8. Śalat Idul Adha dilaksanakan pada pagi hari tanggal ....

  1. 10 Zulhijjah
  2. 11 Zulhijjah
  3. 12 Zulhijjah
  4. 13 Zulhijjah

9. Śalat rawatib yang hukumnya sunnah muakkad adalah....

  1. dua rakaat sebelum śalat Zuhur
  2. dua rakaat sebelum śalat Asar
  3. empat rakaat sebelum śalat Zuhur
  4. empat rakaat sebelum śalat Asar

10. Pada waktu melaksanakan śalat tasbih, jumlah seluruh bacaan tasbih adalah....

  1. 200
  2. 300
  3. 400
  4. 500

31 of 33

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

  1. Kerjakan Soal-Soal berikut ini!
  2. Apakah perbedaan śalat sunnah mu’akkad dan gairu mu’akkad?
  3. Sebutkan tiga macam śalat sunnah yang dilaksanakan secara berjema’ah!
  4. Tuliskan bacaan niat śalat tahajjud beserta artinya!
  5. Sebutkan hikmah melaksanakan śalat sunnah!
  6. Bagaimana cara melaksanaan śalat sunnah istisqā?

32 of 33

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

  1. Tugas
  2. Carilah dalil-dalil naqli yang terkait dengan pelaksanaan śalat sunnah!Pak Mardiansyah merupakan salah seorang tokoh masyarakat. Ia sangat rajin melaksanakan śalat Idul Fitri dan śalat Idul Adha. Bagi Pak Mardiansyah, kedua śalat hari raya itu sudah dianggap sebagai kewajiban karena dapat meningkatkan rasa hormat masyarakat kepadanya. Namun, di sisi yang lain dia malas dalam melaksanakan śalat far«u. Pak Mardiansyah menganggap bahwa śalat hari raya lebih berarti dan lebih penting dibandingkan śalat fardu. Pendirian beliau sudah tentu tidak benar. Bagaimana cara menjelaskan dan memberi pengertian kepadanya? Diskusikan masalah tersebut dengan kelompok kalian masing-masing! (jawaban minimal terdiri dari dua cara alternatif)
  3. Carilah data dan informasi dari teman-teman sekelasmu mengenai śalat sunnah yang sering dilaksanakan. Kemukakan juga alasan-alasannya! Laporkan dan paparkan hasil penelusuran yang kamu lakukan baik secara individu atau kelompok!

33 of 33

Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013

Dafa Bintang Reksa

Wassalam