1 of 28

Kuliah Pakar Blok 21��Low Back Pain�(Nyeri Punggung Bawah)

Dr. dr. Robert Sinurat, SpBS(K)

Surgery Department,

Medical Faculty Universitas Kristen Indonesia

2 of 28

Sumber: The McGraw-Hill Company

3 of 28

4 of 28

5 of 28

  • Sumber: ChiroGeek.com

6 of 28

Pleksus Lumbosakral

7 of 28

Fungsi punggung bawah:

  • Saat duduk dan berdiri sebagai penyokong tubuh bagian atas.
  • Ikut berperan saat membungkuk, kayang, maupun berputar
  • Melindungi saraf dan organ dalam abdomen

8 of 28

9 of 28

LBP

  • Manifestasi nyeri di sekitar punggung bawah
  • Penyebabnya: penyakit/cedera yang mengenai struktur organ di sekitar punggung bawah, yaitu:
    1. Otot/fasia
    2. Tulang belakang bagian torakal bawah serta lumbosakral.
    3. Diskus intertervertebralis
    4. Medula spinalis dan saraf spinalis

10 of 28

Faktor Risiko:

  • video1

11 of 28

Pemeriksaan Fisik

  • video2

12 of 28

Gejala::

  1. Nyeri Punggung Bawah
    • Dapat menyebar ke tungkai atas dan bawah sisi belakang maupun depan
    • Nyeri semakin memburuk pada aktivitas atau duduk lama
  2. Gangguan sensoris: Kesemutan atau Baal
  3. Gangguan Motorik: Parese/Plegi
  4. Gangguan Otonom: BAK dan BAB

13 of 28

Penyebab Nyeri Punggung Bawah Akibat Pekerjaan/Kecelakaan Kerja:

  1. Cedera Otot/Ligamen
  2. Fraktur tulang vertebrae
  3. Hernia nukleus pulposus (HNP)
  4. Pergeseran antar tulang vertebrae (spondilolistesis)

14 of 28

1. Cedera Otot/Ligamen:�

  • Sumber: NexJhealth.com

15 of 28

16 of 28

  • Sumber: Sportspaintmanagementnyc.com

17 of 28

2. Fraktur

  1. Spondylolysis: Fraktur pars interarticularis.
  2. Spondylolisthesis: Fraktur the pars interarticularis bilateral disertai pergeseran korpus vertebrae vertebra

18 of 28

Spondylolysthesis

19 of 28

3. HNP

A. Protrusi B. Prolaps

C. Ekstrusi D. Sekuester

20 of 28

21 of 28

Pemeriksaan Penunjang:

  1. Foto Rontgen Lumbosakral: AP/Lateral View
  2. EMG
  3. CT scan Lumbosakral
  4. MRI Lumbosakral

22 of 28

Penatalaksanaan:

  1. Non Farmakologis
    • Tirah Baring
    • Kompres dingin pada saat fase awal terjadi sprain/strain
    • Rehab Medis/fisioterapi
    • Operasi: Tergantung penyebabnya:

a. HNP: Laminektomi/Mikrodisektomi

b. Spondilolistesis: Pedicle Screw and Rod/Posterior Lumbar Interbody Fusion (PLIF)

23 of 28

24 of 28

B. Farmakologis.

    • Golongan NSAID: Ketoprofen 3x 25mg atau 50 mg Intravena/oral
    • Golongan opioid: Tablet MST 2x20 mg
    • Injeksi steroid ke facet join untuk yang “ischialgia saja”

25 of 28

Pencegahan:

  1. STOP ROKOK.
  2. Berolah raga secara teratur termasuk pemanasan dan peregangan.
  3. Siapkan otot sebelum angkat berat dan jangan melebihi kemampuan.
  4. Duduk dengan posisi yang baik serta kursi ergonomis.
  5. Bila harus duduk lama, lakukan istrahat dan peregangan sesering mungkin.
  6. Jangan memakai sepatu “high heels”
  7. Kasur tidak keras dan tidak terlalu lembut (perlu uji coba)
  8. Konsultasi ke dokter bila mulai ada keluhan.

26 of 28

Contoh Pelindung pencegahan: �1. Lumbar Support Belt

27 of 28

2. Kursi Ergonomis

28 of 28

Terimakasih