PENERAPAN TUGAS DAN FUNGSI APARATUR SIPIL NEGARA DI TEMPAT KERJA
Disampaikan pada
Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perpanjian Kerja (PPPK)
Pengenalan Nilai dan Etika pada Instansi Pemerintah.
Kementerian Agama Tahun 2022
TUJUAN
01
02
03
Mata pelatihan ini diberikan agar peserta mampu menerapkan tugas dan fungsi ASN sesuai dengan:
Core Values ASN yaitu BerAKHLAK yang meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
PMA No. 12 Tahun 2019 tentang Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai
Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama.
Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama
INTEGRITAS PROFESIONALITAS INOVASI TANGGUNG JAWAB KETELADANAN
NILAI DASAR (CORE VALUE) APARATUR SIPIL NEGARA
Berorientasi
Pelayanan
AKUNTABEL
Responsibilitas dan Akuntabilitas
Responsibilitas adalah
kewajiban untuk
bertanggung jawab
Akuntabilitas adalah
kewajiban
pertanggungjawaban
yang harus dicapai
INTEGRITAS PROFESIONALITAS INOVASI TANGGUNG JAWAB KETELADANAN
Panduan Perilaku (Kode Etik) Akuntabel dalam Core Values ASN
Perilaku akuntabel dalam transparansi dan akses informasi
Menghidari perilaku yang curang dan koruptif
berdampak pada praktik kecurangan ;
INTEGRITAS PROFESIONALITAS INOVASI TANGGUNG JAWAB KETELADANAN
Menghidari perilaku yang curang dan koruptif
Upaya-upaya untuk membangun etika perilaku dan kultur organisasi yang anti kecurangan :
standar pelaksanaan
Perilaku akuntabel dalam penggunaan sumber daya negara
secara teliti dan efisien. Hal ini termasuk fasilitas kantor
dan peralatan, kendaraan, voucher biaya taksi, kredit
korporasi kartu dan pembelian barang dan jasa;
dengan pekerjaan;
untuk pekerjaan partai politik atau keuntungan pribadi
atau keuangan;
INTEGRITAS PROFESIONALITAS INOVASI TANGGUNG JAWAB KETELADANAN
KOMPETEN
KOMPETEN
Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas
bidangnya
kompetensi diri untuk
menjawab tantangan
yang selalu berubah
belajar
dengan kualitas terbaik
Kami terus belajar dan mengembangkan kapabilitas
Kata Kunci
Kalimat Afirmasi
Kode Etik
PROFESIONALITAS
INTEGRITAS
INOVASI
TANGGUNG JAWAB
KETELADANAN
HARMONIS
Etika ASN sebagai Individu,
dalam Organisasi, dan Masyarakat
pelayan;
’peranan’;
ASN Harmonis
Dalam Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 - tugas pegawai ASN
Peran ASN Harmonis
kelompok kelompokminoritas,
perbedaan
masyarakatnya.
LOYAL
Makna Loyal
Dengan panduan perilaku:
LOYAL DALAM CORE VALUE ASN
Kata-kata kunci yang dapat digunakan untuk mengaktualisasikan panduan perilaku:
yang mempunyai tujuan yang mulia.
Kata-kata kunci yang dapat digunakan untuk mengaktualisasikan panduan perilaku:
d) Nasionalisme yang bermakna suatu keadaan atau pikiran yang mengembangkan keyakinan bahwa kesetiaan terbesar mesti diberikan untuk negara atau suatu sikap cinta tanah air atau bangsa dan negara sebagai wujud dari cita-cita dan tujuan yang diikat sikap-sikap politik, ekonomi, sosial, dan budaya sebagai wujud persatuan atau kemerdekaan nasional dengan prinsip kebebasan dan kesamarataan kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
e) Pengabdian yang bermakna perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat, ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.
INTEGRITAS PROFESIONALITAS INOVASI TANGGUNG JAWAB KETELADANAN
A. Dalam Konteks Umum
MEMBANGUN PERILAKU LOYAL
B. Memantapkan Wawasan Kebangsaan
MEMBANGUN PERILAKU LOYAL
Wawasan Kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia dalam rangka mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilandasi oleh jati diri bangsa (nation character) dan kesadaran terhadap sistem nasional (national system) yang bersumber dari Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, guna memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi bangsa dan negara demi mencapai masyarakat
yang aman, adil, makmur, dan sejahtera.
B. Memantapkan Wawasan Kebangsaan
MEMBANGUN PERILAKU LOYAL
Sedangkan Nasionalisme Pancasila adalah pandangan atau paham kecintaan manusia Indonesia terhadap bangsa dan tanah airnya yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila.
Nasionalisme merupakan pandangan tentang rasa cinta yang wajar terhadap bangsa dan negara, dan sekaligus menghormati bangsa lain.
Kata-kata kunci yang dapat digunakan untuk mengaktualisasikan panduan perilaku:
menempatkan persatuan dan kesatuan, kepentingan serta keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau kepentingan golongan;
menunjukkan sikap rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara;
bangga sebagai bangsa Indonesia dan bertanah air Indonesia serta tidak merasa rendah diri;
mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban antara sesama manusia dan sesama bangsa;
menumbuhkan sikap saling
mencintai sesama manusia; dan
mengembangkan sikap tenggang rasa. Oleh karena itu seorang ASN harus selalu mengamalkan nilai-nilai Luhur Pancasila dalam melaksanakan tugasnya sebagai wujud nasionalime dan juga loyalitasnya terhadap bangsa dan negara.
Kode Etik dan Kode Perilaku
Kode Etik dan Kode Perilaku khusus untuk Aparatur Sipil Negara
Kementerian tentang Kode
Agama diatur dalam PMA No. 12 Tahun 2019 Etik dan Kode
Perilaku Pegawai Aparatur Sipil
Negara Kementerian Agama.
https://gorontalo.kemenag.go.id/files/gorontalo/file/file/Regulasi2019
/PMA-12-Tahun-2019_Kode-Etik-dan-Kode-Perilaku-ASN- Kemenag.pdf
Salah satu panduan perilaku dalam nilai Loyal adalah menjaga nama baik ASN, pimpinan, instansi, dan negara
KEIMANAN DAN KETAQWAAN KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA
NILAI DASAR YANG MELANDASI KODE ETIK DAN KODE PERILAKU ASN KEMENTERIAN AGAMA
INTEGRITAS
PROFESIONALITAS
TANGGUNG JAWAB
KETELADANAN
INTEGRITAS PROFESIONALITAS INOVASI TANGGUNG JAWAB KETELADANAN
a. tidak melakukan tindakan yang melanggar atau bertentangan dengan sumpah/janji pegawai dan/atau sumpah/janji jabatan;
KODE ETIK DAN KODE PERILAKU NILAI KEIMANAN DAN KETAQWAAN KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA BAGI PEGAWAI ASN
INTEGRITAS PROFESIONALITAS INOVASI TANGGUNG JAWAB KETELADANAN
kepercayaannya masing-masing;
bekerja sama antarpemeluk agama yang berbeda-beda;
a. bertekad dan berkemauan untuk berbuat baik dan benar, serta berpikir
KODE ETIK DAN KODE PERILAKU NILAI INTEGRITAS BAGI PEGAWAI ASN
INTEGRITAS PROFESIONALITAS INOVASI TANGGUNG JAWAB KETELADANAN
positif, arif, dan bijaksana;
b. tidak melakukan tindakan yang merekayasa atau memanipulasi suatu keterangan, perintah, surat, dokumen, atau keadaan sehingga tidak sesuai dengan kebenaran yang seharusnya;
c. tidak menggunakan kewenangan yang dimiliki untuk mendapatkan keuntungan atau keistimewaan, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun orang lain;
d. tidak memerintahkan atau mengizinkan sesama Pegawai ASN atau pihak lain, baik secara horisontal maupun vertikal yang berada di bawah pengaruh, petunjuk, atau kewenangannya untuk meminta atau menerima hadiah, hibah, pinjaman atau imbalan apapun sehubungan dengan segala hal yang dilakukan, akan dilakukan, atau tidak dilakukan oleh Pegawai ASN berkenaan dengan pelaksanaan tugasnya; dan
e. tidak menerima segala bentuk pembayaran melebihi dari yang seharusnya
diperoleh sesuai dengan kapasitasnya.
a. memiliki komitmen kuat terhadap tugasnya serta berupaya menyelesaikan pekerjaan
KODE ETIK DAN KODE PERILAKU NILAI PROFESIONALITAS BAGI PEGAWAI ASN
INTEGRITAS PROFESIONALITAS INOVASI TANGGUNG JAWAB KETELADANAN
dengan baik dan tepat waktu;
atau pihak lain yang berhubungan dengan Kementerian Agama
Kementerian Agama;
i. mengembangkan sikap patuh pada norma hukum dan norma sosial serta memacu
etos kerja, disiplin, produktifitas, inovasi, dan rasa kesetiakawanan sosial.
b. meningkatkan pengetahuan, keahlian, serta kemampuan pribadi lainnya melalui berbagai sarana dan media yang tersedia yang diperlukan untuk pelaksanaan tugas;
KODE ETIK DAN KODE PERILAKU NILAI TANGGUNGJAWAB BAGI PEGAWAI ASN
INTEGRITAS PROFESIONALITAS INOVASI TANGGUNG JAWAB KETELADANAN
a. mengutamakan tugas dan fungsi;
a. memiliki akhlak terpuji, memberikan pelayanan dengan sikap yang baik, ramah dan adil;
KODE ETIK DAN KODE PERILAKU NILAI KETELADANAN BAGI PEGAWAI ASN
INTEGRITAS PROFESIONALITAS INOVASI TANGGUNG JAWAB KETELADANAN
ADAPTIF
Apa itu Adaptif?
Adaptasi adalah suatu proses yang menempatkan manusia yang berupaya mencapai tujuan-tujuan atau kebutuhan untuk menghadapi lingkungan dan kondisi sosial yang berubah-ubah agar tetap bertahan (Robbins, 2003)
INTEGRITAS PROFESIONALITAS INOVASI TANGGUNG JAWAB KETELADANAN
Batasan Pengertian Adaptif
Penyesuaian terhadap norma-norma untuk
menyalurkan.
Proses mengatasi halangan- halangan dari lingkungan.
Proses perubahan
untuk menyesuaikan
dengan situasi
yang berubah.
Memanfaatkan sumber- sumber yang terbatas untuk kepentingan lingkungan dan sistem.
Mengubah agar sesuai dengan kondisi yang diciptakan.
Penyesuaian budaya dan aspek lainnya sebagai hasil seleksi alamiah.
Penerapan Budaya Adaptif
Dapat mengantisipasi dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan
Memanfaatkan peluang-
peluang yangberubah-ubah
Mendorong jiwa kewirausahaan
Terkait dengan kinerja instansi
Memperhatikan kepentingan-kepentingan yang diperlukan antara instansi mitra, masyarakat dan sebagainya
Ciri-Ciri Individu Adaptif
beradaptasi
lain melihat kegagalan
diperjuangkan
INTEGRITAS PROFESIONALITAS INOVASI TANGGUNG JAWAB KETELADANAN
KOLABORATIF
Panduan Perilaku Kolaboratif
Organisasi yang memiliki collaborative culture indikatornya sebagai berikut:
diperlukan untuk terus menghormati pekerjaan mereka;
risiko yang wajar dalam menyelesaikan tugas mereka (bahkan ketika terjadi kesalahan);
Pérez López et al (2004 dalam Nugroho, 2018),
Aktivitas Kolaborasi Antar Organisasi
(1)Kerjasama Informal;
(2)Perjanjian Bantuan Bersama;
(3)Memberikan Pelatihan;
(4)Menerima Pelatihan;
(5)Perencanaan Bersama;
(1)Menyediakan Peralatan;
(2)Menerima Peralatan;
(3)Memberikan Bantuan Teknis;
(4)Menerima Bantuan Teknis;
(5) Memberikan Pengelolaan Hibah; dan
PROFESIONALITAS
INTEGRITAS
INOVASI
TANGGUNG JAWAB
KETELADANAN
Proses yang Harus Dilalui Dalam Menjalin Kolaborasi
1) Trust building : membangun kepercayaan
dengan stakeholder mitra kolaborasi
2) Face tof face Dialogue: melakukan dan baik dan bersungguh-sungguh;
negosiasi
3) Komitmen terhadap proses: pengakuan ketergantungan; sharing ownership
saling dalam
proses; serta keterbukaan terkait bersama;
keuntungan
4) Pemahaman bersama: berkaitan dengan kejelasan misi, definisi bersama terkait
permasalahan serta mengidentifikasi nilai bersama
5) Menetapkan outcome antara
Kolaboratif dalam Konteks Organisasi Pemerintah
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN DALAM
KOLABORASI ANTAR LEMBAGA PEMERINTAH
efisien efektif antara entitas publik
yang
Custumato (2021)
PROFESIONALITAS
INTEGRITAS
INOVASI
TANGGUNG JAWAB
KETELADANAN
5 NILAI BUDAYA KERJA
LIMA NILAI BUDAYA KERJA
Berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 39 Tahun 2015 Tentang Rencana Strategis Kementerian Agama Tahun 2015-2019, dalam proses pembinaan PNS, Kementerian Agama berupaya menggali secara mendasar potensi SDM yang dimiliki melalui penanaman lima (5) budaya kerja, yakni Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan
PROFESIONALITAS
INTEGRITAS
INOVASI
TANGGUNG JAWAB
KETELADANAN
KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
Ministry of Religious Affairs of The Republic of Indonesia
MVVM
Mission-Vision-Values-Meaning merupakan istilah yang terdiri dari rangkaian kata Mission - Vision - Values - Meaning
MISI
adalah tujuan dan alasan keberadaan suatu
organisasi
VISI
adalah suatu pandangan jauh ke depan tentang organisasi atau impian yang ingin dicapai
NILAI
adalah mencerminkan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh anggota organisasi dalam melaksanakan Misi untuk mencapai Visi
INDIKASI POSITIF
adalah perilaku yang diharapkan dari setiap insan
organisasi
INDIKASI NEGATIF
adalah perilaku yang tidak diharapkan dari setiap
insan organisasi
KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
Ministry of Religious Affairs of The Republic of Indonesia
madrasah, perguruan tinggi agama, pendidikan agama
dan pendidikan keagamaan.
MISI
3. Meningkatkan kualitas raudhatul athfal,
NILAI
VISI
Terwujudnya masyarakat Indonesia yang taat beragama, rukun,
cerdas, mandiri, dan sejahtera lahir batin.
INTERGITAS
PROFESIONALITAS
INTEGRITAS
INOVASI
TANGGUNG JAWAB
KETELADANAN
INTEGRITAS
Keselarasan antara hati, pikiran, perkataan, dan perbuatan yang baik dan benar
INDIKASI POSITIF
INDIKASI NEGATIF
berbuat yang baik dan benar;
atau manipulasi;
apapun di luar ketentuan.
PROFESIONALITAS
INTEGRITAS
INOVASI
TANGGUNG JAWAB
KETELADANAN
PROFESIONALITAS
PROFESIONALITAS
INTEGRITAS
INOVASI
TANGGUNG JAWAB
KETELADANAN
PROFESIONALITAS
Bekerja secara disiplin, kompeten, dan tepat waktu dengan hasil terbaik
PROFESIONALITAS
INTEGRITAS
INOVASI
TANGGUNG JAWAB
KETELADANAN
INDIKASI POSITIF
INDIKASI NEGATIF
jabatan;
bekerja;
yang matang;
tugas dan fungsi;
INOVASI
PROFESIONALITAS
INTEGRITAS
INOVASI
TANGGUNG JAWAB
KETELADANAN
INOVASI
Menyempurnakan yang sudah ada dan mengkreasi hal baru yang lebih baik
PROFESIONALITAS
INTEGRITAS
INOVASI
TANGGUNG JAWAB
KETELADANAN
INDIKASI POSITIF
INDIKASI NEGATIF
perbaikan berkala dan berkelanjutan;
baru yang konstruktif;
stakeholder dan user;
TANGGUNGJAWAB
PROFESIONALITAS
INTEGRITAS
INOVASI
TANGGUNG JAWAB
KETELADANAN
TANGGUNG JAWAB
Bekerja secara tuntas dan konsekuen
PROFESIONALITAS
INTEGRITAS
INOVASI
TANGGUNG JAWAB
KETELADANAN
INDIKASI POSITIF
INDIKASI NEGATIF
jawab.
KETELADANAN
PROFESIONALITAS
INTEGRITAS
INOVASI
TANGGUNG JAWAB
KETELADANAN
KETELADANAN
Menjadi contoh yang baik bagi orang lain
PROFESIONALITAS
INTEGRITAS
INOVASI
TANGGUNG JAWAB
KETELADANAN
INDIKASI POSITIF
INDIKASI NEGATIF
baik, penuh keramahan, dan adil;
TUGAS KELOMPOK
STRATEGI PENINGKATAN KEMAMPUAN AKTUALISASI NILAI- NILAI BERAKHLAK
pada umumnya. Kaitkan dengan tugas fungsi peserta.
TERIMA KASIH