PROSEDUR FOOD SAFETY & CLEANING
BAB 1�PROSEDUR FOOD SAFETY
Apa Itu Food Safety ?
Apa Saja Yang Berpengaruh Pada Food Safety ?
Apakah Berpengaruh Food Safety Pada Kesehatan ?
Apa Perlu Mengetahui Food Safety ?
Food Safety atau keamanan pangan ialah suatu ilmu yang membahas tentang persiapan, pengolahan, serta penyimpanan makanan atau minuman agar tidak terkontaminasi oleh bahan kimia, biologis maupun fisik.
Pada dasarnya Food Safety adalah sesuatu yang sangat berpengaruh pada kesehatan. Hal ini dikarenakan makanan atau minuman yang dikonsumsi akan menentukan keadaan tubuh kita kedepannya. Seperti contoh pada saat kita mengkonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi bakteri, maka tubuh kita akan terserang penyakit oleh bakteri tersebut.
Bakteri adalah mahluk hidup bersel tunggal yang dapat terbawa oleh manusia, hewan, udara, dan air. Bakteri hidup dapat berkembang pada rambut, hidung, mulut, kuku, kulit manusia, pakaian, luka dan cepat bertumbuh dalam makanan yang mengandung protein tinggi (telur, susu, keju, ayam, dll). Sekali tangan terkontaminasi bakteri, maka dapat dengan mudah berpindah kemakanan.
Keracunan makanan (Foodborne Illness) adalah penyakit yang dapat diderita manusia, dikarenakan mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi, oleh adanya bakteri, virus, maupun racun, yang dapat mengakibatkan penyakit bahkan meninggal dunia.
TUJUAN FOOD SAFETY
Adapun tujuan utama dari food safety yaitu untuk mencegah makanan atau minuman agar tidak terkontaminasi oleh zat asing baik oleh bahan kimia, biologis, maupun fisik. Sehingga dapat mengurangi potensi orang sakit akibat bahaya pangan di lingkungannya.
Peserta mampu menjaga dan menerapkan keamanan pangan dan keselamatan kerja
PENYEBAB DARI KERACUNAN MAKANAN
Kimia
Kontaminasi biologis ialah suatu zat yang diproduksi oleh mahluk hidup, seperti manusia, hama, bakteri, virus maupun parasit.
Penyebabnya:
Biologis
Kontaminasi fisik adalah benda asing yang masuk kedalam makanan atau minuman :
Fisik
MAKANAN YANG BERESIKO TERKONTAMINASI BAKTERI
TANDA-TANDA RUSAKNYA BAHAN BAKU
ALUR FOOD HANDLING
GEJALA UMUM YANG DISEBABKAN OLEH KERACUNAN MAKANAN
• Sakit perut/ Keram
• Sakit kepala
• Mual dan Muntah
• Demam
• Diare
• Kekurangan cairan
GOLONGAN YANG RENTAN TERSERANG PENYAKIT�
EFEK DARI KERACUNAN MAKANAN BAGI PERUSAHAAN
BAGAIMANA CARA MELAKUKAN �FOOD SAFETY?
Membersihkan area kerja dan peralatan makanan secara berkala dan tidak menggunakan peralatan yang sama dengan bahan makanan yang mentah dengan makanan yang matang. Jika ingin menggunakan peralatan yang sama (pisau, cutting board, foodpan, dan peralatan yang terkontaminasi), cuci dengan bersih dan keringan sebelum digunakan kembali
Selalu membersihkan tangan, dengan mencuci tangan secara berkala (sebelum bekerja, setelah istirahat, setelah menggunakan toilet, bersin, atau batuk, setelah menangani bahan makanan mentah, menyentuh kulit atau rambut, dan membuang sampah)
KEBIASAAN BURUK INDIVIDU
F. Menggunakan seragam kotor
(topi, hijab, masker, baju, apron, hand glove)
A. Menggaruk kulit kepala
B. Merapihkan rambut kepala
C. Menyentuh mata, hidung, dan mulut
D. Menyentuh telinga
E. Menyentuh jerawat atau luka yang terinfeksi
G. Batuk dan bersih di tangan
H. Membuang ludah
KEBIASAAN BAIK INDIVIDU
A. Tidak menggaruk & merapihkan kulit kepala dan rambut
B. Tidak menyentuh mata, hidung, telinga, dan mulut
C. Menutup jerawat / luka yang terinfeksi dan tidak menyentuh
D. Menjaga kebersihan seragam (topi, hijab, masker, baju, apron)
E. Selalu mencuci tangan &
menggunakan hand glove baru saat operasional
F. Tidak batuk dan bersin di tangan
G. Tidak membuang ludah di area outlet
Pisahkan bahan makanan yang mentah dengan makanan yang
matang
Lakukan penyimpanan makanan dengan cara yang benar.
Pisahkan produk yang memiliki tingkat bau menyengat dalam chiller terpisah
CHILLER
Klasifikasi produk terpisah dalam rak terpisah ( sayuran, daging, kemasan )
Thowing produk dalam rak dasar
Lakukan proses FIFO & FEFO
Lakukan proses pembersihan secara rutin
FREEZER
Simpan produk dalam kemasan yang baik, dan melakukan penataan Rapih
Lakukan proses FIFO & FEFO
Lakukan proses pembersihan secara rutin
RAK INVENTORY
Pastikan Rak Chemical jauh dari rak produk
Jarak lantai dengan Rak 15 Cm
Jarak Tembok dengan Rak 6 Cm
Jarak Item dengan item 1 Cm
Lakukan proses FIFO & FEFO
Lakukan proses pembersihan rutin
Rak Atas ( Benda Ringan c/ Tissue )
Rak tengah ( Kemasan plastik)
Rak Bawah ( Kemasan Botol , kemasan pecah belah c/ Botol )
Bungkus/Wrapping produk dengan baik ( Rapat dan Rapih ) Apabila disimpan dalam box container pastikan box container dalam keadaan bersih dan tertutup rapat
Simpan produk sesuai jenis ( Produk Kering, Produk Basah )
Hindari pembekukan produk setelah proses pelunakan
( don’t freeze after thawing )
Clear Up dan sanitasi area ( Utensil dan Cuttleries simpan dalam tempat tertutup)
3. PROSEDUR PEMANASAN DAN PENDINGINAN MAKANAN YANG BENAR, DAPAT MEMBANTU PENCEGAHAN BAKTERI BERKEMBANG�
Melakukan penerapan waktu & suhu memasak dan penyimpanan dengan cara yang tepat.
Gunakan thermo meter / thermo gun untuk melakukan pengecekan suhu
BAB 2�PROSEDUR CLEANING�
Hood / Exhaust
Matikan fryer sebelum di bersihkan
(jika opening; naikkan minyak dan nyalakan fryer &
jika closing; matikan deep fryer dan turunkan minyak)
Tunggu minyak pada fryer dalam kondisi normal, yaitu dalam suhu dibawah 100°C, (gunakan thermo gun untuk melihat suhu minyak).
Fryer
Angkat tempat tirisan dan saringan dalam fryer, cuci dan keringkan. Gunakan selang oil filter, untuk membersihkan sisa minyak dan remahan yang masih tertinggal dalam fryer, (posisikan keran bawah pada deep fryer masih terbuka).
Pasang kembali tempat tirisan dan saringan dalam deep fryer.
Putar kembali keran bawah deep fryer pada posisi tertutup
Setelah suhu minyak berada dibawah 100°C, putar keran bawah fryer pada posisi terbuka, untuk menurunkan minyak ke dalam oil filter dan posisikan saringan atas pada oil filter ke posisi keran bawah fryer, untuk menyaring remahan dari penggorengan pada dalam fryer.
Oil Filter
Microwave
Mixer Adonan
Upright combi freezer dan chiller
Undercounter Chiller
Ice Bin
Juice Dispenser
Water Boiler / Kettle
Kitchen Sink
• Bilas selokan (gutter), dengan air panas dan diamkan selama 1 menit (agar lemak minyak dan kotoran dapat terangkat)
• Bersihkan selokan dengan sikat atau spons
• Bilas kembali dengan air biasa, dan keringkat selokan
• Pasang kembali tutup selokan (drain gutter).
Selokan (Gutter)
• Tutup lubang sink dan tampung air panas sampai batas ketinggian ⅓ kitchen sink, setelah itu angkat penutup lubang pada kitchen sink, agar air panas dapat turun mengalir ke saluran pembuangan grease trap (hal ini dilakukan agar lemak minyak yang menempel dalam saluran pembuangan grease trap dapat terangkat)
• Angkat dan bersihkan saringan dan sekat grease trap, dengan sabun, lalu keringkan
• Bersihkan bagian dalam grease trap, dengan menggunakan spons atau sikat
• Pasang kembali saringan dan sekat ke dalam grease trap
• Tutup lubang sink dan tampung kembali air biasa sampai batas ketinggian ½ kitchen sink, lalu angkat penutup lubang sink, agar air dapat turun mengalir ke saluran pembuangan grease trap.
Grease Trap
Meja Kasir & Sever
Meja & Kursi Customer
Logo CHEON
Botol Sauce
Foodpan
Pel (MOP)
Kain Microfiber
APA TUJUAN FOOD SAFETY ?
Apa Itu Food Safety ?
Apa Penyebab Keracunan Makanan ?
Bagaimana Cara Melakukan Food Safety ?
Efek Dari Keracunan Makanan Bagi Perusahaan
TERIMA KASIH