1 of 30

Penguatan SPMI Untuk Menjamin Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi Berkelanjutan Menuju Akreditasi Unggul

Oleh: Prof. Zainal A. Hasibuan, PhD

Ketua Majelis LAM INFOKOM

Dewan Pendidikan Tinggi

Dewan TIK Nasional

Ketua Center of Excellence, Universitas Dian Nuswantoro

Materi ini disampaikan pada acara Workshop Peningkatan SPMI pada kampus-kampus khususnya anggota APTISI dan APTIKOM di Propinsi Banten, di Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS Tangerang). 9 September 2023

2 of 30

Definisi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI)

  • adalah kegiatan sistemik penjaminan mutu pendidikan tinggi oleh setiap perguruan tinggi secara otonom untuk mengendalikan dan meningkatkan penyelenggaraan pendidikan tinggi secara berencana dan berkelanjutan.
  • Mutu Pendidikan Tinggi adalah tingkat kesesuaian antara penyelenggaraan pendidikan tinggi dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) dan Standar Perguruan Tinggi (Std PT).
  • Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti): Standar Pendidikan, Standar Penelitian, dan Standar Pengabdian Kepada Masyarakat.

3 of 30

Pengertian Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), Standar Perguruan Tinggi (STD-PT): Standar Nasional Pendidikan (SNP) – UU SISDIKNAS 20/2003, SN-Dikti – UU PT 12/2012, dan Permendikbud 3/2020, Permendikbud 53/2023

Intinya: Pendidikan di Indonesia Menganut Sistem Pendidikan Berbasis Standar

4 of 30

SN-DIKTI Sebagai Kriteria Minimal

Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI) disempurnakan secara terencana, terarah, dan berkelanjutan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global.

SN-DIKTI

Prodi belum memenuhi SN-Dikti

Prodi melampaui SN-Dikti

Prodi memenuhi SN-Dikti

Variasi program pembinaan

bagi Prodi sesuai hasil akreditasi

5 of 30

SN-DIKTIPermendikbudRistekDikti 3/2020

6 of 30

Standar Nasional Pendidikan

  1. Standar luaran pendidikan
    • standar kompetensi lulusan
  2. Standar proses pendidikan
    • standar proses pembelajaran
    • standar penilaian
    • standar pengelolaan

c.Standar masukan pendidikan.

    • standar isi
    • standar dosen dan tenaga kependidikan
    • standar sarana dan prasarana
    • standar pembiayaan

Standar Nasional Penelitian

  1. Standar luaran penelitian
  2. Standar proses penelitian
  3. Standar masukan penelitian

Standar Nasional PKM

  1. Standar luaran PKM
  2. Standar proses PKM
  3. Standar masukan PKM

SN-DIKTI Menurut PermendikbudRistekDikti 53/2023

Standar Sebagai Suatu FRAMEWORK, BUKAN SEKEDAR JUKNIS, CHECKLIST

7 of 30

How to Develop Standard?:

Kesepakatan Bersama Berdasarkan Evaluasi Diri

Ideally, standard should be developed by multi-stakeholder with respect and comply to norms and ethics

Sources: sestechnology.wikispaces.hcpss.org (modified)

8 of 30

Ciri dan Fungsi: Standar Nasional Pendidikan

8

Ciri Standar

Fungsi Standar

Konteks-tual

Kriteria minimal

Fleksibel

to govern (pengelola-an)

to guide (memandu)

to plan (merencana-kan)

to administrate

NOT to regulate nor to punish

Dinamis

Dapat diukur

Dapat dicapai

as a reference (acuan dalam perencanaan)

Catatan:

Kriteria (jamak) bukan Kriterium (tunggal).

Standar terdiri dari beberapa kriterium:

Input, Proses, Output, dan Outcome.

SPMI MENGACU KEPADA SN-DIKTI🡪STD-PT

9 of 30

PENDIDIKAN FORMAL (Lulusan)

PENINGKATAN KARIER DI DUNIA KERJA: Alumni (Fungsi Jabatan Kerja)

PENGALAMAN ATAU BELAJAR MANDIRI (OTODIDAK)

PENINGKATAN PROFESIONALITAS

(Profesi)

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dalam Perpres 08/2012

(Indonesian Qualification Framework--IQF)—Dasar MBKM

Berdasarkan Undang-undang, SDM bisa terus mengembangkan karirnya melalui 4 jalur:

  1. Pendidikan formal
  2. Peningkatan karier
  3. Peningkatan profesional
  4. Pengalaman dan belajar mandiri

Terapkan perhitungan sks berdasarkan kegiatan, BUKAN jumlah jam mengajar didepan kelas

Tetapkanlah Tridharma-nya dengan Mengoptimalkan 4-jalur kanal pembelajaran

10 of 30

FRAMEWORK SKKNI

STREAM KEKHUSUSAN

DATABASE

INFORMATICS and COMPUTER SECURITY

DATABASE ADMINISTRATOR

DATABASE MANAGER

DATABASE SPECIALIST

DATABASE OPERATOR

DATA SECURITY MANAGER

INFORMATION SECURITY

INFORMATION SECURITY ANALIST

DATA SECURITY ADMINISTRATOR

PROFESI

PROFESI

PROGRAMMING

NETWORKING

PROGRAMMER ASSISTANT

PROGRAMMER SENIOR

PROGRAMMER ANALIST

PROGRAMMER OPERATOR

PROFESI

NETWORK SERVICES ADMINISTRATOR

NETWORK SECURITY ANALIST

NETWORK SPECIALIST

NETWORK TECHNICIAN

PROFESI

Ref : Internet and Information Technology Position 2015, Handi Guide, Janco

PROFESI

KOMPETENSI

11 of 30

Pemahaman SPMI: Seperti orang buta melihat gajah

12 of 30

13 of 30

    • Perguruan Tinggi
    • UPPS
    • Program Studi

Program Studi mengelola program, bukan mengelola sumberdaya

Mengelola program, antara lain: Menyusun Kurikulum, Melaksanakan PBM, Mengintegrasikan Tridarma, Menjamin Mutu

Sumberdaya dikelola oleh UPPS dan Perguruan Tinggi: SDM, SARPRAS, dll.

Keterkaitan Peran Perguruan Tinggi, UPPS, dan Prodi dalam Siklus PPEPP

14 of 30

Evaluasi data, informasi, dan substansi PPEPP

15 of 30

Penentuan Mutu Agar Terjamin Ditunjukkan Oleh Akreditasi

  • Accreditation is a means to improve quality of higher education and accountability to the society (Akreditasi berarti meningkatkan mutu…)
  • “Quality is not an act, it’s a habit”(Aristotle, 384-322 BC)

  • Peningkatan Kualitas Harus Dibudayakan Pada Perguruan Tinggi Sehingga Akreditasinya Bisa Menjadi Baik🡪Baik Sekali🡪Unggul (PermendikbudRistek 53/2023: Terakreditasi/Tidak Terakreditasi, Unggul).
  • Status Akreditasi Ditandai Dengan Derjat Tumbuhnya Budaya Mutu Pada Perguruan Tinggi, secara Berkelanjutan.

16 of 30

Pengertian Akreditasi…

Accreditation is the independent, third-party evaluation of a conformity assessment body against recognized standards, conveying formal demonstration of its impartiality and competence to carry out specific conformity assessment tasks.

Akreditasi adalah evaluasi oleh pihak ketiga terhadap perguruan tinggi (PT) dan/atau program studi untuk menilai kesesuaian standar yang ditetapkan oleh PT yang bersangkutan terhadap pelaksanaan SN-Dikti secara formal, konsisten dan kompeten (menjadi budaya mutu)

(Zainal A. Hasibuan, 2022)

17 of 30

17

HUBUNGAN STANDAR, AKREDITASI DAN MUTU

S

T

D

P

T

A

K

R

E

D

I

T

A

S

I

P

P

E

P

P

SN-DIKTI

Tak Terakreditasi

Daya Saing Internasional

Daya Saing Nasional

Daya Saing Lokal

Terakreditasi

Baik Sekali

Baik

Unggul

MUTU

SN-DIKTI=Standar Nasional Pendidikan Tinggi, STD PT= Standar Perguruan Tinggi

SPMI

SPME

Terakreditasi Unggul

Permen 53/2023

Perek No….?

LAM

BAN PT ?

18 of 30

Standar

BSNP

Kurikulum

SPMI (institusi, LPMP)

Kualifikasi

Profesi

SKKNI

KKNI

BSNP

Dunia Pendidikan

Dunia Kerja

BNSP

Indikator/deskriptor

Akreditasi/SPME

Laporan Akreditasi, Rekomendasi

Fasilitator/

Regulator

Kementerian Bidang Pendidikan

Standar dan Rekomendasi

Satuan

Pendidikan

  • Regulasi-Fasilitasi
  • Pemberian izin

Evaluator

BAN/

LAM

Kebijakan Fasilitasi

PAUD, Dasmen sd Dikti

Ekosistem Pendidikan Nasional Berbasis Standar: SNP UU 20/2003

BSNP ditiadakan 2021

19 of 30

STANDAR Nasional DIKTI

STANDAR Perguruan Tinggi

Analisis Eksternal

Analisis Internal

PPEPP

Penetapan

Pelaksanaan

Evaluasi

Pengendalian

Peningkatan

Diploma/D3

Sarjana/ Sarjana Terapan

Magister/ Magister Terapan

Doktor

KERANGKA BERPIKIR INSTRUMEN AKREDITASI

LAM INFOKOM

9 KRITERIA

1. Visi Misi Tujuan Strategi

2. Tata Pamong, Tata Kelola, Penjaminan Mutu, Kerjasama

3. Kemahasiswaan

4. Sumber Daya Manusia

5. Sarana Prasarana dan Keuangan

6. Pendidikan 

7. Penelitian

8. Pengabdian kepada Masyarakat

9. Luaran dan Capaian

Secara substantive pada Permendikbud-RistekDikti yang berubah (direvisi) adalah SN-Dikti nya

Yang banyak dibahas malah mengenai masalah teknis, juknis, checklist, dan administrative……

SPMI

SPME

Evaluasi data, informasi, dan substansi PPEPP

Melaksanakan PPEPP untuk setiap kriteri

SPME menetapkan peringkat akreditasi

SPME memantau mutu secara berkelanjutan

20 of 30

  • Kelembagaan dan tupoksi
  • Dokumen SPMI
  • Implementasi 🡪 Audit Mutu Internal, Auditor Internal, Laporan dan tindak lanjut, siklus PPEPP
  • Kepuasan Pengguna

20

Implementasi SPMI

21 of 30

  • Di tingkat institusi, PT harus mempunyai lembaga yang mengurusi penjaminan mutu.
  • Kelembagaan di tingkat institusi bisa dibantu dengan lembaga di tingkat fakultas maupun prodi.
  • Perlu adanya SK pengangkatan personil pada Lembaga yang dimaksud lengkap dengan tupoksinya.

21

Kelembagaan SPMI

22 of 30

Ada 4 dokumen yang harus dimiliki

    • Kebijakan Mutu
    • Standar Mutu
    • Manual Mutu (SOP)
    • Formulir dan Dokumen Pendukung

22

Dokumen SPMI Yang Diperlukan

23 of 30

  • Kegiatan yang dilaksanakan di setiap PT secara mandiri dalam rangka pencapaian standar yang sudah ditetapkan
  • Berupa observasi kepatuhan atas pelaksanaan kegiatan terhadap SOP yang sudah ditetapkan
  • Harus dilaksanakan secara berkala dan terjadwal dengan baik (Ada laporannya: saran saya dilakukan minimal 2 x setahun, atau setiap semester)
  • Laporan pelaksanaan AMI, peluang perbaikan, dan rencana tindakan koreksi

23

Audit Mutu Internal (AMI)

24 of 30

SPMI: Quality Assurance by Facts

24

25 of 30

Pemrogaman

Analisis dan

Perancangan

Basisdata

Interaksi Komputer

dan Manusia

Ilmu2 dasar

Jaringan

Matematik

Kondisi Awal: Pola Pikir Silo dalam Capaian Pembelajaran (Modifikasi dari Kurikulum 2013 Mendikbud)

Mata pelajaran yang di ajarkan tidak terintegrasi, dan tidak bermuara ke kompetensi lulusan

26 of 30

Semua mata pelajaran bermuara ke suatu sosok yang jelas

Jaringan

Dan lain lain

Ilmu2 Dasar

Matematika

Interaksi M n K

Basisdata

Pemrogaman

Pola Pikir Capaian Pembelajaran Terpadu

(Modifikasi KBK Mendikbud, 2013)

Dihasilkan suatu bentuk

Yang terpadu🡪

Capaian Pembelajaran yang

Utuh, Tridharma Yang Terpadu,

yang sesuai dengan

Okupasi yang disasar.

27 of 30

SISTEM “EARLY WARNING” �PROGRAM STUDI LAM INFOKOM: Alat Bantu Bagi Asesor Dalam Melakukan Expert Judgment

28 of 30

Kriteria Akreditasi dan Indikator Kinerja Utama dan Indikator Kinerja Tambahan

Kriteria 1. Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi

Kriteria 2. Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama (*)

  1. Realisasi kerjasama tridharma
  2. Lingkup kerjasama tridharma

Kriteria 3. Mahasiswa

a.Keketatan seleksi (**)

b.Daya tarik program studi (*)

Kriteria 4. Sumber Daya Manusia (*)

a. Kecukupan jumlah dosen.

b. Kualifikasi akademik dosen.

c. Sertifikasi profesi/kompetensi/industri dosen.

d. Jabatan akademik dosen.

e. Rasio jumlah mahasiswa terhadap jumlah dosen.

f. Penugasan dosen sebagai pembimbing utama tugas akhir.

g. Ekuivalensi Waktu Mengajar Penuh (EWMP).

h. Dosen Tidak Tetap, dosen industri/praktisi.

i. Pengakuan/rekognisi atas kepakaran/prestasi/kinerja dosen.

j. Publikasi ilmiah dan sitasi dosen.

k. Produk dan jasa karya dosen.

l. Luaran penelitian/PkM dosen

Kriteria 5. Keuangan, Sarana dan Prasarana (*)

a.Biaya operasional pendidikan.

b.Dana penelitian dosen.

c.Dana PkM dosen.

Kriteria 6. Pendidikan (*)

a. Kurikulum dan capaian pembelajaran.

b. Integrasi kegiatan penelitian dan PkM ke dalam proses pembelajaran. (**)

c. Tingkat kepuasan mahasiswa terhadap layanan dan proses Pendidikan (**)

Kriteria 7. Penelitian(*)

a. Keterlibatan mahasiswa dalam penelitian

b. Penelitian dosen yang menjadi rujukan tema tugas akhir mahasiswa

Kriteria 8. Pengabdian Masyarakat (*)

  1. Pengabdian kepada Masyarakat yang melibatkan mahasiswa pada 3 tahun terakhir

Kriteria 9. Pengabdian Masyarakat (*)

  1. Capaian pembelajaran lulusan.
  2. Prestasi akademik dan non-akademik mahasiswa.
  3. Masa studi, kelulusan tepat waktu, dan keberhasilan studi.
  4. Waktu tunggu, kesesuaian bidang kerja, tingkat dan ukuran tempat kerja, serta tingkat kepuasan pengguna lulusan.
  5. Publikasi ilmiah mahasiswa.
  6. Produk dan jasa karya mahasiswa.
  7. Luaran penelitian dan PkM mahasiswa.

*) Terdapat pada PDDIKTI

**) Belum ditemukan di PDDIKTI

29 of 30

Rancangan Sistem Early Warning Berdasarkan Data dari PDDIKTI

30 of 30

SEMOGA BERMANFAAT