1 of 20

KUNCI MERAIH SUKSES � (Key to success)�materi kuliah umum mahaswa IAIS

H. Zainal Abidin

2 of 20

.

What is Success

?

I will be bound, that you

are be success

3 of 20

TEORI KESUKSESAN

  • Banyak definisi tentang “Sukses”. Tapi secara umum, sukses bisa diartikan, berhasilnya atau diraihnya sebuah harapan/ sesuatu tanpa menimbulkan ekses.
  • Kesuksesan, sangat tergantung pada obsessi seseorang dalam merumuskan filosofi atau cita-cita hidup dan kehidupannya.
  • Untuk itu, sebuah kesuksesan memerlukan sejumlah bahkan berjuta teori.

4 of 20

KESUKSESAN DALAM PERSFEKTIF ILMU SOSIAL DAN ILMU BUDAYA

Sukses (Success), adalah berhasil. Misal: “Shi is a great success as a businessman” (Ia seorang pengusaha yg berhasil).

Di dalam rumus Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, bahwa keberhasilan /kesuksesan seseorang sangat ditentukan oleh sejauh mana seseorang mempunyai sejumlah kompetensi (competence)

5 of 20

WHAT IS COMPETENCE?

  • Di dalam “The Contemporary English-Indonesian Dictionary”, Peter Salim, menyatakan; “Competence” adalah keahlian, kemampuan, wewenang.

6 of 20

MACAM-MACAM KOMPETENSI

  • Kompetensi Akademik
  • Kompetensi Intekalektual
  • Kompetensi Leadership
  • Kompetensi Sosial
  • Kompetensi Skill
  • Kompetensi Spiritual

7 of 20

Kompetensi Akademic (Academic competence)

Dimaksud Kompetensi Akademik (Academic competence), adalah “ability to resite of semething or enything” kemampuan mengkaji, menggali sesuatu.

Dalam pengembangan keilmuan, adalah mengkaji sejumlah teori keilmuan, khusunya bidang kahlian.

8 of 20

Kompetensi Intelektual (Intelectual Competence)

Kompetensi intektual, sangat berhubungan dengan kecerdasan, kecerdikan, daya nalar dan daya pikir.

Ada pernyataan: “ Human beings heve much greater intelligence than any other anymals” (manusia mempunyai tingkat kecerdasan yang jauh lebih tinggi dari binatang apapun).

Ada banyak ahli filasat dan pendidikan menjelaskan tentang metoda berpikir. (Plato, Rene Deskartes, Benjamin Bloom dll.

9 of 20

Kompetensi Leadership (Leadership Competence)

Kompetensi ini mengnunjukan atau menggambarkan kemampuan seseorang dalam melakukan tatakelola kelembagaan, baik dalam aspek Perencanaan (Planing), pengorganisasian (organising), menggerakan (actuating), pengawasann (Controlling), mapun kapasitas, kapibilitas dan integritas diri seorang pemimpin

10 of 20

Kompetensi Sosial (Social Competence)

Yaitu kemampuan seseorang dalam membangun komunikasi sosial serta mebuka jejaring ke berbagai segmen masyarakat sesuai stratifikasi sosialnya, dengan pendekatan multidimensional, baik bersifat vertikal, horizontal maupun diagonal, termasuk wilayah multikultural.

11 of 20

Kompetensi Skill (Skill competence)

Yaitu memiliki kemampun dan kemahiran dalam bidang tertentu, baik karena potensi talenta (talent) yang bersifaf bawaan, mapun karena hasil pelatihan yg terus menerus. Misal; “that seinger is a real talent”

Skill itu ada dua macam:

  1. Soft Skill: mudah, lunak, ringan. Atau

sederhana

  1. Hard Skill: kuat, berat, sukar, rumit dan

bereriko tinggi

12 of 20

Kompetensi Spiritual (Spiritual Competence)

Yaitu, kempuan membungkus dan mengemas seluruh perilaku dengan keimanan dan ketaqwaan serta al akhlak al karimah.

Daniel Goleman menyebutnya “Emotional Intelligence” (kecerdasan emosional)

13 of 20

BEBERAPA TEORI TENTANG KESUKSESAN

  1. Teori Keagamaan (Teori Spiritual).

Teori ini menitikberatkan pada sejauhmana seseorang meiliki kepercayaan dan keyakinan yang kuat tentang eksistensi “TUHAN” (belief in an worshif of God), dengan metoda (muqarabah) kepada-Nya (Dzat Pencita, Pengatur, Penggerak dan Pemelihara alam semesta, termasuk manusia di dalamnya.

Ada juga metoda “Muraqabah”. Lihat Riyadus shalihin, tentang Muraqabah

Teori ini sering disebut “Riyadloh” dengan berbagai cara, antara lain: Shalat, munajat syukur nikmat, tilawat dan qira-at, bertaubat, muraqabat dan juga bershalawat kepada baginda Rasulullah Muhammad saw..

14 of 20

.

2. Teori Kebudayaan dan Kearifan.

Teori ini menekankan pada kebiasaan (habituasi) seseorang dalam menjalankan tradisi yang berlaku di suatu tempat dan komunitas, dimana secara turun temurun mereka menjalani sebuah tradisi yang diyakininya sebagai ajaran yang sudah menjadi sistim kepercayaan. (Lihat Rahmat Subagya (nama aslinya, Jan de Bakker, kebangsaan Netherlands – Belanda), menulis tentang; “Agama-Agama Asli di Indonesia”

15 of 20

.

3. Teori Psyikologi, khususnya “Teori Kepribadian”, antara lain dikembangkan oleh Abraham Harold Maslow, seorang psikolog, pendiri paham “Psikologi Humanistik”, lahir di Brooklyn, New York Amerika Serikat, pada 1 April 1908 dan wafat pada 8 Juni 1970 Dia lebih menekankan pada pengembangan potensi kreativitas yang ada pada diri manusia. Dia lebih fokus memaksimalkan “well-being” individu, menuju level yang maksimum. Bukunya yang bisa dipelajari adalah “Motivation and Personality”

16 of 20

.

Maslow, terkenal dengan “Teori Kebutuhan” -nya.

  1. Cinta dan keberadaan (Love and Belongingness needs)
  2. Harga diri (Esteem Needs)
  3. Aktualisasi diri (Self actualization needs)
  4. Estetik. Needs ini tidak berlaku universal
  5. Kognitif. Berupa keinginan untuk memecahkan misteri, hasrat ingin tahu dan mengerti sesuatu
  6. Kebutuhan Neurotis. Tidak bersifat produktif. Tidak memiliki daya juang untuk mengaktualisasi diri

17 of 20

.

4. Teori Kolegial dan Pertemanan. Dalam Bahasa Agama sering disebut “Sillaturrahim”

Dalam dunia politik sering disebut “Nepotisme”.

Dale Carnegie, seorang motivator bangsa Amerika dalam “How to Win friends and influence People”, menyatakan hasil penelitiannya di Amerika, kebanyakan orang sukses bukan karena kemampuan akademik dan skill nya, tetapi karena pertemanan

18 of 20

.

5. Teori Konvergensi. (William Stern/ Wilhelm Louis Stern) seorang psikolog dan failusuf Jerman, terkenal dengan Psikologi Kepribadian dan kecerdasan. Lahir di Berlin Jerman, 29 April 1871, meninggal 27 Mart 1938, di Durham, Carolina Utara Amerika.

6. Teori Syumuly atau Ijmaly. Teori ini bersifat menyeluruh dan holistik yang integrited. Artinya perpaduan dari sejumlah kemungkinan yang mendorong seseorang biasa sukses.

19 of 20

KUNCI SUKSES PERSFEKTIF AL QUR’AN �DAN AL HADITS

= QS. Al Baqarah: 3-5

= QS. Al Anfal: 1-4

= QS. At Taubah: 19-22

= QS. Ar Ra’ad: 22

= QS.Al Furqan: 63-77

= QS. Al Mu’minun: 1-11

= QS. AlWaqi’ah: 10-11

​

20 of 20

Kata akhir

alhamdulillah