1 of 40

Matematika

MEDIA MENGAJAR

UNTUK SD/MI KELAS 6

2 of 40

PECAHAN DAN DESIMAL

BAB 2

TUJUAN PEMBELAJARAN:

  • Menghitung penjumlahan dan pengurangan pecahan.
  • Menghitung perkalian dan pembagian pecahan.
  • Menjelaskan pengertian bilangan desimal beserta nilai tempatnya.
  • Mengubah pecahan menjadi bentuk desimal.
  • Membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal.

3 of 40

Penjumlahan pecahan berpenyebut sama dapat dilakukan dengan menjumlahkan pembilang kedua pecahan tersebut, sedangkan penyebutnya tetap .

A. Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan

1. Penjumlahan pecahan

4 of 40

Perhatikan contoh berikut.

3

8

2

8

+

=

3 + 2

8

=

5

8

3

8

2

8

5

8

dijumlahkan

5 of 40

Penjumlahan pecahan berpenyebut berbeda, dilakukan dengan menyamakan penyebutnya terlebih dahulu.

Penyebut setiap pecahan diubah menjadi KPK dari penyebutnya, lalu pembilangnya disesuaikan.

Setelah penyebutnya sama, jumlahkan pembilangnya.

6 of 40

Perhatikan contoh berikut.

+

1

3

=

1

2

=

1

3

;

3

6

=

2

6

+

1

3

1

2

=

2

6

+

2 + 3

6

=

1

2

. . .

3

6

=

Penyelesaian:

v

5

6

7 of 40

Untuk penjumlahan pecahan campuran merupakan dapat dilakukan dengan cara mengelompokkan bilangan asli dengan bilangan asli dan pecahan dengan pecahan terlebih dahulu.

8 of 40

Perhatikan contoh berikut.

+

=

=

. . . .

Penyelesaian:

3

4

4

3

5

4

+

( 3 + 3 )

4

5

=

4

+

( 15 + 12 )

20

20

=

4

+

27

20

=

7

20

1

4

+

=

7

20

5

Kelompokkan pecahan dengan pecahan.

Samakan penyebut pecahan menjadi KPK dari 4 dan 5, yaitu 20.

Jumlahkan pecahan dengan pecahan.

Kelompokkan bilangan asli dengan bilangan asli.

9 of 40

2. Pengurangan pecahan

Pengurangan pecahan biasa dan pecahan campuran dapat dihitung dengan cara yang sama seperti pada penjumlahan.

Pengurangan pecahan berpenyebut sama dapat dilakukan dengan mengurangkan pembilangnya, sedangkan penyebutnya tetap.

10 of 40

-

7

8

=

3

8

. . .

Penyelesaian:

7

8

-

=

3

8

=

4

8

  • Penyebut kedua pecahan sama, maka kurangi pembilangnya.

Pengurangan Pecahan Berpenyebut Sama

7 - 3

8

=

1

2

11 of 40

Pengurangan pecahan berpenyebut berbeda, dapat dilakukan dengan menyamakan penyebutnya terlebih dahulu.

Penyebut setiap pecahan diubah menjadi KPK dari penyebutnya, lalu pembilangnya disesuaikan.

12 of 40

Perhatikan contoh berikut.

4

5

1

2

-

=

8 - 5

18

=

3

10

Penyebut pecahan berbeda.

Samakan penyebut dengan KPK dari 5 dan 2, yaitu 10.

13 of 40

Perhatikan contoh berikut.

-

=

=

=

. . .

Penyelesaian:

1

3

6

1

2

3

38

6

=

5

6

2

19

3

7

2

-

-

21

6

17

6

=

Diubah menjadi pecahan biasa.

Disamakan penyebutnya.

Diubah menjadi pecahan campuran.

14 of 40

B. Perkalian Pecahan

1. Perkalian bilangan asli dengan pecahan

Ada 3 kotak donat masing-masing berisi 6 donat. Jumlah seluruh donat sama dengan 6 + 6 + 6.

6 + 6 + 6

= 3 x 6

= 18

15 of 40

Perkalian bilangan asli dengan pecahan dapat dinyatakan sebagai penjumlahan berulang dari pecahan tersebut.

16 of 40

Perhatikan contoh berikut.

1

4

1

4

1

4

3

4

dijumlahkan

17 of 40

1

4

1

4

+

1

4

+

3

4

=

1

4

1

4

+

1

4

+

3

=

1

4

x

3

4

=

Ada tiga bilangan yang dijumlahkan.

1

4

18 of 40

a

b

c

x

=

a x b

c

Perkalian bilangan asli dengan pecahan dapat dihitung dengan cara berikut.

19 of 40

2. Perkalian pecahan dengan bilangan asli

Ada 6 jeruk dibagi menjadi 2 kelompok sama banyak. Satu kelompok jeruk menyatakan ½ bagian dari 6 jeruk.

6

1

2

x

=

3 jeruk

20 of 40

c

a

b

x

=

a x c

b

Perkalian pecahan dengan bilangan asli dapat dihitung dengan cara berikut.

21 of 40

12

2

3

x

=

=

24

3

2 x 12

3

=

8

22 of 40

Untuk menghitung hasil perkalian dua pecahan, kita dapat mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.

3. Perkalian pecahan dengan pecahan

23 of 40

a

b

c

d

x

=

a x c

b x d

24 of 40

Perhatikan contoh berikut.

2

4

5

2

x

=

2 x 5

4 x 2

=

Hasil perkaliannya dapat diubah menjadi bentuk pecahan yang paling sederhana.

10

8

=

5

4

25 of 40

Perhatikan contoh berikut.

x

=

=

=

. . .

Penyelesaian:

2

8

1

1

4

2

13

16

2

10

8

x

9

4

=

5 x 9

8 x 2

=

45

16

5

2

26 of 40

C. Pembagian Pecahan

1. Pembagian bilangan asli dengan pecahan

Ibu membeli 2 botol minyak goreng masing-masing berisi 1 liter. Minyak goreng tersebut akan dimasukkan ke beberapa kantong plastik berukuran ½ liter. Banyak kantong plastik yang dibutuhkan dapat ditentukan dengan pembagian 2 : ½ .

2

1

2

-

-

1

2

-

1

2

-

1

2

=

0

2

1

2

:

=

4

27 of 40

a

b

c

:

=

Pembagian bilangan asli dengan pecahan dapat dihitung dengan cara berikut.

a

1

c

b

:

28 of 40

Ibu memiliki ½ loyang kue bolu. Kue tersebut akan dipotong menjadi 4 bagian sama besar. Besar setiap potongan kue dapat ditentukan dengan pembagian, yaitu ½ : 4.

2. Pembagian pecahan dengan bilangan asli

29 of 40

Kelompok pecahan berikut urut dari yang terbesar.

1

8

1

8

1

8

1

8

1

8

1

8

1

8

1

8

1

2

Jadi, : 4 =

1

4

1

8

30 of 40

c

a

b

:

=

Pembagian pecahan dengan bilangan asli dapat dihitung dengan cara berikut.

a

b

1

c

x

31 of 40

5

2

3

:

=

=

2

15

2

3

x

1

5

32 of 40

Pembagian pecahan dengan pecahan dapat ditentukan dengan mengalikan pecahan pertama dengan kebalikan dari pecahan kedua.

3. Pembagian pecahan dengan pecahan

33 of 40

Perhatikan contoh berikut.

1

3

2

5

:

=

=

5

6

1

3

5

2

x

3

8

3

4

:

=

=

12

24

3

8

4

3

x

=

2

4

34 of 40

Untuk pembagian pecahan campuran, diubah menjadi pecahan biasa terlebih dahulu.

Perhatikan contoh berikut.

:

=

1

2

1

1

4

2

=

3 x 4

2 x 9

=

12

18

3

2

9

4

:

=

2

3

35 of 40

Perhatikan contoh berikut.

0,2

0,15

0,123

D. Bilangan Desimal

Bentuk desimal dari .

2

10

Bentuk desimal dari .

15

100

Bentuk desimal dari .

123

1.000

36 of 40

1

5

=

1 x 2

5 x 2

=

2

10

=

  1. Mengubah pecahan menjadi bentuk desimal dan sebaliknya

0,2

Pembilang dan penyebut dikali 2.

37 of 40

8

10

=

8 : 2

10 : 2

=

4

5

=

Sebaliknya, cara mengubah bilangan desimal menjadi pecahan biasa, yaitu dengan mengubah bilangan desimal menjadi pecahan berpenyebut 10, 100, 1,000, dan seterusnya.

0,8

25

100

=

25 : 25

100 : 25

=

1

4

=

0,25

38 of 40

Setiap angka pada sebuah bilangan desimal memiliki nilai masing-masing, tergantung tempatnya.

  1. Membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal

39 of 40

1,234

Perhatikan contoh berikut.

Pada tempat satuan, nilainya 1.

Pada tempat persepuluhan, nilainya atau 0,2.

2

10

Pada tempat perseribuan, nilainya atau 0,004

4

1000

Pada tempat perseratusan, nilainya atau 0,03.

3

100

40 of 40

Angka persepuluhan berbeda

Perhatikan contoh berikut.

2,75

2,54

Angka satuan sama

Bandingkan bilangan 2,75 dan 2,54.

  • Angka pada tempat satuan sama.
  • Angka pada tempat persepuluhan berbeda, yaitu 7 > 5.

Jadi, 2,75 > 2,54.