1 of 13

Pelatihan (Training)

🧠 Disusun untuk memahami konsep, tujuan, dan metode pelatihan kerja.

2 of 13

Pengertian Pelatihan

  • Pelatihan adalah proses sistematis untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja.
  • Fokus pada pekerjaan saat ini (current job performance).
  • Berbeda dari pengembangan yang berorientasi masa depan.
  • Munandar (2014): usaha sistematis mengubah perilaku kerja melalui pembelajaran terarah.

3 of 13

Tujuan Pelatihan

  • Meningkatkan kompetensi dan produktivitas.
  • Menyesuaikan diri dengan teknologi baru.
  • Mengurangi kesalahan dan kecelakaan kerja.
  • Meningkatkan motivasi dan loyalitas.
  • Menyiapkan karyawan untuk promosi atau rotasi jabatan.

4 of 13

Manfaat Pelatihan

  • Bagi organisasi: efisiensi meningkat, kualitas kerja tinggi, turnover menurun.
  • Bagi karyawan: kepercayaan diri bertambah, kemampuan problem solving meningkat, karier berkembang.

5 of 13

Analisis Kebutuhan Pelatihan (TNA)

  • 1. Analisis organisasi – tujuan & strategi perusahaan.
  • 2. Analisis pekerjaan – keterampilan yang dibutuhkan.
  • 3. Analisis individu – kesenjangan kemampuan aktual & ideal.
  • Hasil TNA menjadi dasar jenis & metode pelatihan.

6 of 13

Prinsip Psikologis dalam Pelatihan

  • Motivasi belajar.
  • Transfer of training.
  • Feedback memperkuat perilaku positif.
  • Latihan bertahap.
  • Pengulangan memperkuat retensi belajar.

7 of 13

Metode On-the-Job Training

  • Coaching & mentoring.
  • Job rotation.
  • Apprenticeship (magang).
  • Job instruction training.

8 of 13

Metode Off-the-Job Training

  • Lecture & seminar.
  • Role playing.
  • Case study.
  • Simulation / business games.
  • E-learning & blended training.

9 of 13

Evaluasi Pelatihan (Model Kirkpatrick)

  • 1. Reaction – respon peserta.
  • 2. Learning – peningkatan pengetahuan/keterampilan.
  • 3. Behavior – perubahan perilaku kerja.
  • 4. Results – dampak pada produktivitas.

10 of 13

Faktor Keberhasilan Pelatihan

  • Dukungan manajemen.
  • Kesiapan peserta.
  • Kualitas instruktur.
  • Materi relevan.
  • Lingkungan belajar kondusif.

11 of 13

Peran Psikolog Industri & Organisasi

  • Merancang program pelatihan berbasis analisis psikologis.
  • Menentukan metode sesuai karakter peserta.
  • Mengevaluasi hasil pelatihan.
  • Memberikan rekomendasi pengembangan SDM jangka panjang.

12 of 13

Kesimpulan

  • Pelatihan adalah investasi jangka panjang.
  • Harus berbasis kebutuhan nyata dan prinsip psikologi belajar.
  • Evaluasi menentukan perbaikan berkelanjutan.

13 of 13

Referensi

  • Munandar, A. S. (2014). Psikologi Industri dan Organisasi. UI Press.
  • Kirkpatrick, D. L. & Kirkpatrick, J. D. (2006). Evaluating Training Programs.
  • Noe, R. A. (2020). Employee Training and Development. McGraw-Hill.