Gelombang Elektromagnetik dan Sifatnya
Memahami Sistem Seluler, Gelombang Mikro, dan WLAN
Komunikasi nirkabel terjadi melalui gelombang elektromagnetik energi yang merambat di ruang angkasa tanpa media fisik. Gelombang ini memiliki Spektrum Elektromagnetik yang luas, mulai dari gelombang radio berfrekuensi rendah hingga sinar gamma berfrekuensi tinggi
Spektrum elektromagnetik
Konsep Dasar Komunikasi Nirkabel
Frekuensi Rendah (VHF/UHF)
Frekuensi Tinggi (Gelombang Mikro)
Memiliki daya tembus yang baik terhadap hambatan (tembok, gedung) dan jangkauan yang sangat luas, namun kapasitas datanya rendah (digunakan oleh radio FM/TV lama).
Frekuensi rendah vs tinggi
Memiliki jangkauan terbatas dan mudah terhalang, namun mampu membawa volume data yang sangat besar (bandwidth tinggi).
Mode transmisi
Transmisi langsung antara dua stasiun tetap (misalnya, menara microwave). Sinyal sangat terfokus dan berkapasitas tinggi.
TITIK-KE-TITIK (POINT-TO-POINT)
TITIK-KE-MULTI TITIK (POINT-TO-MULTIPOINT)
Transmisi dari satu stasiun pusat ke banyak receiver (misalnya, BTS ke banyak ponsel atau Access Point ke banyak laptop).
Sistem Seluler adalah jaringan komunikasi nirkabel yang dirancang untuk menyediakan layanan suara dan data di area geografis yang luas, sekaligus memungkinkan pengguna bergerak (seluler) tanpa kehilangan koneksi.
DEFINISI DAN PRINSIP DASAR SELULER
Sistem Seluler
Konsep sel adalah inovasi kunci dalam sistem seluler. Bentuk sel idealnya adalah heksagonal (segi enam) untuk menutupi suatu area tanpa celah.
KONSEP SEL DAN FREQUENCY REUSE
Perangkat bergerak (smartphone, tablet) yang mengirim dan menerima sinyal radio.
Komponen utama: UE, RAN, Core
Peralatan Pengguna (User Equipment)
Jantung sistem yang bertanggung jawab atas penaripan panggilan, otentikasi pengguna, manajemen mobilitas (seperti mengetahui lokasi pengguna), dan koneksi ke jaringan eksternal (Internet atau PSTN).
Jaringan Inti (Core Network)
Radio Access Network/RAN
Perkembangan Generasi Seluler
Teknologi Utama | Tahun Awal | Generasi | Fokus Layanan | Kecepatan Khas |
AMPS, NMT (analog) | Tahun 1980-an | 1G | Hanya suara | Sangat rendah
|
GSM, CDMA (digital) | Tahun 1990 an | 2G | Suara digital, SMS | Hingga 64 kbps
|
UMTS, WCDMA | Tahun 2000 an | 3G | Data internet bergerak | 384 kbps hingga 2 mbps
|
LTE(evolusi jangka panjang) | Tahun 2010 an | 4G | Data broadband cepat, IP All
| 10 Mbps hingga 100 Mbps
|
Radio Baru (NR) | tahun 2020-an | 5G | Kapasitas masif, latensi rendah
| 100 Mbps hingga 1 Gbps
|
Sistem Gelombang Mikro
gelombang mikro memiliki frekuensi yang sangat tinggi dan panjang gelombang yang pendek, energinya dapat terfokus menjadi pancaran sempit menggunakan antena parabola (antena parabola).
KARAKTERISTIK GELOMBANG MIKRO
a) Gelombang Mikro Terestrial (Gelombang Mikro Terestrial)
b) Gelombang Mikro Satelit (Microwave Satelit)
c) Persyaratan dan Komponen Transmisi
JENIS SISTEM GELOMBANG MIKRO
Sistem Gelombang Mikro
APLIKASI SISTEM GELOMBANG MIKRO
WLAN diatur oleh serangkaian standar yang dikembangkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), yaitu standar IEEE 802.11 .
Ada dua mode arsitektur utama dalam WLAN:
ARSITEKTUR DASAR WLAN
DEFINISI DAN STANDAR IEEE 802.11
SISTEM JARINGAN AREA LOKAL NIRKABEL (WLAN)
KEUNGGULAN DAN KETERBATASAN WLAN
KOMPONEN UTAMA WLAN
SISTEM JARINGAN AREA LOKAL NIRKABEL (WLAN)
Keunggulan | Keterbatasan
|
Mobilitas Lokal: Pengguna dapat bergerak dalam jangkauan area. | Jangkauan Terbatas: Hanya ideal untuk area kecil (10-100 meter). |
Instalasi Mudah: Tidak memerlukan kabel instalasi yang rumit. | Instalasi Mudah: Tidak memerlukan kabel instalasi yang rumit. |
Biaya Rendah: Peralatan relatif murah. | Keandalan: Kualitas sinyal dapat menurun drastis karena hambatan fisik (dinding tebal). |