1 of 16

Efek Fotolistrik

2 of 16

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, mahasiswa diharapkan dapat:

  • Menjelaskan fenomena efek fotolistrik.
  • Memahami eksperimen Heinrich Hertz dan Albert Einstein.
  • Menuliskan dan menggunakan persamaan efek fotolistrik.
  • Menghubungkan efek fotolistrik dengan teori kuantum cahaya.
  • Mengidentifikasi aplikasi efek fotolistrik dalam kehidupan sehari-hari.

3 of 16

Definisi

Efek fotolistrik adalah fenomena di mana elektron dilepaskan dari permukaan logam ketika terkena cahaya dengan frekuensi tertentu.

Fenomena ini tidak bisa dijelaskan oleh teori gelombang cahaya klasik, tetapi dijelaskan oleh teori kuantum cahaya yang dikemukakan oleh Einstein.

4 of 16

Eksperimen Heinrich Hertz

  • Pada tahun 1887, Hertz menemukan bahwa percikan listrik lebih mudah terjadi jika elektroda terkena sinar ultraviolet.
  • Percobaan ini menunjukkan bahwa cahaya dapat menyebabkan pengeluaran elektron dari logam.

Gambar ini menunjukkan pengaturan dengan dua elektroda logam yang terkena cahaya ultraviolet, menyebabkan percikan listrik.

5 of 16

Eksperimen Albert Einstein (1905)

  • Einstein mengusulkan bahwa cahaya terdiri dari paket energi (foton) dengan energi E = hν.
  • Ketika foton menabrak elektron di permukaan logam, energinya digunakan untuk melepaskan elektron.

6 of 16

Cahaya sebagai Partikel

  • Einstein mengatakan bahwa cahaya adalah partikel yang memiliki massa dan momentum sehingga partikel bisa bertumbukan. Cahaya sebagai partikel ini dikenal dengan nama foton.
  • Cahaya memiliki massa dan momentum sehingga bisa bertumbukan
  • Gelombang elektromagnetik merambat di udara dengan laju yang sama dengan cahaya. Dengan kata lain, bahwa cahaya adalah gelombang elektromagnetik.
  • Konsep cahaya sebagai partikel ini digunakan untuk menjelaskan efek Fotolistrik (yaitu gejala terlepasnya elektron dari permukaan logam yang disinari cahaya) dan hamburan Compton.

7 of 16

Photon merupakan partikel dari cahaya yang mengakibatkan radiasi elektromagnetik. 

Photon identik dengan panjang gelombang (λ) yang menentukan spektrum dari gelombang elektromagnetik, diantaranya sinar gamma, sinar-X, cahaya ultraviolet, cahaya tampak, inframerah, microwaves, dan gelombang radio.

Sebuah foton dapat dikarakterisasikan oleh panjang gelombang, dinyatakan dengan λ atau dapat juga dikarakterisasikan oleh energi, dinyatakan dengan E. Energi sebuah foton (E) dan panjang gelombang cahaya (λ) memiliki hubungan berbanding terbalik yang diberikan oleh persamaan:

E = n.h.f

E = n. h (c/λ)

λ = n. (h.c)/E

1 eV = 1.602 × 10-19 J

1 Watt = 1 J/s

1 J = 1 kg m2/s2

E = energi (J), n = jumlah foton

f = frekuensi (Hz)

h = konstanta Planck (6,626 x 10-34 Js)

c = kecepatan cahaya ( 3 x 108 ms-1)

λ = panjang gelombang (m)

8 of 16

Hukum Efek Fotolistrik

  1. Tidak ada elektron terlepas jika frekuensi cahaya kurang dari frekuensi ambang.
  2. Jumlah elektron yang terlepas berbanding lurus dengan intensitas cahaya.
  3. Energi kinetik maksimum elektron bergantung pada frekuensi cahaya, bukan intensitasnya.
  4. Proses pelepasan elektron terjadi seketika.

9 of 16

Persamaan Efek Fotolistrik

10 of 16

11 of 16

12 of 16

13 of 16

Bukti Eksperimental dan Verifikasi

  • Robert Millikan melakukan eksperimen untuk mengukur energi kinetik elektron yang terlepas.
  • Hasil eksperimen sesuai dengan persamaan Einstein, membuktikan teori kuantum cahaya.

Gambar ini menunjukkan pengaturan dengan dua pelat logam sejajar yang menciptakan medan listrik, di mana tetesan minyak kecil diamati menggunakan mikroskop saat muatannya dimanipulasi

14 of 16

Aplikasi Efek Fotolistrik

  • Sel Surya (Solar Cell) – Mengubah energi cahaya menjadi listrik.
  • Fotodetektor – Sensor cahaya dalam kamera dan perangkat elektronik.
  • Panel Surya pada Satelit – Menghasilkan energi untuk satelit.
  • Tabung Fotolistrik – Digunakan dalam sensor keamanan dan alat deteksi cahaya.

15 of 16

Berikut adalah ilustrasi sel surya (solar cell) yang menunjukkan bagaimana cahaya matahari memicu efek fotolistrik untuk menghasilkan listrik. Gambar ini menampilkan lapisan-lapisan penting seperti lapisan pelindung, lapisan anti-reflektif, sambungan P-N semikonduktor, dan kontak listrik.

16 of 16

Latihan Soal

  1. Jika sebuah foton memiliki frekuensi 5 × 10¹⁴ Hz, berapa energinya?
  2. Sebuah logam memiliki fungsi kerja 2.0 eV. Jika disinari cahaya dengan panjang gelombang 300 nm, apakah elektron akan terlepas?
  3. Jelaskan mengapa intensitas cahaya tidak mempengaruhi energi kinetik elektron yang terlepas!