1 of 16

Kompilasi Lagu �untuk Intervensi �Perubahan Perilaku �KLB Polio

Tim Forum Kemisan, Forum Pelatih KAP, Pokja RCCE+

Versi 3 Januari 2023 (https://s.id/polio)

2 of 16

Irama: Bungong Jeumpa

Buat lumpuh, buat lumpuh, virus polio

Meenyebar ke maana-mana dengan mudahnya

Tapi mencegah, sangatlah mudah

Tinggal teteskan, crot (atau tes), bereslah sudah

3 of 16

Allahul kaafii rabbunal kaafi�Qashadnal kaafi wajadnal kaafi�Likullin kaafi ka faa nal kaafi�Wa ni’mal kaafi Alhamdulillah

Virus polio sangat berbahaya

Bisa membuat anak kita lumpuh

Tapi untungnya mudah mencegahnya

Tetes polio buat yang tercinta

Irama: Salawatan Allahul Kaafi

4 of 16

Irama:

Satu-Satu Aku Sayang Ibu

Satu satu,

Anak bisa lumpuh

Dua dua,

Tidak bisa sembuh

Tapi mudah,

Cara mencegahnya

Ayo kita cegah

Dengan tetes polio

oleh: Eyang Miko

Oleh: Eyang Miko

5 of 16

Irama: Joni Iskandar – Judul Judulan

Pak, tetesnya jangan lupa untuk diambil

Bu, tetesnya jangan lupa untuk diambil

Tetes ini penting sekali

Karna polio ngeri sekali

Lumpuh kakinya

Seumur hidup

Tapi mudah cegah virusnya

Tralu mudah, bukan katanya

Cukup berikan

Tetes polio

6 of 16

Awas awas polio,

Menyerang anak kita,

Lumpuh seumur hidup,

Huh! tak bisa sembuh.

Tapi cegah polio

Caranya sangat mudah

Beri tetes polio

Crot (atau tes),

amanlah dia.

Irama:

Cicak-Cicak di Dinding

Oleh: Eyang Miko

7 of 16

Diobrolkan setelah menyanyi

  • Virus Polio – Anak Lumpuh
  • Cara penularan, cara pencegahan
  • Diberikan 2 kali tetes, jarak 1 bulan
  • Cara kerja imunisasi (perumpamaan)
  • Demam setelah imunisasi (perumpamaan)
  • Imunisasi ganda (perumpamaan)
  • Masalah Najis (perumpamaan)

8 of 16

  • Dokumen ini akan terus dikembangkan untuk membekali para komunikator kesehatan, baik dari jajaran nakes maupun umum, dengan pesan-pesan yang mudah dicerna warga.

  • Bila Anda ingin menyumbang pesan kesehatan dengan lagu, silahkan hubungi :

Aminatu Rofiah (WA 0878-5849-4975).

Perhatikan

Pengantar Dokumen�(Sedikit Teori)

9 of 16

Pengantar Dokumen�(Sedikit Teori)

  • Pembelajaran warga mesti menyenangkan
  • Namun, sebisa mungkin tetap partisipatif & efektif
  • Lagu sebagai salah satu media belajar
  • Menyanyi kemudian diskusi
  • Kekuatannya: menyenangkan, bantu hafal pesan kunci, memudahkan diskusi, dan penerimaan pesan

10 of 16

Paradigma

High Culture/ Budaya adiluhung

  • Butuh waktu lama untuk berlatih
  • Tak semua orang boleh mempelajarinya
  • Ada penyaji dan penonton. Warga biasa adalah penonton (di barisan belakang)

Popular Culture/ Budaya rakyat

  • Butuh waktu sebentar mempelajarinya
  • Semua boleh mempelajarinya
  • Penonton adalah pelaku juga. Mereka bergabung melakukan produk budaya

11 of 16

Prinsip Lagu untuk belajar

  • Agar semua dapat berpartisipasi (dengan efisian/ singkat)
  • Sekali contoh, bisa diikuti
  • Irama mudah diikuti, lirik sederhana
  • Irama sudah dikenal warga

Mudah �dinyanyikan bersama

Pesan kunci eksplisit

  • Pesan kunci terkandung dalam lirik agar mudah dibahas dalam diskusi
  • Tidak perlu banyak, yang penting fokus: kunci mengubah sikap
  • Detail pesan lain bisa dibahas dalam sesi diskusi (pasca-menyanyi bersama)

Dapat dinyanyikan berulang kali

  • Agar hafal pesan kuncinya
  • Peserta menyanyikan min 6x dalam sesi belajar
  • Setelah kegiatan, perhatikan: apakah partisipan mendendangkannya?

Ibu hamil usap perutnya

Berharap harap lahiran lancar

Ibu hamil mau bertanya

bagaimana supaya lancar

Minum TTD sehari satu

Minumnya langsung sebelum tidur

jangan digabung teh atau susu

Nanti gizinya malah kabur

12 of 16

Sekedar refreshing: �struktur pesan kunci

Ibu hamil minum TTD satu butir setiap hari selama kehamilan

Pesan kunci eksplisit

Supaya persalinan lancar

Yang kiri: pesan teknis

Yang kanan: pesan motivasi

Pesan kunci mesti mengandung dua hal ini, baik implisit maupun eksplisit

Ibu hamil minum TTD satu butir setiap hari selama kehamilan agar persalinan lancar (ini konsep pesan bukan copy atau pesan final yang disampaikan ke ibu hamil)

13 of 16

Proses belajar �untuk aksi

Contohkan lagu dan/ atau liriknya nya

Belajar nyanyikan lagu bersama

Belajar isi lagu �bersama

Bangun komitmen

  • Nyanyikan Bersama sekali atau maks 2x
  • Ada kalanya karena irama sudah umum, cukup tunjukkan lirik (ditulis di kertas)
  • Jangan lupa, tunjukkan “penghayatan” dengan gerakan yang mendukung
  • Ada berbagai cara, silahkan lihat slide berikutnya*
  • Usahakan semua bicara (bila partisipannya banyak dan waktu terbatas, buat kelompok untuk diskusi kecil lalu sajikan di forum)
  • Apa pesan yang dibawakan lagu tadi? Apa lagi? Bisa tunjukkan mana?
  • Mengapa…? Dll.
  • Diskusi bersama komunikator
  • Bagaimana jadinya? Mau..? Atau apakah yang bisa kita lakukan agar…? Mengapa? PESAN TEKNIS DISAMPAIKAN WARGA
  • TANTANGAN, Serius mau? Kalau …., bagaimana?
  • SPESIFIKKAN. Kapan akan mulai dilakukan? Di mana? Bagaimana?
  • Penugasan pascabelajar**

Silahkan merujuk materi KAP: mengunci komitmen

Silahkan merujuk materi KAP: Teknik fasilitasi

14 of 16

Proses pembuatan lagu yang mudah (versi penulis)

Rumuskan �pesan kunci dan pendukung

Ambil irama dari lagu yang dikenal umum

Perdengarkan pada orang lain. �Minta �masukan:

Susun lirik yang pas dan mudah diikuti

Finalisasi

  • Apakah mudahkah diikuti?
  • Mudahkah pesannya ditangkap ?
  • Enakkah lagunya untuk bergerak?

15 of 16

*Variasi Belajar

Pelajari lagu bersama

Satu per satu mencoba �(lainnya tepuk tangan atau gerak sesuai pesan kunci)

Pelajari lagu bersama

Satu per satu �(atau per kelompok) menyanyikan sepotong bersambung

Pelajari lagu bersama

Masing-masing �(atau per kelompok) menyanyikan nada suara berbeda

Pelajari lagu bersama

Lomba per kelompok �(atau bila sedikit, perorangan)

Kerapihan, kecepatan, gerakan atau lainnya

Satu orang/ satu kelompok pelajari lagu

Ajari orang/ kelompok yang datang berikutnya

Pembelajaran bergulir. Kader mengajarkan satu topik dengan metode sederhana yang kemudian diajarkan kembali oleh ibu ke ibu lain yang datang belakangan (secara berkelompok atau perorangan)

16 of 16

**Penugasan pasca-sesi belajar

Di rumah, ajari keluarga

Rekam

Share & lomba via WAG, media sosial atau lainnya

Persiapan/ latihan per kelompok (atau perorangan)

Tampil/ lomba di pertemuan berikutnya

Ajari tetangga

Rekam

Share & lombakan via WAG, media sosial atau lainnya

Di sesi edukasi, menyanyi sambal bergerak

Rekam

Share & lomba via WAG, media sosial atau lainnya