1 of 8

MEWASPADAI KESERAKAHAN

Minggu 1

2 Tesalonika 3:1-15

2 of 8

Keserakahan adalah penyakit hati yang membuat manusia tidak pernah puas. Dunia menawarkan gaya hidup materialistis yang mendorong orang untuk terus mengejar lebih, tanpa peduli cara memperolehnya. Firman Tuhan mengingatkan agar kita tidak hidup dalam keserakahan, melainkan puas dengan pemeliharaan Tuhan.

Agar tidak menjadi orang serakah, kita:

3 of 8

1

PERCAYA PEMELIHARAAN TUHAN

3

Paulus mendorong jemaat agar tetap berdiri teguh dalam iman meski ada penderitaan.

4 of 8

  • Keyakinan bahwa Tuhan memelihara membebaskan kita dari sikap tamak. Hal ini menuntun kita kepada sikap berserah.
  • Pemazmur berkata: “Muda aku, kini telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan…” (Mzm 37:25).

5 of 8

2

MENGHINDARI BURUKNYA PERGAULAN

6, 14

Pergaulan yang salah sering menularkan gaya hidup cinta uang. Hindari gaya hidup negatif yang merusak ini.

6 of 8

  • Paulus menasihati jemaat untuk menegur mereka yang hidup tidak tertib, bahkan menjauhi pergaulan yang merusak.

“Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik” (1Kor 15:33).

7 of 8

3

TEKUN BERBUAT KEBAIKAN

13

Lawan dari keserakahan adalah kemurahan hati. Agar tidak terjebak dalam keserakahan, kita perlu melatih diri menjadi pribadi generous.

8 of 8

  • Paulus mengingatkan agar jangan jemu-jemu berbuat baik. Terus melakukan kebaikan apapun hasilnya.
  • Dengan berbagi, kita menyimpan harta di surga, bukan di bumi dimana negngat dan karat dapat merusaknya (Mat 6:19-20).