�Termodinamika 2�-Efisiensi Proses Irreversible�-Sistem fluida termodinamika dengan peninjauan molekuler
Kelompok 5 :
- Andini Puspa Dewi - Novi Anggraini
- Tri Suryanti - Moh. Agus salim Rusli
Proses irriversible
Analisa Termodinamik Proses Aliran Steady-State
Dengan demikian, sebuah analisis tentang lost-work yang dilakukan dengan menghitung fraksi bahwa masing-masing individu lost-work mewakili total, sama dengan analisis laju entropy-generation , yang dibuat dengan mengekspresikan istilah entropi-generation masing-masing sebagai fraksi. dari jumlah semua istilah generasi entropi. Ingat bahwa semua istilah dalam persamaan ini adalah positif.
Contoh 1
Solution
Dengan basis 1 mol methan dan 25% excees air , udara yang memasuki furnance :
Setelah pembakaran sempurna metane , flue gas mengandung :
Langkah hitungan untuk proses pembakaran
Step a. Untuk unmix udara masuk :
Step b. Untuk reaksi standar pada 298,15K :
Step c. Untuk campuran gas :
Step d. Untuk langkah pemanasan, kapasitas panas antara suhu 298,15 K dan 460K dihitung dengan persamaan 4.8 dan 5.17 (vannes) dengan data dari tabel C.1. Satuan yang digunakan adalah J/mol. K sehingga yang didapatkan :
Untuk proses total dengan basis 1 mol pembakaran CH4:
Dan analisa entropy-generationnya ialah :
Termodinamika molekuler
Molekul gas umumnya terpisah dengan jarak yang lebar sehingga gaya tarik menarinya sangat kecil.
Model Kinetik-Molekuler Gas Ideal
Ku = 3/2 nRT
dengan menggunakan konstanta Boltzmann,
k = R/NA,
sehingga dapat dinyatakan berkaitan dengan energi kinetik translasi rata-rata per molekul :
1/2m. ( v2 ) rt = 3/2kT
Vrms = ( V2 ) rt 1/2 = ( 3kT/m )1/2 = (3RT/M)1/2
Kapasitas Panas
Kapasitas Panas Gas kapasitas panas gas monoatomik : Cv = 3/2 R
kapasitas panas gas diatomik : Cv = 5/2 R
Dengan : R = 8,315 J/mol. K
Cv = kapasitas panas molar pada volume konstan
Atom memiliki energi kinetik rata-rata dan energi potensial rata-rata yang sama besar. Sehingga energi totalnya adalah :
Etot = 3NkT = 3nRT
dari sini disimpulkan bahwa kapasitas panas pada padatan yakni :
Cv = 3R
Pada suhu rendah, kapasitas panas dari hampir semua padatan menurun seiring turunnya suhu.
Fasa – Fasa Materi
KETERANGAN