Ketika seorang pasien disarankan untuk menjalani operasi, dokter biasanya akan memberi tahu pasien mengenai tingkat keberhasilan operasi yang akan dilakukan. Misalkan tingkat keberhasilannya 70%, berarti ada peluang 70% operasi berhasil dan 30% operasi akan gagal. Angka ini bukan angka yang pasti, tetapi hanya perkiraan. Berdasarkan informasi ini, pasien dapat mengambil keputusan apakah operasinya dilaksanakan atau tidak.
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Isi Materi
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Apa yang Kalian Ketahui?
Kalian dapat menyatakan suatu himpunan dengan mendaftar anggotanya dan menentukan banyak anggota himpunan tersebut.
Contoh:
A = himpunan bilangan asli kurang dari 5
A = {1, 2, 3, 4} maka n(A) = 4
Apa yang Akan Kalian Pelajari?
Peluang muncul angka 8 pada pelemparan sebuah dadu.
A = himpunan mata dadu 8
n(A) = 0
S = himpunan semesta
= himpunan semua mata dadu yang mungkin = {1, 2, 3, 4, 5, 6}
Peluang muncul mata dadu angka 8.
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Jika jumlah lemparan mata uang makin banyak, frekuensi relatif muncul gambar makin mendekati nilai ½. Nilai ½ ini yang disebut nilai kemungkinan atau peluang dari kejadian munculnya gambar.
Dari pelemparan mata uang logam sebanyak 50 kali, ternyata 28 kali muncul angka. Tentukan
a. frekuensi relatif muncul angka;
b. frekuensi relatif muncul gambar.
Penyelesaian:
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
• Ruang sampel adalah himpunan semua hasil yang mungkin diperoleh dari suatu percobaan.
• Titik sampel adalah elemen-elemen anggota ruang sampel.
• Kejadian atau peristiwa merupakan himpunan bagian dari ruang sampel atau bagian dari hasil percobaan yang diinginkan.
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
a. Peluang Kejadian Sederhana
Jika masing-masing titik sampel dalam ruang S berpeluang sama untuk muncul, peluang munculnya peristiwa A dalam ruang sampel S adalah
n(A) = banyak anggota atau titik sampel kejadian A
n(S) = banyak anggota atau titik sampel ruang sampel S
Karena 0 ≤ n(A) ≤ n(S) maka kisaran nilai peluang adalah
b. Peluang Kejadian Majemuk
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
P(A ∪ B) = P(A) + P(B) – P(A ∩ B)
= P(A) + P(B)
c. Probabilitas Bersyarat
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Sebuah dadu dilempar 240 kali. Berapa frekuensi harapan muncul mata dadu 5?
Penyelesaian:
S = {1, 2, 3, 4, 5, 6} maka n(S) = 6
Misalkan A adalah peluang muncul mata dadu 5 maka
Frekuensi harapan muncul mata dadu 5
Jadi, frekuensi harapan muncul mata dadu 5 adalah 40 kali.
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT