MENGENALI PENYAKIT ZOONOSIS PADA �HEWAN TERNAK
Prof. Dr. Ririh Yudhastuti, drh.MSc
Departemen Kesehatan Lingkungan
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS AIRLANGGA
Zoonosis
ZOONOSIS
Zoonosis atau penyakit zoonotik adalah penyakit yang secara alami dapat menular dari hewan vetebrata ke manusia atau sebaliknya .
Zoonosis disebabkan oleh pathogen seperti , mikrorganisme(MO) seperti bakteri, virus, fungi/jamur maupun parasite seperti protozoa, cacing.
Dari hasil penelitian , 60% penyakit Infeksi termasuk Zoonosis manusia tergolong zoonosis. WHO menambahkan bahwa sekitar 75% dari penyakit baru yang terdeteksi dalam 3 dekade terakhir juga merupakan penyakit zoonosis.
PENYAKIT YANG DITULARKAN OLEH BINATANG (ZOONOSIS).
PENULARAN YANG TERJADI
Berdasarkan hewan penularnya, zoonosis dibedakan menjadi zoonosis yang berasal dari satwa liar, zoonosis dari hewan yang tidak dipelihara tetapi ada di sekitar rumah, seperti tikus yang dapat menularkan leptospirosis, dan zoonosis dari hewan yang dipelihara manusia.
mis , kucing, anjing, burung, angsa.
CARA PENULARAN
Kontak langsung
Kontak tidak langsung
Penyakit Zoonosis saat idul Adha
Beberapa Zoonosis saat idul Adha
1. Anthraks (Antraks)
2. Salmonellosis
3. Leptospirosis
4. Brucelosis
5. Toksoplasmosis
Penyakit Mulut Kuku (PMK).
1.ANTHRAX
Anthrax/Antraks
Penyakit ANTRAKS
Gejala Penyakit Antraks pada Sapi
1. Pada awal infeksi antraks, sapi akan mengalami demam tinggi.
2. Sapi kemudian akan terlihat gelisah dan tampak tidak tenang.
3. Sapi juga akan kesulitan bernapas.
4. Sapi mengalami kejang-kejang.
5. Sapi tiba-tiba saja rebah atau terjatuh ke tanah.
6. Setelah berbagai gejala itu, sapi akan mati. Namun ada juga sapi yang mati mendadak, tanpa menunjukkan gejala apapun.
7. Adanya ekskreta, berupa darah yang keluar dari lubang-lubang kumlah seperti hidung, mulut, telinga, dan anus.
8. Pembengkakan pada daerah tertentu seperti daerah leher, dada, abdomen, dan sekitar kelamin.
9. Perut sapi tampak mengembung, kemudian nafas sapi terengah-engah, lalu mengalami kejang-kejang, hingga akhirnya mati.
Gejala Antraks pada Manusia�
1. Muncul ruam
2. Muncul benjolan pada kulit
3. Muncul warna kemerahan pada kulit yang disertai perih dan gatal
4. Kemudian pada bagian tengah kulit yang terinfeksi kan berwarna kehitaman
5. Di sekitar kulit yang terinfeksi biasanya akan pembengkakan kelenjar getah bening
6. Seringkali akan disertai dengan demam, tubuh menjadi lemah, mual dan muntah
Gejala infeksi antraks pada manusia yang terjadi melalui saluran pencernaan di antaranya adalah:
7. Mual, Muntah
8. Diare yang kadang disertai darah
9.Gejala infeksi antraks pada manusia yang terjadi melalui saluran pernapasan di antaranya adalah:
10. Rasa sakit atau radang pada tenggorokan
11. Sesak pada bagian dada
12. Kesulitan bernapas
Penularan antraks
Bakteri Antraks
INFEKSI ANTRAKS
2.Brucellosis
Brucellocis
Penyebab Brucellocis�
Bakteri Brucella yang menjadi penyebab brucellosis dapat ditemukan di berbagai jenis hewan, seperti sapi, kambing, domba, babi, babi hutan, anjing pemburu, rusa, bison, dan unta. Seseorang dapat tertular brucellosis melalui berbagai cara, seperti:
Brucellocis
3.Salmonellosis
Salmonella
Infeksi salmonella
4.TOXOPLASMOSIS
TOKSOPLASMOSIS
Toksoplasmosis terjadi ketika parasit Toxoplasma gondii masuk ke dalam tubuh manusia. Parasit ini bisa berasal dari semua jenis hewan, tetapi kucing merupakan pembawa utamanya.
Parasit T. gondii dapat berkembang di usus kucing dan keluar bersama kotoran kucing.
5.LEPTOSPIROSIS
Bakteri Leptospira sewaktu-waktu dapat keluar bersama urine sehingga mengontaminasi air dan tanah. Di air dan tanah, bakteri ini dapat bertahan selama beberapa bulan atau tahun.
Sementara itu, penularan bakteri Leptospira ke manusia dapat terjadi akibat hal-hal berikut:
Penularan Leptospirosis
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Penyakit Mulut dan Kuku
Gejala PMK pada sapi
Secara garis besar, gejala klinis yang terlihat saat sapi terserang penyakit mulut dan kuku yaitu demam pada hewan serta pembentukan lepuh, koreng hingga bisul pada lidah, hidung, kaki, mulut dan puting. Namun agar anda bisa lebih mengenalinya, berikut penjelasan lebih lengkap mengenali gejala klinis penyakit mulut dan kuku pada sapi:
Penyebaran PMK
Pencegahan
Pencegahan
Mengenal PMK
Memilih hewan Qurban bebas PMK
Syarat hewan Qurban bebas PMK
Terima kasih