1 of 81

SEJARAH MASUK DAN

PERKEMBANGANNYA ISLAM

DI INDONESIA

Rian Hidayat, M.Pd

2 of 81

MULAI

Islam Indonesia

(Studi Perkembangan)

3 of 81

Animisme&Dinamisme

Agama Hindu

Jalur Dakwah Islam

Agama Budha

Islam masuk Indonesia

Jalur Masuk Nusantara

Kerajaan Islam di Sumatra

Teladan Para Ulama

Ulama Kontemporer

Perkembangan Islam Indonesia

Jalur Masuk Nusantara

Ulama Pra Wali

Kerajaan Islam Jawa

Walisongo

Perkembangan Islam di Jawa

Peran Organisasi

Muhammadiyah

PERSIS

Nahdlotul Ulama

Organisasi Islam

1

2

3

4

Outline Sejarah Islam ke Nusantara

Kondisi Masyarakat

4 of 81

Aliran kepercayaan:

» Animisme

» Dinamisme

Agama (ardhi):

» Hindu

» Budha

INDONESIA PRA-ISLAM

5 of 81

ANIMISME

Kata animisme berasal dari bahasa latin, yaitu anima yang berarti 'roh'. Kepercayaan animisme adalah kepercayaan kepada makhluk halus dan roh. Keyakinan ini banyak dianut oleh bangsa-bangsa yang belum bersentuhan dengan agama wahyu.

Paham animisme mempercayai bahwa setiap benda di bumi ini (seperti laut, gunung, hutan, gua, atau tempat-tempat tertentu), mempunyai jiwa yang mesti dihormati agar jiwa tersebut tidak mengganggu manusia, atau bahkan membantu mereka dalam kehidupan ini.

EVALUASI

6 of 81

DINAMISME

Definisi dari dinamisme memiliki arti kepercayaan terhadap benda-benda di sekitar manusia yang diyakini memiliki kekuatan ghaib.

Dalam Ensiklopedi umum, dijumpai defenisi dinamisme sebagai kepercayaan keagamaan primitif yang ada pada zaman sebelum kedatangan agama Hindu di Indonesia. Dinamisme disebut juga dengan nama preanimisme, yang mengajarkan bahwa tiap-tiap benda atau makhluk mempunyai daya dan kekuatan.

7 of 81

Hindu (Dewanagari: हिन्दू )c

Seorang Hindu adalah PENGANUT FILSAFAT DAN SASTRA-SASTRA AGAMA HINDU, SEBUAH SISTEM KEAGAMAAN, FILSAFAT DAN BUDAYA YANG BERASAL DARI ANAK BENUA INDIA.

Kurang lebih ada 920 juta pengikut agama Hindu di dunia, atau 13,5% penduduk dunia menganut agama Hindu, sehingga agama Hindu menjadi agama terbesar ketiga di dunia, setelah agama Kristen dan Islam. Sekitar 890 juta orang Hindu tinggal di India, sedangkan sisanya menyebar ke negara-negara lain.

Negara-negara dengan penduduk Hindu yang cukup banyak antara lain Afrika Selatan, Bangladesh, Belanda, Fiji, Guyana, Inggris, Indonesia, Kanada, Malaysia, Mauritius, Myanmar (Burma), Nepal, Singapura, Sri Lanka, Suriname, Trinidad dan Tobago.

8 of 81

Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia, dan terletak di pulau Jawa, kurang lebih 20 km timur Yogyakarta. Candi ini dibangun pada sekitar tahun 850 Masehi oleh salah seorang dari kedua orang ini, yakni: Rakai Pikatan, raja kedua wangsa Mataram I atau Balitung Maha Sambu, semasa wangsa Sanjaya.

Candi Prambanan adalah candi Hindu terbesar di Asia Tenggara, tinggi bangunan utama adalah 47m. Kompleks candi ini terdiri dari 8 kuil atau candi utama dan lebih daripada 250 candi kecil. Tiga candi utama disebut Trisakti dan dipersembahkan kepada sang hyang Trimurti: Batara Siwa sang Penghancur, Batara Wisnu sang Pemelihara dan Batara Brahma sang Pencipta. Seseorang dapat dikatakan seorang Hindu jika: mengikuti tradisi yang terpusat pada salah satu perwujudan Tuhan, misalnya Saktisme. Melakukan suatu macam yoga termasuk bhakti (pemujaan) supaya mencapai moksa. http://students.ukdw.ac.id/~22012662/candi_prambanan.htm

9 of 81

Sejarah agama Buddha mulai dari abad ke-6 SM sampai sekarang dari lahirnya sang Buddha Siddharta Gautama. Adalah salah satu agama tertua yang masih dianut di dunia.

Dalam proses perkembangannya ini, agama ini praktis telah menyentuh hampir seluruh benua Asia. Sejarah agama Buddha juga ditandai dengan perkembangan banyak aliran dan mazhab, serta perpecahan-perpecahan. Yang utama di antaranya adalah aliran tradisi Theravada , Mahayana, dan Vajrayana (Bajrayana), yang sejarahnya ditandai dengan masa pasang dan surut.

Kehidupan Buddha

Menurut tradisi Buddha, tokoh historis Buddha Siddharta Gautama dilahirkan dari klan Sakya pada awal masa Magadha (546–324 SM), di sebuah kota, selatan pegunungan Himalaya yang bernama Lumbini. Sekarang kota ini terletak di Nepal sebelah selatan. Beliau juga dikenal dengan nama Sakyamuni (harafiah: orang bijak dari kaum Sakya").

Setelah kehidupan awalnya yang penuh kemewahan di bawah perlindungan ayahnya, raja Kapilavastu (kemudian hari digabungkan pada kerajaan Magadha), Siddharta melihat kenyataan kehidupan sehari-hari dan menarik kesimpulan bahwa kehidupan nyata, pada hakekatnya adalah kesengsaraan yang tak dapat dihindari. Siddharta kemudian meninggalkan kehidupan mewahnya yang tak ada artinya lalu menjadi seorang pertapa. Kemudian ia berpendapat bahwa bertapa juga tak ada artinya, dan lalu mencari jalan tengah (majhima patipada ?). Jalan tengah ini merupakan sebuah kompromis antara kehidupan berfoya-foya yang terlalu memuaskan hawa nafsu dan kehidupan bertapa yang terlalu menyiksa diri.

Budha

10 of 81

Di bawah sebuah pohon bodhi, ia berkaul tidak akan pernah meninggalkan posisinya sampai ia menemukan Kebenaran. Pada usia 35 tahun, ia mencapai Pencerahan. Pada saat itu ia dikenal sebagai Gautama Buddha, atau hanya "Buddha" saja, sebuah kata Sansekerta yang berarti "ia yang sadar" (dari kata budh+ta). Untuk 45 tahun selanjutnya, ia menelusuri dataran Gangga di tengah India (daerah mengalirnya sungai Gangga dan anak-anak sungainya), sembari menyebarkan ajarannya kepada sejumlah orang yang berbeda-beda.

Keengganan Buddha untuk mengangkat seorang penerus atau meresmikan ajarannya mengakibatkan munculnya banyak aliran dalam waktu 400 tahun selanjutnya: pertama-tama aliran-aliran mazhab Buddha Nikaya, yang sekarang hanya masih tersisa Theravada, dan kemudian terbentuknya mazhab Mahayana, sebuah gerakan pan-Buddha yang didasarkan pada penerimaan kitab-kitab baru.

Penganut Buddha merayakan hari Waisak yang merupakan peringatan 3 peristiwa. Yaitu, hari kelahiran Pangeran Siddharta (nama sebelum menjadi Buddha), hari pencapaian Pencerahan Sempurna Pertapa Gautama, dan hari Sang Buddha mangkat mencapai Nibbana/Nirwana. Tempat ibadah agama Buddha disebut Vihara.

11 of 81

Borobudur, Candi Budha Terbesar di Abad ke-9

Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orang mendamba untuk mengunjungi bangunan yang termasuk dalam World Wonder Heritages ini. Tak mengherankan, sebab secara arsitektural maupun fungsinya sebagai tempat ibadah, Borobudur memang memikat hati.

12 of 81

Jalur Utara

Saudi Arabia

Damaskus

Bagdad

Gujarat

Sri Lanka

Yaman

Gujarat

Sri Lanka

Indonesia

Jalur selatan

JALUR MASUKNYA ISLAM KE INDONESIA

13 of 81

Jalur Utara

Jalur selatan

14 of 81

Menyebar dari Nusantara Barat

Berkembang ke Nusantara Timur

15 of 81

JALUR PENYEBARAN ISLAM DI NUSANTARA

16 of 81

Ilustrasi Perdagangan

Sudah dimulai sejak abad ke-7 yaitu dengan datangnya para pedagang Islam dari Arab, Persia dan India. Selain berdagang mereka menyebarkan agama Islam. Cara ini paling efektif karena melibatkan seluruh kalangan masyarakat.

1. JALUR PERDAGANGAN

17 of 81

2. Jalur Pernikahan

  • Pedagang Arab yang berdagang dalam jangka waktu yang lama menjalin hubungan yang lebih erat dengan penduduk pribumi.
  • Hubungan tersebut diteruskan pada pernikahan campur.
  • Misanya pernikahan antara Raja Brawijaya V dengan putri Jeumpa (Islam) melahirkan Reden Patah (raja pertama Demak).

18 of 81

3. Jalur Politik

  • Pengaruh seorang raja sangat penting bagi perkembangan Islamisasi di Indonesia.
  • Rakyat memiliki kepatuhan yang tinggi kepada rajanya, apabila rajanya Islam maka biasanya diikuti oleh rakyatnya.
  • Kepentingan politik seperti perluasan wilayah diikuti dengan penyebaran agama Islam.

19 of 81

4. Jalur Kesenian

  • Diadakan pagelaran seni gamelan di Yogya, Solo, Cirebon, dsb.
  • Gamelan digunakan untuk mengumpulkan masyarakat yang diikuti dengan kegiatan dakwah.
  • Digunakannya media wayang sebagai media dakwah Islam karena dalam cerita pewayangan diselipkan ajaran-ajaran Islam.

20 of 81

5. Jalur Pendidikan

  • Para ulama, guru agama, dan kyai mempunyai peranan yang besar.
  • Dibangun pesantren untuk mempermudah penyebaran dan pemahaman agama Islam.
  • Misalnya pesantren pesantren yang didirikan oleh Raden Rakhmat di Ampel Denta dan Surabaya. Pesantren yang didirikan oleh Sunan Giri di Giri.

21 of 81

6. Jalur Tasawuf

  • Para ahli tasawuf hidup dalam kesederhanaan.
  • Memiliki keahlian lain yang dapat membantu masyarakat, seperti menyembuhkan penyakit.

22 of 81

KAPAN ISLAM MASUK KE NUSANARA?

23 of 81

Ilustrasi para pedagang Muslim

BERITA ARAB: DIBAWA PEDAGANG ARAB YANG BERDAGANG PADA ABAD VII.

Dipelopori Buya Hamka, Ahmad Mansur Suryanegara, Abdullah bin Nuh, dll

Teori Abad Ke-7 / Teori Mekkah

24 of 81

BERITA INDIA:

Pedagang dari Gujarat berdagang ke Indonesia pada abad VII. Muhamad Ghor menyatakan para pedagang mempunyai peranan penting dalam penyebaran Islam.

25 of 81

Teori Maritim oleh N.A. Baloch

Walaupun di Makkah dan Madinah terjadi perang selama kurun waktu sepuluh tahun antara 1-11 H/622-623 M, namun tidak memutuskan jalur perdagangan laut yang sudah menjadi tradisi sejak lama. Jalur perdagangan tersebut adalah jalur antara Timur Tengah, India dan Cina. Hubungan perdagangan ini semakin lancar pada masa Khulafaur Rasyidin (11-41 H/632-661 M). Banyak juga para sahabat Nabi Saw. yang berdakwah keluar Madinah, bahkan di luar Jazirah Arab. Menurut N.A. Baloch, hal itu terjadi karena umat Islam memiliki kemampuan dalam penguasaan perniagaan melalui jalur maritim. Melalui jalur ini, yakni pada abad ke-1 H atau abad ke-7 M, agama Islam dikenalkan di sepanjang jalur niaga di pantai-pantai tempat persinggahannya. Proses pengenalan ajaran Islam ini, berlangsung selama kurun waktu abad ke-1 sampai abad ke-5 H/7-12 M. F

26 of 81

Catatan perjalanan Al-Mas’udi, yang menyatakan bahwa pada tahun 675 M, terdapat utusan dari raja Arab Muslim yang berkunjung ke Kalingga. Pada tahun 648 diterangkan telah ada koloni Arab Muslim di pantai timur Sumatera.

Dari Harry W. Hazard dalam Atlas of Islamic History (1954), diterangkan bahwa kaum Muslimin masuk ke Indonesia pada abad ke-7 M yang dilakukan oleh para pedagang muslim yang selalu singgah di sumatera dalam perjalannya ke China.

ISLAM ABAD KETUJUH

Dari Gerini dalam Futher India and Indo-Malay Archipelago, di dalamnya menjelaskan bahwa kaum Muslimin sudah ada di kawasan India, Indonesia, dan Malaya antara tahun 606-699 M.

Prof. Sayed Qodratullah Fatimy dalam Islam comes To Malaysia mengungkapkan bahwa pada tahun 674 M. kaum Muslimin Arab telah masuk ke Malaya.

Prof. S. Muhammmad Huseyn Nainar, dalam makalah ceramahnya berjudul Islam di India dan hubungannya dengan Indonesia, menyatakan bahwa beberapa sumber tertulis menerangkan kaum Muslimin India pada tahun 687 sudah ada hubungan dengan kaum muslimin Indonesia.

W.P. Groeneveld dalam Historical Notes on Indonesia and Malaya Compiled From Chinese sources, menjelaskan bahwa pada Hikayat Dinasti T’ang memberitahukan adanya Aarb muslim berkunjung ke Holing (Kalingga, tahun 674).

Prof. Sayed Naguib Al Attas dalam Preliminary Statemate on General Theory of Islamization of Malay-Indonesian Archipelago (1969), di dalamnya mengungkapkan bahwa kaum muslimin sudah ada di kepulauan Malaya-Indonesia pada 672 M.

27 of 81

Menurut Slamet Muljana, Sultan Demak merupakan keturunan Cina, lebih dari itu menurutnya, Wali Songo juga merupakan keturunan Cina. Pendapat ini didasarkan pada Kronik Klenteng Sam Po Kong. Misalnya, Sultan Demak Panembahan Fatah dalam Kronik Klenteng Sam Po Kong bernama Panembahan Jin Bun. Sultan Trenggana disebutkan dengan nama Tung Ka Lo. Sedangkan Wali Songo, Sunan Ampel dengan nama Bong Swi Hoo, Sunan Gunung Jati dengan nama Toh A Bo. Perlu diketahui bahwa menurut kebudayaan Cina, penulisan sejarah yang terkait dengan penulisan nama tempat dan nama orang yang bukan dari negeri Cina, juga ditulis menurut bahasa Cina. Maka sangat mungkin seluruh nama-nama raja Majapahit juga dicinakan dalam Kronik Klenteng Sam Po Kong Semarang. Pertanyaannya, mengapa nama Sultan Demak dan para Wali Songo yang dicinakan dalam Kronik Klenteng Sam Po Kong dianggap sebagai orang Cina?. Tentu hal ini merupakan salah satu titik kelemahan teori ini.

Teori Abad Ke-9 / Teori China

(Prof. Dr. Slamet Muljana)

28 of 81

Makam Fatimah binti Maimun adalah seorang perempuan beragama Islam yang wafat pada hari Jumat, 7 Rajab 475 Hijriyah (2 Desember 1082 M). Batu nisannya ditulis dalam bahasa Arab dengan huruf kaligrafi bergaya Kufi, serta merupakan nisan kubur Islam tertua yang ditemukan di Nusantara. Makam tersebut berlokasi di desa LeranKecamatan Manyar, sekitar 5 km arah utara kota GresikJawa Timur.

  • Batu Nisan Fatimah Binti Maimun di Leran Gresik (1028 M). Menggunakan huruf dan bahasa Arab.

Teori

Abad Ke-11

29 of 81

  • Inskripsi nisan terdiri dari tujuh baris, berikut ini adalah bacaan J.P. Moquette yang diterjemahkan oleh Muh. Yamin, sbb.:
  • Atas nama Tuhan Allah Yang Maha Penyayang dan Maha Pemurah
  • Tiap-tiap makhluk yang hidup di atas bumi itu adalah bersifat fana
  • Tetapi wajah Tuhan-mu yang bersemarak dan gemilang itu tetap kekal adanya
  • Inilah kuburan wanita yang menjadi kurban syahid bernama Fatimah binti Maimun
  • Putera Hibatu'llah yang berpulang pada hari Jumiyad ketika tujuh
  • Sudah berlewat bulan Rajab dan pada tahun 495
  • Yang menjadi kemurahan Tuhan Allah Yang Maha Tinggi
  • Bersama pula Rasulnya Mulia
  • Baris 1 merupakan basmalah sedangkan baris 2-3 merupakan kutipan Surah Ar-Rahman ayat 25-26, yang umum dalam epitaf umat Muslim, terutama di Mesir.

30 of 81

Menurut teori ini, Islam masuk dari Persia dan bermazhab Syi’ah. Pendapat ini didasarkan pada sistem mengeja bacaan huruf Al-Qur`an, terutama di Jawa Barat yang menggunakan ejaan Persia.

Teori ini dipandang lemah, karena tidak semua pengguna sistem baca tersebut di Persia sebagai penganut Syi’ah. Pada saat itu, Baghdad sebagai ibu kota Kekhalifahan Bani Abbasiyah yang mayoritas khalifahnya merupakan penganut Ahlussunnah wal Jama’ah.

Lebih dari itu, adanya fakta bahwa mayoritas muslim Jawa Barat bermazhab Syafi’i sekaligus berpaham Ahlussunnah wal Jama’ah, bukan pengikut Syi’ah.

Teori Abad Ke 7-13 / Teori Persia

(Prof. Dr. Husein Djajadiningrat)

31 of 81

BERITA EROPA:

  1. Laporan perjalanan Marcopolo (1292) mengatakan penduduk Indonesia sudah beragama Islam yang sudah ada di Kerajaan Pasai.
  2. Sir Richard Winsted: Raja Malaka (Prameswara) telah memeluk agama Islam dan menganti namanya menjadi Iskandar Syah.

Teori

Abad Ke-13

  • Makam Sultan Malikul al-Saleh. Makam ini ditemukan di Sumatera Utara meninggal 676 H atau 1297 M.

32 of 81

Catatan perjalanan Marcopolo, menyatakan bahwa ia menjumpai adanya kerajaan Islam Ferlec (mungkin Peureulack) di aceh, pada tahun 1292 M.

K.F.H. van Langen, berdasarkan berita China telah menyebut adanya kerajaan Pase (mungkin Pasai) di aceh pada 1298 M.

ISLAM ABAD KE-13

J.P. Moquette dalam De Grafsteen te Pase en Grisse VergelekenMet Dergelijk Monumenten uit hindoesten, menyatakan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke 13

Beberapa sarjana barat seperti R.A Kern; C. Snouck Hurgronje; dan Schrieke, lebih cenderung menyimpulkan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-13, berdasarkan saudah adanya beberapa kerajaaan islam di kawasan Indonesia.

Teori Abad Ke-13 / Teori Gujarat

33 of 81

Laksamana Cheng Ho

BERITA CINA:

Mahuan (mengikuti perjalanan Cheng Ho) pernah menulis tentang saudagar Islam yang tinggal di Pulau Jawa (1400).

Teori

Abad Ke-15

34 of 81

  • Makam ini didatangkan dari Gujarat yang berisi tulisan-tulisan Arab.

Makam syekh Maulana Malik

Ibrahim (Sunan Gresik) di Gresik (1419 M)

35 of 81

(SEBAGIAN) TOKOH PENYEBAR ISLAM SEBELUM WALISONGO

36 of 81

  • Sultan Malik al-Saleh (1267 – 1297 M)

Meurah Silu atau Sultan Malik al-Saleh merupakan pendiri dan raja pertama Samudra Pasai (berdiri pada tahun 1267 M). Meurah Silu memeluk Islam berkat pertemuannya dengan Syekh Ismail dari Mekah. Setelah masuk Islam, Meurah Silu bergelar Sultan Malik al-Saleh, dan berkuasa selama 29 tahun. Kesultanan Samudra Pasai merupakan gabungan dari Kerajaan Peurlak dan Kerajaan Pase

37 of 81

  • Sultan Ahmad (1326 – 1348 M)
  • Beliau merupakan sultan Samudera Pasai yang ketiga, bergelar Sultan Malik al-Thahir II. Pada masa pemerintahannya, Kesultanan Samudra Pasai dikunjungi oleh seorang penjelajah dari Maroko, yaitu Ibnu Batutah. Menurut catatan Ibnu Batutah, Sultan Ahmad sangat memperhatikan perkembangan dan kemajuan agama Islam. Beliau berusaha keras untuk menyebarkan ajaran Islam ke berbagai wilayah di sekitar Samudra Pasai.

38 of 81

  • Syekh Datuk Kahfi

Adalah tokoh penyebar Islam di wilayah yang sekarang dikenal dengan Cirebon dan leluhur dari Pembesar Sumedang. Dia pertama kali menyebarkan ajaran Islam di daerah Amparan Jati, Desa Astana, Gunungjati, Cirebon. Dikenal juga dengan Syaikh Nurjati. Beliau adalah guru dari Syaikh Siti Jenar. Syarifah Mudaim (Ibunda Sunan Gunungjati). Pangeran Walangsungsang (Raja Kerajaan Cirebon Pertama).

39 of 81

  • Syekh Maulana Akbar merupakan ulama pertama yang menyebarkan Islam di daerah Kuningan dengan mendirikan pondok pesantren di Sidapurna-Kuningan. Tutur lisan mengatakan bahwa Syekh Maulana Akbar pernah singgah dan berdakwah di Desa Sagarahiang, yang dibuktikan dengan adanya makam atau petilasan Syekh Maulana Akbar.

40 of 81

Syekh Jumadil Kubro

Husain Jamaluddin Akbar atau Syekh Jumadil Kubro dikenal sebagai seorang mubaligh terkemuka. Dia menyebarkan Islam di Nusantara. Wali Songo yang terkenal di tanah jawa berasal dari keturunannya. Ia dilahirkan pada tahun 1310 M di negeri Malabar, di dalam wilayah Kesultanan Delhi. Dalam berbagai kitab sejarah dan babad Jawa, Syekh Jumadil Kubra disebut sebagai leluhur Wali Songo. Petilasan yang diyakini sebagai makamnya berada di beberapa tempat di Jawa. Dalam Babad Cirebon disebutkan bahwa Syekh Jumadil Kubra sebagai leluhur Sunan Gunung Jati, Sunan Bonang, Sunan Ampel, dan Sunan Kalijaga

41 of 81

Syekh Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik)

HOME

MATERI

GAME

EVALUASI

SIMPULAN

Nabi Muhammad SAW

Imam Husein

Syeikh Jumadil Kubra

Syeikh Ibrahim Zainuddin Smarakondi

Chandrawati (Putri Campa)

Sayyid Ali Murtadho (Raden Santri)

Siti Zaenab

Sayyid Ali Rahmad (Sunan Ampel)

REFERENSI

SIMPULAN

17 Silsilah

As-Sayyid Barakat Zainal Alam

Syaikh Husein Jamaluddin Akbar

Putri dari Sultan

Nizamul Muluk dari Delhi

Maulana Muhammad 'Ali Akbar

Maulana Muhammad Al-Baqir

Syaikh Maulana Ishaq

42 of 81

Syaikh Quro

Syekh Quro adalah Syekh Qurotul Ain atau Syekh Hasanudin atau Syekh Mursahadatillah. Menurut naskah Purwaka Caruban Nagari, Syekh Quro adalah seorang ulama. Dia adalah putra ulama besar Perguruan Islam dari negeri Campa yang bernama Syekh Yusuf Siddik yang masih ada garis keturunan dengan Syekh Muhammad Jamaluddin Akbar al-Husaini serta Syekh Jalaluddin ulama besar Mekah. Syekh Hasanudin atau Syekh Mursahadatillah mukim dan diberi lahan oleh Raja Sunda-Pajajaran yang berada di Pelabuhan Bunut - Kertayasa ( Kampung Bunut, Kelurahan Karawang Kulon - Kecamatan Karawang Barat Kabupaten Karawang sekarang ini ). Maka di Karawang ini Syekh Hasanudin dikenal sebagai Syekh Quro karena dia adalah seorang yang hafal al-Quran (hafidz) dan sekaligus qori yang bersuara merdu.

43 of 81

PARA WALI YANG

MENYEBARKAN ISLAM

DI TANAH JAWA

(1404 – 1546 M)

Catatan: Karena Walisongo ada bab tersendiri, jadi yang disampaikan di bagian ini hanya garis besar saja.

44 of 81

Ilir ilir �Ilir ilir, ilir ilir, tandure wus sumilir �Tak ijo royo royo, tak sengguh temanten anyar �Cah angon, cah angon, penekna blimbing kuwi �Lunyu lunyu penekna, kanggo basuh dodot ira �Dodot ira, dodot ira, kumitir bedah ing pinggir �Dondomana, jlumatana, kanggo seba mengko sore �Mumpung gedhe rembulane, mumpung jembar kalangane �Ya suraka, surak hiya

45 of 81

Sunan Gresik

1

46 of 81

Syeh Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik)

HOME

MATERI

GAME

EVALUASI

REFERENSI

SIMPULAN

SILSILAH PARA WALI

Nabi Muhammad SAW

Imam Husein

1

17 Silsilah

As-Sayyid Barakat Zainal Alam

Syeikh Jumadil Kubra

Nasab Maulana Malik Ibrahim bersumber dari catatan dari As-Sayyid Bahruddin Ba’alawi Al-Husaini yang kumpulan catatannya kemudian dibukukan dalam Ensiklopedi Nasab Ahlul Bait yang terdiri dari beberapa volume.

Dalam catatan itu tertulis:

- As-Sayyid Maulana Malik Ibrahim bin

- As-Sayyid Barakat Zainal Alam bin

- As-Sayyid Husain Jamaluddin bin

- As-Sayyid Ahmad Jalaluddin bin

- As-Sayyid Abdullah bin

- As-Sayyid Abdul Malik Azmatkhan bin

- As-Sayyid Alwi Ammil Faqih bin

- As-Sayyid Muhammad Shahib Mirbath bin

- As-Sayyid Ali Khali’ Qasam bin

- As-Sayyid Alwi bin

- As-Sayyid Muhammad bin

- As-Sayyid Alwi bin

- As-Sayyid Ubaidillah bin

- Al-Imam Ahmad Al-Muhajir bin

- Al-Imam Isa Ar-Rumi bin

- Al-Imam Muhammad An-Naqib bin

- Al-Imam Ali Al-Uraidhi bin

- Al-Imam Ja’far Shadiq bin

- Al-Imam Muhammad Al-Baqir bin

- Al-Imam Ali Zainal Abidin bin

- Al-Imam Al-Husain bin

- Sayyidah Fathimah Az-Zahra/Ali bin Abi Thalib, binti

- Nabi Muhammad Rasulullah SAW.

Syaikh Husein Jamaluddin

47 of 81

Sunan Gresik

Siti Fathimah

binti

Ali Nurul Alam

Maulana Israil 

Maulana

Moqfaroh

Syarifah

Sarah.

Siti Maryam

Binti

Syaikh Subakir,

Wan Jamilah

Binti

Ibrahim Zainuddin

Al-Akbar Asmaraqandi

Abdullah

Ibrahim

Abdul Ghafur

Ahmad

Abbas

Yusuf

1

2

3

48 of 81

Sunan Ampel

2

49 of 81

Syekh Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik)

HOME

MATERI

GAME

EVALUASI

SIMPULAN

SILSILAH PARA WALI

Nabi Muhammad SAW

Imam Husein

Syeikh Jumadil Kubra)

Syeikh Ibrahim Zainuddin Smarakondi

Chandrawati (Putri Campa)

Sayyid Ali Murtadho (Raden Santri)

Siti Zaenab

Sayyid Ali Rahmad (Sunan Ampel)

2

REFERENSI

SIMPULAN

17 Silsilah

As-Sayyid Barakat Zainal Alam

Syaikh Husein Jamaluddin Akbar

Putri dari Sultan

Nizamul Muluk dari Delhi

Maulana Muhammad 'Ali Akbar

Maulana Muhammad Al-Baqir

Syaikh Maulana Ishaq

50 of 81

Makam Sunan Ampel di Surabaya

51 of 81

Sunan Bonang

3

52 of 81

Sunan Ampel

Nyai Ageng

Manila

(Dewi

Condrowati)

Siti Syarifah/

Nyai Ageng

Maloka

Maulana Makdum

Ibrahim

(Sunan Bonang)

Siti

Muthmainnah

Dewi Karimah

binti

Ki Kembang Kuning

Raden Faqih/

Sunan Ampel 2

Raden Ahmad Husamuddin (Sunan Lamongan)

Raden Zaenal Abidin (Sunan Demak)

Dewi Murtasiyah

Dewi Asyiqah

Pangeran Tumapel

Arya Teja

3

Siti

Hafsah

53 of 81

Di depan Makam Sunan Bonang

54 of 81

Sunan Drajat

4

55 of 81

Sunan Ampel

Nyai Ageng

Manila

(Dewi

Condrowati)

Siti Syarifah/

Nyai Ageng

Maloka

(Ibu Sunan Kudus)

Syarifuddin/R. Qasim

(Sunan Drajat)

Siti

Muthmainnah

Dewi Karimah

binti

Ki Kembang Kuning

Raden Faqih/

Sunan Ampel 2

Raden Ahmad Husamuddin (Sunan Lamongan)

Raden Zaenal Abidin (Sunan Demak)

Dewi Murtasiyah

Dewi Asyiqah

Pangeran Tumapel

Arya Teja

4

Siti

Hafsah

56 of 81

Di samping Makam Sunan Drajat, Lamongan

57 of 81

Sunan Giri

5

58 of 81

Syekh Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik)

SILSILAH PARA WALI

Nabi Muhammad SAW

Imam Husein

Syeikh Jumadil Kubra

Syeikh Ibrahim

Zainuddin Smarakondi

Chandrawati (Putri Campa)

Sayyid Ali Murtadho (Raden Santri)

Siti Zaenab

Sayyid Ali Rahmad (Sunan Ampel)

17 Silsilah

As-Sayyid Barakat

Zainal Alam

Syaikh Husein

Jamaluddin Akbar

Putri dari Sultan

Nizamul Muluk dari Delhi

Maulana Muhammad 'Ali Akbar

Maulana

Muhammad Al-Baqir

Syaikh Maulana Ishaq

Dewi

Sekardadu

Syarifah

Pasai

Raden Paku/Prabu Satmata/ Maulana Ainul Yaqin/ Sunan Giri

Dewi

Saroh

Sunan

Kalijaga

Prabu Menak Sembuyu (Blambangan)

59 of 81

Di samping Makam Syaikh Maulana Ishaq Al-Maghrobi, ayah Sunan Giri

60 of 81

Sunan Kalijaga

6

61 of 81

Pangeran Santribadra (Tumenggung Wilwatikta Adipati Tuban VI)

Raden Ayu Retna Dumilah

Pangeran Santipuspa

Dewi Rasawula

Pangeran Santikusuma / Raden Syahid / Sunan Kalijaga

Dewi Saroh

Raden Umar Syahid (Sunan Muria)

 Dewi Rakayuh

Arya Teja III.

Arya Teja II.

Arya Teja I

(Bupati Tuban).

Dewi Sofiah

Sunan Giri

Syeikh Maulana Ishaq

Syaikh Husein

Jamaluddin Akbar

6

Arya Adikara atau Arya Ranggalawe.

Arya Wiraraja atau Banyak Wide.

Adipati Ponorogo

62 of 81

Penyusun di samping Makam Sunan Kalijaga bersama santri Semesta, Kadilangu-Demak

63 of 81

Sunan Kudus

7

64 of 81

Sunan Ampel

Nyai Ageng

Manila

(Dewi

Condrowati)

Siti Syarifah/

Nyai Ageng

Maloka

Siti

Muthmainnah

Arya Teja

Siti

Hafsah

Sunan Ngudung

(Sayyid Utsman Haji)

Raden Amir Haji/

Jakfar Shadiq/

Sunan Kudus

7

Sunan Kudus (Habib Ja'far Shadiq) adalah putra Habib Utsman Haji Sunan Ngudung. Sunan Kudus adalah keturunan ke-24 dari Nabi Muhammad. Habib Ja'far Shodiq Sunan Kudus bin Utsman Haji Sunan Ngudung bin Fadhal Ali Murtadho bin Ibrahim Zainuddin Al-Akbar As-Samarqandi bin Husain Jamaluddin Al-Akbar Jumadil Kubro bin Ahmad Jalaluddin Syah bin Abdullah Amirkhan bin Abdul Malik Azmatkhan bin Alwi Ammul Faqih bin Muhammad Shohib Marbath bin Ali Khali’ Qasam bin Alwi Ba 'Alawi bin Muhammad Maula Ash-Shouma'ah bin Alwi Al-Mubtakir bin Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa Ar-Rumi bin Muhammad An-Naqib bin Ali Al-Uraidhi bin Ja'far Shodiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Imam Husain bin Fathimah Az-Zahra binti Nabi Muhammad.

65 of 81

Di dekat Masjid dan Menara Kudus bersama santri Semesta

66 of 81

Sunan Muria

8

67 of 81

Pangeran Santikusuma / Raden Syahid / Sunan Kalijaga

Dewi Saroh

Raden Umar Syahid (Sunan Muria)

 Dewi Rakayuh

Dewi Sofiah

8

Dewi Sujinah

Sunan Ngudung

Saridin

Dewi Roro Noyorono

Ki Ageng Ngerang

Raden Santri

Sunan Nyamplungan

Dewi Nasiki

68 of 81

Di samping Makam Sunan Muria bersama santri Semesta

69 of 81

Sunan Gunung Jati

9

70 of 81

Walang Sungsang (Ki Abdullah Iman)

Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati) (Mangkubumi)

KH Muhammad Hasyim Al-Asy’ari

KH Ahmad Dahlan

Sunan Giri

Syeikh Maulana Ishak

9

NU

Muhammadiyah

Abdul Wahid

Abdul Halim

Abdurrahman

Abdul Fattah

Abdul Aziz

Abdullah

KH Abu Bakar

KH Ilyas

KH Sulaiman

KH Murtadho

Demang Juru Kapintu

Demang Juru Sapisan

Kyai Grebek

Syaikh Husein

Jamaluddin Akbar

Syarif Abdullah

Prabu Siliwangi

Nyai Subang Larang

Nyai Rara Santang (Syarifah Mudaim)

Raja Sengara

Ki Gedeng Alang-alang

Nyai Kencana Larang

Pangeran Benawa

Joko Tingkir

Ratu Ayu Pembayun

Pangeran Pasarean

Pangeran Jaya Lelana

Maulana Hasanuddin

Pangeran Bratakelana

Ratu Winaon

Pangeran Trusmi

71 of 81

ERA KERAJAAN ISLAM DI ASIA TENGGARA

KERAJAAN

TAHUN RENTANG

SAMUDRA PASAI

1000-1400

MALAKA

1400-1511

DEMAK

1500-1546

ACEH

1514-1675

TERNATE/TIDORE

1511- 1735

PAJANG

1546-1575

BANTEN

1552-1692

MATARAM ISLAM

1575-1765

MAKASSAR

1592-1667

72 of 81

Terdiri atas

Kerajaan Islam di sekitar Selat Malaka

Kerajaan Islam di pulau Jawa

Kerajaan Islam di Indonesia timur

Terdiri atas

Terdiri atas

Terdiri atas

Samudra Pasai, Malaka, Aceh, Sumsel, Minangkabau

Demak, Pajang, Cirebon, Banten, Mataram Islam

Gowa, Tallo, Ternate dan Tidore

Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia

73 of 81

Para Pendakwah Abad ke-18 sampai Kontemporer

  • Abdul Sayyid Abdul Rahman Abdul Shamad al-Palimbani (berasal dari Palembang, Sumatera Selatan), Syaikh Mahfudz al-Termasi (berasal dari Termas, Jawa Timur), Syaikh Nawawi al-Bantani (berasal dari Banten), dan Syaikh Muhammad Yasin bin Isa al-Padani (berasal dari Padang, Sumatera Barat).
  • Ada juga ulama Indonesia yang bermukim di Makkah, yakni Syaikh Ismail al-Minangkabawi dan Syaikh Ahmad Khatib Sambas. Keduanya memiliki jasa besar terhadap penyebaran Islam di Nusantara melalui para muridnya. Muridmurid tersebut adalah (1) Berasal dari Banten; Nawawi, Abdul Karim, Marzuqi, Ismail, Arsyad bin As’ad dan Arsyad bin Alwan. (2) Berasal dari Priangan; Mahmud dan Hasan Mustafa, (3) Berasal dari Batavia; Mujitaba, ‘Aydarus, dan Junayd. (4) Berasal dari Sumbawa; Umar dan Zainudin.

74 of 81

Ulama Indonesia yang berpengaruh dalam bidang pengetahuan (sampel saja)

Hamzah Fansuri

Nuruddin ar-Raniri

Syekh Nawawi al-Bantani

Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari

75 of 81

76 of 81

Sebagian Ulama dan Karya-karyanya

77 of 81

Basis Penyebaran Islam

?

?

?

?

?

?

?

  1. Pariaman di Sumbar
  2. Gresik dan Tuban di Jatim
  3. Demak di Jateng
  4. Banten di Jabar
  5. Palembang Sumsel
  6. Banjar di Kalsel
  7. Makassar di Sulsel
  8. Ternate, Tidore, Bacan dan Jailolo di Maluku
  9. Sorong di Irian Jaya

78 of 81

Peran Organisasi Islam

79 of 81

80 of 81

Hidup sederhana

Gigih dalam berjuang

Keteladanan Para Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia

Menguasai ilmu agama secara luas dan mendalam

Produktif berkarya

Sabar

Menghargai Perbedaan

Berdakwah secara damai

81 of 81

Alhamdulillah...