DEFINISI BENIH
STRUKTUR BENIH
1. Embrio
Embrio adalah suatu tanaman baru yang terjadi dari bersatunya gamet-gamet jantan
dan betina pada suatu proses pembuahan.
Struktur embrio
1. epikotil (calon pucuk),
2. hipokotil (calon batang),
3. kotiledon (calon daun)
4. radikula (calon akar).
2. Jaringan penyimpan cadangan makanan
Cadangan makanan yang tersimpan dalam biji umumnya terdiri dari karbohidrat,
lemak, protein dan mineral. Komposisi dan presentasenya berbeda-beda tergantung
pada jenis biji, misal biji bunga matahari kaya akan lemak, biji kacang-kacangan kaya
akan protein, biji padi mengandung banyak karbohidrat. Pada biji ada beberapa
struktur yang dapat berfungsi sebagai jaringan penyimpan cadangan makanan, yaitu :
a. Kotiledon, misalnya pada kacang-kacangan, semangka dan labu.
b. Endosperm, misal pada jagung, gandum, dan golongan serelia lainnya. Pada
kelapa
c. bagian dalamnya yang berwarna putih dan dapat dimakan merupakan
endospermnya.
d. Perisperm, misal pada famili Chenopodiaceae dan Caryophyllaceae
e. Gametophytic betina yang haploid misal pada kelas Gymnospermae yaitu
pinus.
Pelindung biji
Kulit biji merupakan lapisan terluar dari biji.Pelindung biji dapat terdiri
dari kulit biji, sisa-sisa nucleus dan endosperm dan kadang-kadang bagian
buah. Tetapi umumnya kulit biji (testa) berasal dari integument ovule yang
mengalami modifikasi selama proses pembentukan biji berlangsung. Biasanya
kulit luar biji keras dan kuat berwarna kecokelatan sedangkan bagian
dalamnya tipis dan berselaput.
Kulit biji berfungsi untuk melindungi biji dari kekeringan, kerusakan
mekanis atau serangan cendawan, bakteri dan insekta.
Ecosystem
MONOKOTIL | DIKOTIL |
Cadangan makanan berupa endosperm | Cadangan makana berupa kotiledon |
Mempunyai hilum tapi tidak terlihat | Hilum terlihat jelas |
Endosperm merupakan bagian terbesar | Endosperm merupakan bagian terkecil |
Cadangan makanan baru dapat dicerna dan diserap embrio setelah biji masak | Cadangan makanan sudah mulai dapat dicerna dan diserap embrio sebelum biji masak |
C. PERBEDAAN STRUKTUR BENIH MONOKOTIL DAN DIKOTIL
JENIS BIJI PADA TUMBUHAN
Biji Terbuka
Mempunyai ciri ciri sebagai berikut :
Biji Tertutup
Mempunyai ciri ciri sebagai berikut :
- Memiliki bunga
- Beraneka ragamnya daun yg pipih dan susunan tulang yg lebar
- Bakal biji tidak Nampak dikarenakan terbungkus salah satu badan yaitu putik
- Adanya pembuahan ganda
- Mempunyai bunga sejati yg berupa kelopak, mahkota dan alat perkembangbiakannya berupa putik dan benang sari
Ecological
Greenhouse
TIPE PERKECAMBAHAN
Merupakan proses metobolisme biji hingga dapat menghasilkan pertumbuhan dari komponen kecambah (Plumula dan Radikula). Definisi perkecambahan adalah jika sudah dapat dilihat atribut perkecambahannya, yaitu plumula dan radikula
2. Proses perkecambahan benih
Proses perkecambahan benih merupakan suatu rangkaian kompleks dari perubahan-perubahan morfologi, fisologi, dan biokimia.
3. Tahapan metabolisme perkecambahan
Jenis perkecambahan benih epigeal dan hypogeal��A. Epigeal � 1.Menurut Sutopo (2002) �� tipe perkecambahan epigeal adalah dimana munculnya radikel diikuti dengan memanjangnya hipokotil secara keseluruhan dan membawa serta kotiledon dan plumula ke atas permukaan tanah.�� 2. Menurut anonymous(2012)�� Perkecambahan epigeal adalah apabila terjadi pembentangan ruas batang di bawah daun lembaga atau hipokotil sehingga mengakibatkan daun lembaga dan kotiledon terangkat ke atas tanah, misalnya pada kacang hijau (Phaseoulus radiatus)
Energy
b. Hipogeal �� a. Menurut Sutopo (2002) �Perkecambahan hipogeal adalah apabila terjadi teratas (epikotil) sehingga daun lembaga ikut tertarik ke atas tanah, tetapi kotiledon tetap di bawah tanah. Misalnya pada biji kacang kapri (Pisum sativum)�� b. Menurut Pratiwi. (2006) �Tipe hipogeal dimana munculnya radikel diikuti plumula, hipokotil tidak memanjang ke atas permukaan tanah sedangkan kotiledon tetap berada di dalam kulit biji di bawah permukaan tanah